Equityworld Futures | Wall Street Melemah Dipicu Eskalasi Konflik Timur Tengah

Equityworld Futures | Wall Street Melemah Dipicu Eskalasi Konflik Timur Tengah

Equityworld Futures | Wall Street melemah pada Selasa (3/3/2026) dipicu terjadinya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Equityworld Futures | Peringatan Keras: Harga Emas Ambruk 4% dalam Sehari, Masih Bisa Naik?

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 403,51 poin, atau sekitar 0,83 persen, menjadi 48.501,27. Indeks S&P 500 melemah 64,99 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 6.816,63. Indeks komposit Nasdaq merosot 232,17 poin, atau sekitar 1,02 persen, menjadi 22.516,69.

Aksi jual berlanjut dengan indeks volatilitas CBOE, yang merupakan indikator tingkat kekhawatiran di pasar saham, mencapai level tertinggi sejak November.

Para investor khawatir terhadap dampak konflik terhadap inflasi karena harga minyak dunia terus naik. Pasukan AS-Israel terus menyerang berbagai wilayah Iran, sedangkan Iran melakukan serangan balik terhadap Israel dan markas-markas AS di Timur Tengah.

Saham perusahaan teknologi Apple dan Nvidia masing-masing turun 0,37 persen dan 1,27 persen. Saham bank Wells Fargo dan Morgan Stanley masing-masing melemah 0,06 persen dan 0,61 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2026 turun 5,1 persen menjadi US$5.041,5 per ons. Indeks dolar AS naik 0,68 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 3,1 persen, seiring anjloknya saham sektor keuangan dan industri akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, anjlok 295,98 poin, atau sekitar 2,75 persen, menjadi 10.484,13. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, terjun 847,35 poin, atau sekitar 3,44 persen, menjadi 23.790,65.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, tergelincir 813,4 poin, atau sekitar 4,55 persen, menjadi 17.062,4. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, turun 290,48 poin, atau sekitar 3,46 persen, menjadi 8.103,84.

Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran 1,3361 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1501 euro per pound.

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Bervariasi, S&P 500 dan Nasdaq Menguat

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Bervariasi, S&P 500 dan Nasdaq Menguat

Equityworld Futures | Wall Street berakhir beragam pada Senin, 2 Maret 2026, menyelesaikan pembalikan yang solid setelah merosot di pembukaan. Kenaikan saham energi dan teknologi membantu mengatasi pukulan terhadap sentimen akibat serangan udara AS terhadap Iran.

Equityworld Futures | Harga Emas Membara di Tengah Perang, Tembus Rekor Tertinggi Sebulan

Dikutip dari Investing.com, Selasa, 3 Maret 2026, Indeks acuan S&P 500 ditutup sedikit lebih tinggi di 6.879,33 poin, setelah menghapus penurunan 1,2 persen.

Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi naik 0,4 persen menjadi 22.748,86 poin, setelah membalikkan penurunan 1,6 persen. Dow Jones Industrial Average yang didominasi saham blue-chip sedikit turun 0,2 persen menjadi 48.904,78 poin.

“Sungguh menakjubkan betapa tangguhnya pasar AS dalam menghadapi risiko geopolitik. Memiliki waktu satu akhir pekan penuh untuk mencerna apa yang terjadi membuat perbedaan besar. Ternyata teknologi adalah perdagangan yang paling aman hari ini bersama dengan emas, dolar, dan saham minyak serta pertahanan,” kata CEO Longbow Asset Management Jake Dollarhide kepada Investing.com.

Trump menjabarkan tujuannya
AS dan Israel pada akhir pekan melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran, menewaskan ratusan orang di negara itu, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran membalas dengan melancarkan serangan terhadap Israel dan beberapa negara Timur Tengah lainnya, termasuk Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Perkembangan ini menandai peningkatan besar dalam ketegangan antara Washington dan Teheran, terutama setelah negosiasi baru-baru ini mengenai aktivitas pengayaan nuklir Iran sebagian besar tidak menghasilkan kesimpulan.

Pasar kini khawatir akan terjadinya perang besar-besaran di Timur Tengah, terutama karena Iran bersumpah akan melakukan pembalasan lebih lanjut atas serangan baru-baru ini.

“Kita tidak memulai perang ini, tetapi di bawah Presiden Trump kita akan mengakhirinya,” kata Menteri Perang Pete Hegseth dalam konferensi pers di Pentagon pada hari Senin.

