PT Equity World | Angin Segar dari Ekonomi AS, Akankah Menular ke yang Lain?

PT Equity World | Angin Segar dari Ekonomi AS, Akankah Menular ke yang Lain?

PT Equity World | Pasar saham dan mata uang menguat pada perdagangan Kamis (29/7/2021), sementara obligasi diburu yang mengindikasikan masih ada risiko ekonomi yang diantisipasi pasar. Hari ini, angin segar berhembus dari Amerika Serikat (AS).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan dengan apresiasi 0,53% (32,2 poin) ke 6.120,727. Investor memanfaatkan eforia di bursa Asia untuk mengoleksi saham yang sudah tertekan, dan menafikan temuan virus Covid-19 varian Delta plus di Tanah Air.

Seluruh bursa utama Asia memang menguat kemarin, dipimpin indeks Hang Seng Hongkong dengan reli sebesar 3,3%, disusul indeks bursa Shenzen yang menguat 3%. Keduanya terkoreksi parah dalam perdagangan dua hari sebelumnya akibat pengetatan kebijakan pemerintah China terhadap perusahaan digital yang tercatat di bursa luar negeri.

Wall Street Melambung, Indeks Dow Jones Sentuh Rekor Usai Investor Abaikan Data Ekonomi | PT Equity World

Data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai transaksi sebesar Rp 13,3 triliun dengan 22,7 miliar saham berpindah tangan sebanyak 1,47 juta kali. Investor asing mencetak pembelian bersih (net buy) senilai Rp 65,1 miliar di pasar reguler.

Saham unggulan yang pada perdagangan Rabu tertekan, kemarin berbalik menguat, terutama saham-saham bank buku IV. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencetak nilai transaksi yang terbesar, yakni mencapai Rp 510 miliar dalam sehari kemarin.

Di pasar uang, rupiah bertengger di jalur hijau, di tengah tren koreksi dolar Amerika Serikat (AS) secara global, di mana indeks dolar AS sempat jeblok 0,27% ke 92,077.

Tekanan atas Greenback terjadi setelah bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) mempertahankan suku bunga acuan dan tak memberikan kepastian mengenai kapan dimulainya kebijakan tapering (pengurangan pembelian surat berharga di pasar).

Melansir data Refinitiv, rupiah yang dibuka menguat 0,03% di Rp 14.480/US$ sempat tertekan dan melemah 0,07%, sebelum tertahan di zona merah nyaris sepanjang hari. Namun di ujung perdagangan, Mata Uang Garuda ini bangkit dan menguat 0,03% ke Rp 14.480/US$.

Sementara itu, data Bank Indonesia (BI) menyebutkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) berada di level Rp 14.491 per dolar AS, alias menguat 0,05% dibandingkan dengan posisi sehari sebelumnya.

Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang utama Asia pun berjaya di hadapan Greenback pada sore kemarin. Hanya peso Filipina dan baht Thailand yang melemah.

PT Equity World | IHSG Kamis Siang Rebound 0,3% ke Level 6.104; Bursa Asia Menguat oleh the Fed yang Dovish

PT Equity World | Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (28/7) terpantau rebound 16,128 poin (0,26%) ke level 6.104,651 setelah dibuka naik ke level 6.118,935. IHSG bangkit dari koreksi 2 hari sebelumnya searah regional, sedangkan bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat dipimpin rebound tajam Hang Seng serta setelah the Fed mempertahankan suku bunga acuannya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat terbatas 0,01% atau 2 poin ke level Rp 14.491, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun setelah melemah 3 hari di sesi global sebelumnya; tertekan oleh sikap the Fed Powell yang menilai kenaikan bunga belum masuk dalam radar. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.493.

Orang RI Habis-Habisan: Emas Batangan-Motor Digadai Pandemi! | PT Equity World

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 30,412 poin (0,50%) ke level 6.118,935. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,723 poin (0,45%) ke level 834,423. Siang ini IHSG rebound 16,128 poin (0,26%) ke level 6.104,651. Sementara LQ45 terlihat naik 0,11% atau 0,943 poin ke level 831,643.

