Equityworld Futures | Wall Street Melejit, Bursa Saham Asia Melambung Terdorong Sentimen The Fed

Equityworld Futures | Wall Street Melejit, Bursa Saham Asia Melambung Terdorong Sentimen The Fed

Equityworld Futures | Bursa saham Asia Pasifik dibuka menguat pada perdagangan saham, Kamis (27/11/2025). Kenaikan bursa saham Asia Pasifik ini mengikuti wall street yang melesat setelah meningkatnya harapan penurunan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) dan lonjakan saham-saham teknologi.

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Makin Berkilau, Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed jadi Pemicu

Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 di Jepang naik ,85%. Indeks Topix bertambah 0,64%. Saham-saham terkait kecerdasan buatan melesat sehingga menopang indeks acuan tersebut. Saham-saham terkait kecerdasan buatan yang melesat antara lain saham Advantest melonjak lebih dari 4%, saham SoftBank bertambah lebih dari 5%, dan saham Tokyo Electron mendaki 2,09%.

Sementara itu, indeks Kospi di Korea Selatan mendaki 1,05%. Indeks Kosdaq menguat 0,39%. Indeks ASX 200 di Australia melesat 0,42%.

Adapun kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng di Hong Kong mendatar dan diperdagangkan di posisi 25.924 dibandingkan penutupan indeks sebelumnya di 25.928,08.

Adapun investor akan mencermati keputusan suku bunga Korea Selatan yang diperkirakan tetap di 2,5%, berdasarkan jajak pendapat Reuters. Selain itu, investor juga cermati laba China selama 10 bulan pertama tahun ini.

Semalam di wall street, indeks-indeks utama di AS mencatat kenaikan empat hari berturut-turut di tengah meningkatnya harapan akan penurunan suku bunga Federal Reserve pada Desember. Investor melihat peluang penurunan suku bunga seperempat poin persentase sebesar 85% pada bulan Desember, naik dari 30% minggu lalu, menurut perangkat CME FedWatch.

Saham perusahaan kecerdasan buatan Oracle melonjak lebih dari 4% pada Rabu, mendorong rata-rata saham utama setelah Deutsche Bank menegaskan kembali sikap optimisnya terhadap perusahaan tersebut.

Pada Rabu di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average naik 314,67 poin, atau 0,67%, dan ditutup pada level 47.427,12. S&P 500 naik 0,69% dan ditutup pada level 6.812,61, sementara Nasdaq Composite naik 0,82% dan ditutup pada level 23.214,69.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Mengekor Wall Street, Bursa Saham Asia Pasifik Kompak Dibuka Perkasa

Equityworld Futures | Mengekor Wall Street, Bursa Saham Asia Pasifik Kompak Dibuka Perkasa

Equityworld Futures | Bursa saham Asia-Pasifik dibuka lebih tinggi pada perdagangan Rabu, mengikuti kenaikan Wall Street Amerika Serikat (AS) di tengah harapan bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed) dapat memangkas suku bunga acuan pada bulan Desember.

Equityworld Futures | Harga Emas Bisa Tergerus ke Level Ini pada Awal 2026

Dikutip dari CNBC, Rabu (26/11/2025), indeks saham acuan Nikkei 225 Jepang dan indeks Topix naik 0,9%. Saham teknologi Jepang naik untuk sesi kedua berturut-turut, dengan pemasok peralatan pengujian semikonduktor Advantest naik 2,5% dan Tokyo Electron diperdagangkan 0,61% lebih tinggi.

Lasertec dan produsen chip Renesas Electronics masing-masing naik lebih dari 2% dan 1%. Perusahaan investasi yang berfokus pada teknologi, SoftBank Group naik 2,5%.

Di Korea Selatan, indeks saham Kospi naik 0,67%, dan Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 0,64%. ASX/S&P 200 Australia diperdagangkan 1,2% lebih tinggi pada pembukaan.

Kontrak Berjangka untuk Indeks Hang Seng Hong Kong menunjuk pada pembukaan yang lebih tinggi, diperdagangkan pada 25.977, terhadap penutupan indeks sebelumnya pada 25.894,55.

