Equityworld Futures | Data Pekerjaan AS Bikin Cemas, Harga Emas Jadi Lemas

Equityworld Futures | Data Pekerjaan AS Bikin Cemas, Harga Emas Jadi Lemas

Equityworld Futures | Harga emas melemah setelah rilis data pekerjaan Amerika Serikat. Data pekerjaan tersebut memberikan sinyal pendekatan hati-hati terhadap pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve. Sementara dolar yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil Treasury membatasi kerugian karena pasar menunggu isyarat ekonomi lebih lanjut.

Equityworld Futures | Harga Emas Naik Tipis, Data Ekonomi AS Jadi Sorotan

Berdasarkan data Refinitiv pada perdagangan awal Rabu (4/12/2024) pukul 6.23 WIb harga emas di pasar spot tercatat US$2.641,72 per troy ons, melemah 0,07% dari posisi sebelumnya.

Harga emas dunia melemah dipengaruhi oleh data JOLTs mengonfirmasi ekspektasi kami akan pemulihan di pasar tenaga kerja, yang meredakan kekhawatiran akan perlambatan signifikan di pasar tenaga kerja menjelang laporan penggajian nonpertanian hari Jumat,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities.

Laporan pekerjaan yang kuat dapat menyebabkan The Fed mengambil sikap hati-hati dalam memangkas suku bunga. Fokus investor beralih ke laporan ketenagakerjaan ADP dan pidato Ketua The Fed Jerome Powell pada hari Rabu, menjelang laporan penggajian hari Jumat.

Para pedagang saat ini memperkirakan peluang sebesar 74% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember.

Imbal hasil Treasury 10 tahun turun ke level terendah lebih dari sebulan, dan dolar juga turun 0,3%, membatasi kerugian dalam emas batangan.

Analis di JPMorgan dan HSBC menyoroti peran emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik, mencatat bahwa meningkatnya ketegangan dan konflik global telah meningkatkan daya tariknya.

Mereka menekankan bahwa kebijakan Presiden terpilih Trump dapat semakin meningkatkan risiko geopolitik, yang berpotensi menguntungkan emas sebagai aset safe haven menjelang tahun 2025.

“Kami yakin aksi jual emas pasca pemilu merupakan kesalahan yang disebabkan oleh posisi, bukan perubahan besar,” catat JP Morgan, yang memperkirakan harga dapat naik mendekati $3.000/oz pada tahun 2025 karena permintaan fisik dan posisi berjangka yang tidak terlalu bergejolak akan menjadi landasan bagi kenaikan harga lebih lanjut pada tahun 2025.

Emas, yang tidak membayar bunga apa pun, secara historis berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama periode ketidakpastian geopolitik.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Beragam, Didorong Kenaikan Saham Teknologi

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Beragam, Didorong Kenaikan Saham Teknologi

Equityworld Futures | Wall Street dengan indeks Nasdaq dan S&P 500 mencetak rekor penutupan tertinggi pada perdagangan Senin (2/11/2024) waktu setempat. Kenaikan ini didorong oleh saham-saham teknologi menyusul kenaikan pasar yang kuat pada bulan November. Sementara, investor menunggu data ekonomi minggu ini termasuk laporan pekerjaan bulanan utama pada hari Jumat.

Equityworld Futures | Pesta Cuan Bubar! Harga Emas Ambles, Trump Jadi Biang Kerok

Mengutip Investing, Dow Jones Industrial Average turun 128,65 poin, atau 0,29 persen, menjadi 44.782,00. S&P 500 naik 14,77 poin, atau 0,24 persen menjadi 6.047,15 dan Nasdaq Composite naik 185,78 poin, atau 0,97 persen menjadi 19.403,95.

Indeks saham teknologi, layanan komunikasi, dan barang konsumsi masing-masing naik sekitar 1 persen pada hari Senin, sementara sektor S&P 500 lainnya turun. Saham Tesla (NASDAQ:TSLA) naik 3,5 persen, dengan Stifel menaikkan target harga sahamnya.