Siang ini delapan dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor infrastruktur yang menanjak 1,76%, diikuti sektor teknologi yang naik 1,59%.

Tercatat sebanyak 237 saham naik, 236 saham turun dan 161 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 935,25 kali transaksi sebanyak 13,14 miliar lembar saham senilai Rp 7,070 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,70%, dan Hang Seng yang naik 2,74%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Bank Bumi Arta (BNBA) 10,90%, Adaro (ADRO) 4,72%, Elang Mahkota (EMTK) 3,82%, dan Saratoga (SRTG) 3,02%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit dan bertahan di zona hijau searah regional, sedangkan bursa kawasan Asia menguat dipimpin rebound Hang Seng setelah the Fed kembali dovish. Berikutnya IHSG kemungkinan tetap bertahan di zona hijau, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.135 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.913, dan bila tembus ke level 5.884.

PT Equity World | Rabu Pagi, Mayoritas Saham Asia Pasifik Dibuka Terkoreksi Monitoring Pasar Tiongkok

Equityworld Futures | Kekhawatiran pasar mereda, bursa saham Asia menikmati reliPT Equity World | Rabu Pagi, Mayoritas Saham Asia Pasifik Dibuka Terkoreksi Monitoring Pasar Tiongkok

PT Equity World | Saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas dibuka terkoreksi pada perdagangan Rabu pagi (28/7/2021), setelah indeks utama di Wall Street tergelincir semalam dari rekor tertingginya.

Investor memonitor kejatuhan saham Tiongkok. Saham teknologi China melanjutkan aksi jual mereka pada hari Selasa karena kekhawatiran seputar tindakan keras peraturan dari pemerintah yang mendorong indeks Hang Seng Hong Kong turun lebih dari 8% sejak awal minggu.

Mengawali pembukaan perdagangan Rabu, Nikkei 225 Jepang turun 0,82%, sementara indeks Topix tergelincir 0,48%. Kospi Korea Selatan turun 0,13%. S&P/ASX 200 di Australia turun 0,11%. Indeks harga konsumen kuartal kedua Australia akan dirilis pada 09:30 HK/SIN pada hari Rabu. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,13% lebih rendah.

Saham pemasok saham Apple di Asia-Pasifik juga diawasi oleh investor setelah raksasa teknologi itu memperingatkan bahwa kendala pasokan chip dapat berdampak pada iPhone dan iPad pada kuartal ini. Pada perdagangan Rabu pagi, saham Murata Manufacturing di Jepang turun 1,2% sementara LG Display Korea Selatan naik tipis 0,67%. Semalam di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average turun 85,79 poin menjadi 35.058,52 sementara S&P 500 turun 0,47% menjadi 4.401,46.

Nasdaq Composite turun 1,21% menjadi 14.660,58. Mata Uang dan Minyak Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 92,457 menyusul penurunan baru-baru ini dari atas 92,7. Yen Jepang diperdagangkan pada 109,81 per dolar, lebih kuat dari level di atas 110,4 yang terlihat terhadap greenback awal pekan ini. Dolar Australia berpindah tangan pada $0,7365, di atas level di bawah $0,732 yang terlihat minggu lalu. Harga minyak lebih tinggi di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent naik 0,3% menjadi $74,70 per barel. Minyak mentah berjangka AS naik 0,47% menjadi $71,99 per barel.

PT Equity World | Sentimen Beragam, Wall Street Dibuka Variatif

PT Equity World | Sentimen Beragam, Wall Street Dibuka Variatif

PT Equity World | Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Senin (26/7/2021), di tengah koreksi di bursa China dan Hongkong menyusul pengetatan kebijakan pemerintah China terhadap perusahaan digitalnya.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 31,9 poin (-0,09%) pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB) dan 15 menit kemudian menjadi minus 24,3 poin (-0,07%) ke 35.037,24. Namun, Nasdaq naik 8,5 poin (+0,06%) ke 14.845,5 dan S&P 500 bertambah 1,2 poin (+0,03%) ke 4.413.