Ekspektasi meningkat setelah Bloomberg melaporkan bahwa Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett, sedang dipertimbangkan sebagai kandidat terdepan untuk menjadi ketua The Fed berikutnya. Investor melihat Hassett sebagai sosok yang lebih mungkin mendorong bank sentral ke arah suku bunga rendah yang diinginkan oleh Presiden Donald Trump.

Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan kepada CNBC pada hari Selasa bahwa ada ‘peluang yang sangat besar’ bahwa Trump dapat menunjuk Ketua Fed yang baru sebelum Natal.

Pasar memperkirakan peluang lebih dari 84% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada bulan Desember, menurut perangkat CME FedWatch. Presiden The Fed New York, John Williams, juga mengatakan pada hari Jumat bahwa ada ruang untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Stabil, Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed Makin Menguat

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Stabil, Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed Makin Menguat

Equityworld Futures | Harga emas dunia stabil di kisaran 4.100 dollar AS per ons pada akhir perdagangan Selasa (25/11/2025) waktu setempat atau Rabu (26/11/2025) pagi WIB.

Equityworld Futures | Harga Emas Bisa Tergerus ke Level Ini pada Awal 2026

Emas stabil di tengah meningkatnya keyakinan pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada pertemuan Desember mendatang.
Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot stabil di level 4.139,79 dollar AS per ons. Pada awal perdagangan, emas sempat menyentuh level tertinggi sejak 14 November 2025.

Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 1,1 persen ke level 4.140 dollar AS per ons.

Adapun emas sudah melonjak hampir 2 persen pada perdagangan Senin setelah sejumlah pejabat The Fed mengisyaratkan dukungan pada pemangkasan suku bunga ketiga tahun ini dalam rapat 9-10 Desember.

“Ada harapan baru untuk pemangkasan suku bunga di Desember berdasarkan pernyataan dovish pejabat The Fed baru baru ini, dan data ini tampaknya tidak mengubah ekspektasi tersebut,” kata Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals.

Ekspektasi itu menguat setelah penjualan ritel AS pada September 2025 menunjukkan kenaikan yang lebih rendah dari perkiraan, menandai perlambatan setelah periode penguatan.

Di sisi lain, Indeks Harga Produsen (PPI) tercatat naik 2,7 persen secara tahunan, sama dengan bulan sebelumnya.

Pasar pun kini memperkirakan peluang sebesar 85 persen untuk The Fed memangkas suku bunga, naik tajam dari peluang sebelumnya yang sebesar 50 persen, menurut data CME Group.
Bahkan, diperkirakan ada peluang penurunan suku bunga lanjutan pada Januari 2026 yang diperkirakan sekitar 65 persen.

Gubernur The Fed Stephen Miran pada Selasa menyatakan, bahwa memburuknya pasar tenaga kerja menjadi alasan kuat untuk melanjutkan penurunan suku bunga, sejalan dengan komentar dovish Gubernur Fed Christopher Waller pada hari sebelumnya.

Adapun enbagai aset tanpa imbal hasil, emas cenderung menguat di tengah lingkungan suku bunga rendah dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi maupun geopolitik.

“Ketidakpastian ekonomi yang berkelanjutan, turbulensi geopolitik, dan ekspektasi dovish terhadap The Fed terus mendukung harga emas dalam jangka pendek,” ujar Analis ActivTrades, Ricardo Evangelista.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Spekulasi Rate Cut Makin Panas, Ini yang Terjadi pada Emas!

Equityworld Futures | Spekulasi Rate Cut Makin Panas, Ini yang Terjadi pada Emas!

Equityworld Futures | Harga emas bergerak stabil pada perdagangan Selasa pagi di kisaran US$4.135 per troy ons, setelah sehari sebelumnya melonjak hampir 2%. Kenaikan tajam pada Senin dipicu keyakinan pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada bulan depan.

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Kinclong Lagi

Sentimen positif datang dari komentar Gubernur The Fed Christopher Waller yang secara terbuka mendukung pemangkasan suku bunga Desember akibat pelemahan pasar tenaga kerja AS. Emas cenderung diuntungkan saat suku bunga turun karena tidak memberikan imbal hasil bunga.

