Equity World | Sesi II, IHSG Lanjut melemah ke Level Support Ini

Equity World | Sesi II, IHSG Lanjut melemah ke Level Support Ini

Equity World | IHSG terjebak di zona merah pada perdagangan sesi I, Senin (20/2/2023). Sesi I, IHSG hari ini ditutup melemah 14,91 poin (0,22%) ke level 6.880,8. Sesi II, IHSG lanjut melemah ke level support.

Equity World | Sektor Energi Jatuh Dalam, IHSG Terjebak di Zona Merah

Phintraco Sekuritas mengatakan, secara teknikal, Stochastic RSI berada di oversold area didukung dengan pelebaran negative slope MACD. “Sehingga, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan ke support level 6.840 di Sesi II,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (20/2/2023).

Saat IHSG memerah pada penutupan sesi I, bursa saham Asia mayoritas menguat. Hang Seng (Hong Kong) melesat 0,81%, Nikkei (Jepang) naik tipis 0,03%, dan Shanghai (Tiongkok) melonjak 0,99%. Sedangkan Straits Time (Singapura) turun 0,33%,

Equity World | Bursa Saham Asia Tergelincir Terseret Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed

Equity World | Bursa saham Asia Pasifik bergerak di zona merah pada perdagangan saham Jumat, (17/2/2023). Hal ini seiring investor mencerna lebih data ekonomi Amerika Serikat dan komentar pejabat bank sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve (the Fed) yang hawkish.

Equity World | Indeks Wall Street Anjlok Lebih dari 1%, Inflasi dan Klaim Pengangguran Bikin Cemas

Dikutip dari CNBC, Jumat pekan ini, di Australia, indeks ASX 200 melemah 0,82 persen setelah Gubernur Bank Sentral Australia Philip Lowe memperingatkan inflasi Australia dan mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut ke depan.

Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,85 persen dan Kosdaq tergelincir 0,85 persen. Di Jepang, indeks Nikkei 225 merosot 0,55 persen dan Topix susut 0,44 persen.

Di sisi lain, ekspor domestik non-migas Singapura melemah 25 persen pada Januari secara tahunan, menandai kontraksi bulan keempat berturut-turut. Indeks Strait Times menguat 0,3 persen. Sedangkan dolar Singapura melemah 0,22 persen menjadi 1,34 terhadap dolar Amerika Serikat.

Bursa saham China juga merosot. Indeks Hang Seng dan indeks Hang Seng teknologi masing-masing tergelincir 0,53 persen dan 1,08 persen setelah rilis data sensus dan pengangguran pada 2022.

Di bursa saham China, indeks Shenzhen terperosok 0,49 persen, dan indeks Shanghai naik 0,17 persen.

Produk Domestik Bruto (PDB) Thailand pada 2022 tumbuh 2,6 persen, lebih tinggi dari 1,6 persen pada 2021. Pertumbuhan PDB kuartal IV mencapai 1,4 persen secara tahunan, turun dari 4,5 persen pada periode sama tahun lalu.

Di wall street, indeks acuan di Amerika Serikat melemah. Hal ini seiring indeks harga produsen yang mengukur dari barang mentah naik 0,7 persen, kenaikan terbesar sejak Juni. Indeks Dow Jones terpangkas 1,26 persen. Indeks S&P 500 susut 1,38 persen dan indeks Nasdaq merosot 1,78 persen.

Equity World | Harga Emas Hari Ini Naik! Ini Rinciannya dari 1 Gram Hingga 1 Kg

Equity World | Harga Emas Hari Ini Naik! Ini Rinciannya dari 1 Gram Hingga 1 Kg

Equity World | Harga emas hari ini keluaran Logam Mulia Antam 24 karat, Rabu (15/1/2023), mengalami kenaikan harga bila dibandingkan dengan kemarin. Harga emas hari ini naik Rp 3.000 dan berada di level Rp 1.029.000 per gram.

Equity World | Pasar Asia Mixed Setelah Inflasi AS di Atas Perkiraan

Untuk satuan harga emas terkecil ukuran 0,5 gram saat ini berada di angka Rp 564.500. Sementara itu harga emas 10 gram dijual sebesar Rp 9.335.000. Sedangkan untuk ukuran emas yang terbesar, yakni 1.000 gram (1 kg) dibanderol dengan harga sebesar Rp 969.600.000.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, pergerakan harga emas Antam terpantau bergerak di rentang Rp 1.026.000/gram – Rp 1.033.000/gram. Sementara dalam sebulan terakhir pergerakannya ada di rentang Rp 1.014.000/gram – Rp 1.042.000/gram.