Pelemahan itu terjadi di tengah anjloknya bursa Hong Kong dengan indeks Hang Seng ambrol hingga 4% di tengah kekhawatiran pengetatan pemerintah China terhadap perusahaan digital mereka yang tercatat di negara Barat.

Pelaku pasar juga memantau rilis kinerja raksasa teknologi, di mana Tesla akan mengawali setelah penutupan pasar. Pekan lalu, CEO Tesla Elon Musk mengatakan produsen otomotif tersebut akan menerima kembali pembayaran bitcoin. Mata uang kripto tersebut pun melesat ke level US$ 39.000/keping.

Saham Apple, Alphabet (induk usaha Google), Microsoft, Facebook, dan Amazon akan menyusul dengan merilis kinerja keuangannya sepekan ini. Sejauh ini 88% dari konstituen indeks S&P 500 mencetak laba bersih, atau yang terbaik sejak 2008 menurut pantauan FactSet.

Harga Emas Kayaknya Galau Nih, Terus Aku Kudu Piye…? | PT Equity World

“Pasar saham AS masih tangguh dengan terus menguat melewati tembok kecemasan menuju area rekor tertinggi baru,” tutur Craig Johnson, Kepala Teknikal Pasar Piper Sandler, kepada CNBC International.

Investor memantau Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) yang rapat selama 2 hari. Bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) bakal memberikan pandangan terbaru mereka terkait kondisi ekonomi, serta peluang tapering off atau pengurangan nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE).

Hari ini, Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan AS akan merilis data penjualan rumah baru dan The Fed Dallas akan merilis indeks aktivitas bisnis bulanan untuk sektor manufaktur di Texas.

Pada Jumat pekan lalu, Dow Jones Industrial Average naik 238,2 poin (+0,68%) ke 35.061,55 yang merupakan level tertinggi sepanjang masa dan mencetak reli tahun berjalan 14%. S&P 500 naik 44,3 poin (+1,01%) ke 4.411,79. Nasdaq tumbuh 152,4 poin (+1,04%) ke 14.836,99.

Kecemasan seputar penyebaran virus Covid-19 memicu aksi beli obligasi pemerintah AS, sehingga imbal hasil (yield) surat berharga negara AS tenor 10 tahun-yang menjadi acuan di pasar-melemah sepekan lalu.

Harga dan imbal hasil obligasi bergerak berlawanan arah, sehingga aksi beli-mencerminkan kekhawatiran pasar-memicu penguatan harga dan penurunan yield. Di bursa, hal ini memicu aksi beli saham teknologi, yang selama pembatasan sosial di kala pandemi justru mendapatkan berkah berupa peningkatan aktivitas pengguna.

PT Equity World | Pendapatan Perusahaan Meroket, Picu Minat Investor Wall Street Terhadap Aset Berisiko

PT Equity World | Pendapatan Perusahaan Meroket, Picu Minat Investor Wall Street Terhadap Aset Berisiko

PT Equity World | Perdagangan saham di bursa Wall Street mengakhiri pekan lalu dengan kenaikan, dengan mencatatkan rekor penutupan tertinggi indeks Dow Jones. Optimisme kinerja laba emiten dan sinyal kebangkitan ekonomi memicu minat investor terhadap aset berisiko.

Bursa saham Asia sedang berjuang untuk reli pada perdagangan pagi ini. Hal ini karena pendapatan perusahaan Amerika Serikat (AS) yang sangat kuat, menyedot dana dari pasar negara berkembang dan masuk ke Wall Street.

