PT Equity World | Wall Street Journal: Biden Mulai Umumkan Tim Ekonomi

PT Equity World | Wall Street Journal: Biden Mulai Umumkan Tim Ekonomi

PT Equity World | Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden mencalonkan eksekutif think tank Center for American Progress Neera Tanden sebagai direktur Kantor Manajemen dan Anggaran. Sementara ekonom Cecilia Rouse sebagai ketua Dewan Penasihat Ekonomi.

Ahad (29/11) surat kabar AS Wall Street Journal (WSJ) melaporkan Biden juga berencana menunjuk mantan penasihat ekonomi internasional pemerintahan Barack Obama, Wally Adeyemo sebagai Wakil Menteri Keuangan. WSJ mengutip orang-orang yang mengetahui pencalonan ini.

Dalam laporan tersebut WSJ melaporkan ekonom Jared Bernstein dan Heather Boushey dicalonkan untuk menjadi anggota Dewan Penasihat Ekonomi. Tim perwakilan kampanye Biden belum merespons permintaan komentar.

Begitu pula dengan Tanden, Rouse, Adeyemo, Bernstein dan Boushey. Sebelum memimpin Center for American Progress, Tanden penasihat jaminan kesehatan nasional pemerintahan Barack Obama.

Ia juga penasihat kampanye pemilihan presiden Hillary Clinton 2016 lalu. Sementara Rouse, ekonom buruh dari Princeton University yang fokus meneliti ekonomi pendidikan. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Penasihat Ekonomi Obama.

Adeyemo mantan penasihat keamanan nasional bidang ekonomi internasional di pemerintahan Obama. Ia juga pernah menjadi staf mantan Menteri Keuangan Jack Lew. Saat ini ia menjabat sebagai presiden Obama Foundation.

Ini Daftar Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru | PT Equity World

Jared Bernstein salah satu orang terdekat Biden, ia pernah menjabat sebagai penasihat ekonomi Biden saat masih menjadi wakil presiden. Ia juga membantu Obama mengeluarkan AS keluar dari resesi 2008.

Tugasnya menghitung dan menjelaskan berapa banyak lapangan pekerjaan yang pemerintah Obama pulihkan pada tahun 2009. Sebelumnya ia diperkirakan akan mendapatkan jabatan penting dalam pemerintahan Biden.

Boushey dikenal dengan penelitiannya yang membuktikan ketimpangan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Pendiri dan ketua lembaga think tank Washington Center for Equitable Growth itu penasihat tak resmi tim kampanye Biden.

Seperti Obama pada tahun 2009, Biden juga mewarisi kesulitan ekonomi saat mulai menjabat. Hampir 14 juta warga AS yang sebelumnya bekerja di industri restoran dan pariwisata hidup dengan bantuan pemerintah. Bantuan tersebut akan habis pada 26 Desember.

Sementara penyebaran virus korona masih sangat tinggi sehingga belum ada kemungkinan mereka dapat kembali bekerja. Tampaknya agenda ekonomi Biden akan fokus memulihkan Negeri Paman Sam dari krisis pandemi baik di isu kesehatan maupun ekonomi.

Equity World | Minim Sentimen, Bursa Asia Mixed

Equity World | Minim Sentimen, Bursa Asia Mixed

Equity World | Bursa Asia bergerak variatif di awal perdagangan Jumat (27/11/2020). Pelaku pasar memantau perkembangan vaksin dan data industri Tiongkok bulan Oktober.

Nikkei 225 Tokyo naik 0,3%, indeks komposit Shanghai turun 0,01%, S&P/ASX 200 Australia turun 0,35%, Kospi Korsel naik 0,09%.

Data laba rugi industri Tiongkok bulan Oktober akan diumumkan hari ini.

Pasar masih memantau perkembangan vaksin. Salah satunya adalah vaksin AstraZeneca-Oxford yang diklaim memiliki efektivitas 70% tetapi diragukan oleh sejumlah kalangan.