Penutupan pemerintahan AS selama enam minggu, yang menjadi yang terpanjang dalam sejarah, membuat rilis data ekonomi penting tertunda. Akibatnya, pelaku pasar sangat bergantung pada komentar pejabat The Fed sebagai petunjuk langkah suku bunga berikutnya. Presiden The Fed New York John Williams juga menyebut pemotongan suku bunga “jangka pendek” masih mungkin, dan swap trader kini memperkirakan hampir 80% peluang pemangkasan seperempat poin pada pertemuan terakhir tahun ini.

Pasar menilai reaksi yang sangat cepat terhadap setiap komentar pejabat bank sentral menunjukkan betapa sensitifnya sentimen terhadap “omongan The Fed” belakangan ini. Pekan ini, fokus tertuju pada data yang tertunda seperti penjualan ritel dan indeks harga produsen (PPI) September yang dirilis Selasa, serta klaim pengangguran yang menyusul sehari kemudian. Komentar tambahan dari pejabat The Fed diperkirakan akan menjadi yang terakhir sebelum masa blackout komunikasi dimulai pada 29 November.

Meski tengah berkonsolidasi setelah sempat terkoreksi dari rekor di atas US$4.380 per ons bulan lalu, emas masih mencatat kenaikan hampir 60% sepanjang tahun ini dan berpotensi mencetak kinerja tahunan terbaik sejak 1979. Pada sesi terakhir, emas bergerak flat di sekitar US$4.135, sementara indeks dolar Bloomberg juga nyaris tidak berubah. Sebaliknya, perak turun tipis sekitar 0,3%, dan platinum serta paladium juga mencatat pelemahan ringan.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Melemah, Saham Teknologi dan Data Tenaga Kerja AS Jadi Pemicunya

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Melemah, Saham Teknologi dan Data Tenaga Kerja AS Jadi Pemicunya

Equityworld Futures | Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (20/11/2025) waktu setempat. Reli di awal sesi memudar setelah saham-saham teknologi tertekan dan data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) kembali memperburuk sentimen pasar.

Equityworld Futures | Harga Emas Stabil usai Rilis Data Penggajian AS

Mengutip Reuters, Jumat (21/11/2025) , indeks Dow Jones Industrial Average turun 272,72 poin atau 0,59 persen menjadi 45.867,80. Indeks S&P 500 melemah 73,63 poin atau 1,10 persen ke level 6.568,53, sedangkan Nasdaq Composite anjlok 357,60 poin atau 1,58 persen ke posisi 22.206,63.
Sektor consumer staples menjadi satu-satunya penopang S&P 500 dengan kenaikan 1,1 persen. Sebaliknya, sektor teknologi menekan indeks setelah saham Nvidia yang sempat melonjak hingga 5 persen pada awal perdagangan justru berbalik turun 2,5 persen pada penutupan.

Penurunan juga terjadi pada mayoritas saham semikonduktor, dengan indeks Philadelphia SE Semiconductor merosot 3,4 persen.

Kekhawatiran investor semakin meningkat terhadap valuasi tinggi saham teknologi, terutama di tengah lonjakan belanja pada teknologi kecerdasan buatan (AI). Kondisi ini membuat Nasdaq semakin menjauh dari level tertingginya pada Oktober.

Sentimen pasar juga tidak terbantu oleh rilis data tenaga kerja AS terbaru. Meski pertumbuhan lapangan kerja melampaui perkiraan, tingkat pengangguran justru naik pada September. Data yang saling bertolak belakang ini menambah spekulasi bahwa The Federal Reserve berpotensi memangkas suku bunga pada pertemuan Desember.

Jed Ellerbroek, Manajer Portofolio Argent Capital Management di St. Louis, mengatakan pembalikan arah pasar cukup sulit dijelaskan oleh satu pemicu tertentu.