Sementara harga buyback emas Antam hari ini ikut mengalami kenaikan harga sebanyak Rp 3.000 dan membuat harga buyback saat ini berada di level Rp 882.000 per gram. Harga buyback ini berarti jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45%, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya

Rincian Harga Emas Antam 1 Gram hingga 1000 Gram Hari Ini

Emas batangan 0,5 gram Rp 564.500
Emas batangan 1 gram Rp 1.029.000
Emas batangan 2 gram Rp 1.998.000
Emas batangan 3 gram Rp 2.972.000
Emas batangan 5 gram Rp 4.920.000
Emas batangan 10 gram Rp 9.335.000
Emas batangan 25 gram Rp 24.337.000
Emas batangan 50 gram Rp 48.595.000
Emas batangan 100 gram Rp 97.112.000
Emas batangan 250 gram Rp 242.515.000
Emas batangan 500 gram Rp 484.820.000
Emas batangan 1000 gram Rp 969.600.000

Equity World | Harga Emas Naik di Tengah Penantian Data Inflasi AS

Equity World | Harga Emas Naik di Tengah Penantian Data Inflasi AS

Equity World | JAKARTA. Harga emas naik pada perdagangan Selasa (14/2) pagi. Pukul 07.15 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2023 di Commodity Exchange ada di US$ 1.864,80 per ons troi, naik 0,07% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.863,50 per ons troi.

Equity World | Bursa Asia Menguat Pada Perdagangan Selasa (14/2) Pagi, Mengekor Kenaikan Wall Street

Harga emas naik menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan menjadi panduan arah kenaikan suku bunga Federal Reserve pada tahun ini.

Mengutip Bloomberg, kemarin harga emas terkoreksi lantaran investor melihat ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa bank sentral kemungkinan perlu mempertahankan sikap hawkish-nya lebih lama.

Pandangan ini diperkuat oleh sentimen konsumen AS yang naik ke level tertinggi dalam lebih dari satu tahun pada awal Februari.

Lebih tingginya suku bunga akan melemahkan daya pikat emas.

Equity World | Berbalik Arah, Harga Emas Diperkirakan Tenggelam Pekan Ini

Equity World | Berbalik Arah, Harga Emas Diperkirakan Tenggelam Pekan Ini

Equity World | Sentimen harga emas diperkirakan akan memburuk pada perdagangan pekan ini. Prediksi ini karena harga emas di akhir pekan lalu berakhir di bawah level USD 1.900 per ons.

Equity World | Wall Street Mencoba Pulih dari Pekan yang Sulit

Namun di luar itu, jika memang harga emas akan turun pada pekan ini. Sejumlah pelaku pasar melihatnya sebagai potensi atau peluang untuk melakukan aksi borong emas.

Dalam survei harga emas mingguan yang dilakukan oleh Kantor Berita Kitco menunjukkan bahwa para analis di Wall Street memperkirakan harga emas akan bearish dalam jangka pendek. Sedangkan sentimen bullish di antara investor ritel atau para pelaku pasar telah turun ke titik terendah sejak akhir Oktober.

“Secara keseluruhan, kemampuan pasar yang terbatas untuk merespons penurunan Jumat lalu di bawah USD 1.900 terus membebani pasar,” kata kepala analis komoditas Saxo Bank, Ole Hansen dikutip dari Kitco, Senin (13/2/2023).

Hansen menambahkan bahwa dia netral pada harga emas pada pekan ini, dengan aksi harga seperti melempar koin.

Darn Newsom, analis teknis senior di Barchart.com, mengatakan bahwa emas dapat melihat bahwa akan ada beberapa aksi yang menarik dari harga emas pada minggu ini. Dia mencatat bahwa logam mulia memiliki momentum penurunan yang solid tetapi oversold dalam jangka pendek.

Dia menambahkan bahwa prospek teknis jangka pendek menunjukkan harga menguji support di USD 1.823 per ons.

“Itu jauh di bawah sana, dan seperti yang saya katakan, kontrak sudah oversold jangka pendek. Emas perlu melihat indeks dolar AS memperpanjang uptrend jangka pendeknya minggu ini,” katanya.