Bursa Pagi: Dibuka Melemah Asia Bergerak Naik, Bullish IHSG Diadang Sinyal Reversal | Equity World

Menghadapi kritik atas vaksinnya, AstraZeneca dan University of Oxford mengatakan bahwa mereka tes yang mereka lakukan menggunakan “standard tertinggi” dan analisis susulan akan dilakukan untuk memperkuat akurasi data.

Saham AstraZeneca turun 6% pekan ini setelah timbul tanda tanya atas efektivitas vaksin mereka, yang diklaim 70%% efektif menangkal Covid-19. Angka 70% didapatkan dari median dua kelompok dengan efektivitas 90% pada kelompok yang secara “tidak sengaja” mendapatkan dosis kecil dan kelompok dengan efektivitas 62% tetapi mendapatkan dosis lebih tinggi.

Pascal Soriot, CEO AstraZeneca, mengatakan pihaknya akan melakukan tes global tambahan untuk mengevaluasi vaksin yang mereka kembangkan.

Harga minyak mentah AS jenis WTI turun 1,62% ke US$ 44,97 per barel, sementara Brent naik 0,06% ke US$ 47,83 per barel.

Equity World | Bursa Saham Asia Mayoritas Menguat Merespons Pertemuan The Fed

Equity World | Bursa Saham Asia Mayoritas Menguat Merespons Pertemuan The Fed

Equity World | Saham di Asia-Pasifik sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi pada perdagangan Kamis. Sebagian besar investor bereaksi terhadap risalah pertemuan Federal Reserve AS.

Melansir CNBC International, Kamis, 26 November 2020, saham Tiongkok Daratan lebih tinggi pada awal perdagangan yakni komposit Shanghai naik 0,18 persen, sementara komponen Shenzhen naik 0,263 persen.

Kamis Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Fluktuatif | Equity World

Saham di Jepang pulih dari penurunan sebelumnya, dengan Nikkei 225 naik 0,49 persen, sementara indeks Topix naik 0,21 persen. Kospi Korea Selatan naik 0,4 persen.

Di sisi lain, saham di Australia melemah, dengan S&P/ASX 200 merosot 0,25 persen. Secara keseluruhan, indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,32 persen lebih tinggi.

Rangkuman pertemuan Fed bulan ini membahas cara-cara untuk memasukkan lebih banyak stimulus ke dalam perekonomian, yang masih dalam proses pemulihan dari pandemi covid-19.

Equity World | Bursa Saham Asia Menghijau, Indeks Jepang Melonjak 2 Persen

Equity World | Bursa Saham Asia Menghijau, Indeks Jepang Melonjak 2 Persen

Equity World | Bursa saham Asia dibuka melonjak pada perdagangan Selasa ini. saham-saham di bursa Jepang memimpin kenaikan di antara pasar saham lain di Asia Pasifik.

Ada dua sentimen yang mendorong penguatan bursa di kawasan Asia Pasifik ini. Sentimen pertama adalah kabar positif mengenai uji coba vaksin Covid-19 dan sentimen kedua adalah penunjukkan mantan Ketua Federal Reserve Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden AS terpilih Joe Biden.

Mengutip CNBC, Selasa (24/11/2020), di awal perdagangan, Nikkei 225 Jepang melonjak 2,35 persen karena saham pembuat robot Fanuc naik 2,22 persen. Indeks Topix juga naik 2,18 persen. Pasar di Jepang ditutup pada hari Senin untuk liburan.

Indeks saham Kospi Korea Selatan naik 0,28 persen. Di Australia, S&P/ASX 200 naik sekitar 1 persen.

Harga Emas Hari Ini, Selasa 24 November 2020 | Equity World

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang yang menjadi patokan bursa saham Asia diperdagangkan 0,15 persen lebih tinggi.

Fokus investor pada hari Selasa kemungkinan akan terus berlanjut pada momentum positif seputar uji coba vaksin virus Covid-19. AstraZeneca mengatakan analisis sementara menunjukkan vaksin Covid-19 memiliki kemanjuran rata-rata 70 persen dalam melindungi terhadap virus.

