Equityworld futures | Wall Street Bergejolak: S&P 500 dan Nasdaq Ditutup Naik Tipis, Dow Koreksi

Equityworld futures | Wall Street Bergejolak: S&P 500 dan Nasdaq Ditutup Naik Tipis, Dow Koreksi

Equityworld futures | Wall Street bergejolak dengan dua indeks utama ditutup menguat tipis setelah investor menahan napas jelang serangkaian data kinerja perusahaan teknologi besar, keputusan kebijakan Federal Reserve tentang pemotongan suku bunga, dan data ketenagakerjaan utama Amerika Serikat (AS), yang semuanya akan dirilis minggu ini.

Equityworld Futures | Harga Emas Merosot Dampak Penguatan Dolar AS

Senin (29/7), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 49,41 poin atau 0,12% ke 40.539,93, indeks S&P 500 menguat 4,44 poin atau 0,08% menjadi 5.463,54 dan indeks Nasdaq Composite naik 12,32 poin atau 0,07% menjadi 17.370,20.

Di antara 11 sektor pada indeks utama S&P 500, sektor barang konsumsi diskresioner merupakan pendorong terbesar dengan kontribusi terbesar dari Tesla, karena saham produsen kendaraan listrik tersebut menguat setelah Morgan Stanley menambahkannya ke daftar “pilihan utama” otomotif AS.

Sedangkan, persentase penurunan terbesar di antara sektor-sektor utama adalah sektor energi, yang turun 0,9% karena harga minyak turun.

Laporan kinerja triwulanan dari perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft dan Apple, Meta dan Amazon.com pada minggu ini akan memberikan petunjuk apakah saham teknologi rentan atau dapat memperpanjang reli baru-baru ini.

Di sisi lain, investor berharap bahwa The Fed akan mengakhiri pertemuannya pada hari Rabu dengan sinyal bahwa mereka sedang mempersiapkan pemotongan suku bunga pada bulan September dalam putusan kebijakannya.

Pada hari Jumat, investor akan memantau dengan saksama laporan penggajian non pertanian bulan Juli untuk tanda-tanda kemungkinan melemahnya pasar tenaga kerja.

“Dapat dimengerti bahwa kita bimbang,” kata Mona Mahajan, Principal and Senior Investment Strategist Edward Jones, menunjuk pada katalis yang akan datang dan kenaikan Wall Street pada hari Jumat.

“Pasar sebagian besar dalam mode tunggu dan lihat. Kami memiliki berita ekonomi besar minggu ini, baik pertemuan The Fed pada hari Rabu dan laporan pekerjaan pada hari Jumat. Kami juga memiliki laporan pendapatan besar yang keluar dari teknologi mega cap,” tambah dia.

Saham megacap teknologi telah mendominasi rekor Wall Street, mendorong investor untuk mengalihkan perhatian mereka ke saham-saham yang tertinggal seperti mid-cap dan small cap, yang diharapkan mendapat keuntungan dari lingkungan suku bunga rendah.

“Banyak investor ingin melihat apakah rotasi terkini yang kita lihat di pasar memiliki daya ungkit, atau apakah teknologi mega cap benar-benar bersinar melalui laporan pendapatannya,” tambah Mahajan.

Namun, indeks small-cap Russell 2000 turun 1% setelah tiga minggu berturut-turut naik.

Saham McDonald’s ditutup naik 3,7% setelah mengatakan bahwa kesepakatan makan seharga US$ 5, yang diluncurkan pada akhir Juni, populer di kalangan pelanggan yang menghindari pembelian dengan harga lebih tinggi. Akibatnya, raksasa makanan cepat saji itu melaporkan penurunan penjualan yang mengejutkan, yang pertama dalam 13 kuartal.