“Kami melihat pasar yang sedang dalam periode kuat secara musiman merangkak naik,” kata Rick Meckler, mitra di Cherry Lane Investments, kantor investasi keluarga di New Vernon, New Jersey.

Pada sepekan lalu, Dow Jones sudah naik 1,4 persen, sehingga kenaikannya di bulan November mencapai 7,5 persen.

S&P 500 dan Nasdaq Composite naik 1,1 persen selama seminggu, mengakhiri bulan dengan kenaikan masing-masing melebihi 5 persen dan 6 persen. Adapun November menandai kinerja bulanan terkuat tahun ini untuk Dow dan S&P 500.

Fokus utama minggu ini adalah rilis laporan ketenagakerjaan November pada hari Jumat. Ahli strategi di JPMorgan memproyeksikan penggajian nonpertanian meningkat sebesar 275.000, bangkit dari kenaikan moderat di bulan Oktober sebesar 12.000.

Pertumbuhan yang diharapkan ini mencakup peningkatan sekitar 125.000 pekerjaan, yang dikaitkan dengan penyelesaian pemogokan Boeing (NYSE:BA) dan kembalinya para pekerja setelah gangguan yang disebabkan oleh badai Helene dan Milton.

Untuk tingkat pengangguran, para ahli strategi memperkirakan kenaikan sedikit menjadi 4,2 persen, naik dari 4,1 persen pada bulan Oktober, karena faktor-faktor khusus ini kemungkinan akan berdampak lebih kecil pada ukuran ini.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Melonjak Pekan Lalu, Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor

Equityworld Futures | Wall Street Melonjak Pekan Lalu, Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor

Equityworld Futures | Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street melonjak pada perdagangan Jumat (29/11), mengakhiri November dengan positif bagi pasar saham. Indeks Dow Jones dan S&P 500 mencatat rekor baru untuk level intraday atau sepanjang hari maupun penutupan.

Equityworld Futures | Analisa Harga Emas Minggu Ini, Lanjut Turun atau Tambah Mahal Lagi?

S&P 500 naik 0,56% ke 6.032,38, Nasdaq Composite terapresiasi 0,83% ke 19.218,17, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 188,59 poin, atau 0,42% ke level 44.910,65.

Kenaikan ini didorong oleh saham-saham di bisnis chip, setelah laporan Bloomberg menyebut bahwa kebijakan pemerintahan Biden untuk membatasi penjualan peralatan semikonduktor ke Cina mungkin lebih ringan dari perkiraan. Saham Lam Research naik lebih dari 3%, Nvidia melonjak lebih dari 2%, dan ETF Semikonduktor iShares (SOXX) bertambah 1,3%.

Kenaikan saham yang lebih luas juga mendorong S&P 500 mencetak rekor baru, dengan sekitar 60% emitennya ditutup di zona hijau. Pergerakan ini menandai kinerja pasar saham yang solid di akhir pekan dan bulan lalu, didukung oleh reli pasca pemilu usai kemenangan Presiden terpilih Donald Trump.

Dow Jones naik 1,4% dalam sepekan, menjadikan kenaikan November sebesar 7,5%. S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing naik 1,1% pekan ini, menutup November dengan kenaikan lebih dari 5% dan 6%. November menjadi bulan terbaik tahun 2024 bagi Dow dan S&P 500.

Russell 2000, yang berfokus pada saham berkapitalisasi kecil, unggul pada November, didorong oleh ekspektasi rencana pemotongan pajak Trump. Indeks ini melonjak 10,8% bulan ini dan menguat 1,2% pekan ini. Menurut Pakar Strategi Investasi di Baird Private Wealth Management, Ross Mayfield, November membuktikan bahwa kondisi sebelum pemilu tidak banyak berubah setelahnya. Ia mengatakan bahwa memasuki bulan Desember, sulit menghentikan tren pasar yang terus naik karena banyak faktor yang mendukung.

“Seperti pemilu yang sudah selesai dan dorongan musiman yang masih berlanjut,” kata Mayfield dikutip CNBC, Senin (2/12). Kenaikan saham di akhir tahun ini didukung oleh harapan bahwa suku bunga akan terus menurun dan mendorong perekonomian AS.

Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, ada peluang 66% bahwa bank sentral akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan kebijakan Desember ini. Pasar saham tutup pada Kamis dan hanya beroperasi hingga pukul 1 siang ET pada Jumat untuk memperingati libur Thanksgiving. Volume perdagangan pada Jumat di Bursa Efek New York dan Nasdaq tercatat kurang dari dua pertiga rata-rata harian selama 30 hari terakhir.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Turun 2% Sepekan, Penguatan Dolar AS dan Konflik Geopolitik Membayangi

Equityworld Futures | Harga Emas Turun 2% Sepekan, Penguatan Dolar AS dan Konflik Geopolitik Membayangi

Equityworld Futures | Harga emas naik pada hari Jumat (29/11), dibantu oleh sedikit penurunan dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Meski naik hari ini, harga emas berada di jalur penurunan mingguan karena pasar menunggu data utama AS untuk wawasan lebih lanjut tentang arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Equitytworld Futures | Harga Emas di Pasar Spot Naik Lagi Dipicu Pelemahan Dolar AS dan Data Inflasi

Jumat (29/11) pukul 11.36 WIB, harga emas spot naik 0,7% menjadi US$ 2.660,03 per ons troi. Namun, emas batangan turun 2% sejauh minggu ini.

Harga emas berjangka AS naik 0,8% menjadi US$ 2.659,70.

Indeks dolar turun 0,2, meningkatkan daya tarik emas bagi pemegang mata uang lainnya.

“Meningkatnya ketegangan geopolitik membuat investor berbondong-bondong membeli emas dengan harapan dapat memanfaatkan potensi kenaikan harga,” kata Brian Lan, direktur pelaksana di dealer GoldSilver Central yang berbasis di Singapura kepada Reuters.

Dia menambahkan bahwa pelemahan tipis dolar AS menyokong harga emas naik.

Militer Israel mengatakan angkatan udaranya menyerang fasilitas yang digunakan oleh Hizbullah untuk menyimpan roket jarak menengah di Lebanon selatan pada hari Kamis di tengah tuduhan pelanggaran gencatan senjata bersama. Selain itu, Rusia pada hari Kamis melancarkan serangan besar keduanya terhadap infrastruktur energi Ukraina bulan ini, yang memicu pemadaman listrik besar-besaran di seluruh negeri.

Emas batangan secara tradisional dipandang sebagai investasi yang aman selama ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, seperti perang konvensional atau perang dagang.

“Harga emas dapat menguji atau turun di bawah level kunci US$ 2.600, dengan logam tersebut kemungkinan akan tetap dalam fase konsolidasi hingga Desember,” imbuh Lan. Pasar memperkirakan peluang sebesar 66,5% dari pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Federal Reserve pada bulan Desember, menurut alat CME Fedwatch. Ini akan menandai pemangkasan ketiga pada tahun 2024.

Rilis data utama AS minggu depan, termasuk lowongan pekerjaan, laporan ketenagakerjaan ADP, dan laporan ketenagakerjaan, diharapkan dapat memberikan petunjuk tentang prospek pemangkasan suku bunga Fed.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Hari Ini Naik Tipis, Pasar Antisipasi The Fed dan Perang Ukraina

Equityworld Futures | Harga Emas Hari Ini Naik Tipis, Pasar Antisipasi The Fed dan Perang Ukraina

Equityworld Futures | Harga emas hari ini naik tipis di pasar global. Emas bergerak terbatas pekan ini lantaran pelaku pasar fokus pada arah suku bunga AS (The Fed), sementara risiko perang di Ukraina meningkat.

Equitytworld Futures | Harga Emas di Pasar Spot Naik Lagi Dipicu Pelemahan Dolar AS dan Data Inflasi

Mengutip data Bloomberg, Jumat (29/11) pukul 11.28 WIB, harga emas spot diperdagangkan di level US$ 2.659 per troi ons. Harga emas naik sekitar 0,83% dibandingkan penutupan sesi sebelumnya.

Harga logam mulia bergerak terbatas hari ini di tengah perdagangan yang tipis karena libur Thanksgiving di AS. Sementara, investor tengah mempertimbangkan prospek penurunan suku bunga The Fed dan meningkatnya ketegangan di Ukraina.

