Equity World | Bursa Asia Cenderung Melemah di Pagi Ini (26/4), Simak Sentimen yang Menyeretnya

Equity World | Bursa Asia Cenderung Melemah di Pagi Ini (26/4), Simak Sentimen yang Menyeretnya

Equity World | Bursa Asia cenderung melemah pada perdagangan hari ini. Rabu (26/4), pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 0,26% ke 28.545,45. Sedangkan indeks Hang Seng dibuka turun 0,49% ke 19.520,97.

Equity World | Imbas Tekanan Saham Megacaps, Wall Street Ditutup Tak Searah

Sementara itu, indeks Taiex melemah 0,17% ke 15.343,95 dan indeks Kospi menguat tipis 0,06% menjadi 2.490,58. Serupa, indeks S&P/ASX 200 melemah 0,31% ke 7.299.

Di sisi lain, FTSE Straits Times turun 0,13% ke 3.292,23 dan FTSE Malay melemah 0,22% menjadi 1.422,21.

Bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan pagi ini karena kekhawatiran terhadap perbankan kembali menyala di Wall Street.

Pada bursa saham Amerika Serikat, saham First Republic Bank anjlok lebih dari 49% setelah bank regional tersebut membukukan hasil kuartalan terbarunya pada Senin (24/4) malam. Di mana simpanan bank turun 40% menjadi US$ 104,5 miliar pada kuartal pertama tetapi sejak itu stabil.

Alhasil indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,02%, indeks S&P 500 melemah 1,58% dan indeks Nasdaq Composite turun 1,98%.

Investor juga akan mengamati dengan cermat angka inflasi bulan Maret di Australia, diperkirakan sebesar 6,5% dibandingkan dengan angka bulan Februari sebesar 6,8%.

Equity World | Jelang Lebaran, Harga Emas Turun Tipis

Equity World | Jelang Lebaran, Harga Emas Turun Tipis

Equity World | Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam dipantau dari laman Logam Mulia, Senin pagi, turun Rp 1.000 menjadi Rp 1.066.000 per gram. Sebelumnya pada Ahad (16/4/2023), harga emas batangan Antam berada di posisi Rp 1.067.000 per gram.

Equity World | IHSG Diprediksi Masih Kuat Nanjak Sebelum Lebaran

Sementara harga jual kembali (buyback) emas Antam hari ini tidak mengalami perubahan sama seperti harga buyback pada Minggu (16/4), yakni senilai Rp 960.000 per gram.

Adapun transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Senin pagi.

  • Harga emas 0,5 gram: Rp583.000
  • Harga emas 1 gram: Rp1.066.000
  • Harga emas 2 gram: Rp2.072.000
  • Harga emas 3 gram: Rp3.083.000
  • Harga emas 5 gram: Rp5.105.000
  • Harga emas 10 gram: Rp10.155.000
  • Harga emas 25 gram: Rp25.262.000
  • Harga emas 50 gram: Rp50.445.000
  • Harga emas 100 gram: Rp100.812.000
  • Harga emas 250 gram: Rp251.765.000
  • Harga emas 500 gram: Rp503.320.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp1.006.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Equity World | Saham Asia Diprediksi Cerah Mengekor Bursa AS

Equity World | Saham Asia Diprediksi Cerah Mengekor Bursa AS

Equity World | Pasar ekuitas Asia siap mencetak keuntungan setelah terjadinya reli saham AS seiring sentimen kenaikan suku bunga yang dinilai akan segera berhenti.

Equity World | Kompak dengan Bursa Asia, IHSG Dibuka Menguat

Futures untuk tolok ukur ekuitas di Australia, Jepang dan Hong Kong akan dibuka lebih tinggi. Futures AS sedikit berubah setelah S&P 500 naik paling tinggi bulan ini dan Nasdaq yang padat teknologi mengalami hari terbaik sejak pertengahan Maret.

