Equityworld Futures | Harga Emas Berkilau saat Pasar Menanti Rilis Data Inflasi AS

Equityworld Futures | Harga Emas Berkilau saat Pasar Menanti Rilis Data Inflasi AS

Equityworld Futures | Harga emas mencapai titik tertinggi dalam dua minggu seiring dengan peningkatan ketegangan geopolitik dan ekspektasi pemangkasan suku bunga AS ketiga oleh Federal Reserve minggu depan. Perhatian pasar juga beralih ke rilis data inflasi AS Rabu (11/11/2024) waktu setempat.

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Tembus Rekor Termahal Lagi

Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik 1,3% menjadi US$2.692,32 per ons. Sementara itu, harga emas berjangka AS terpantau naik 1,2% ke level US$2.718,40.

“Kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mendorong minat terhadap aset safe haven,” kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.
Dia menambahkan, fokus pasar juga beralih pada tren pelonggaran global. Menurutnya, pasar akan melihat Bank Sentral Kanada memangkas suku bunga, ECB, dan SNB akhir minggu ini, dan Fed kemungkinan akan menyusul minggu depan.

Sorotan beralih ke Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada Rabu, yang diperkirakan akan naik sebesar 0,3% pada bulan November, menurut jajak pendapat Reuters, dan Indeks Harga Produsen (PPI) pada hari Kamis, keduanya penting dalam membentuk keputusan pemangkasan suku bunga Fed.

“Data CPI akan berdampak terbatas pada emas, terutama jika kita memperoleh hasil mendekati angka yang diharapkan. Laporan CPI yang menarik akan semakin mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga pada awal 2025,” kata Fawad Razaqzada, analis pasar di Forex.com.

Dengan dua kali penurunan suku bunga AS sejauh tahun ini, para pedagang memperkirakan peluang 86% untuk penurunan lebih lanjut sebesar 25 basis poin pada pertemuan Fed tanggal 17-18 Desember, menurut alat pemantau CME FedWatch.

Emas dianggap sebagai investasi yang aman selama gejolak ekonomi dan geopolitik dan cenderung berkembang pesat dalam lingkungan suku bunga yang lebih rendah.

Di tempat lain, China akan mengadopsi kebijakan moneter yang “cukup longgar” dan pendekatan fiskal yang lebih proaktif tahun depan, Politbironya dikutip mengatakan pada Senin.

“Setiap pengumuman besar akan memberikan dorongan bagi emas karena China adalah negara konsumen terbesar, dan terutama menjelang perayaan Tahun Baru Imlek ketika permintaan perhiasan untuk pemberian hadiah meningkat,” Razaqzada menambahkan.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Melejit, China dan The Fed Jadi Pendorong Utama

Equityworld Futures | Harga Emas Melejit, China dan The Fed Jadi Pendorong Utama

Equityworld Futures | Harga emas melejit hingga 1% dan mencapai level tertinggi dalam dua pekan terakhir pada Senin (9/12/2024). Kenaikan itu didorong oleh pembelian emas oleh Bank Sentral China (People’s Bank of China/PBOC) setelah enam bulan berhenti, serta harapan pemangkasan suku bunga The Fed pekan depan.

Equityworld Futures | Equityworld Diborong China, Harga Emas Cetak Rekor

Harga emas spot naik 1% menjadi US$ 2.660,9 per ons. Sedangkan kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) bertambah 1,1% menjadi US$ 2.688,40 per ons.

“Faktor utama kenaikan ini adalah kabar bahwa Bank Sentral China kembali melanjutkan pembelian emasnya. Pasar menjadi optimis bahwa bank sentral lain akan mengikuti langkah ini, sehingga mendukung permintaan yang lebih besar,” kata Kepala Strategi Komoditas TD Securities Bart Melek dikutip dari CNBC internasional.

Pada 2023, China tercatat sebagai pembeli emas terbesar di sektor resmi dunia. Namun, PBOC sempat menghentikan tren pembelian emasnya selama 18 bulan pada Mei lalu. Dengan dimulainya kembali pembelian ini, permintaan investor di China diperkirakan akan meningkat.

Pembelian besar-besaran oleh bank sentral, ditambah pelonggaran kebijakan moneter dan ketegangan geopolitik, menjadi faktor utama yang mendorong reli harga emas tahun ini.