Melansir Bloomberg, hari ini, pasaw swap memperkirakan lebih dari 60% peluang bagi The Fed untuk memangkas suku bunga pada Desember nanti. Di sisi lain, pasar memantau ancaman baru dari Rusia, setelah Presiden Vladimir Putin memperingkatkan bahwa pasukannya dapat menyerang pusat pemerintahan di Kyiev dengan rudal balistik baru. Ini berisiko meningkatkan perang di Ukraina.

Sepekan ini, harga emas turun sekitar 3%, setelah gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah. Konflik yang mereda mengurangi permintaan safe haven.

Toh, tahun ini, harga emas masih naik hampir 30%, walaupun kenaikannya telah berbalik bulan ini pasca-kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS. Kemenangan Trump menguatkan nilai dollar AS, sehingga emas menjadi lebih mahal bagi banyak pembeli non-dollar.

Namun, pekan ini, dollar AS berada di jalur penurunan mingguan untuk pertama kalinya dalam delapan minggu terakhir. Indeks dollar turun 1% pekan ini, dan menjadi potensi positif bagi emas, jika pelemahan dollar berlanjut.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Menguat Terdorong oleh Pemilihan Menkeu AS

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Menguat Terdorong oleh Pemilihan Menkeu AS

Equityworld Futures | Saham-saham AS berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena pasar ekuitas melanjutkan reli minggu lalu sementara investor bersiap-siap untuk pekan laporan keuangan yang sibuk.

Equityworld Futures | Harga Emas Anjlok Dampak Gencatan Senjata Israel-Hizbullah

Melansir Xinhua, Selasa, 26 November 2024, indeks Dow Jones Industrial Average naik 440,06 poin atau 0,99 persen menjadi 44.736,57, mencapai level tertinggi sepanjang masa.

Indeks S&P 500 bertambah 18,03 poin, atau 0,30 persen, menjadi 5.987,37. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 51,18 poin, atau 0,27 persen, menjadi 19.054,83.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir dalam zona hijau, dengan sektor real estat dan consumer discretionary memimpin kenaikan dengan masing-masing naik sebesar 1,28 persen dan 0,99 persen.

Sementara itu, sektor energi dan teknologi memimpin para penghambat dengan kehilangan 2,01 persen dan 0,35 persen.

Calon menkeu AS

Scott Bessent, pendiri Key Square Group, dipandang oleh para investor sebagai pilihan yang ramah pasar yang kemungkinan besar akan mendukung pertumbuhan ekuitas.

Pencalonannya sebagai Menteri Keuangan AS juga dipandang sebagai pengaruh moderat terhadap kebijakan proteksionisme Presiden terpilih Donald Trump, termasuk sikapnya yang kontroversial dalam mengenakan pajak impor.

Deutsche Bank menetapkan target ambisius sebesar 7.000 poin untuk S&P 500 pada akhir 2025, dengan alasan pertumbuhan pendapatan yang kuat dan kondisi pasar yang menguntungkan.

Sementara itu, Barclays merevisi proyeksi S&P 500 tahun 2025 menjadi 6.600, naik dari target sebelumnya sebesar 6.500, didorong oleh ekonomi AS yang tangguh, meredanya tekanan inflasi, dan potensi pendapatan yang kuat dari perusahaan-perusahaan teknologi berkapitalisasi besar.

Para investor akan terus memantau laporan keuangan emiten dan indikator-indikator ekonomi minggu ini untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai momentum pasar.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Turun, Stok Emas Antam Kosong

Equityworld Futures | Harga Emas Turun, Stok Emas Antam Kosong

Equityworld Futures | Di tengah kenaikkan harga emas, stock logam mulia keluaran PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami kekosongan stok.

Equityworld Futures | Kekuatan AS & Perang Arab Bentrok: Bagaimana Nasib Emas Pekan Ini?