Sedangkan, saham Abbott Laboratories memangkas kerugian sebelumnya hingga ditutup turun 0,4%, setelah juri memerintahkan perusahaan perawatan kesehatan itu untuk membayar ganti rugi sebesar US$ 495 juta usai persidangan yang menemukan bahwa susu formulanya untuk bayi prematur telah menyebabkan penyakit berbahaya.

Perdagangan saham kripto juga tidak menentu dengan saham Coinbase Global ditutup turun lebih dari 3%. Sementara, saham Riot Platforms dan Marathon Digital berakhir turun lebih dari 5% setelah melonjak di awal hari ketika harga bitcoin mencapai titik tertinggi dalam tujuh minggu.

demo ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Melonjak Usai Investor Mencerna Data Inflasi AS

Equityworld Futures | Wall Street Melonjak Usai Investor Mencerna Data Inflasi AS

Equityworld Futures | Indeks bursa Amerika Serikat (AS) Wall Street melonjak pada perdagangan hari Jumat (26/7) setelah investor mencerna data inflasi terbaru.

Equityworld Futures | Pemilik Emas Siap-siap Sport Jantung, Harga Emas Bakal Bergerak Liar

Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 654,27 poin, atau 1,64%, berakhir di 40.589,34. S&P 500 naik 1,11%, ditutup pada 5.459,10 dan Nasdaq Composite meningkat 1,03%, mengakhiri perdagangan di 17.357,88.
Menurut CFRA Research, Sam Stovall, kenaikan pada Jumat lalu dipicu oleh kombinasi sentimen jenuh jual, kuatnya laporan PDB dari perkiraan pada Kamis (25/7), dan proyeksi Federal Reserve akan mulai menurunkan suku bunga karena ketahanan ekonomi.

Kemudian laporan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) menunjukkan tingkat inflasi yang rendah atau terkendali. PCE adalah ukuran inflasi yang dipantau oleh Federal Reserve untuk menentukan kebijakan moneter.

“Dengan penurunan (suku bunga) ini, peralihan besar terus berlanjut dan banyaknya peluang masih ada di pihak kita,” kata Stovall dikutip CNBC, Senin (29/7).

Di samping itu, para investor melanjutkan peralihan mereka ke sektor-sektor siklus pasar dan saham-saham berkapitalisasi kecil, dengan Russell 2000 naik 1,67%.

Saham-saham di sektor industri dan material juga menguat, masing-masing sektor S&P naik sekitar 1,7%. Saham 3M meroket 23% hingga memimpin kenaikan di sektor industri dan mencatatkan hari terbaiknya setidaknya sejak 1972.

Tak hanya itu, beberapa saham teknologi yang turun selama minggu ini juga mulai pulih, dengan Microsoft dan Amazon naik lebih dari 1%. Meta Platforms juga menguat hampir 3%. Sektor teknologi informasi S&P melonjak sekitar 1%.

Wall Street juga mengevaluasi indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) bulan Juni, yang merupakan ukuran inflasi favorit bank sentral. Secara bulanan, PCE utama naik 0,1% dan 2,5% dari tahun lalu, sesuai dengan perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.

Berita inflasi yang positif ini meningkatkan harapan investor untuk lebih banyak penurunan suku bunga tahun ini. Harga pasar berjangka Fed Funds memperkirakan penurunan suku bunga pada bulan September, November, dan Desember.
Presiden Mahoney Asset Management, Ken Mahoney, mengatakan bahwa angka-angka yang muncul telah menjadi lebih baik. Dalam perumahan dan real estate, investor mulai melihat beberapa tanda-tanda perbaikan.

Data tersebut muncul usai Wall Street ditutup bergejolak pada akhir pekan. Namun secara mingguan, S&P 500 turun 0,8%, sementara Nasdaq turun 2,1%.

Kedua indeks mencatat kerugian mingguan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak April. Sebaliknya Dow justru naik 0,8%, mencatatkan minggu positif keempat berturut-turut untuk pertama kalinya sejak Mei. Aksi ini terjadi karena investor tampaknya beralih ke saham-saham berkapitalisasi kecil dan saham-saham siklus.