Presiden Donald Trump kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa operasi tersebut memiliki empat tujuan: penghancuran kemampuan rudal Iran, pemusnahan angkatan lautnya, memastikan bahwa negara tersebut tidak akan pernah mendapatkan senjata nuklir, dan mencegah pemerintah Iran mempersenjatai, mendanai, dan mengarahkan aktivitas teroris.

“Kita sudah jauh lebih maju dari proyeksi waktu kita, tetapi berapa pun waktunya, tidak apa-apa. Apa pun yang diperlukan,” kata Trump.

“Kami memproyeksikan empat hingga lima minggu, tetapi kami memiliki kemampuan untuk bertahan jauh lebih lama dari itu,” tambah presiden.

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Equityworld Futures | Wall Street beralih ke strategi ‘aset tempat berlindung yang aman’.

Equityworld Futures | Wall Street beralih ke strategi ‘aset tempat berlindung yang aman’.

Equityworld Futures | Konflik yang meningkat pesat di Timur Tengah memicu kecemasan investor dan memperkuat posisi aset safe-haven seperti obligasi pemerintah AS, emas, dan franc Swiss.

Equityworld Futures | 76% Investor Optimistis Harga Emas “To The Moon” di Tengah Ketidakpastian Global

Para pelaku pasar makro memperkirakan bahwa semua perhatian akan terfokus pada pasar energi ketika perdagangan resmi dibuka kembali awal pekan ini (2 Maret). Tanda-tanda awal volatilitas diperkirakan akan muncul segera setelah dolar AS dan mata uang lainnya mulai diperdagangkan di pasar Australia.

Potensi gejolak yang berkepanjangan dan efek domino dari melonjaknya harga minyak mendorong para manajer dana untuk menjual saham dan beralih ke portofolio yang lebih aman. Menurut John Briggs, Kepala Strategi Suku Bunga di Natixis, investor akan sepenuhnya mengadopsi strategi “berlindung dulu, bertanya kemudian” dalam iklim saat ini.

Analis Dave Mazza dari Roundhill Financial mengatakan bahwa para analis memantau dengan cermat lalu lintas di Selat Hormuz – jalur air penting yang mengangkut sekitar seperempat minyak mentah dunia melalui laut. Ia memperkirakan bahwa jika jalur tersebut tetap lancar, pasar saham dapat mengatasi guncangan tersebut. Sebaliknya, skenario optimis apa pun akan menjadi tidak berarti.

Selain itu, valuasi pasar saham dan kredit global yang terlalu tinggi saat ini memudahkan investor untuk memutuskan mengurangi risiko. Dalam beberapa bulan terakhir, pasar saham global terus-menerus berada di bawah tekanan dari perubahan kebijakan tarif AS, gangguan dari kecerdasan buatan (AI), dan beban utang swasta.

Pada 27 Februari, setelah negosiasi AS-Iran berakhir tanpa kesepakatan, investor mulai khawatir tentang kemungkinan aksi militer di Timur Tengah, yang berdampak langsung pada pasar. Pada sesi perdagangan terakhir minggu itu, harga minyak mentah Brent ditutup pada level tertinggi sejak Juli 2025, sementara indeks S&P 500 turun 0,4%, menandai penurunan bulanan terbesar sejak Maret 2025.

Meskipun ada tanda-tanda penurunan pasar, para ahli strategi di Barclays Plc memperingatkan agar tidak terburu-buru untuk “membeli saat harga turun.” Para ahli menjelaskan bahwa investor terbiasa dengan meredanya gejolak geopolitik dengan cepat, tetapi krisis ini berisiko berkepanjangan karena potensi korban jiwa di AS, serangan udara yang menargetkan para pemimpin Iran, dan potensi gangguan perdagangan di Selat Hormuz.

Ajay Rajadhyaksha, Ketua Riset Global di Barclays, berkomentar bahwa rasio risiko-imbalan saat ini tidak menarik: “Jika S&P 500 terkoreksi cukup dalam (misalnya, lebih dari 10%), itu akan menjadi waktu yang tepat untuk membeli. Tapi belum sekarang.”

Profil Perusahaan

Profil Perusahaan

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Equityworld Futures | Wall Street Melemah, Euforia AI Mereda Usai Kinerja Nvidia Gagal Pikat Pasar

Equityworld Futures | Wall Street Melemah, Euforia AI Mereda Usai Kinerja Nvidia Gagal Pikat Pasar

Equityworld Futures | Wall Street ditutup melemah pada Kamis (26/2/2026) setelah reli saham teknologi terhenti. Antusiasme terhadap kecerdasan buatan (AI) mereda menyusul laporan kinerja Nvidia yang dinilai gagal memberi dorongan baru bagi investor.