Melansir Channel News Asia, Senin, 26 Juli 2021, lebih dari sepertiga perusahaan di bawah indeks S&P 500 akan melaporkan hasil kuartalan minggu ini, dipimpin oleh Facebook Inc, Tesla Inc, Apple Inc, Alphabet Inc, Microsoft Corp, dan Amazon.com.

Senin Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Menguat Fluktuatif | PT Equity World

Dengan lebih dari seperlima dari perusahaan S&P 500 telah melaporkan pendapatan, 88 persen perusahaan telah mengalahkan konsensus ekspektasi analis. Itulah alasan utama pengelola uang global telah menggelontorkan lebih dari USD900 miliar ke dalam dana AS pada paruh pertama 2021.

Pelaku pasar menunggu rapat kebijakan The Fed dan rilis kinerja sejumlah emiten papan atas, pekan ini. Imbal hasil US Treasury 10 tahun, naik menjadi 1,281%, dari 1,13% pada awal pekan lalu.

Sebanyak 120 emiten S&P 500 telah menyampaikan rilis kinerja laba kuartal II, 88% diantaranya mengalahkan ekspektasi. Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, hanya sektor energi yang melemah.

Jasa komunikasi melonjak 2,7%. Facebook melejit 5%. Twitter Inc. dan Alphabet melonjak 3,0%. Snap Inc. melambung 23,8%. Moderna Inc melesat 7,8%, American Express melompat 1,3%. Saham Intel Corp anjlok 5,3%.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average pagi ini naik 0,68% (238,2 poin) menjadi 35.061,55, indeks S&P 500 melaju 1,01% (44,31 poin) ke posisi 4.411,79, dan indeks Nasdaq Composite melompat 1,04% (152,39 poin) ke level 14.836,99.

Equity World | Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Equity World | Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Equity World | Harga emas batangan Antam pecahan 1 gram di PT Pegadaian (Persero) pada hari ini, Jumat (23/7/2021), dibanderol seharga Rp 979.000. Mengutip data perdagangan harga emas 24 karat di Pegadaian, harga emas batangan Antam pecahan 1 gram turun sebesar Rp 1.000 dibandingkan kemarin. Untuk emas batangan Antam pecahan 0,5 gram dibanderol seharga Rp 542.000, berikutnya emas pecahan 2 gram seharga Rp 1.895.000. Sementara itu, harga emas batangan yang dirilis PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) pecahan 1 gram turun Rp 2.000 dibanding sehari sebelumnya.

Harga emas pecahan 1 gram UBS dijual seharga Rp 941.000. Lalu, pecahan 0,5 gram dijual seharga Rp 503.000 dan pecahan 2 gram seharga Rp 1.868.000. Pegadaian juga menyediakan emas batangan Antam versi Antam Retro dan Antam Batik. Berikut harga emas hari ini, 23 Juli 2021 di Pegadaian:

Sambut Akhir Pekan, Bursa Asia Bergerak Variatif Pagi Ini | Equity World

Harga emas 0,5 gram: Rp 542.000 Harga emas 1 gram: Rp 979.000 Harga emas 2 gram: Rp 1.895.000 Harga emas 3 gram: Rp 2.816.000 Harga emas 5 gram: Rp 4.658.000 Harga emas 10 gram: Rp 9.259.000 Harga emas 25 gram: Rp 23.016.000 Harga emas 50 gram: Rp 45.948.000 Harga emas 100 gram: Rp 91.816.000 Harga emas 250 gram: Rp 229.264.000 Harga emas 500 gram: Rp 458.310.000 Harga emas 1.000 gram: Rp 916.579.000

Equity World | Pendapatan Emiten Solid Bikin Wall Street Kompak Melejit

Equity World | Pendapatan Emiten Solid Bikin Wall Street Kompak Melejit

Equity World | Indeks utama bursa saham New York, Amerika Serikat (AS) kompak ditutup di zona hijau pada perdagangan Rabu (21/7/2021) waktu setempat dipicu oleh pendapatan emiten yang solid. Hal ini pun berpotensi mendorong penguatan pada bursa Asia. Berdasarkan data Bloomberg, Kamis (22/7/2021), indeks Dow Jones Industrial Average berakhir menguat 0,83 persen menjadi 34.798,00, sementara S&P 500 naik 0,82 persen menjadi 4.358,69, sedangkan Nasdaq bertambah 0,92 persen menjadi 14.631,95. S&P 500 terpantau melejit dipimpin oleh saham siklikal seperti energi dan keuangan. Emiten dengan kapitalisasi kecil naik hampir 2 persen.