Di sisi lain, saham pembuat perangkat medis Dexcom anjlok 41% setelah merilis panduan fiskal setahun penuh yang mengecewakan. Sebaliknya, perusahaan alas kaki Deckers melaporkan laba dan pendapatan kuartal pertama yang melampaui ekspektasi analis, mendorong sahamnya naik 6%.

demo ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Bursa Asia Mengekor Wall Street, Dibuka Kebakaran

Equityworld Futures | Bursa Asia Mengekor Wall Street, Dibuka Kebakaran

Equityworld Futures | Bursa Asia-Pasifik dibuka di zona merah pada perdagangan Kamis (25/7/2024), kembali mengekor bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street yang ditutup di zona merah kemarin akibat investor kecewa dengan hasil kinerja emiten teknologi di AS pada kuartal II-2024.

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Naik Didukung Pelemahan Dollar AS

Per pukul 08:26 WIB, indeks Nikkei 225 Jepang ambruk 2,96%, Hang Seng Hong Kong melemah 0,29%, Shanghai Composite China terkoreksi 0,35%, Straits Times Singapura terdepresiasi 0,58%, ASX Australia merosot 0,95%, dan KOSPI Korea Selatan anjlok 1,84%.

Dari Korea Selatan, perekonomian mengalami kontraksi pada kuartal II-2024, mencatat periode pertumbuhan negatif pertama dalam tiga bulan sejak tahap akhir pandemi Covid-19, terseret oleh menurunnya pendapatan.

Bank sentral Korea Selatan (Bank of Korea/BoK) melaporkan dalam perkiraan awal bahwa produk domestik bruto (PDB) Negeri Ginseng menyusut 0,2% selama periode April hingga Juni 2024 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Angka tersebut menandai kontraksi triwulanan pertama sejak triwulan keempat tahun 2022, ketika perekonomian masih menunjukkan tanda-tanda ketegangan terkait dengan pembatasan terkait pandemi.

Pendapatan domestik bruto, yang merupakan ukuran upah yang diperoleh, turun 1,3%.

Dalam tiga bulan pertama tahun ini, perekonomian mencatat pertumbuhan yang sangat pesat sebesar 1,3%, jauh melebihi prediksi. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat ekspansi sebesar 0,6% yang dicatat pada tiga kuartal sebelumnya.

Pada kuartal kedua, ekspor naik 0,9% karena kuatnya pengiriman mobil dan produk kimia, kata bank sentral. Konsumsi swasta turun 0,2% sementara konsumsi pemerintah naik 0,7%.

Di lain sisi, bursa Asia-Pasifik pada pagi hari ini cenderung mengikuti pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street yang ditutup berjatuhan kemarin, akibat investor kecewa dengan hasil kinerja emiten teknologi di AS pada kuartal II-2024.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup ambruk 1,25%, S&P 500 anjlok 2,31%, dan Nasdaq Composite longsor 3,64%.

Ambruknya S&P 500 dan Nasdaq disinyalir karena investor cenderung kecewa dengan hasil kinerja Alphabet (Google) dan Tesla pada kuartal II-2024, yang juga mempengaruhi ekspektasi kinerja keuangan big tech AS lainnya.

Kemarin, kinerja keuangan Alphabet (Google) pada kuartal II-2024 memang cukup menggembirakan, di mana pendapatan dan laba kuartal kedua berhasil melampaui ekspektasi analis. Namun sayangnya, pendapatan dari iklan di YouTube turun di bawah perkiraan konsensus.

Sedangkan di Tesla, laba bersihnya mengalami penurunan hingga 45% pada kuartal II-2024. Laba bersih Tesla dalam tiga bulan kedua tahun ini tercatat senilai US$ 1,48 miliar atau setara Rp 23,94 triliun (asumsi kurs Rp 16.200/US$), turun signifikan dari catatan setahun sebelumnya yang mencapai US$ 2,70 miliar (Rp 43,79 triliun).