Equityworld Futures | Harga Emas Menguat Tipis, Pasar Tunggu Hasil Perundingan Nuklir AS-Iran

Indeks-indeks utama bergerak bervariasi. Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,03%, sementara S&P 500 turun 0,54% dan Nasdaq Composite merosot 1,18%. Tekanan terbesar datang dari saham chip, seiring indeks semikonduktor anjlok 3,2% dan berada di ambang mengakhiri tren penguatan 10 pekan.

Pelemahan teknologi menahan laju pasar, meski rotasi ke saham-saham siklikal membantu Dow bertahan di zona hijau. Secara bulanan, S&P 500 dan Nasdaq diperkirakan menutup Februari di zona merah, sedangkan Dow masih berpeluang mencatat kenaikan.

Kinerja kuartal keempat Nvidia sebenarnya melampaui ekspektasi analis dan proyeksinya juga di atas perkiraan pasar. Namun, laju pertumbuhan pendapatan yang mulai melambat membuat perbandingan tahunan kian menantang. Saham Nvidia pun turun 5,5%.

“Ini terasa seperti efek samping Nvidia yang spesifik pada sektor AI,” kata Michael Green, kepala strategi di Simplify Asset Management. Menurutnya, tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar berbasis AI membuat S&P 500 dan Nasdaq tertekan.

Di level sektoral, teknologi dan layanan komunikasi mencatat penurunan terdalam. Sebaliknya, sektor keuangan memimpin penguatan dengan kenaikan 1,3%, ditopang saham bank-bank besar seperti JPMorgan Chase, Bank of America, dan Wells Fargo.

Saham perangkat lunak dan layanan justru menguat 1,4%, dipimpin Salesforce yang naik 4% meski panduan pendapatannya lebih lemah dari perkiraan. Di sisi lain, Trade Desk anjlok 4,8% setelah proyeksi pendapatan kuartal I meleset dari estimasi.
Pergerakan saham individual juga beragam. J.M. Smucker melonjak 8,8% berkat kinerja kuartal yang solid, se

mentara C3.ai terperosok 18,5% setelah memberi proyeksi penjualan yang lemah dan mengumumkan pemangkasan 26% tenaga kerja global.

Di bursa, saham yang naik lebih banyak dibanding turun dengan rasio 1,41 banding 1 di NYSE, sedangkan di Nasdaq rasio tercatat 1,09 banding 1. Volume perdagangan mencapai 19,55 miliar saham, sedikit di bawah rata-rata 20 hari terakhir.

Secara keseluruhan, pasar menandai jeda pada euforia AI, dengan investor mulai bersikap lebih selektif terhadap saham teknologi berkapitalisasi besar.

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Equityworld Futures | Wall Street Menguat, S&P 500 dan Nasdaq Naik Didorong Saham Teknologi

Equityworld Futures | Wall Street Menguat, S&P 500 dan Nasdaq Naik Didorong Saham Teknologi

Equityworld Futures | Saham-saham di Wall Street menguat pada perdagangan Rabu (25/2/2026) waktu setempat (Kamis pagi WIB), didukung oleh Nvidia dan Oracle, seiring pasar melanjutkan kenaikan dari sesi perdagangan sebelumnya.

Equityworld Futures | Harga Emas Kembali Sentuh USD 5.200, Ini Pemicu Kenaikan Logam Mulia

Indeks S&P 500 ditutup naik 0,81 persen pada 6.946,13, sementara Nasdaq Composite menguat 1,26 persen ke posisi 23.152,08. Dow Jones Industrial Average bertambah 307,65 poin atau 0,63 persen menjadi 49.482,15.

Saham Nvidia naik 1,4 persen menjelang laporan keuangannya yang dijadwalkan dirilis setelah penutupan pasar, bersamaan dengan laporan dari raksasa perangkat lunak Salesforce dan Snowflake.

Laporan Nvidia hadir di tengah investor yang mulai menyesuaikan kembali valuasi tinggi saham teknologi serta meningkatnya skeptisisme terhadap belanja modal AI yang besar dari perusahaan hyperscaler.

“Apakah kepercayaan pasar ini dapat bertahan dalam beberapa hari ke depan sebagian akan bergantung pada laporan laba NVIDIA,” tulis Ulrike Hoffmann-Burchardi, chief investment officer untuk kawasan Amerika dan kepala global ekuitas di UBS, dalam sebuah catatan.