Merujuk situs logammulia.com pada Minggu (24/11), sebagian besar pecahan emas antam tidak dapat dibeli karena belum tersedia. Di Butik Emas LM Setiabudi dan Butik Emas cabang Serpong, Tangerang, hanya pecahan 0,5 yang tersedia, selebihnya mulai dari 1 gram sampai dengan 1000 gram tidak tersedia.

Kemudian di Butik Emas cabang Graha Dipta Pulo Gadung, emas batangan yang tersedia hanya pecahan 0,5gram, 250 gram, dan 500 gram. Sementara di Butik Emas Gedung Antam, yang tersedia hanya pecahan 0,5 gram, 500 gram, dan 1000 gram. Pecahan lainnya tidak tidak tersedia di cabang ini.

Sekretaris Perusahaan ANTM, Syarif Faisal Alkadrie mengatakan ketidakterserdiaan ini adalah imbas dari penurunan harga emas beberapa waktu lalu. Menurutnya sekitar dua pekan lalu terjadi tren penurunan harga yang mendorong masyarakat memburu emas secara signifikan. Maka dari itu seluruh saluran penjualan Perusahaan, yaitu Butik Emas Logam Mulia, Wholesale, dan e-commerce, mengalami ketidakterserdiaan stok.

“Sekitar 1-2 pekan lalu sempat turun, setelah itu tren pembeliannya terus meningkat,” katanya kepada KONTAN, Minggu (24/11).

Untuk diketahui sekitar pekan lalu harga emas sempat turun hingga Rp 1.466.000 pada 14 November 2024. Kemudian saat ini sudah rebound ke Rp 1.541.000 pada 24 November 2024. Meski sudah pulih tetapi harganya masih lebih rendah 0,38% atau 6.000 dari awal bulan yang sebesar 1.547.000 pada 1 November 2024.

Faisal pun mengatakan Antam terus berupaya memenuhi permintaan logam mulia dengan memaksimalkan dan mengoptimalkan kapasitas produksi, serta berfokus pada penyediaan produk sesuai dan secara aktif memastikan distribusi produk berjalan lancar, sehingga dapat memenuhi tingginya permintaan pasar.

Analis Mata Uang dan Komoditas Doo Financial Futures, Lukman Leong menjelaskan permintaan yang tinggi tidak serta-merta terjadi karena faktor harga. Oleh sebab itu meskipun harga Antam kembali naik, tetapi investor tetap membelinya. Sebab, “permintaan emas umumnya identik dengan kekuatiran geopolitik maupun ekonomi yang lesu,” katanya kepada KONTAN, Minggu (24/11).

Di samping itu, harga emas sempat turun beberapa waktu lalu akibat kabar kemenangan Trump. Kemudian emas rebound dengan cepat mencerminkan fundamental yang kuat, dan menunjukkan bahwa logam mulia ini tetap menjadi aset yang diandalkan di tengah ketidakpastian.

Maka dari itu Lukman menilai permintaan emas Antam masih akan meningkat, mengingat investor domestik umumnya mengikuti perkembangan luar negeri. Sentimen eskalasi di perang Ukraina dan potensi perang dagang global akan semakin mendukung permintaan.

Ia memperkirakan harga emas antam masih akan naik mengikuti kenaikan harga internasional yang diperkirakan akan berkisar US$ 2.800 pada awal tahun depan. Dengan demikian, proyeksi harga emas Antam pada awal tahun depan pun sekitar Rp 1,6 juta per gram.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Reli: Dow, S&P Capai Level Tertinggi 1 Minggu

Equityworld Futures | Wall Street Reli: Dow, S&P Capai Level Tertinggi 1 Minggu

Equityworld Futures | Wall Street ditutup menguat setelah perdagangan yang tidak menentu pada hari Kamis, dengan Dow dan S&P 500 yang merupakan saham unggulan mencapai level tertinggi dalam 1 minggu.

Equityworld Futures | Pemilik Bisa Pesta Pora, Harga Emas Melesat Empat Hari Beruntun

Kamis (21/11), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 461,88 poin atau 1,06% menjadi 43.870,35, indeks S&P 500 menguat 31,60 poin atau 0,53% ke 5.948,71 dan indeks Nasdaq Composite menguat 6,28 poin atau 0,03% ke 18.972,42.