Penurunan signifikan kinerja Tesla terjadi di tengah permintaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang mulai mendingin, serta perang harga sedang terjadi akibat munculnya banyak penantang baru di segmen industri otomotif ramah lingkungan.

Kerugian yang dialami Alphabet dan Tesla menggarisbawahi standar pendapatan yang tinggi untuk Magnificent Seven, yaitu sekumpulan tujuh saham teknologi megacap yang telah mencatatkan persentase kenaikan dua dan tiga digit pada tahun 2024.

Kenaikan ini didorong oleh optimisme seputar adopsi kecerdasan buatan (AI) dan ekspektasi dimulainya pemangkasan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) lebih awal.

Ketika saham-saham anjlok, Indeks Volatilitas Cboe (VIX), yang dikenal sebagai pengukur ketakutan pasar di Wall Street, berada di angka 18,35, tertinggi sejak 19 April lalu.

Meskipun kinerja perusahaan-perusahaan teknologi raksasa ini mengecewakan pasar, tetapi musim rilis kinerja keuangan pada kuartal II-2024 secara keseluruhan dimulai dengan baik. Berdasarkan data dari FactSet, lebih dari 25% emiten di S&P 500 telah melaporkan pendapatan kuartal kedua mereka, dengan sekitar 80% di antaranya melampaui ekspektasi.

demo ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Betah di USD2.402/Ons

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Betah di USD2.402/Ons

Equityworld Futures | Harga emas dunia masih sideways pada pembukaan perdagangan hari ini. Secara teknikal, emas dunia masih berusaha bertahan pada posisi USD2.400 per ons.

Equityworld Futures | Harga Emas di Tengah Pengunduran Joe Biden dari Pilpres AS

Emas dunia acuan XAU/USD betah di posisi USD2.402 per ons atau naik 0,24 persen pada pembukaan perdagangan hari ini. Emas dunia sudah naik 22,77 persen dalam setahun. Emas dunia masih mendekati level tertingginya dalam setahun di USD2.483 per ons.

Praktisi pasar Maurits Wattimena menuturkan dari perspektif teknis, XAU/USD akan terus berupaya untuk tetap berada di level USD2.400 per ons karena. Kondisi pasar yang lebih cenderung ke kebijakan dovish dan data inflasi, menunjukkan kemungkinan pemangkasan tingkat suku bunga akan dilakukan pada September ini.

“Pada awal pekan ini, perdagangan emas dibuka pada level USD2400.94 per ons, kemudian mengalami sedikit penguatan hingga mencapai level USD2413.19 per ons sebelum kembali melemah dan berada di level USD2403.06 per ons,” jelas dia dikutip dari Investing, Selasa, 23 Juli 2024.

Dia menuturkan pelemahan ini dipicu oleh keputusan yang diambil oleh Joe Biden untuk membatalkan pencalonan Presiden AS. Pasar bereaksi atas keputusan tersebut sehingga membuat Dolar AS mengalami penguatan dan memberikan tekanan kepada Emas.

“Momentum negatif pada awal minggu ini diperkirakan hanya bersifat sementara karena pasar merespons dengan cepat, dan kecenderungan Bullish diperkirakan akan kembali dimulai pada pertengahan minggu ini” tegas dia.

Fluktuasi harga emas dunia

Fluktuasi harga XAU/USD diperkirakan akan sangat signifikan akibat banyaknya berita ekonomi tingkat tinggi yang akan dirilis selama minggu ini. Potensi ketidakpastian dari situasi geopolitik dan berita fundamental ekonomi akan memainkan peran utama. Oleh karena itu, pernyataan yang disampaikan oleh para pejabat bank sentral akan menjadi fokus perhatian yang besar.