Equity World | Wall Street Jatuh Lagi Setelah Reli Awal Gagal

Equity World | Wall Street Jatuh Lagi Setelah Reli Awal Gagal

Equity World | Saham Wall Street jatuh untuk sesi kedua berturut-turut pada perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) karena imbal hasil (yield) obligasi Treasury terdorong lebih tinggi. Sementara itu, analis menunjuk pada konsolidasi kenaikan sebelumnya.

Equity World | Wall Street Melemah, Imbal Hasil Treasury AS Naik Setelah Lelang

“Pasar mengalami reli yang sangat baik selama lima atau enam minggu terakhir dan sekarang normal dan sehat untuk melihat (itu) mundur dan mencerna pergerakan besar yang baru saja terjadi,” kata Adam Sarhan dari 50 Park Investments, Jumat (10/2).

Saham telah dibuka lebih tinggi sehubungan dengan penurunan imbal hasil catatan obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) Treasury tenor 10 tahun, yang dipandang sebagai proksi kebijakan suku bunga AS.

Tapi yield kemudian naik, pembalikan yang bertepatan dengan indeks saham utama jatuh ke merah.

Art Hogan, analis di B. Riley Financial, mengatakan investor beralih ke mode wait and see menjelang laporan inflasi AS minggu depan. Hasil itu dapat mempengaruhi keputusan kebijakan Federal Reserve (Fed) di masa depan.

Dow Jones Industrial Average berakhir turun 0,7% pada 33.699,88.

S&P 500 berbasis luas turun 0,9% menjadi 4.081,50, sedangkan Indeks Komposit Nasdaq yang kaya teknologi turun 1,0% menjadi 11.789,58.

Di antara masing-masing perusahaan, saham Disney berakhir 1,3% lebih rendah setelah reli sebelumnya karena perusahaan mengumumkan rencana untuk menghilangkan 7.000 pekerjaan dalam upaya pemotongan biaya.

Saham PepsiCo naik 1,0% menyusul laba yang lebih baik dari perkiraan karena raksasa soda dan makanan ringan itu menaikkan dividennya.

Induk Google Alphabet turun 4,5%, memperpanjang kemunduran di tengah kekhawatiran tentang inisiatif kecerdasan buatan raksasa teknologi itu. Ini terjadi setelah sebuah iklan secara keliru mengidentifikasi Teleskop Luar Angkasa James Webb sebagai yang pertama mengambil gambar planet di luar tata surya Bumi.

Kehormatan itu sebenarnya milik European Very Large Telescope.

Equity World | Emas Kian Bersinar Ditopang Dolar AS yang Lebih Lemah

Equity World | Emas Kian Bersinar Ditopang Dolar AS yang Lebih Lemah

Equity World | CHICAGO, Harga emas kian bersinar, kembali menguat pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), memperpanjang keuntungan untuk sesi ketiga berturut-turut didorong oleh dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah. Sebelumnya, Federal Reserve (Fed) AS Jerome Powell menyatakan proses disinflasi telah dimulai.

Equity World | IHSG Sesi I Melemah Terbatas, Bagaimana Sesi II?

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman pada April di Divisi Comex New York Exchange terdongkrak 5,9 dolar AS atau 0,31% menjadi ditutup pada 1.890,70 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sesi 1.898,90 dolar AS dan terendah 1.881,40 dolar AS.

Emas berjangka bertambah 5,30 dolar AS atau 0,28% menjadi 1.884,80 dolar AS pada Selasa (7/2) setelah terkerek 2,90 dolar AS atau 0,15% menjadi 1.879,50 dolar AS pada Senin (6/2), dan anjlok 54,20 dolar AS atau 2,81% menjadi 1.876,60 dolar AS pada Jumat (3/2).

Gubernur Fed menunjukkan sedikit tanda tekanan hawkish terhadap pasar tenaga kerja yang tangguh di Amerika, meningkatkan harapan suku bunga mungkin tidak akan naik lebih jauh.

Dalam sesi tanya jawab di hadapan Economic Club of Washington, Powell mengakui suku bunga mungkin perlu bergerak lebih tinggi dari yang diharapkan jika kondisi ekonomi tetap kuat. Tetapi ia juga menegaskan kembali dirinya merasa proses disinflasi sedang berlangsung.