Itu mengikuti hasil vaksin menggembirakan lainnya dalam beberapa minggu terakhir. Uji coba tahap akhir dari Pfizer-BioNTech dan Moderna menunjukkan kandidat vaksin Covid-19 masing-masing sekitar 95 persen efektif.

Sementara itu, berita bahwa Joe Biden telah memilih mantan Ketua Fed AS Yellen menjadi Menteri Keuangan juga dapat meningkatkan sentimen investor pasar saham pada Selasa. Jika dikonfirmasi oleh Senat, dia ditetapkan menjadi wanita pertama yang memimpin Departemen Keuangan.

Equity World | Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 23 November 2020

Equity World | Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 23 November 2020

Equity World | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak di zona merah pada perdagangan hari ini, Senin (23/11/2020).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, sepanjang pekan lalu IHSG menguat 2,03 persen, ditopang reli selama empat hari pertama, meskipun indeks ditutup terkoreksi 0,40 persen di level 5571.66 pada Jumat (20/11/ 2020).

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan pasar saham mengalami kenaikan akibat optimisme atas progress pembuatan vaksin Covid-19, baik yang tengah dikembangkan oleh dikembangkan Pfizer dan BioNTech maupun Moderna.

Di sisi lain, Hans melihat aliran dana masuk ke pasar saham mulai terus menunjukkan peningkatan. Adapun sektor yang terpantau naik antara lain perbankan, tours and travel, serta komoditas.

“Selain itu terlihat investor mulai beralih ke saham Asia Tenggara sebagai rotasi global dari sektor bernilai tinggi (value) ke sektor yang bertumbuh (growth),” tutur Hans dalam risetnya, seperti dikutip Bisnis, Minggu (22/11/2020)

Investor Pantau Perkembangan Vaksin Covid-19, Bursa Asia Menguat | Equity World

Akan tetapi, tambah Hans, sentimen positif tersebut dibayangi oleh lonjakan kasus Covid-19 di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa sehingga mendorong potensi pertumbuhan negatif di kuartal IV/2020.

“Peningkatan langkah penguncian ekonomi dapat mengganggu proses pemulihan ekonomi dan menjadi sentimen negatif bagi pasar saham dunia,” tambahnya.

“Ditambah masalah stimulus dan pasar keuangan yang naik banyak beberapa pekan terakhir sehingga membuka koreksi sehat IHSG. Support IHSG di level 5,541 sampai 5,462 dan resistance di level 5,628 sampai 5,657,” pungkas Hans.

Senada, Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher memperkirakan IHSG belum akan bangkit. Menurutnya, pergerakan akan minim sentimen dari data perekonomian pada awal pekan dan tertekan oleh perkembangan kasus Covid-19 secara global yang masih meningkat. “Secara teknikal juga saat ini pergerakan diperkirakan masih akan mengalami koreksi,” ungkapnya dalam riset harian yang dikutip Bisnis, Minggu (22/11/2020). Dia menyebut IHSG bakal bergerak dalam level resistance 5.652—5.611 serta level support 5.546—5.522. Beberapa saham yang dapat dicermati menurut Artha Sekuritas antara lain BSDE, MNCN, serta TINS.

PT Equityworld | Wall Street yang Menguat, Bursa Asia Dibuka Campur Aduk

PT Equityworld | Wall Street yang Menguat, Bursa Asia Dibuka Campur Aduk

PT Equityworld | Bursa saham Asia dibuka mixed, mayoritas melemah pada perdagangan Jumat (20/11/2020), di tengah penguatan kembali bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street akibat kabar positif terkait kelanjutan pembahasan stimulus AS.

Hanya dua indeks yang hari ini dibuka di zona hijau, yakni indeks Hang Seng di Hong Kong yang dibuka menguat 0,19% dan Straits Times Index (STI) Singapura yang naik tipis 0,08%.