“Saya memperkirakan pasar menguat berdasarkan kuatnya kinerja Nvidia dan keraguan terbaru terkait investasi AI. Laporan Nvidia meredakan banyak kekhawatiran. Namun kita berada dalam pola perdagangan defensif selama dua pekan terakhir, jadi bisa saja ini lanjutan dari tren tersebut,” ujarnya.

Nvidia yang kini berstatus sebagai perusahaan publik paling bernilai di dunia sebelumnya memproyeksikan penjualan kuartal IV di atas ekspektasi analis dan mencatat kinerja kuartal III yang kuat.

CEO Nvidia Jensen Huang turut meredakan kekhawatiran pasar dengan menegaskan bahwa pihaknya melihat dinamika berbeda dalam perkembangan AI dibandingkan apa yang dikhawatirkan investor.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Emas Sentuh US$4100 Lalu Ambruk Seketika karena Faktor ‘Mematikan’ Ini

Equityworld Futures | Emas Sentuh US$4100 Lalu Ambruk Seketika karena Faktor ‘Mematikan’ Ini

Equityworld Futures | Harga emas kembali naik meskipun masih terbatass. Harga emas sempat kembali menyentuh level psikologis US$4.100 per troy ons sebelum akhirnya kembali ke level US$4.000 per troy ons. Kenaikan harga emas terpangkas usai keluarnya risalah rapat bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed).

Equityworld Futures | Harga Emas Pangkas Kenaikan Usai Rilis Risalah The Fed

Pada perdagangan Rabu (1/11/2025), harga emas dunia naik 0,32% di level US$4.080,66 per troy ons. Penguatan tersebut memperpanjang tren positifnya dengan menguat selama dua hari beruntun. Pada perdagangan intraday harga emas sempat menyentuh level US$4.132,68 per troy ons, sebelum akhirnya kembali ke level US$4.000 per troy ons.

Pada perdagangan hari ini Kamis (20/11/2025) hingga pukul 06.18 WIB, harga emas dunia di pasar spot menguat 0,22% di posisi US$4.089,53 per troy ons.

Harga emas memangkas kenaikan pada perdagangan Rabu setelah rilis risalah rapat terbaru The Federal Reserve (The Fed), sementara pelaku pasar berfokus pada data ekonomi mendatang untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga AS.

Bank sentral AS The Fed merilis risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Kamis dini hari waktu Indonesia. Risalah FOMC menegaskan adanya keraguan The Fed dalam menurunkan suku bunga pada Desember mendatang.

Anggota The Fed masih terbelah dalam melihat potensi pemangkasan. Sebagai catatan, The Fed memangkas suku bunganya sebesar 25 bps ke level 3,75-4,00%.

“Banyak anggota mendukung penurunan target suku bunga federal funds,” demikian tertulis dalam risalah.

Namun beberapa anggota dalam kelompok ini juga menyatakan bahwa mereka akan puas jika FOMC membiarkan suku bunga tetap.

“Risalah rapat ini sudah berlalu. Lebih penting untuk melihat apa yang terjadi di bulan Desember dan The Fed membutuhkan lebih banyak data untuk memutuskan hal itu. The Fed akan mendapatkan data sedikit demi sedikit dan itu akan menjadi fokus,” menurut analis Marex, Edward Meir, kepada Reuters.

Menurut alat CME FedWatch, saat ini para pelaku pasar hanya melihat peluang 30% untuk penurunan suku bunga di bulan Desember. Presiden AS Donald Trump kembali mengkritik Chairman The Fed Jerome Powell karena tidak menurunkan suku bunga lebih cepat.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama masa ketidakpastian ekonomi.

Akan segera dirilis laporan ketenagakerjaan periode September pada hari Kamis, yang tertunda karena penutupan pemerintah AS.

Sementara itu, Biro Statistik Tenaga Kerja AS menyatakan tidak akan menerbitkan laporan ketenagakerjaan untuk Oktober, setelah penutupan pemerintah yang baru saja berakhir mencegah pengumpulan data untuk survei rumah tangga.