Melansir Bloomberg, Jumat (14/4/2023), mata uang Asia sedikit berubah menyusul kenaikan yang mengirim Aussie dan kiwi naik lebih dari 1%. Dolar jatuh sehingga mengirimkan greenback ke level terendah.

Obligasi Australia turun saat perdagangan berlangsung di Sydney, dengan imbal hasil 10 tahun naik 6 basis poin menjadi 3,33%.

Imbal hasil Treasury berakhir lebih tinggi di New York di tengah membaiknya sentimen risiko. Imbal hasil dua tahun yang peka terhadap kebijakan, bagaimanapun, tetap dalam kisaran sempit sekitar 3,97% karena pasar terus condong ke arah kenaikan Fed seperempat poin pada Mei dengan bank sentral kemudian diperkirakan akan berhenti selama musim panas.

Saham AS menguat lantaran data lapangan kerja dan inflasi gerbang pabrik lebih lemah dari perkiraan ekonom. Klaim pengangguran untuk pekan yang berakhir 8 April naik menjadi 239.000, dibandingkan dengan perkiraan rata-rata 235.000, menambah bukti bahwa pasar tenaga kerja mulai melemah. Harga produsen turun paling banyak di bulan Maret sejak dimulainya pandemi.

“Yang pertama adalah bahwa inflasi tidak mengejutkan, dan pada saat yang sama, pasar kerja tampak stabil. Jadi apa yang kita dapatkan hari ini adalah semacam pandangan optimis bahwa kita akan mengalami situasi yang hampir seperti Goldilocks di mana inflasi akan melambat, tetapi ekonomi tidak akan ambruk,” kata Que Nguyen, kepala investasi strategi ekuitas di Research Affiliates.

Equity World | Harga Emas Dunia Naik Usai Rilis Data Inflasi AS

Equity World | Harga Emas Dunia Naik Usai Rilis Data Inflasi AS

Equity World | Harga emas dunia melonjak pada akhir perdagangan Rabu (12/4/2023) waktu setempat atau Kamis pagi WIB, melanjutkan penguatan dari perdagangan kemarin yang kemli ke level 2.000 dollar AS per ons.

Equity World | Wall Street Dibuka Menguat Setelah Inflasi AS Turun Jadi 5%

Kenaikan harga emas didorong tanda-tanda pendinginan inflasi Amerika Serikat (AS), sehingga mendukung proyeksi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed) dapat menghentikan kebijakan pengetatannya setelah kemungkinan menaikkan suku bunga pada Mei 2023.

Mengutip CNBC, harga emas dunia di pasar spot naik 0,6 persen menjadi di level 2.014,39 dollar AS per ons. Sementara harga emas berjangka Comex New York Exchange naik 1,3 persen ke level 2.024,90 dollar AS per ons.

Indeks Harga Konsumen (IHK) AS naik 0,1 persen pada Maret 2023, di bawah perkiraan pasar. Sementara tingkat inflasi tahunan melambat menjadi 5 persen dari 6 persen, level terendah sejak Mei 2021.

Tidak termasuk makanan dan energi, IHK inti AS tercatat meningkat 0,4 persen dan 5,6 persen, yang keduanya sesuai dengan perkiraan. Analis Pasar Senior di Oanda, Edward Moya mengatakan, data inflasi tersebut memperkuat kondisi bahwa The Fed mungkin tidak menaikkan suku bunga secara berlebihan lagi.

Saat ini pasar memperkirakan peluang sebesar 69 persen bahwa The Fed hanya akan menaikkan suku bunga sebanyak 25 basis poin (bps) pada Mei mendatang, dan selanjutnya akan menahan suku bunga acuan.

“Meski begitu masih ada sejumlah besar risiko lainnya di atas meja, jadi emas masih akan melihat beberapa aliran kuat menuju ke arahnya,” kata Edward.

Untuk diketahui, kebijakan suku bunga The Fed sangat mempengaruhi pergerakan harga emas.

Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan risiko pelemahan ekonomi, sehingga emas yang dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan gejolak ekonomi, akan diminati investor.

Namun di sisi lain, emas juga sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga, lantaran meningkatkan kerugian bagi pemegang emas batangan karena memang tidak memberikan imbal hasil.

Equity World | Loyo, Rupiah Spot Dibuka Melemah Tipis ke Rp 14.879 Per Dolar AS pada Hari Ini (12/4)

Equity World | Loyo, Rupiah Spot Dibuka Melemah Tipis ke Rp 14.879 Per Dolar AS pada Hari Ini (12/4)

Equity World | JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot loyo di awal perdagangan hari ini. Rabu (12/4), rupiah spot dibuka di level Rp 14.879 per dolar Amerika Serikat (AS).

Equity World | Wall Street Dibuka Mixed Jelang Rilis Data Inflasi AS

Ini membuat rupiah melemah 0,07% dibandingkan dengan penutupan Selasa (12/4) yang berada di Rp 14.886 per dolar AS.

Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan cenderung bervariasi. Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,34%.

Selanjutnya, won Korea Selatan yang tertekan 0,17%. Disusul, dolar Taiwan yang koreksi 0,02% dan ada dolar dolar Hongkong yang melemah tipis 0,001%.

Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,13%. Diikuti, dolar Singapura yang menanjak 0,07%.

Lalu ada ringgit Malaysia yang terkerek 0,06% dan yen Jepang yang terangkat 0,05%. Lalu ada yuan China yang naik 0,01% terhadap the greenback.

Equity World | Bursa Asia Kompak Menguat Usai Libur Paskah

Equity World | Bursa Asia Kompak Menguat Usai Libur Paskah

Equity World | JAKARTA. Bursa Asia menguat pada perdagangan hari ini. Senin (10/4), pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,51% ke 27.657,59.

Equity World | Harga Emas Hari Ini Melorot! Jadi Segini Harganya

Sementara itu, indeks Taiex naik 0,32% ke 15.886,75 dan indeks Kospi menguat 1,07% menjadi 2.517,05.

Di sisi lain, FTSE Straits Times naik 0,18% ke 3.306,46 dan FTSE Malay menguat 0,07% menjadi 1.428,03.

Perdagangan di pasar Asia menguat karena investor kembali dari akhir pekan yang panjang usai libur Paskah.

Namun, pasar Australia dan Hong Kong tetap tutup karena libur Paskah selama empat hari hingga Senin.

India akan merilis angka defisit fiskal untuk bulan Maret, serta data perdagangan bulan Maret, sementara penjualan ritel Indonesia untuk bulan Februari juga akan dirilis.

Equity World | Harga Emas Sedikit Turun tapi Masih di Atas USD2.000/Ounce

Equity World | Harga Emas Sedikit Turun tapi Masih di Atas USD2.000/Ounce

Equity World | Harga emas menurun pada perdagangan Rabu, menyusul aksi ambil untung dari kenaikan dalam dua sesi berturut-turut. Harga emas tetekan dolar AS yang menguat.

Equity World | Bursa Asia Menghijau, Kecuali Nikkei & IHSG

Meski demikian, harga emas masih berada di atas level psikologi USD2.000 di tengah lebih banyak tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange menyusut USD2,60 atau 0,13% menjadi USD2.035,60 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di USD2.049,20 dan terendah di USD2.026,10.

Para analis pasar menilai faktor perdagangan teknis membantu menjaga emas di atas dukungan psikologis USD2.000 per ounce pada perdagangan Rabu. Penurunan ini juga tidak berkaitan dengan komentar Presiden Federal Reserve Cleveland, Loretta Mester bahwa suku bunga AS akan terus naik meskipun ekonomi melemah.