Sementara itu, dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal pada Rabu (8/2) Presiden Federal Reserve New York John Williams yakin bank sentral perlu mempertahankan suku bunga restriktif selama beberapa tahun untuk mengendalikan inflasi. Sedangkan, harapan untuk suku bunga Fed akan berada pada tingkat 5%-5,25%.

Gubernur Fed Lisa Cook mengatakan pada Rabu laporan pekerjaan pada Januari 2023 yang kuat telah meningkatkan harapannya untuk soft landing. Ia yakin kembali ke target inflasi 2,0% dapat dicapai tanpa peningkatan besar dalam pengangguran.

Departemen Perdagangan AS melaporkan pada hari yang sama bahwa persediaan grosir AS naik tipis 0,1% pada Desember 2022, kenaikan terkecil sejak Juli 2020.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada Maret naik 24,3 sen atau 1,1% menjadi ditutup pada 22,42 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman pada bulan April bertambah satu dolar AS atau 0,1%, menjadi menetap pada 987,20 dolar AS per ounce.

Equity World | Sektor Energi Melejit, IHSG Ditutup Melesat 0,87%

Equity World | Sektor Energi Melejit, IHSG Ditutup Melesat 0,87%

Equity World | JAKARTA, Dibuka menguat 13,68 poin (0,20%) ke level 6.887, IHSG ngebut di zona hijau pada perdagangan sesi I, Selasa (7/2/2023). Alhasil, IHSG ditutup melesat 59,52 poin (0,87%) ke level 6.933,32. IHSG hari ini bergerak menghijau 6.886 – 6.946. Saham sektor energi melejit 3,07%.

Equity World | Bursa Asia Beragam, IHSG Berbalik Menguat ke Level 6.935

Selama sesi I, nilai perdagangan mencapai sekitar Rp 5,91 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 834.668 kali transaksi. Sebanyak 275 saham mencatatkan kenaikan, 230 saham terkoreksi, dan 204 saham stagnan.

Hampir seluruh saham-saham unggulan menguat pada penutupan sesi I. Berdasarkan website IDX pada pukul 11.30 WIB, saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 meningkat 0,86%, Investor33 naik 0,7%, dan saham-saham syariah tergabung dalam JII terkerek 0,69%.

Tidak hanya itu,hampir seluruh sektor saham juga naik. Bahkan, saham sektor energi mencatatkan kenaikan paling besar dibandingkan sektor-sektor saham lainnya pada perdagangan sesi I. Karena saham sektor energi melejit 3,07%.

Disusul kenaikan saham sektor teknologi 1,29%, sektor industri 1,29%, sektor konsumen non primer 1,08%, dan sektor transportasi 0,23%.

Pada penutupan sesi I, bursa saham Asia bervariasi. Nikkei (Jepang) turun tipis 0,01% dan Straits Time (Singapura) melemah 0,24%. Sedangkan Hang Seng (Hong Kong) naik 0,84% dan Shanghai (Tiongkok) terkerek 0,33%.

Equity World | Setelah Ambruk 4%, Harga Emas Perlahan-Lahan Bangkit

Equity World | Setelah Ambruk 4%, Harga Emas Perlahan-Lahan Bangkit

Equity World | Harga emas pelan-pelan mulai naik setelah hancur pada akhir pekan lalu. Pada penutupan perdagangan Senin (6/2/2023), emas ditutup di posisi US$ 1.867,36 per troy ons. Harga sang logam mulia naik 0,1%.

Equity World | Pasar Asia Pasifik Naik Jelang Keputusan Suku Bunga Australia

Kenaikan tersebut membalikkan tren negatif emas yang melemah pada Kamis dan Jumat pekan lalu. Dalam dua hari tersebut, harga emas bahkan ambruk 4,35%.

Harga emas juga masih menguat pada perdagangan pagi hari ini. Pada Selasa pagi (7/2/2023) pukul 06:30 WIB, harga emas dunia di pasar spot di posisi US$ 1.867,53 per troy ons. Emas menguat tipis 0,009%.

Phillip Streible, analis dari Blue Line Futures mengatakan pada akhirnya emas akan menjadi pilihan investor sebagai aset aman. Karena itulah harga emas kembali naik.

“Trader akan melihat emas sebagai aset safe-haven dan akan kembali membelinya,” tutur Streible, dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan salah satu faktor penopang emas adalah masih tingginya kepercayaan pasar jika bank sentral Amerika serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan agresivitasnya.