“Dengan hyperscaler mengumumkan peningkatan belanja modal dalam beberapa pekan terakhir, pasar memperkirakan produsen chip ini akan membukukan proyeksi pendapatan di atas konsensus disertai pertumbuhan penjualan yang kuat,” tambah dia.

Michael Rosen, chief investment officer di Angeles Investment Advisors, mengingatkan agar investor tidak bertaruh melawan CEO Jensen Huang, dengan mengatakan bahwa ia memainkan kartunya dengan sangat baik.

Ia juga melihat reli terbaru saham tersebut—yang mencatat kenaikan empat hari berturut-turut—sebagai peluang ambil untung bagi sebagian pelaku pasar di Wall Street.

Saham Oracle, yang juga bergerak di sektor kecerdasan buatan, melonjak 1 persen dan memimpin penguatan lanjutan saham perangkat lunak setelah mendapat peningkatan peringkat (upgrade) dari Oppenheimer, yang menilai profil risiko-imbal hasilnya menarik setelah koreksi sebelumnya.

Sektor perangkat lunak memperpanjang reli dari sesi sebelumnya, ketika iShares Expanded Tech-Software Sector ETF (IGV) naik hampir 2 persen. Pada Rabu, dana tersebut melonjak 3 persen, didorong penguatan saham seperti Palantir Technologies dan Microsoft.
Rosen menilai kekhawatiran investor terkait perangkat lunak dan AI “sedikit berlebihan.”

“Pasar, menurut saya, bergerak dari sekadar memasukkan semuanya ke dalam satu kategori dan mendorongnya naik, menjadi lebih selektif dalam menilai perusahaan mana yang lebih siap dibanding yang lain,” ujarnya.

Rosen juga mengatakan bahwa fase pasar “jual dulu, tanya belakangan” kini telah bergeser ke fase “tanya belakangan,” di mana “segala sesuatunya mungkin tidak semenakutkan sebelumnya.” Pada Selasa, indeks-indeks utama Wall Street menguat setelah kekhawatiran tentang disrupsi AI di berbagai industri mereda.

Saham perangkat lunak dan keamanan siber mencatat reli teknikal setelah Anthropic meluncurkan konektor dan plug-in baru untuk alat pekerja pengetahuannya, Claude Cowork, yang memungkinkan perusahaan menghubungkan alat AI tersebut dengan aplikasi yang sudah ada seperti Google Drive.

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Equityworld Futures | Wall Street Pulih Berkat Reli Saham Teknologi

Equityworld Futures | Wall Street Pulih Berkat Reli Saham Teknologi

Equityworld Futures | Saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), didorong oleh kenaikan yang kuat di sektor teknologi, sementara investor menunggu laporan pendapatan Nvidia.

Equityworld Futures | Bruk! Harga Emas Tiba-Tiba Ambruk Hampir 2% dalam 24 Jam, Ada Apa?

Mengutip Xinhua, Rabu, 25 Februari 2026, indeks Dow Jones Industrial Average naik 370,44 poin, atau 0,76 persen, menjadi 49.174,5. Indeks S&P 500 bertambah 52,32 poin, atau 0,77 persen, menjadi 6.890,07. Indeks Nasdaq Composite meningkat sebesar 236,41 poin, atau 1,04 persen, menjadi 22.863,68.

Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir positif. Sektor barang konsumsi non-esensial dan industri memimpin kenaikan, masing-masing naik 1,58 persen dan 1,23 persen. Sektor kesehatan dan energi memimpin penurunan, masing-masing turun 0,53 persen dan 0,11 persen.

Saham Advanced Micro Devices (AMD) melonjak 8,77 persen setelah pengumuman perjanjian multi-tahun dengan Meta. Kemitraan strategis ini melibatkan penyebaran hingga enam gigawatt unit pemrosesan grafis AMD untuk pusat data kecerdasan buatan. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Meta juga akan berinvestasi di perusahaan semikonduktor tersebut melalui waran berbasis kinerja hingga 160 juta saham.

Ekonomi AS tumbuh positif

Dari segi ekonomi, data awal Februari menunjukkan momentum positif dalam lanskap ketenagakerjaan AS. Menurut perusahaan pemrosesan penggajian ADP, jumlah karyawan swasta meningkat sebesar 12.750 untuk pekan yang berakhir pada 7 Februari. Ini menandai peningkatan mingguan keempat berturut-turut dan merupakan peningkatan mingguan terbesar sejak akhir November tahun sebelumnya.