Namun demikian, data aktivitas manufaktur yang lemah, ditambah dengan tanda-tanda pendinginan di pasar pekerjaan AS, membuat investor meragukan seberapa besar ruang yang harus dimiliki Fed untuk terus menaikkan suku bunga. Indikator ekonomi ini pun mendorong kekhawatiran akan resesi dan mendorong aliran safe haven ke emas.

Data ekonomi yang dirilis juga mendukung emas. The Automated Data Processing Inc. melaporkan bahwa gaji swasta AS naik 145.000 pada Maret, turun dari 261.000 pada Februari dan jauh di bawah perkiraan para ekonom sebesar 210.000.

Indeks Aktivitas Bisnis PMI (Indeks Manajer Pembelian) Jasa-jasa AS final dari S&P Global yang disesuaikan secara musiman tercatatr 52,6 pada Maret, naik dari 50,6 pada Februari tetapi di bawah perkiraan pasar 53,8.

Sementara itu, Institute of Supply Management (ISM) melaporkan bahwa indeks manajer pembelian jasa-jasa tercatat pada 51,2% pada Maret, 3,9 poin persentase lebih rendah dari pembacaan Februari sebesar 55,1%.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 6,40 sen atau 0,25% menjadi USD25,037 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli tergelincir USD21,60 atau 2,10% menjadi USD1.007,40 per ounce.

Equity World | Harga Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Inflasi Akibat Kenaikan Harga Minyak

Equity World | Harga Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Inflasi Akibat Kenaikan Harga Minyak

Equity World | Harga emas menguat tipis di awal perdagangan hari ini. Kenaikan harga emas melanjutkan lonjakan harga yang terjadi kemarin.

Equity World | Bursa Asia Dibuka Cerah Lagi, Tapi Kok Hang Seng Loyo?

Selasa (4/4) pukul 6.25 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.984,99 per ons troi. Harga emas menguat tipis 0,02% ke US$ 1.984,65 per ons troi. Harga emas kemarin menguat 0,78% setelah Jumat melorot.

Sedangkan harga emas Juni 2023 di Commodity Exchange pagi ini menguat 0,07% ke US$ 2.001,80 per ons troi. Kemarin, harga emas berjangka ini menguat 0,71%.

Harga emas menguat karena penurunan dolar Amerika Serikat (AS) mengangkat daya tarik emas sebagai safe-haven. Penurunan produksi yang mengejutkan oleh OPEC+ menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi yang berkepanjangan dan memicu ketidakpastian tentang respons bank sentral.

“Emas terpukul secara konsisten oleh peristiwa besar dan itu membuat investor gelisah,” kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA kepada Reuters.

Peristiwa besar ini mengacu pada gejolak perbankan global yang mengangkat harga emas hampir 8% lebih tinggi bulan lalu. Keputusan mengejutkan OPEC+ yang memangkas produksi benar-benar mendorong perdagangan lindung nilai inflasi untuk emas.

Harga emas telah berjuang untuk memperoleh keuntungan dari status tradisionalnya sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi untuk melawan kenaikan harga juga meredupkan daya tarik untuk emas batangan yang tidak menawarkan imbal hasil.

Juga menambah daya tarik emas, aktivitas manufaktur AS pada bulan Maret merosot ke level terendah dalam hampir tiga tahun di tengah pengetatan kondisi kredit, memperpanjang penurunan imbal hasil Treasury 10 tahun.

“Emas sekarang rentan terhadap pergerakan turun ke US$ 1.900, mengingat potensi tingkat suku bunga Fed yang lebih tinggi yang saat ini diperhitungkan oleh pasar,” kata Matt Simpson, analis pasar senior di City Index.

Equity World | Harga Emas Antam Turun Jadi Rp1,068 Juta per Gram

Equity World | Harga Emas Antam Turun Jadi Rp1,068 Juta per Gram

Equity World | Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam bertengger di Rp1,068 juta per gram pada Senin (3/4). Harga tersebut turun Rp4.000 ribu dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp1,072 juta per gram.