Sedangkan sisanya dibuka di zona merah, yaitu indeks Nikkei di Jepang yang dibuka terkoreksi 0,53%, KOSPI Korea Selatan yang melemah 0,11% dan Shanghai Composite China yang turun 0,1%.

Beralih ke barat, Bursa saham Amerika Serikat (AS) berayun ke jalur hijau pada penutupan perdagangan Kamis (19/11/2020), seiring kabar positif yang datang terkait kelanjutan pembahasan stimulus AS dan

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 44,8 poin atau 0,2% ke 29.483,23 sedangkan indeks S&P 500 menguat 0,4% ke 3.581,87, sementara Nasdaq tumbuh 0,9% menjadi 11.904,71.

Kabar positif tambahan muncul dari Senat, di mana iompinan majelis rendah Chuck Schumer (senator dar Partai Demokrat) dan pimpinan majelis tinggi Mitch McConnell dari partai Republk menyatakan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan stimulus.

Saham di Asia Pasitif Bergerak Beragam Merespons Lonjakan Kasus Covid-19 | PT Equityworld

“Sembari menunggu kejelasan vaksin dan tambahan stimulus fiskal, investor benar-benar berupaya menginterpretasikan pengaruhnya dalam waktu dekat,” tutur Michael Arone, Kepala Perencana Investasi State Street Global Advisors, kepada CNBC International.

Kabar positif lainnya datang dari vaksin virus Covid-19 besutan AstraZeneca dan University of Oxford yang dinyatakan aman dan memicu antibodi bagi orang dewasa.

Laporan CNBC Analysis menyebutkan bahwa rerata harian infeksi baru Covid-19 d AS pada Rabu mencetak rekor tertinggi baru menjadi 161.165, atau melesat 26% dalam sepekan.

Sebanyak 11,5 juta warga AS terkonfirmasi Covid-19, sehingga mendorong pengetatan aktivitas masyarakat di beberapa wilayah. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention) AS menyerukan pembatalan rencana perayaan Thanksgiving.

Pada Rabu, Walikota New York Bill de Blasio mengumumkan penutupan sekolah negeri digantikan dengan belajar-dari-rumah sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Covid-19 jelang musim dingin. Kebijakan ini bakal diikuti pemerintah negara bagian yang lain.

Sejauh ini pandemi Covid-19 masih menekan perekonomian, sehingga Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan 742.000 warganya mengajukan klaim tunjangan pengangguran sepekan lalu, atau lebih buruk dari konsensus analis dalam polling Dow Jones yang memperkirakan angka 710.000.

Sementara itu, di kawasan Asia, data ekonomi yang telah dirilis pagi hari ini adalah data inflasi Jepang periode Oktober 2020, data Purchasing Manager’ Index (PMI) Jepang versi Jibun Bank periode November 2020, dan indeks harga produsen (producer price index/PPI) Korea Selatan (Korsel) periode Oktober 2020.

Berdasarkan data dari Trading Economics, inflasi Jepang periode Oktober 2020 secara tahunan (year-on-year/YoY) turun menjadi -0,4% dari periode yang sama tahun 2019 di angka 0%.

Sedangkan inflasi bulanan (month-on-month/MoM) Jepang masih tetap sama dari sebelumnya pada September 2020, yakni di -0,1%. Adapun inflasi inti Jepang (YoY) naik menjadi -0,7%.

Selain inflasi Negeri Sakura, data ekonomi lainnya adalah PPI Korsel. Tercatat PPI Negara Gingseng tersebut tumbuh -0,6% pada Oktober 2020 (YoY), sedangkan secara bulanan (MoM), PPI Korsel tumbuh negatif 0,5% pada Oktober 2020.

PT Equityworld | Bursa Asia Terbakar, IHSG Ikutan Merah

PT Equityworld | Bursa Asia Terbakar, IHSG Ikutan Merah

PT Equityworld | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka negatif. IHSG turun 11 poin (0,21%) ke 5.545.
Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.050.