Kenaikan Dow Jones Industrial Average dibantu oleh penguatan saham perusahaan cloud Salesforce sebesar 3,1%, setelah tiga pialang menaikkan target harga untuk saham tersebut.

Saham perusahaan terbesar di Wall Street, Nvidia, naik 0,5% setelah goyah menyusul rilis laba pada hari Rabu (20/11). Perusahaan chip tersebut melampaui ekspektasi untuk hasil kuartalan, dan memproyeksikan pendapatan kuartal keempat di atas estimasi.

“Laporan laba (Nvidia) benar-benar bagus. Beberapa angka yang dibisikkan lebih tinggi dan mengecewakan di sana, tetapi fundamental AI dan Nvidia terus melaju kencang dan prospek untuk tahun depan positif,” kata Anthony Saglimbene, Chief Market Strategist di Ameriprise Financial.

Beberapa investor tidak terkesan bahwa perkiraan tersebut merupakan yang paling lambat dalam tujuh kuartal.

Sementara, indeks Philadelphia SE Semiconductor yang lebih luas naik 1,6%.

Pada sesi ini, saham Alphabet turun 4,7% hingga menyentuh level terendah dalam 4 minggu setelah Departemen Kehakiman mengajukan argumen kepada hakim bahwa Google harus menjual peramban Chrome dan mengambil tindakan lain untuk mengakhiri monopoli atas pencarian daring.

Kerugian saham membebani sektor jasa komunikasi, yang merupakan sektor dengan penurunan terbesar, setelah melemah 1,73%. Semenatar itu, sektor utilitas memimpin kenaikan untuk indeks S&P.

Saham Amazon.com turun 2,2% setelah sebuah laporan mengatakan kemungkinan akan menghadapi penyelidikan Uni Eropa di tahun depan, terkait apakah mereka lebih menyukai produk merek mereka sendiri di pasar daringnya.

Terkait data, laporan mingguan tentang klaim pengangguran menunjukkan bahwa klaim tersebut turun secara tak terduga minggu lalu, yang menunjukkan peningkatan pertumbuhan lapangan kerja pada bulan November.

Investor akan memantau dengan saksama komentar dari pejabat Federal Reserve sebelum pertemuan FOMC pertengahan Desember.

Taruhan pasar uang mendukung pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Fed pada bulan Desember, menurut FedWatch dari CME Group.

“Kita telah sedikit beranjak dari pemilu, kita mendapatkan laporan Nvidia, jadi hal berikutnya yang akan diperhatikan pasar adalah pertemuan The Fed, dan beberapa pernyataan kebijakan dari pejabat Fed minggu ini telah menunjukkan kemungkinan adanya jeda pada bulan Desember,” kata Saglimbene.

Presiden The Fed Richmond Tom Barkin mengatakan, Amerika Serikat (AS) lebih rentan terhadap guncangan inflasi dibandingkan sebelumnya, menurut sebuah laporan media.

Sementara, Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan pada hari Kamis bahwa ia mendukung pemotongan suku bunga lebih lanjut dan terbuka untuk melakukannya dengan lebih lambat.

Para pedagang juga memantau ketegangan geopolitik antara Ukraina dan Rusia yang membuat harga minyak mentah naik dan membantu kenaikan 0,8% di sektor energi.

Saham produsen mesin Deere naik 8% setelah melaporkan laba kuartal keempat yang optimis. Sementara, saham perusahaan AI Snowflake melonjak 32,7% setelah menaikkan perkiraan pendapatan produk tahunannya.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Bervariasi: Indeks Nasdaq Melemah Terseret Saham Nvidia

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Bervariasi: Indeks Nasdaq Melemah Terseret Saham Nvidia

Equityworld Futures | Wall Street ditutup bervariasi. Namun, indeks Nasdaq yang sarat teknologi melemah setelah reli di sesi sebelumnya karena investor khawatir tentang meningkatnya ketegangan Rusia-Ukraina dan hasil yang lemah dari Target, sambil pasar menanti data kinerja Nvidia yang dirilis setelah bel perdagangan.