Equity World | Harga Emas Hari Ini Senin 3 April 2023, Investor Beralih ke Dolar AS

Senada, harga pembelian kembali (buyback) juga turun Rp4.000 dari Rp959 ribu per gram menjadi Rp955 ribu per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp584 ribu, 2 gram Rp2 juta, 3 gram Rp3,1 juta, 5 gram Rp5,1 juta, 10 gram Rp10,1 juta, 25 gram Rp25,3 juta, dan 50 gram Rp50,5 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp101 juta, 250 gram Rp252,2 juta, 500 gram Rp504,3 juta, dan 1 kilogram Rp1 miliar.

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX melemah 0,39 persen menjadi US$1.978 per troy ons. Senada harga emas di perdagangan spot juga turun 0,48 persen ke US$1.959 per troy ons pada pagi ini.

Senior Analis DCFX Lukman Leong memprediksi harga emas bakal tertekan mengawali pekan ini karena penguatan dolar AS di tengah sentimen yang menurun di pasar internasional.

“Namun penurunan ini sebenarnya lebih disebabkan oleh profit taking dan investor yang wait and see di tengah minggu yang padat dengan berita ekonomi penting,” ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, Lukman memperkirakan harga emas internasional berada dalam rentang support US$1.940 per troy ons dan resistance US$1.985 per troy ons.

Equity World | Mayoritas Bursa Asia Zona Merah, IHSG Ditutup Melemah (Kamis, 30 Maret 2023)

Equity World | Mayoritas Bursa Asia Zona Merah, IHSG Ditutup Melemah (Kamis, 30 Maret 2023)

Equity World | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 30,485 poin atau 0,45% ke level 6.808,95 pada perdagangan akhir Kamis (30/3/2023).

Equity World | Ngekor Bursa Saham Asia, IHSG Dibuka menguat

Dilansir RTI Business, penurunan poin turut terjadi di kelompok 45 saham unggulan (LQ45) sebesar 7,392 poin atau 0,78% ke level 939,6.

“Kami perkirakan IHSG sudah berada di uptrend jangka pendeknya dan rawan terkoreksi, serta diperkirakan adanya aksi profit taking oleh para investor setelah dua hari IHSG bergerak menguat cukup signifikan,” kata analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana yang diwartakan Antara, Kamis (30/3/2023).

Beberapa bursa saham Asia juga berada di zona merah. Di antaranya indeks Nikkei 225 Jepang yang turun 100,9 poin atau 0,36% ke posisi 27.782,9. Selain itu, indeks Straits Times Singapura juga terkontraksi 5,36 poin atau 0,16% ke level 3.257,18.

Herditya menyebut IHSG dan bursa Asia melemah sebab dikejutkan oleh kabar bank besar Prancis yang terlibat skandal pajak dividen. Kejaksaan Prancis pun melakukan investigasi terhadap BP Paribas, Societe Generale SA (Socgen), hingga HSBC Holdongs Plc.

Kondisi tersebut turut menurunkan kepercayaan terhadap perbankan yang sedang dilanda krisis. Sentimen lainnya, pasar juga menanti rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) pada Jumat (31/3/2023). Mereka masih menanti rilis personal consumption expenditures, yang sekaligus menunjukkan sikap bank sentral AS, The Fed, terhadap kebijakan moneter mereka.

Adapun total saham berpindah tembus 17,93 miliar lembar dengan nilai transaksi nyaris Rp10 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1,35 juta kali transaksi.

Tiga top gainer hari ini adalah emiten bersandi SICO yang naik 34,83%, FIRE 34,12%, dan BAPA 33,85%.

Sementara tiga top losers hari ini adalah emiten berkode IRSX yang ambles 6,98%, diikuti SAGE 6,96% dan HILL 6,8%.

Secara umum, ada 265 saham menguat, 268 saham melemah, dan 186 saham stagnan.

Design a site like this with WordPress.com
Get started