Data menunjukkan pada hari Selasa bahwa jumlah warga Amerika yang menerima tunjangan pengangguran mencapai titik tertinggi dalam dua bulan pada pertengahan Oktober.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Mengekor Wall Street, Bursa Saham Asia Pasifik Jatuh Hari Ini

Equityworld Futures | Mengekor Wall Street, Bursa Saham Asia Pasifik Jatuh Hari Ini

Equityworld Futures | Busa saham Asia-Pasifik sebagian besar jatuh pada hari Rabu, mengikuti penurunan Wall Street Amerika Serikat (AS) karena kekhawatiran tentang penilaian kecerdasan buatan terus menekan saham teknologi.

Equityworld Futures | Harga Emas Akhirnya Bangkit, Pengangguran Amerika Jadi “Dewa” Penolong

Dikutip dari CNBC, Rabu (19/11/2025), indeks saham Nikkei 225 Jepang turun 0,36% saat pembukaan perdagangan. Sementara indeks saham Topix turun 0,26%. Sektor teknologi menyeret indeks Nikkei 225 lebih rendah pada awal perdagangan, dipimpin oleh produsen peralatan pengujian semikonduktor Advantest yang turun lebih dari 4%. Perusahaan semikonduktor Renesas juga turun hampir 5%.

Indeks saham Kospi Korea Selatan turun 0,67%, dan Kosdaq yang berkapitalisasi kecil turun 1,02%. Saham-saham unggulan Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 2,25% dan 2,46%.

Di Australia, indeks saham ASX/S&P 200 naik 0,11%. Kontrak Berjangka untuk Indeks Hang Seng Hong Kong juga menunjukkan pembukaan yang lebih tinggi, diperdagangkan pada 26.033, terhadap penutupan indeks sebelumnya pada 25.930,03.

Kontrak berjangka ekuitas AS sedikit berubah pada jam-jam awal perdagangan Asia setelah indeks-indeks utama jatuh pada hari Selasa di dalam negeri.

Semalam, Dow Jones Industrial Average merosot 498,50 poin atau 1,07%, dan ditutup pada level 46.091,74. S&P 500 melemah 0,83% dan ditutup pada level 6.617,32. Ini merupakan sesi penurunan keempat berturut-turut bagi indeks berbasis luas ini, menjadikannya penurunan terpanjang sejak Agustus. Nasdaq Composite merosot 1,21% dan ditutup pada level 22.432,85.

Sesi tersebut menyaksikan Dow Jones Industrial Average juga turun selama empat hari berturut-turut, sementara Nasdaq Composite yang sarat teknologi mencatat hari negatif kelima dalam enam sesi.

Bitcoin sempat turun di bawah USD 90.000, pertanda berkurangnya pengambilan risiko oleh investor.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Anjlok Tertekan Penguatan Dollar AS dan Turunnya Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Anjlok Tertekan Penguatan Dollar AS dan Turunnya Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Equityworld Futures | Harga emas dunia jatuh 1,5 persen pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025) waktu New York atau Selasa (18/11/2025) pagi WIB.

Equityworld Futures | Harga Emas Ambruk 3 Hari Beruntun, Diramal Bisa Jeblok ke US$3.800

Dollar AS menguat dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) untuk Desember kembali merosot. Kondisi ini menekan permintaan emas.

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 1,5 persen ke 4.019,12 dollar AS per ons. Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember melemah 0,5 persen ke 4.074,50 dollar AS per ons.

Indeks dollar AS yang menguat membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Dampaknya terasa pada permintaan, terutama menjelang rilis rangkaian data ekonomi AS yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan.

Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, menilai penurunan ekspektasi pemangkasan suku bunga ikut menahan optimisme pasar.

“Saat ini, ekspektasi terhadap penurunan suku bunga The Fed lebih rendah, yang telah mengurangi optimisme terhadap emas,” ujar David.

Data tenaga kerja AS untuk September dijadwalkan rilis pada Kamis. Risalah pertemuan The Fed, ketika bank sentral memangkas bunga 25 basis poin, akan diterbitkan pada Rabu.