“Dari sudut pandang analisis kami, harga emas saat ini masih dalam sikap wait and see meskipun terdapat potensi kuat untuk tren bullish. Pelemahan yang terjadi pada awal minggu diperkirakan akan mengalami rebound di pertengahan minggu karena data ekonomi penting akan mulai dirilis pada periode tersebut,” jelas dia.

Dia memperkirakan harga puncak XAU/USD minggu ini akan berada sekitar level USD2461.06 per ons. Namun, untuk mencapai level tersebut, emas harus melewati level psikologis USD2410 per ons, yang menandai awal dari tren bullish, dan kemudian menguat lebih lanjut hingga mencapai level USD2428 per Ons.

demo ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Tenggelam Gegara Aksi Profit Taking Saham Teknologi

Equityworld Futures | Wall Street Tenggelam Gegara Aksi Profit Taking Saham Teknologi

Equityworld Futures | New York: Laju Wall Street terkoreksi pada penutupan perdagangan kemarin (Jumat WIB). Investor melakukan aksi profit taking terhadap saham-saham teknologi.

Equityworld Futures | Inflasi AS Diumumkan Hari Ini, Pemilik Emas Banyakin Doa Ya!

Melansir Investing.com, Jumat, 12 Juli 2024, laju Indeks komposit Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,08 persen. Sementara itu indeks komposit Nasdaq melemah 1,95 persen. Kemudian indeks komposit S&P500 melemah 0,88 persen.

Investor beralih dari teknologi setelah laporan inflasi utama menunjukkan harga konsumen secara tak terduga turun setiap bulannya untuk pertama kalinya sejak 2020.

Investor melakukan aksi jual terhadap perusahaan teknologi besar dengan saham kelas berat seperti Nvidia (NVDA) turun lebih dari lima persen. Sementara seluruh kelompok saham Magnificent 7 mengalami hari terburuknya dalam hampir setahun.
Saham Tesla (TSLA) menghentikan kenaikan beruntun 11 hari dengan turun lebih dari 8 persen pada hari terburuk sejak Januari setelah Bloomberg melaporkan bahwa pembuat EV akan menunda peluncuran robotaxi-nya.

Investor berbondong-bondong menilai sektor-sektor sensitif seperti Real Estat (XLRE) dan Utilitas (XLU) menyusul angka inflasi bulan Juni yang lebih rendah dari perkiraan.

Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan lalu turun 0,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan hanya meningkat tiga persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tahunan tersebut merupakan kenaikan harga konsumen paling lambat sejak awal 2021.
Tren penurunan suku bunga
Kenaikan saham meningkat minggu ini karena Ketua Fed Jerome Powell menyatakan kondisinya hampir tepat bagi Federal Reserve untuk mulai melakukan penurunan suku bunga.

Inflasi Kamis, 11 Juli 2024, tampaknya memperkuat perkiraan penurunan suku bunga pada bulan September, dengan sekitar 90 persen pedagang mengharapkan hasil seperti itu, menurut alat CME FedWatch.

Musim pendapatan lainnya dimulai Jumat ketika JPMorgan Chase (JPM), Wells Fargo (WFC), dan Citigroup (C) semuanya melaporkan hasil kuartal kedua mereka.

demo ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Makin Mahal, Harga Emas Tembus Rekor Lagi!

Equityworld Futures | Makin Mahal, Harga Emas Tembus Rekor Lagi!

Equityworld Futures | Harga emas hari ini keluaran Logam Mulia Antam 24 karat, Jumat (5/7/2024), kembali mengalami kenaikan. Harga emas hari ini naik Rp 5.000 per gram dan tembus ke level tertinggi di Rp 1.383.000 per gram.

Equityworld Futures | Harga Emas Tembus Rekor Termahal!