Kepercayaan konsumen AS juga mengalami sedikit peningkatan pada periode Februari. Conference Board melaporkan indeks kepercayaan konsumennya naik 2,2 poin menjadi 91,2, naik dari angka 89 yang direvisi naik pada Januari.

Setelah pengumuman pendapatan, saham Home Depot naik 1,99 persen, sementara Hims & Hers Health turun 0,32 persen. Saham Whirlpool anjlok 13,87 persen setelah produsen peralatan rumah tangga tersebut mengumumkan rencana untuk menerbitkan saham baru senilai USD800 juta, sebagian untuk mengatasi kewajiban utang.

Sementara itu, saham FedEx ditutup kurang dari satu persen lebih tinggi setelah raksasa pengiriman paket tersebut mengajukan gugatan terhadap pemerintah federal AS terkait pengembalian tarif.

Para pelaku pasar kini dengan saksama menantikan hasil pendapatan triwulanan yang sangat dinantikan dari raksasa chip kecerdasan buatan Nvidia, yang dijadwalkan akan dirilis setelah pasar tutup pada Rabu.

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Equityworld Futures | Wall Street Terkapar, Pasar Asia Menguat

Equityworld Futures | Wall Street Terkapar, Pasar Asia Menguat

Equityworld Futures | Pasar saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Selasa (24/2/2026), berlawanan arah dengan Wall Street. Ini terjadi di tengah kekhawatiran baru terkait ancaman tarif Presiden AS Donald Trump dan potensi disrupsi kecerdasan buatan terhadap perusahaan perangkat lunak.

Equityworld Futures | Harga Emas Kembali Mengamuk, Tiba-Tiba Sudah Tembus US$5.200 Lagi

Melansir CNBC.com, Investor mencermati pernyataan Trump di Truth Social yang menyebut negara mana pun yang ingin “bermain-main” dengan putusan Mahkamah Agung akan menghadapi tarif yang jauh lebih tinggi.

Komentar tersebut muncul setelah Supreme Court of the United States pada Jumat membatalkan tarif yang diberlakukan berdasarkan International Emergency Economic Powers Act. Sebagai respons, Trump mengatakan akan mengenakan tarif global sebesar 15% berdasarkan Section 122 dari Trade Act 1974.

Pelaku pasar di Asia juga menanti keputusan suku bunga pinjaman utama China atau loan prime rate (LPR). LPR tenor satu tahun menjadi acuan pinjaman komersial baru, sementara LPR lima tahun menjadi patokan untuk kredit properti.

Pasar saham China daratan dibuka kembali setelah libur Tahun Baru Imlek. Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Index Hong Kong berada di level 26.869, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 27.081,91.

Di Korea Selatan, KOSPI melanjutkan reli pemecahan rekor dengan kenaikan 0,24%, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq melonjak 0,56%. Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,23%, sementara Topix bergerak datar.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turut menguat 0,12%. Sebaliknya, pada perdagangan semalam di AS, Dow Jones Industrial Average anjlok 1,66%, Nasdaq Composite turun 1,13%, dan S&P 500 melemah 1,04%.

Saham-saham keamanan siber kembali tertekan untuk hari kedua berturut-turut karena investor mengkhawatirkan alat keamanan berbasis kecerdasan buatan yang berpotensi menggeser model bisnis lama di sektor tersebut.

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Equityworld Futures | Harga Minyak Naik karena Tensi AS-Iran, Timah Melesat ke USD 46.559/Ton

Equityworld Futures | Harga Minyak Naik karena Tensi AS-Iran, Timah Melesat ke USD 46.559/Ton

Equityworld Futures | Harga minyak mentah dunia terpantau ditutup beragam pada penutupan perdagangan Jumat (20/2). Harga minyak Brent naik pada penutupan karena investor khawatir tentang tindakan militer Amerika Serikat (AS) seiring Presiden Donald Trump yang mendesak Iran untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir.

Equityworld Futures | Harga Emas Memperpanjang Kenaikan

Dikutip dari Reuters, Senin (23/2) harga minyak mentah Brent berjangka ditutup USD 71,76 per barel, naik 10 sen atau 0,14 persen. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup USD 66,39 per barel, turun 4 sen atau 0,06 persen.

Trump sebelumnya sudah mengatakan bahwa ada hal-hal buruk yang akan terjadi pada Iran jika tidak ada kesepakatan untuk mengakhiri pengembangan senjata nuklir.