Pejabat The Fed semakin sering menyuarakan pandangan hawkish untuk pertemuan Desember. Pelaku pasar kini menilai peluang pemangkasan bunga 25 basis poin hanya 41 persen, turun dari lebih 60 persen pekan lalu berdasarkan CME FedWatch Tool.

Wakil Ketua The Fed, Philip Jefferson, mengatakan bank sentral perlu “melangkah secara hati-hati” karena risiko inflasi masih harus dikendalikan.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Anjlok Tertekan Penguatan Dollar AS dan Turunnya Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Anjlok Tertekan Penguatan Dollar AS dan Turunnya Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Equityworld Futures | Harga emas dunia jatuh 1,5 persen pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025) waktu New York atau Selasa (18/11/2025) pagi WIB.

Equityworld Futures | Harga Emas Ambruk 3 Hari Beruntun, Diramal Bisa Jeblok ke US$3.800

Dollar AS menguat dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) untuk Desember kembali merosot. Kondisi ini menekan permintaan emas.

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 1,5 persen ke 4.019,12 dollar AS per ons. Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember melemah 0,5 persen ke 4.074,50 dollar AS per ons.

Indeks dollar AS yang menguat membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Dampaknya terasa pada permintaan, terutama menjelang rilis rangkaian data ekonomi AS yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan.

Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, menilai penurunan ekspektasi pemangkasan suku bunga ikut menahan optimisme pasar.

“Saat ini, ekspektasi terhadap penurunan suku bunga The Fed lebih rendah, yang telah mengurangi optimisme terhadap emas,” ujar David.

Data tenaga kerja AS untuk September dijadwalkan rilis pada Kamis. Risalah pertemuan The Fed, ketika bank sentral memangkas bunga 25 basis poin, akan diterbitkan pada Rabu.

Pejabat The Fed semakin sering menyuarakan pandangan hawkish untuk pertemuan Desember. Pelaku pasar kini menilai peluang pemangkasan bunga 25 basis poin hanya 41 persen, turun dari lebih 60 persen pekan lalu berdasarkan CME FedWatch Tool.

Wakil Ketua The Fed, Philip Jefferson, mengatakan bank sentral perlu “melangkah secara hati-hati” karena risiko inflasi masih harus dikendalikan.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Kontrak Berjangka Wall Street Naik

Equityworld Futures | Kontrak Berjangka Wall Street Naik

Equityworld Futures | Harga saham berjangka Wall Street mengalami kenaikan di tengah memudarnya taruhan Federal Reserve akan memangkas suku bunga Desember. Fokus minggu ini sepenuhnya tertuju pada pendapatan triwulanan Nvidia untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk tentang perdagangan kecerdasan buatan dan potensi gelembung teknologi.

Equityworld Futures | Harga Emas Lagi Terjun Bebas, Ini Prediksi Kapan Lonjakan Berikutnya

Mengutip Investing.com, Senin, 17 November 2025, kontrak berjangka S&P 500 naik 0,2 persen menjadi 6.768,25 poin, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 naik 0,3 persen menjadi 25.177,0 poin. Kontrak berjangka Dow Jones stagnan di 47.215,0 poin.

Indeks Wall Street sempat mengalami kerugian tajam selama dua minggu terakhir karena investor sebagian besar mengurangi ekspektasi Fed akan memangkas suku bunga pada Desember.

Pasar memperkirakan peluang sebesar 39,8 persen Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin selama pertemuannya pada 10-11 Desember, turun tajam dari 61,9 persen seminggu yang lalu, CME Fedwatch menunjukkan.

Posisi pasar bergeser ke posisi bertahan di tengah meningkatnya ketidakpastian atas ekonomi AS, terutama karena penutupan pemerintah yang berkepanjangan menunda rilis beberapa cetakan ekonomi utama.

Meskipun penutupan pemerintah berakhir minggu lalu, para pejabat pemerintah mengisyaratkan angka inflasi dan ketenagakerjaan untuk Oktober mungkin tidak akan dirilis. Skenario seperti itu membuat The Fed lengah dalam rapat Desember, sehingga pasar lebih siap untuk menahan kebijakan moneter.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Design a site like this with WordPress.com
Get started