The Fed telah memulai siklus pemangkasan suku bunga sejak September dengan pengurangan besar 50 basis poin, disusul pemangkasan 25 basis poin pada November. Kini, trader memprediksi peluang sebesar 87% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga lagi sebesar 0,25% pada pertemuan 17-18 Desember mendatang.

Namun, analis Rhona O’Connell dari StoneX memperingatkan bahwa jika The Fed memutuskan untuk menghentikan pemangkasan suku bunga dan memberikan pesan yang lebih berhati-hati, harga emas bisa tertekan sementara.

“Dalam jangka menengah, faktor geopolitik dan tekanan di sektor perbankan tetap menjadi pendorong utama yang melebihi hambatan apapun,” tambah O’Connell.

Ketegangan politik di Timur Tengah kembali memanas setelah pemberontak Suriah berhasil menguasai Damaskus, yang memaksa Presiden Bashar al-Assad melarikan diri ke Rusia. Ketidakstabilan politik ini menciptakan daya tarik bagi emas sebagai aset safe-haven, terutama di tengah lingkungan suku bunga rendah.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Variatif Pekan Lalu, Dua Indeks Cetak Rekor

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Variatif Pekan Lalu, Dua Indeks Cetak Rekor

Equityworld Futures | Pasar saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup dengan hasil bervariasi pada pekan lalu.

Equityworld Futures | Harga Emas Turun Lagi Pagi Ini, Mending Jual atau Beli?

Laporan data ketenagakerjaan dinilai sedikit lebih baik dari perkiraan. Namun, hal ini tidak terlalu bagus untuk menghalangi bank sentral AS Federal Reserve memangkas suku bunga akhir bulan ini.
Indeks S&P 500 naik 0,25 persen menjadi 6.090,27.

Kemudian, indeks Nasdaq yang didominasi saham teknologi naik 0,81 persen menjadi 19.859,77, didorong oleh kenaikan saham Tesla, Meta, dan Amazon.

Kedua indeks menyentuh level tertinggi sepanjang masa selama sesi tersebut dan ditutup pada rekor tertinggi.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average turun 123,19 poin atau 0,28 persen dan ditutup pada 44.642,52.

Sedikit catatan, S&P 500 dan Nasdaq juga mengalami minggu positif ketiga berturut-turut, atau naik masing-masing 0,96 persen dan 3,34 persen. Adapun, indeks Dow merosot 0,6 persen selama periode yang sama.

Laporan data ketenagakerjaan November, yang dirilis Jumat pagi, mengungkapkan jumlah pekerja nonpertanian meningkat sebesar 227.000 bulan lalu, di atas estimasi Dow Jones sebesar 214.000.

Hal ini menandai kenaikan besar dari kenaikan bulan Oktober yang direvisi sebesar 36.000. Sedangkan, tingkat pengangguran naik hingga 4,2 persen, seperti yang diharapkan.

Menyusul data pengangguran tersebut, data perdagangan berjangka dana federal mencerminkan kemungkinan 85 persen penurunan suku bunga lagi dalam dua minggu menjadi 85 persen.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Naik pada Jumat (6/12) Pagi, Pasar Menanti Rilis Data Ketenagakerjaan AS

Equityworld Futures | Harga Emas Naik pada Jumat (6/12) Pagi, Pasar Menanti Rilis Data Ketenagakerjaan AS

Equityworld Futures | Harga emas naik pada perdagangan Jumat (6/12) pagi. Pukul 07.35 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2025 di Commodity Exchange ada di US$ 2.654,90 per ons troi, naik 0,24% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 2.648,40 per ons troi.

Equityworld Futures | Harga Emas Melemah Tersengat Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga emas kembali naik setelah turun kemarin menjelang rilis data pekerjaan utama AS yang dapat mempengaruhi kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Mengutip Bloomberg, data nonfarm payrolls yang akan dirilis pada Jumat (6/12) waktu setempat adalah data utama yang dirilis sebelum para pembuat kebijakan The Fed bertemu dalam rapat kebijakan 17-18 Desember.

Pasar memperkirakan penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan terakhir tahun ini.

Namun, data ketenagakerjaan yang kuat dapat menghambat bank sentral untuk melonggarkan kebijakan moneter secara agresif pada tahun depan.