Sebagai catatan, emas anjlok pada Jumat setelah data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) keluar. Tingkat pengangguran AS pada Januari 2023 tercatat 3,4%, terendah sejak 1969. Tingkat pengangguran juga lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar yakni 3,6%.

Rendahnya tingkat pengangguran di AS menunjukkan ekonomi mereka masih kencang dan pasar tenaga kerja masih panas. Kondisi ini bisa membuat The Fed kembali memberlakukan kebijakan hawkishnya.

Equity World | Wall Street Melemah Usai Rilis Lonjakan Data Tenaga Kerja AS

Equity World | Wall Street Melemah Usai Rilis Lonjakan Data Tenaga Kerja AS

Equity World | Indeks saham utama di bursa Wall Street, Amerika Serikat berakhir lebih rendah pada perdagangan akhir pekan kemarin setelah rilis data pekerjaan yang mengejutkan.

Equity World | Harga Emas Diprediksi Bisa Cetak Rekor Baru, Ini Pemicunya

Sebagaimana diketahui, pertumbuhan data tenaga kerja di AS meningkat tajam pada Januari, dengan non-farm payrolls atau data penggajian di sektor non pertanian, melonjak sebesar 517.000 pekerjaan, lebih dari yang diperkiraan 185.000. Tingkat pengangguran mencapai level terendah lebih di 3,4%.

Pertumbuhan data tenaga kerja yang meningkat tajam memicu kekhawatiran tentang tindakan agresif Federal Reserve, sementara investor mencerna berbagai laporan pendapatan perusahaan berkapitalisasi pasar besar. Di sisi lain, aktivitas industri jasa AS terpantau pulih dengan kuat di Januari.

Jumat pekan kemarin (3/2), indeks Dow Jones Industrial Average turun 127,93 poin atau 0,38% menjadi 33.926,01. S&P 500 kehilangan 43,28 poin atau 1,04% menjadi 4.136,48 dan Nasdaq Composite turun 193,86 poin atau 1,59% menjadi 12.006,96.
Dikutip dari Associated Press, investor telah menyeimbangkan tanda-tanda harapan ekonomi dapat menghindari resesi yang ditakuti terhadap kekhawatiran tentang berapa lama Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk mengendalikan inflasi.

Kepala strategi pasar global di Invesco Kristina Hooper menilai, laporan data pekerjaan merupakan kejutan yang luar biasa dan menimbulkan banyak pertanyaan tentang apa yang akan dilakukan The Fed selanjutnya.

“Apa yang menurut saya menyebabkan beberapa volatilitas adalah pasar mencoba memahami bagaimana Fed akan memandang hal ini,” ujar dia, Senin (3/2).
Indeks utama Wall Street memiliki awal yang solid untuk tahun ini karena teknologi dan saham lain yang berjuang tahun lalu rebound, didorong oleh harapan kenaikan suku bunga Fed akan segera berakhir dan ekonomi mungkin dapat menavigasi pendaratan yang lunak.

“Begitu banyak hal diperdagangkan dengan harga murah tiga, empat bulan lalu,” kata Eric Kuby, kepala investasi di North Star Investment Management Corp.
“Itu sudah berlalu, saya pikir kita berada dalam permainan yang adil sekarang.”

Pada hari Jumat, investor juga mencerna sejumlah besar hasil perusahaan. Saham Apple, perusahaan AS terbesar berdasarkan nilai pasar, naik 2,4% Perusahaan memperkirakan pendapatan akan turun untuk kuartal kedua berturut-turut, tetapi penjualan iPhone kemungkinan akan meningkat karena produksi telah kembali normal di China.

Saham Amazon merosot 8,4% karena perusahaan mengatakan laba operasi bisa turun menjadi nol pada kuartal saat ini karena penghematan dari PHK tidak menutupi dampak keuangan dari konsumen dan pelanggan cloud yang menekan pengeluaran.

Saham Alphabet turun 2,7% setelah induk Google membukukan laba kuartal keempat dan penjualan di bawah ekspektasi Wall Street. Dalam berita perusahaan lainnya, saham Ford Motor turun 7,6% setelah pembuat mobil memprediksi tahun depan yang penuh tantangan.

Design a site like this with WordPress.com
Get started