IHSG pada pra pembukaan Kamis (19/11/2020), turun 16 poin (0,29%) ke 5.541. Indeks LQ45 juga turun 3 poin ke 881.

IHSG kemudian dibuka di zona merah dengan melemah 11 poin (0,21%) ke 5.545.

Kamis Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Terkoreksi | PT Equityworld

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 29,438.42 (-1.16%), NASDAQ ditutup 11,801.60 (-0.82%), S&P 500 ditutup 3,567.79 (-1.16%). Bursa saham US ditutup melemah setelah data pandemi COVID-19 memburuk dan mendorong banyak batasan-batasan baru dan menutupi penemuan vaksin COVID-19 yang efektif.

Di US terdapat 157,000 kasus baru setiap harinya dimana tingkat penularan mencapai 30% lebih tinggi dari seminggu sebelumnya. Investor masih terus memperhatikan pengembangan vaksin dari Pfizer yang mengatakan bahwa vaksin tersebut sudah mencapai 95% efektivitas dan mengajukan penggunaannya secara darurat. Bursa saham Asia dibuka melemah seiring dengan bentrok antara perkembangan vaksin dan kecemasan pada kondisi ekonomi.

Bursa Asia pagi ini bergerak variatif. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

Indeks Nikkei melemah 109 poin ke 25.618
Indeks Hang Seng melemah 157 poin ke 26.386
Indeks Shanghai melemah 8 poin ke 3.346
Indeks Strait Times turun 11 poin ke 2.790

PT Equityworld | Rabu Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Beragam

PT Equityworld | Rabu Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Beragam

PT Equityworld | Indeks saham di pasar kawasan Asia Pasifik pada perdagangan Rabu (18/11/2020) dibuka beragam. Euforia vaksin mereda dan investor berhati-hati melihat lonjakan kasus Covid-19 dunia. Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,82%, sedangkan Topix turun hampir 1%. Ekspor Jepang pada bulan Oktober jauh lebih baik dari yang diharapkan, turun 0,2%, menurut Kementerian Keuangan. Ekonom memperkirakan ekspor Jepang turun 4,5% dari jajak pendapat Reuters. Saham produsen mobil – salah satu ekspor utama negara – anjlok pada perdagangan pagi di bursa Jepang.

Mitsubishi Motor turun lebih dari 5%, sedangkan Honda turun 3,31%. Subaru turun 2,57%. Saham SoftBank tergelincir 0,55% di pagi hari. CEO Perusahaan Masayoshi Son mengatakan dia secara agresif menjual aset tahun ini untuk mempersiapkan “skenario kasus terburuk” di mana dunia akan mati dalam gelombang kedua wabah virus korona. Di Korea Selatan, Kospi naik tipis 0,15%. S & P / ASX 200 Australia naik 0,51%. Di Australia, S & P / ASX 200 naik tipis 0,30%. Semalam, saham AS terkoreksi, menghentikan reli pasar baru-baru ini. Dow Jones Industrial Average turun 167,09 poin, atau 0,6%, ditutup pada 29.783,35. S&P 500 merosot 0,5% menjadi 3.609,53, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,2% menjadi 11.899,34.

Wall Street Turun Ditekan Lonjakan Covid-19 | PT Equityworld

“Pasar melemah semalam karena jumlah kasus Covid mengurangi kepositifan jangka panjang yang dapat diberikan oleh vaksin. Data semalam menunjukkan kepercayaan konsumen memudar dan pengeluaran ritel berkurang,” tulis Rahul Khare, seorang analis di ANZ Research. Awal pekan ini, Wall Street telah naik ke rekor tertinggi setelah Moderna mengumumkan data dari uji coba vaksin virus corona – yang datang beberapa hari setelah berita optimis Pfizer dan BioTech dengan kandidat vaksinnya. Namun, kasus virus korona terus melonjak di negara itu, mengurangi optimisme. Rata-rata infeksi Covid baru harian selama tujuh hari di AS melampaui 150.000 untuk pertama kalinya pada hari Senin, menurut data Johns Hopkins. Pada hari Selasa, Ketua Fed AS Jerome Powell memperingatkan bahwa lonjakan kasus adalah kekhawatiran akan pemulihan ekonomi yang “masih panjang.”