Harga emas batangan turun dari rekor tertingginya yang dicapai pad akhir Oktober karena penguatan dolar dan kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS.

Namun, harga emas tetap naik lebih dari 25% sepanjang tahun ini, didukung oleh pemangkasan suku bunga AS dan pembelian oleh bank sentral.

Macquarie Group Ltd memperkirakan harga emas berpeluang naik lebih tinggi pada tahun depan, karena langkah The Fed untuk memangkas suku bunga dan pembelian lebh lanjut oleh bank setral.

Pada kuartal I-2025, harga emas diperkirakan mencapai level US$ 2.650 per ons troi.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Terdongkrak Usai Rilis Data Ketenagakerjaan AS

Equityworld Futures | Harga Emas Terdongkrak Usai Rilis Data Ketenagakerjaan AS

Equityworld Futures | Harga emas terdongkrak pada Rabu (4/12/2024). Setelah data menunjukkan pertumbuhan pekerjaan sektor swasta di Amerika Serikat (AS) meningkat secara moderat pada November 2024.

Equityworld Futures | The Fed Mulai Melunak, Harga Emas Dunia Menguat Tipis

Sementara itu, pelaku pasar tengah mencermati pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell dan menantikan laporan penting nonfarm payrolls yang akan dirilis pada Jumat mendatang.

Harga spot emas terkerek 0,2% menjadi US$ 2.650,5 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup naik 0,3% di US$ 2.676,20 per ons.

“Harga emas menguat setelah data ADP tidak memenuhi ekspektasi pasar, yang memprediksi pemulihan lebih besar pasca dampak badai dan aksi mogok Boeing,” kata Tai Wong, seorang pedagang logam independen dikutip dari Reuters.

Laporan ADP menunjukkan pekerjaan sektor swasta meningkat sebanyak 146 ribu pada bulan lalu, sedikit di bawah proyeksi ekonom yang disurvei oleh Reuters sebesar 150 ribu posisi baru.

Sementara itu, Powell menyampaikan bahwa kinerja ekonomi terbaru memungkinkan bank sentral AS lebih berhati-hati dalam menentukan jalur pemangkasan suku bunga di masa depan.

Kini, pelaku pasar menunggu laporan nonfarm payrolls pada Jumat (6/12/2024), serta data inflasi minggu depan untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter The Fed.

“Reaksi emas hari ini cukup tenang, tetapi dampak lebih besar kemungkinan akan terlihat setelah rilis data nonfarm payrolls AS. Jika data menunjukkan pelemahan ketenagakerjaan, itu akan mendukung kenaikan harga emas,” ujar Everett Millman, Kepala Analis Pasar di Gainesville Coins.

Bank sentral AS pada Selasa (3/12/2024), mengindikasikan inflasi perlahan mendekati target 2%, membuka peluang untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Trader memperkirakan ada kemungkinan sebesar 77% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed 17-18 Desember mendatang.

Logam mulia seperti emas, yang tidak memberikan imbal hasil, cenderung berkinerja baik di lingkungan suku bunga rendah.

Selain itu, harga emas juga mendapat dukungan dari ketidakpastian geopolitik global, termasuk kekacauan politik di Korea Selatan, ancaman perang di Timur Tengah, serta serangan drone Rusia yang terus berlanjut di Ukraina.

Selain emas, harga perak juga naik 1% menjadi US$ 31,33 per ons dan harga palladium naik tipis 0,5% menjadi US$ 976,56 per ons. Sementara platinum turun 1,3% ke US$ 940,6 per ons.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Data Pekerjaan AS Bikin Cemas, Harga Emas Jadi Lemas

Equityworld Futures | Data Pekerjaan AS Bikin Cemas, Harga Emas Jadi Lemas

Equityworld Futures | Harga emas melemah setelah rilis data pekerjaan Amerika Serikat. Data pekerjaan tersebut memberikan sinyal pendekatan hati-hati terhadap pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve. Sementara dolar yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil Treasury membatasi kerugian karena pasar menunggu isyarat ekonomi lebih lanjut.

Equityworld Futures | Harga Emas Naik Tipis, Data Ekonomi AS Jadi Sorotan

Berdasarkan data Refinitiv pada perdagangan awal Rabu (4/12/2024) pukul 6.23 WIb harga emas di pasar spot tercatat US$2.641,72 per troy ons, melemah 0,07% dari posisi sebelumnya.