Verizon Communications Inc. dan Coca-Cola Co. naik setelah laporan keuangan yang lebih baik dari perkiraan, sementara United Airlines Holdings Inc. memperkirakan keuntungan ke depan meskipun ada kekhawatiran tentang ancaman Covid-19 untuk sektor pariwisata.

Daftar Harga Emas Pegadaian Terbaru di 22 Juli 2021 | Equity World

Imbal hasil obligasi AS tenor sepuluh tahun kembali menuju 1,3 persen karena reli obligasi baru-baru ini gagal. Lelang surat utang 20 tahun bernasib buruk. Kas US Treasuries tidak akan diperdagangkan di Asia karena liburan Jepang. Sementara imbal hasil 10-tahun obligasi Selandia Baru melonjak. Pada bagian lain, bitcoin melonjak setelah beberapa suara terkemuka membahas prospek mata uang digital di sebuah konferensi. Miliarder Elon Musk mengatakan perusahaan eksplorasi ruang angkasa SpaceX memiliki token digital. Cathie Wood dari Ark Investment Management mendesak perusahaan untuk mempertimbangkan pertumbuhan Bitcoin yang eksplosif.

Proyeksi pendapatan emiten anggota konstituen S&P 500 menunjukkan peningkatan terbesar dalam beberapa dekade.

Equity World | ‘Kebal’ Ancaman Varian Delta, Wall Street Dibuka Sumringah

Equity World | ‘Kebal’ Ancaman Varian Delta, Wall Street Dibuka Sumringah

Equity World | Bursa Saham Amerika Serikat Wall Street dibuka sumringah. Ambrolnya bursa saham Asia pada perdagangan Selasa (20/7/2021) akibat ketakutan akan virus Covid-19 varian Delta tidak berpengaruh pada bursa Wall Street yang mulai stabil pasca terkoreksi parah kemarin.

Tercatat kontrak indeks Dow Jones terpantau naik 0,78% ke level 34.225, kontrak yang sama untuk indeks S&P 500 dan indeks Nasdaq juga terpantau sumringah dengan kenaikan masing-masing 0,54% dan 0,29%.

Indeks ketakutan VIX juga sudah mulai turun 3,79% yang menunjukkan pasar sudah mulai stabil pasca terkoreksi parah kemarin.

Bursa di kawasan Eropa juga terpantau sudah mulai stabil. Beberapa indeks utama Benua Biru kembali melesat, bangkit dari keterpurukan di awal pekan.

Indeks FTSE 100 Inggris melesat lebih dari 0,32% ke 6.867, kemudian DAX 30 Jerman menguat 0,81%. Dan CAC 40 Prancis naik 0,47% ke 6.322.

Bursa Asia Jeblok, IHSG Seandainya Buka Bisa ke Bawah 6.000 | Equity World

Data pengajuan izin pergedungan di AS secara mengejutkan turun 5,1% ke level terendahnya sejak November sila. Data dari laporan tersebut melaporkan penurunan izin di berbagai daerah penting, hal ini terjadi di tengah kenaikan harga bahan baku serta langkanya tenaga kerja.

Ketakutan akan kembali melesatnya kasus Covid-19 akibat varian delta juga terlihat dari melesatnya saham-saham vaksin seperti Novavax yang naik 7% serta Moderna yang melesat 5%, sementara itu BioNTech naik 2% ke level tertingginya.