Equityworld Futures | Harga Emas Makin Perkasa Tersengat Ketegangan Rusia-Ukraina

Rabu (20/11), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 139,53 poin, atau 0,32%, ke 43.408,47, indeks S&P 500 naik tipis 0,13 poin atau 0,00% menjadi 5.917,11 dan indeks Nasdaq Composite turun 21,32 poin atau 0,11% ke 18.966,14.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) anjlok di awal sesi, setelah sebuah laporan mengatakan Ukraina menembakkan rudal jarak jauh Storm Shadow milik Inggris ke wilayah Rusia. Pada hari Selasa, Ukraina meluncurkan rudal ATACMS buatan AS ke Rusia, dan Rusia mengumumkan telah menurunkan ambang batas untuk aksi nuklir.

“Pengukur rasa takut” Wall Street melonjak ke 18,79 sebelum turun ke 17,24, masih pada level tertinggi sejak pemilihan presiden AS pada tanggal 5 November.

“Hari ini menjadi sedikit lebih defensif setelah reli yang kuat kemarin dari saham pertumbuhan dan sektor teknologi,” kata James Regan, Direktur Riset Manajemen Kekayaan di D.A. Davidson

“Mungkin ada pandangan konservatif menjelang pendapatan Nvidia atau reaksi yang lebih luas dari pendapatan Target yang merupakan indikator konsumen. Ada juga lebih banyak kekhawatiran geopolitik dengan ketegangan di Ukraina dan Rusia serta evakuasi kedutaan besar AS,” kata Regan.

Saham pembuat chip AI Nvidia turun 0,76% selama sesi perdagangan menjelang rilis kinerja. Saham tersebut jatuh lebih jauh setelah bel ketika perkiraan pendapatan kuartal keempatnya sedikit di atas perkiraan, tetapi gagal memenuhi harapan tinggi beberapa investor.

Selama perdagangan reguler, saham yang sangat penting itu menyeret turun sektor Teknologi Informasi 0,23% dan Nasdaq yang sangat penting bagi teknologi koreksi 0,11%.

Pada sesi ini, saham Target anjlok 21,4% setelah pengecer itu memperkirakan penjualan dan laba yang sebanding pada kuartal liburan di bawah ekspektasi Wall Street menyusul perkiraan kuartal ketiga yang meleset.

Indeks barang konsumsi diskresioner, yang merupakan sektoral yang turun paling dalam setelah koreksi 0,57%.

Saham pertumbuhan seperti Tesla dan Amazon.com juga turun, masing-masing 1,15% dan 0,85%.

Saham Nvidia hampir naik tiga kali lipat di tahun ini, yang mencakup sekitar 20% dari laba S&P 500 selama 12 bulan terakhir, menurut BofA Global Research.

“Kami mulai melihat komentar dari perusahaan-perusahaan besar yang telah menggunakan modal di bidang pengeluaran teknologi AI, membicarakan contoh-contoh bagaimana pengeluaran tersebut dikonversi menjadi pendapatan yang lebih tinggi atau penghematan biaya. Itu pertanda baik bagi perusahaan-perusahaan seperti Nvidia yang berada di sisi yang menguntungkan dalam perdagangan pengeluaran teknologi AI tersebut,” kata Bill Merz, kepala Riset Pasar Modal untuk kelompok manajemen aset U.S. Bank.

Saham mata uang kripto bergerak naik karena bitcoin melonjak di atas US$ 94.000, dengan MicroStrategy melonjak 10% dan MARA Holdings naik 13,9%.

Para pedagang telah meningkatkan taruhan pada bank sentral AS yang membiarkan suku bunga tidak berubah pada pertemuan bulan Desember setelah data ekonomi yang kuat dan tanda-tanda inflasi yang terus-menerus.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street: S&P 500 dan Nasdaq Ditopang Nvidia, Saham Walmart Cetak Rekor Baru

Equityworld Futures | Wall Street: S&P 500 dan Nasdaq Ditopang Nvidia, Saham Walmart Cetak Rekor Baru

Equityworld Futures | Wall Street melaju usai Nasdaq dan S&P 500 yang kembali ditutup menguat. Kedua indeks utama tersebut ditopang oleh lonjakan saham teknologi karena investor bersemangat menunggu hasil kinerja dari Nvidia di pekan ini. Di saat yang sama saham Walmart naik setelah emiten pengecer itu menaikkan perkiraan tahunannya.