Harga emas dunia melemah dipengaruhi oleh data JOLTs mengonfirmasi ekspektasi kami akan pemulihan di pasar tenaga kerja, yang meredakan kekhawatiran akan perlambatan signifikan di pasar tenaga kerja menjelang laporan penggajian nonpertanian hari Jumat,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities.

Laporan pekerjaan yang kuat dapat menyebabkan The Fed mengambil sikap hati-hati dalam memangkas suku bunga. Fokus investor beralih ke laporan ketenagakerjaan ADP dan pidato Ketua The Fed Jerome Powell pada hari Rabu, menjelang laporan penggajian hari Jumat.

Para pedagang saat ini memperkirakan peluang sebesar 74% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember.

Imbal hasil Treasury 10 tahun turun ke level terendah lebih dari sebulan, dan dolar juga turun 0,3%, membatasi kerugian dalam emas batangan.

Analis di JPMorgan dan HSBC menyoroti peran emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik, mencatat bahwa meningkatnya ketegangan dan konflik global telah meningkatkan daya tariknya.

Mereka menekankan bahwa kebijakan Presiden terpilih Trump dapat semakin meningkatkan risiko geopolitik, yang berpotensi menguntungkan emas sebagai aset safe haven menjelang tahun 2025.

“Kami yakin aksi jual emas pasca pemilu merupakan kesalahan yang disebabkan oleh posisi, bukan perubahan besar,” catat JP Morgan, yang memperkirakan harga dapat naik mendekati $3.000/oz pada tahun 2025 karena permintaan fisik dan posisi berjangka yang tidak terlalu bergejolak akan menjadi landasan bagi kenaikan harga lebih lanjut pada tahun 2025.

Emas, yang tidak membayar bunga apa pun, secara historis berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama periode ketidakpastian geopolitik.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Beragam, Didorong Kenaikan Saham Teknologi

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Beragam, Didorong Kenaikan Saham Teknologi

Equityworld Futures | Wall Street dengan indeks Nasdaq dan S&P 500 mencetak rekor penutupan tertinggi pada perdagangan Senin (2/11/2024) waktu setempat. Kenaikan ini didorong oleh saham-saham teknologi menyusul kenaikan pasar yang kuat pada bulan November. Sementara, investor menunggu data ekonomi minggu ini termasuk laporan pekerjaan bulanan utama pada hari Jumat.

Equityworld Futures | Pesta Cuan Bubar! Harga Emas Ambles, Trump Jadi Biang Kerok

Mengutip Investing, Dow Jones Industrial Average turun 128,65 poin, atau 0,29 persen, menjadi 44.782,00. S&P 500 naik 14,77 poin, atau 0,24 persen menjadi 6.047,15 dan Nasdaq Composite naik 185,78 poin, atau 0,97 persen menjadi 19.403,95.

Indeks saham teknologi, layanan komunikasi, dan barang konsumsi masing-masing naik sekitar 1 persen pada hari Senin, sementara sektor S&P 500 lainnya turun. Saham Tesla (NASDAQ:TSLA) naik 3,5 persen, dengan Stifel menaikkan target harga sahamnya.

“Kami melihat pasar yang sedang dalam periode kuat secara musiman merangkak naik,” kata Rick Meckler, mitra di Cherry Lane Investments, kantor investasi keluarga di New Vernon, New Jersey.

Pada sepekan lalu, Dow Jones sudah naik 1,4 persen, sehingga kenaikannya di bulan November mencapai 7,5 persen.

S&P 500 dan Nasdaq Composite naik 1,1 persen selama seminggu, mengakhiri bulan dengan kenaikan masing-masing melebihi 5 persen dan 6 persen. Adapun November menandai kinerja bulanan terkuat tahun ini untuk Dow dan S&P 500.

Fokus utama minggu ini adalah rilis laporan ketenagakerjaan November pada hari Jumat. Ahli strategi di JPMorgan memproyeksikan penggajian nonpertanian meningkat sebesar 275.000, bangkit dari kenaikan moderat di bulan Oktober sebesar 12.000.

Pertumbuhan yang diharapkan ini mencakup peningkatan sekitar 125.000 pekerjaan, yang dikaitkan dengan penyelesaian pemogokan Boeing (NYSE:BA) dan kembalinya para pekerja setelah gangguan yang disebabkan oleh badai Helene dan Milton.