Untuk satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram saat ini berada di angka Rp 741.500. Sementara itu harga emas 10 gram dijual sebesar Rp 13.325.000. Sedangkan untuk ukuran emas yang terbesar, yakni 1.000 gram (1 kg) dibanderol dengan harga sebesar Rp 1.323.600.000.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, pergerakan harga emas hari ini dari Antam terpantau bergerak di rentang Rp 1.350.000/gram-Rp 1.383.000/gram. Sementara dalam sebulan terakhir pergerakannya ada di rentang Rp 1.328.000/gram-Rp 1.383.000/gram.

Sementara harga emas hari ini untuk buyback emas Antam ikut mengalami kenaikan sebesar Rp 3.000 per gram dan masih berada di level Rp 1.251.000 per gram. Harga buyback ini berarti jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah sebesar 0,45%, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.

demo ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Hari Ini Lompat Tinggi!

Equityworld Futures | Harga Emas Hari Ini Lompat Tinggi!

Equityworld Futures | Harga emas hari ini keluaran Logam Mulia Antam 24 karat, Jumat (28/6/2024), naik tinggi. Harga emas hari ini naik hingga Rp 10.000 per gram dan berada di level Rp 1.360.000 per gram.

Equityworld Futures | Harga Emas Turun Dalam Sebulan, BRMS Optimistis Kinerja Terjaga

Untuk satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram saat ini berada di angka Rp 730.000. Sementara itu harga emas 10 gram dijual sebesar Rp 13.095.000. Sedangkan untuk ukuran emas yang terbesar, yakni 1.000 gram (1 kg) dibanderol dengan harga sebesar Rp 1.300.600.000.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, pergerakan harga emas hari ini dari Antam terpantau bergerak di rentang Rp 1.350.000/gram-Rp 1.371.000/gram. Sementara dalam sebulan terakhir pergerakannya ada di rentang Rp 1.328.000/gram-Rp 1.371.000/gram.

Sementara harga emas hari ini untuk buyback emas Antam ikut mengalami kenaikan hingga Rp 15.000 per gram dan berada di level Rp 1.235.000 per gram. Harga buyback ini berarti jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah sebesar 0,45%, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.

demo ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Sempat Berkilau, Harga Emas Dunia Tergelincir Gegara Penguatan Dolar

Equityworld Futures | Sempat Berkilau, Harga Emas Dunia Tergelincir Gegara Penguatan Dolar

Equityworld Futures | Harga emas tergelincir pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), terpukul oleh kenaikan dolar dan imbal hasil Treasury karena investor menunggu data inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini yang dapat memberikan isyarat mengenai waktu penurunan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini.

Equityworld Futures | Harga Emas Diramal Turun Efek Menguatnya Dolar

Melansir Yahoo Finance, Rabu, 26 Juni 2024, harga emas di pasar spot turun 0,6 persen menjadi USD2.318,82 per ons. Sedangkan emas berjangka AS ditutup 0,6 persen lebih rendah menjadi USD2.330,80.

Adapun, dolar menguat 0,2 persen terhadap para pesaingnya, sehingga membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara imbal hasil acuan 10-tahun juga naik tipis.

Dana yang diperdagangkan di bursa emas (ETF) yang didukung secara fisik secara global, merupakan kategori permintaan yang penting, mengalami arus masuk minggu lalu sebesar USD212 juta, atau 2,1 metrik ton, menurut Dewan Emas Dunia.

Emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil mencapai rekor tertinggi USD2.449,89 pada 20 Mei dan naik 12 persen sepanjang tahun ini, didukung oleh harapan penurunan suku bunga Fed dan pembelian yang kuat oleh bank sentral di tengah ketegangan geopolitik.

Menanti data ekonomi AS

Minggu ini, para pedagang menantikan perkiraan produk domestik bruto kuartal pertama AS yang akan dirilis pada Kamis dan laporan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) pada Jumat.

Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee memperkirakan inflasi akan lebih dingin sebagai bagian dari proses yang akan membuka pintu bagi penurunan suku bunga. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan.