Equityworld Futures | Konflik Ukraina-Rusia Bikin Cemas, Dongkrak Harga Emas

Di sisi lain, indeks Dow kembali ditutup melemah.

Selasa (19/11), Dow Jones Industrial Average ditutup turun 120,66 poin atau 0,28% menjadi 43.268,94, indeks S&P 500 menguat 23,36 poin atau 0,40% ke 5.916,98 dan indeks Nasdaq Composite naik 195,66 poin atau 1,04% ke 18.987,47.

Pada sesi ini, ketiga indeks utama mengawali hari dengan koreksi, dengan indeks acuan turun hingga sekitar 0,6% setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menurunkan ambang batas serangan nuklir sebagai respons terhadap berbagai serangan konvensional sebelumnya pada hari itu, dan Moskow mengatakan Ukraina telah menyerang jauh di dalam Rusia dengan rudal jarak jauh buatan AS.

Namun, pasar saham memangkas kerugian karena Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Moskow akan melakukan segala yang mungkin untuk mencegah perang nuklir.

Di sisi lain, pembuat chip, Nvidia, yang akan melaporkan hasil kuartalan setelah bel pada hari Rabu (20/11), melonjak 4,9% ke US$ 147,01 per saham dan menjadi menyokong terbesar untuk pergerakan ketiga indeks utama.

Alhasil, sektor teknologi melonjak 1,2% dan memimpin kenaikan di antara sektor pada indeks S&P 500.

Para ahli strategi mengatakan ekspektasi tinggi untuk Nvidia, yang telah mendorong reli saham terkait kecerdasan buatan.

Saham megacap lainnya juga naik, termasuk Amazon.com.

“Hal terpenting hari ini adalah kehati-hatian terhadap apa yang terjadi di Ukraina. Sebagian besar investor bersembunyi di beberapa nama perusahaan berkapitalisasi besar, yang sedikit mengejutkan menjelang laba Nvidia, tetapi mereka sangat likuid,” kata Timothy Chubb, kepala investasi di Girard, Divisi Univest Wealth.

Sementara itu, saham Walmart juga naik 3% ke US$ 86,60 dan mencapai rekor penutupan tertinggi setelah emiten pengecer tersebut menaikkan perkiraan penjualan dan laba tahunannya untuk ketiga kalinya berturut-turut.

“Walmart hadir dan memberikan arahan yang optimistis,” kata Quincy Krosby, kepala strategi global di LPL Financial di Charlotte, North Carolina.

“Salah satu komponen yang penting bagi pasar adalah pernyataan bahwa semakin banyak pelanggan mereka yang masuk dan membeli barang-barang dalam kategori margin yang lebih tinggi, yang merupakan sesuatu yang telah diperhatikan.”

Selanjutnya, saham Super Micro Computer melonjak 31,2% setelah pembuat server kecerdasan buatan itu menunjuk BDO USA sebagai auditornya dan mengatakan telah menyerahkan rencana ke Nasdaq untuk menghindari delisting.

Saham Netflix pun naik 2,9% menjadi US$ 871,32, mencapai rekor tertinggi untuk hari kedua berturut-turut, setelah perusahaan media streaming itu mengatakan 108 juta orang menonton pertandingan tinju antara Jake Paul dan Mike Tyson.

Menambah optimisme, ahli strategi Goldman Sachs memperkirakan S&P 500 akan mencapai level 6.500 pada akhir tahun 2025.

Investor sedang mencerna pilihan untuk pemerintahan Presiden terpilih Donald Trump.

Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia telah memilih dokter selebriti Mehmet Oz untuk menjabat sebagai administrator untuk Pusat Layanan Medicare dan Medicaid. Ia juga mengatakan akan mencalonkan CEO Wall Street Howard Lutnick untuk menjabat sebagai menteri perdagangan.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Design a site like this with WordPress.com
Get started