Meski terpengaruh oleh situasi AS-Iran, analis senior di Price Futures Group, Phil Flynn, menjelaskan pasar minyak tidak terpengaruh oleh keputusan Mahkamah Agung AS yang menyatakan penggunaan undang-undang oleh Trump untuk mengenakan tarif global dalam keadaan darurat nasional sebagai tindakan yang tidak konstitusional.

“Keputusan tarif tampaknya tidak terlalu mempengaruhi kami. Saya rasa ada anggapan bahwa tarif akan diterapkan dengan cara lain,” kata Phill.

Selama sepekan, harga minyak mentah baik Brent maupun WTI sama-sama naik lebih dari 5 persen.

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Equityworld Futures | Wall Street Melemah di Tengah Kekhawatiran Kredit dan Ketegangan AS–Iran

Equityworld Futures | Wall Street Melemah di Tengah Kekhawatiran Kredit dan Ketegangan AS–Iran

Equityworld Futures | Indeks-indeks saham Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (19/2/2026), dengan indeks Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 300 poin. Pelemahan ini dipicu kekhawatiran investor terhadap sektor kredit swasta serta meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Melonjak Dua Hari Beruntun, Tembus US$4.997/Troy Ons di Tengah Tensi Geopolitik

Dikutip dari CNBC Internasional, indeks Dow Jones Industrial Average turun 267,5 poin (0,54%) menjadi 49.395,16. Sementara itu, S&P 500 melemah 0,28% ke 6.861,89, dan Nasdaq Composite juga turun 0,31% ke level 22.682,73.

Secara year-to-date, S&P 500 masih mencatat kenaikan tipis 0,2%, sedangkan Dow Jones menguat lebih dari 2%. Sebaliknya, Nasdaq yang didominasi saham teknologi justru turun lebih dari 2% sepanjang 2026.

Tekanan pasar dipicu aksi jual saham perusahaan kredit swasta setelah Blue Owl Capital mengumumkan pengetatan likuiditas investor menyusul penjualan aset pinjaman senilai US$ 1,4 miliar. Langkah ini memicu kekhawatiran investor terhadap potensi risiko dan kerugian di sektor pinjaman swasta yang kurang transparan.

Saham Blue Owl Capital anjlok sekitar 6%, diikuti pelemahan saham manajer aset besar lainnya seperti Blackstone dan Apollo Global Management yang masing-masing turun sekitar 5%.

Selain sektor keuangan, saham teknologi juga tertekan. Saham Salesforce turun lebih dari 1%, sementara Intuit melemah lebih dari 2%. Saham Cadence Design Systems bahkan merosot hampir 3%.

Tekanan pada sektor perangkat lunak terjadi di tengah kekhawatiran bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) berpotensi menggantikan sebagian besar perangkat lunak yang digunakan perusahaan saat ini.

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Ilustrasi Transaksi

Hubungi Kami

Equityworld Futures | Wall Street Menguat, Saham Amazon Lanjutkan Kenaikan

Equityworld Futures | Wall Street Menguat, Saham Amazon Lanjutkan Kenaikan

Equityworld Futures | Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (18/2/2026) waktu setempat (Kamis pagi WIB), didorong penguatan saham-saham teknologi raksasa seperti Nvidia dan Amazon.

Equityworld Futures | Harga Emas Diramal Bakal Menguat, Balik Lagi ke Level USD5.000

Kenaikan ini terjadi setelah kekhawatiran investor terhadap sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai mereda.

Mengutip Reuters, indeks S&P 500 naik 0,56 persen ke level 6.881,31. Indeks Nasdaq Composite yang sarat saham teknologi menguat 0,78 persen menjadi 22.753,64.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average bertambah 0,26 persen ke posisi 49.662,66.

Sepanjang sesi perdagangan, Nasdaq bahkan sempat melonjak hingga 1,4 persen sebelum memangkas sebagian penguatannya pada sesi sore.

Dari sisi sektoral, delapan dari 11 sektor dalam S&P 500 ditutup menguat.
Sektor energi memimpin kenaikan dengan lonjakan 2 persen, disusul sektor consumer discretionary yang naik 1 persen.

Meski indeks menguat, volume transaksi terpantau relatif tipis.

Sebanyak 16,8 miliar saham berpindah tangan di seluruh bursa AS, lebih rendah dibandingkan rata-rata 20 hari perdagangan terakhir yang mencapai 20,7 miliar saham.

Penguatan Wall Street terutama ditopang saham Nvidia yang naik 1,6 persen.

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Design a site like this with WordPress.com
Get started