PT Equityworld | Bursa Asia Hijau Sambut Vaksin Moderna, STI & IHSG Lebih 1%

PT Equityworld | Bursa Asia Hijau Sambut Vaksin Moderna, STI & IHSG Lebih 1%

PT Equityworld | Bursa saham Asia mayoritas masih bergerak di zona hijau pada pukul 11:00 WIB, setelah kabar baik dari vaksin besutan

Pada Pukul 11:00 WIB, tercatat indeks Nikkei di Jepang menguat 0,23%, Hang Seng di Hong Kong terapresiasi 0,14%, Straits Times Index (STI) Singapura meroket 1,02%, dan KOSPI Korea Selatan naik 0,27%.

Sedangkan indeks Shanghai Composite di China pada pukul 11:00 WIB tercatat melemah 0,2%.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pukul 11:00 WIB terpantau melesat 1% ke level 5.549,69.

Bursa saham Asia mayoritas masih bergerak ke atas karena pelaku pasar merespons positif terkait kabar dari vaksin besutan Moderna yang diklaim efektif menangkal virus corona hingga mencapai level 94,5% pada uji coba tahap ketiga. Capaian ini lebih baik dari Pfizer yang vaksinnya memiliki efektivitas 90%.

Dari 30.000 sukarelawan yang divaksin oleh Moderna, hanya 95 orang yang jatuh sakit ketika terpapar Covid-19.

Moderna menyatakan bahwa vaksinnya masih stabil di suhu 36-46 derajat Fahrenheit (2-8 derajat Celcius), yang merupakan suhu standar kulkas penyimpanan vaksin, hingga 30 hari.

Sentimen Vaksin Dorong Penguatan Saham di Asia Pasifik | PT Equityworld

Jika disimpan di suhu -20 derajat Celcius, vaksin besutannya itu bisa bertahan hingga 6 bulan. Sebagai perbandingan, vaksin besutan Pfizer harus disimpan di level -70 derajat Celcius.

Pada Agustus 2020 lalu, Moderna mengatakan vaksin tersebut dibanderol seharga US$ 32-US$ 37 per dosis. Namun bila dibeli dalam jumlah besar, harganya bisa jauh lebih murah.

Moderna menyatakan siap mengirim sekitar 20 juta dosis vaksin ke pemerintah AS akhir tahun ini dan mengedarkan 500 juta hingga 1 miliar dosis vaksin ke pasar dunia.

Pejabat Balai Obat dan Makanan AS (Food and Drug Administration/FDDA) Alex Azar kepada CNBC International mengatakan bahwa pemerintah akan bergerak “secepat mungkin” untuk memberikan izin edar vaksin Pfizer dan Moderna atas dasar kepentingan darurat.

PT Equityworld | Saham Tokyo dibuka lebih tinggi menyusul kenaikan Wall Street

PT Equityworld | Saham Tokyo dibuka lebih tinggi menyusul kenaikan Wall Street

PT Equityworld | Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Senin pagi, setelah Wall Street menguat akhir pekan lalu.

Sementara rebound ekonomi Jepang pada periode Juli-September mendorong sentimen para investor.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) terangkat 295,44 poin atau 1,16 persen, dari penutupan Jumat (13/11/2020), menjadi diperdagangkan di 25.681,31 poin, mencatat level intraday tertinggi sejak 4 Juni 1991.

Harga Emas Antam, Retro, Batik dan UBS Hari Ini, Senin 16 November 2020 di Pegadaian | PT Equityworld

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo bertambah 17,84 poin atau 1,05 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.721,06 poin.

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan transportasi laut, perbankan dan produk karet menjadi yang paling menguat pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Design a site like this with WordPress.com
Get started