Untuk tingkat pengangguran, para ahli strategi memperkirakan kenaikan sedikit menjadi 4,2 persen, naik dari 4,1 persen pada bulan Oktober, karena faktor-faktor khusus ini kemungkinan akan berdampak lebih kecil pada ukuran ini.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Wall Street Melonjak Pekan Lalu, Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor

Equityworld Futures | Wall Street Melonjak Pekan Lalu, Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor

Equityworld Futures | Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street melonjak pada perdagangan Jumat (29/11), mengakhiri November dengan positif bagi pasar saham. Indeks Dow Jones dan S&P 500 mencatat rekor baru untuk level intraday atau sepanjang hari maupun penutupan.

Equityworld Futures | Analisa Harga Emas Minggu Ini, Lanjut Turun atau Tambah Mahal Lagi?

S&P 500 naik 0,56% ke 6.032,38, Nasdaq Composite terapresiasi 0,83% ke 19.218,17, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 188,59 poin, atau 0,42% ke level 44.910,65.

Kenaikan ini didorong oleh saham-saham di bisnis chip, setelah laporan Bloomberg menyebut bahwa kebijakan pemerintahan Biden untuk membatasi penjualan peralatan semikonduktor ke Cina mungkin lebih ringan dari perkiraan. Saham Lam Research naik lebih dari 3%, Nvidia melonjak lebih dari 2%, dan ETF Semikonduktor iShares (SOXX) bertambah 1,3%.

Kenaikan saham yang lebih luas juga mendorong S&P 500 mencetak rekor baru, dengan sekitar 60% emitennya ditutup di zona hijau. Pergerakan ini menandai kinerja pasar saham yang solid di akhir pekan dan bulan lalu, didukung oleh reli pasca pemilu usai kemenangan Presiden terpilih Donald Trump.

Dow Jones naik 1,4% dalam sepekan, menjadikan kenaikan November sebesar 7,5%. S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing naik 1,1% pekan ini, menutup November dengan kenaikan lebih dari 5% dan 6%. November menjadi bulan terbaik tahun 2024 bagi Dow dan S&P 500.

Russell 2000, yang berfokus pada saham berkapitalisasi kecil, unggul pada November, didorong oleh ekspektasi rencana pemotongan pajak Trump. Indeks ini melonjak 10,8% bulan ini dan menguat 1,2% pekan ini. Menurut Pakar Strategi Investasi di Baird Private Wealth Management, Ross Mayfield, November membuktikan bahwa kondisi sebelum pemilu tidak banyak berubah setelahnya. Ia mengatakan bahwa memasuki bulan Desember, sulit menghentikan tren pasar yang terus naik karena banyak faktor yang mendukung.

“Seperti pemilu yang sudah selesai dan dorongan musiman yang masih berlanjut,” kata Mayfield dikutip CNBC, Senin (2/12). Kenaikan saham di akhir tahun ini didukung oleh harapan bahwa suku bunga akan terus menurun dan mendorong perekonomian AS.

Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, ada peluang 66% bahwa bank sentral akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan kebijakan Desember ini. Pasar saham tutup pada Kamis dan hanya beroperasi hingga pukul 1 siang ET pada Jumat untuk memperingati libur Thanksgiving. Volume perdagangan pada Jumat di Bursa Efek New York dan Nasdaq tercatat kurang dari dua pertiga rata-rata harian selama 30 hari terakhir.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Turun 2% Sepekan, Penguatan Dolar AS dan Konflik Geopolitik Membayangi

Equityworld Futures | Harga Emas Turun 2% Sepekan, Penguatan Dolar AS dan Konflik Geopolitik Membayangi

Equityworld Futures | Harga emas naik pada hari Jumat (29/11), dibantu oleh sedikit penurunan dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Meski naik hari ini, harga emas berada di jalur penurunan mingguan karena pasar menunggu data utama AS untuk wawasan lebih lanjut tentang arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Equitytworld Futures | Harga Emas di Pasar Spot Naik Lagi Dipicu Pelemahan Dolar AS dan Data Inflasi

Jumat (29/11) pukul 11.36 WIB, harga emas spot naik 0,7% menjadi US$ 2.660,03 per ons troi. Namun, emas batangan turun 2% sejauh minggu ini.