Apresiasi bursa saham AS hari ini setelah pasar modal kembali stabil pasca ketakutan akan melesatnya virus Covid-19 varian Delta membuat ambruk pasar modal di seluruh dunia.

T Equityworld | Rincian Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 19 Juli 2021

PT Equityworld | Rincian Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 19 Juli 2021

PT Equityworld | PT Pegadaian (Persero) melayani penjualan dan pembelian beberapa jenis emas. Harga emas di BUMN gadai ini tercatat naik pada hari ini.

Harga emas Pegadaian memang bergerak mengikuti pasar. Selama ini, Pegadaian dikenal menawarkan layanan gadai. Namun BUMN gadai ini juga ikut menjual jasa jual beli emas.

Terdapat 4 jenis emas yang dijual Pegadaian. Keempatnya, yaitu emas Antam dan emas Retro. Selain itu, juga terdapat emas Batik dan emas UBS.

Setiap harinya harga emas Pegadaian bisa dipantau melalui website resminya, di http://www.pegadaian.co.id.

Pada Senin (19/7/2021) ini, sebagian besar harga emas Pegadaian terpantau turun, tetapi memang ada beberapa yang tak berubah.

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan di Awal Pekan Perdagangan | PT Equityworld

Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas Pegadaian pada 19 Juli 2021:

Harga Emas Antam

0,5 gram = Rp 543.000

1 gram = Rp 982.000

2 gram = Rp 1.901.000

3 gram = Rp 2.825.000

5 gram = Rp 4.674.000

10 gram = Rp 9.290.000

25 gram = Rp 23.093.000

50 gram = Rp 46.103.000

100 gram = Rp 92.126.000

250 gram = Rp 230.039.000

500 gram = Rp 459.861.000

1000 gram = Rp 919.679.000

Equityworld Futures | Wall Street Beragam, Investor Abaikan Hasil Laporan Keuangan yang Positif

Equityworld Futures | Wall Street Beragam, Investor Abaikan Hasil Laporan Keuangan yang Positif

Equityworld Futures | Wall street atau bursa saham Amerika Serikat bervariasi pada perdagangan saham Kamis, 15 Juli 2021. Indeks S&P 500 melemah meski laporan keuangan perusahaan kuartal II 2021 mengalahkan harapan.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks S&P 500 melemah 0,33 persen ke posisi 4.360,03. Indeks Nasdaq susut 0,7 persen ke posisi 14.543,13. Indeks Dow Jones naik 53,79 poin atau 0,15 persen ke posisi 34.987,02.

Laporan kinerja keuangan Morgan Stanley pada kuartal II 2021 mengalahkan harapan analis. Saham Morgan Stanley naik 0,18 persen. Saham Morgan Stanley naik 35 persen sepanjang 2021 di wall street.

JPMorgan: Ini Waktu Terbaik Beli Saham di Pasar Asia | Equityworld Futures

Di sisi lain, 18 perusahaan S&P 500 mengalahkan perkiraan analis untuk pendapatan kuartal II 2021 pada pekan ini. Rata-rata hasil laba per saham 18 persen lebih tinggi dari yang diharapkan. Akan tetapi, perusahaan-perusahaan itu melihat sahamnya turun rata-rata 0,58 persen setelah pelaporan.

“Pasar melakukannya sebaik tahun lalu karena mengantisipasi peningkatan pendapatan yang kita lihat sekarang. Banyak berita telah diperhitungkan,” ujar Chief Invesment Strategist Charles Swab, Liz Ann Sonders, dilansir dari CNBC, Jumat (16/7/2021).

Investor tampaknya menyukai saham teknologi pada awal pekan ini di wall street. Namun, saham teknologi cenderung merosot pada perdagangan Kamis pekan ini. Saham Amazon turun 1,3 persen, saham induk Google Alphabet susut 0,9 persen. Saham Apple tergelincir 0,4 persen.

Design a site like this with WordPress.com
Get started