Di tempat lain, perak spot turun 2,5 persen menjadi USD28,88 per ons, sementara platinum turun 1,4 persen menjadi USD980,86 dan paladium turun 4,1 persen menjadi USD939,45.

demo ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Hari Ini Lompat Tinggi!

Equityworld Futures | Harga Emas Hari Ini Lompat Tinggi!

Equityworld Futures | Harga emas hari ini keluaran Logam Mulia Antam 24 karat, Selasa (25/6/2024), naik cukup tinggi mendekati rekor tertinggi. Harga emas hari ini naik Rp 8.000 per gram dan berada di level Rp 1.368.000 per gram.

Equityworld Futures | Harga Emas Melemah, Fokus Beralih ke Data Inflasi AS

Untuk satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram saat ini berada di angka Rp 734.000. Sementara itu harga emas 10 gram dijual sebesar Rp 13.175.000. Sedangkan untuk ukuran emas yang terbesar, yakni 1.000 gram (1 kg) dibanderol dengan harga sebesar Rp 1.308.600.000.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, pergerakan harga emas hari ini dari Antam terpantau bergerak di rentang Rp 1.342.000/gram-Rp 1.371.000/gram. Sementara dalam sebulan terakhir pergerakannya ada di rentang Rp 1.325.000/gram-Rp 1.371.000/gram.

Rincian Harga Emas Hari Ini dari Antam 1 Gram hingga 1.000 Gram

Harga emas batangan 0,5 gram Rp 734.000

Harga emas batangan 1 gram Rp 1.368.000

Harga emas batangan 2 gram Rp 2.676.000

Harga emas batangan 3 gram Rp 3.989.000

Harga emas batangan 5 gram Rp 6.615.000

Harga emas batangan 10 gram Rp 13.175.000

Harga emas batangan 25 gram Rp 32.812.000

Harga emas batangan 50 gram Rp 65.545.000

Harga emas batangan 100 gram Rp 131.012.000

Harga emas batangan 250 gram Rp 327.265.000

Harga emas batangan 500 gram Rp 654.320.000

Harga emas batangan 1000 gram Rp 1.308.600.000

Demikian rincian harga emas hari ini keluaran Antam 1 gram hingga 1.000 gram, Selasa (25/6/2024).

demo ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Berusaha Rebound Pada Senin (24/6) Pagi, Setelah Anjlok Pekan Lalu

Equityworld Futures | Harga Emas Berusaha Rebound Pada Senin (24/6) Pagi, Setelah Anjlok Pekan Lalu

Equityworld Futures | Harga emas berusaha rebound pada awal pekan ini, setelah turun di akhir pekan lalu. Senin (24/6) pukul 07.18 WIB, harga emas untuk pengiriman Agustus 2024 di Commodity Exchange ada di US$ 2.331,90 per ons troi, naik 0,03% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 2.331,20 per ons troi.

Equityworld Futures | Harga Emas Melemah, Nasibnya Kini Bergantung ke China

Harga emas berusaha rebound setelah anjlok di pekan lalu.

Mengutip Bloomberg, pekan lalu, harga emas turun hingga 1,3% setelah rilis data manufaktur dan jasa AS tumbuh lebih kuat dari perkiraan, mendorong para pedagang untuk memikirkan kembali waktu jalur penurunan suku bunga Federal Reserve.

“Data PMI yang kuat mungkin mendorong The Fed untuk memberi sinyal sikap yang lebih hawkish,” kata Bart Melek, kepala strategi komoditas global di TD Securities seperti dikutip Bloomberg.

Para pejabat The Fed pekan lalu memberi isyarat bahwa mereka hanya akan memangkas suku bunga satu kali pada tahun ini.

Sementara itu, investor mencari tanda-tanda soft landing yang akan membenarkan penurunan suku bunga AS dalam waktu dekat.

demo ewf
Demo Equityworld

Design a site like this with WordPress.com
Get started