Harga emas berjangka AS naik 0,8% menjadi US$ 2.659,70.

Indeks dolar turun 0,2, meningkatkan daya tarik emas bagi pemegang mata uang lainnya.

“Meningkatnya ketegangan geopolitik membuat investor berbondong-bondong membeli emas dengan harapan dapat memanfaatkan potensi kenaikan harga,” kata Brian Lan, direktur pelaksana di dealer GoldSilver Central yang berbasis di Singapura kepada Reuters.

Dia menambahkan bahwa pelemahan tipis dolar AS menyokong harga emas naik.

Militer Israel mengatakan angkatan udaranya menyerang fasilitas yang digunakan oleh Hizbullah untuk menyimpan roket jarak menengah di Lebanon selatan pada hari Kamis di tengah tuduhan pelanggaran gencatan senjata bersama. Selain itu, Rusia pada hari Kamis melancarkan serangan besar keduanya terhadap infrastruktur energi Ukraina bulan ini, yang memicu pemadaman listrik besar-besaran di seluruh negeri.

Emas batangan secara tradisional dipandang sebagai investasi yang aman selama ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, seperti perang konvensional atau perang dagang.

“Harga emas dapat menguji atau turun di bawah level kunci US$ 2.600, dengan logam tersebut kemungkinan akan tetap dalam fase konsolidasi hingga Desember,” imbuh Lan. Pasar memperkirakan peluang sebesar 66,5% dari pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Federal Reserve pada bulan Desember, menurut alat CME Fedwatch. Ini akan menandai pemangkasan ketiga pada tahun 2024.

Rilis data utama AS minggu depan, termasuk lowongan pekerjaan, laporan ketenagakerjaan ADP, dan laporan ketenagakerjaan, diharapkan dapat memberikan petunjuk tentang prospek pemangkasan suku bunga Fed.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Equityworld Futures | Harga Emas Hari Ini Naik Tipis, Pasar Antisipasi The Fed dan Perang Ukraina

Equityworld Futures | Harga Emas Hari Ini Naik Tipis, Pasar Antisipasi The Fed dan Perang Ukraina

Equityworld Futures | Harga emas hari ini naik tipis di pasar global. Emas bergerak terbatas pekan ini lantaran pelaku pasar fokus pada arah suku bunga AS (The Fed), sementara risiko perang di Ukraina meningkat.

Equitytworld Futures | Harga Emas di Pasar Spot Naik Lagi Dipicu Pelemahan Dolar AS dan Data Inflasi

Mengutip data Bloomberg, Jumat (29/11) pukul 11.28 WIB, harga emas spot diperdagangkan di level US$ 2.659 per troi ons. Harga emas naik sekitar 0,83% dibandingkan penutupan sesi sebelumnya.

Harga logam mulia bergerak terbatas hari ini di tengah perdagangan yang tipis karena libur Thanksgiving di AS. Sementara, investor tengah mempertimbangkan prospek penurunan suku bunga The Fed dan meningkatnya ketegangan di Ukraina.

Melansir Bloomberg, hari ini, pasaw swap memperkirakan lebih dari 60% peluang bagi The Fed untuk memangkas suku bunga pada Desember nanti. Di sisi lain, pasar memantau ancaman baru dari Rusia, setelah Presiden Vladimir Putin memperingkatkan bahwa pasukannya dapat menyerang pusat pemerintahan di Kyiev dengan rudal balistik baru. Ini berisiko meningkatkan perang di Ukraina.

Sepekan ini, harga emas turun sekitar 3%, setelah gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah. Konflik yang mereda mengurangi permintaan safe haven.

Toh, tahun ini, harga emas masih naik hampir 30%, walaupun kenaikannya telah berbalik bulan ini pasca-kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS. Kemenangan Trump menguatkan nilai dollar AS, sehingga emas menjadi lebih mahal bagi banyak pembeli non-dollar.

Namun, pekan ini, dollar AS berada di jalur penurunan mingguan untuk pertama kalinya dalam delapan minggu terakhir. Indeks dollar turun 1% pekan ini, dan menjadi potensi positif bagi emas, jika pelemahan dollar berlanjut.

Demo Ewf
Demo Equityworld

Design a site like this with WordPress.com
Get started