Equity World | Wall Street terkoreksi setelah naik tinggi di awal Maret, investor memantau stimulus

Equity World | Wall Street terkoreksi setelah naik tinggi di awal Maret, investor memantau stimulus

Equity World | Indeks utama Wall Street turun pada awal perdagangan Selasa (2/3) setelah menguat pada awal Maret karena investor memantau pasar obligasi serta kemajuan stimulus fiskal putaran berikutnya.

Mengutip Reuters, Selasa (2/3), pada pukul 9:49 waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 57,30 poin, atau 0,18% ke level 31.478,21, S&P 500 kehilangan 11,88 poin, atau 0,30% ke level 3.889,94 dan Nasdaq Composite kehilangan 81,49 poin, atau 0,60% ke level 13.507,34.

Sektor teknologi paling membebani benchmark S&P 500. Saham perawatan kesehatan, material dan energi memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya.

S&P 500 pada hari Senin mencatat hari terbaiknya sejak Juni karena pasar menyambut baik persetujuan vaksin Covid-19 ketiga di Amerika Serikat dan lampu hijau Dewan Perwakilan Rakyat AS untuk paket bantuan virus corona senilai US$ 1,9 triliun.

Senat AS akan mulai membahas RUU bantuan Presiden Joe Biden minggu ini ketika Demokrat bertujuan untuk mengesahkan undang-undang tersebut melalui manuver yang dikenal sebagai “rekonsiliasi,” yang akan memungkinkan RUU itu disahkan dengan mayoritas sederhana.

Naik Rp 5.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Rabu 3 Maret 2021 | Equity World

“Pasar bereaksi terhadap lonjakan positif besar di sesi sebelumnya, sementara investor bertanya-tanya apakah kabar baik adalah berita buruk atas kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi karena rencana pengeluaran pemerintah yang besar,” kata Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth di New York seperti dikutip Reuters.

Pasar obligasi AS telah stabil sejak aksi jual mengirim benchmark imbal hasil Treasury 10-tahun ke level tertinggi satu tahun minggu lalu, tetapi terus meningkat, memicu kekhawatiran atas penilaian tinggi di pasar saham dan muncul sebagai alternatif kompetitif untuk ekuitas.

Pada minggu ini, investor akan fokus pada survei sektor jasa ISM serta laporan pekerjaan bulanan AS untuk memastikan kesehatan ekonomi.

Saham Zoom Video Communications Inc melonjak 3,2% setelah perusahaan memperkirakan pendapatan kuartal saat ini di atas perkiraan, karena mengharapkan jutaan orang untuk terus menggunakan platform konferensi video.

Saham Target Corp naik 3% setelah melaporkan kenaikan 21% dalam pendapatan kuartal liburan, jauh lebih tinggi dari perkiraan analis, karena pengiriman pada hari yang sama dan layanan penjemputan di toko membantu memenuhi permintaan yang kuat untuk barang-barang rumah, mainan dan bahan makanan selama pandemi.

Equity World | Terancam Gagal Saingi Perekonomian AS, China Diprediksi Punya Kelemahan Sulit Diperbaiki

Equity World | Terancam Gagal Saingi Perekonomian AS, China Diprediksi Punya Kelemahan Sulit Diperbaiki

Equity World | Sementara itu estimasi media dalam survey Wall Street Journal terhadap demograf dan ekonom adalah penurunan 15 persen pada 2020, terhadap angka kelahiran sebesar 14,65 juta pada 2019. Estimasi yang paling terkendali adalah penurunan sebesar 10 persen.

Para ahli demografi mengatakan populasi China hanya meningkat sedikit dari tahun lalu, terutama setelah melihat perkiraa produk domestik bruto per kapita 2020, yang setara sekitar 11.200 dolar AS.

Kota Wenzhou, Hefei, dan Ningbo melaporkan adanya penurunan kelahiran yang besar. Pada tahun lalu angka kelahiran menurun masing-masing 19 persen, 23 persen, dan 12 persen.

Wall Street Bervariasi, Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS Bikin Investor Waspada | Equity World

Pandemi Covid-19 diperkirakan menjadi salah satu penyebab menurunnya angka kelahiran di China.

Selain itu menurunnya jumlah wanita usia subur dan keengganan untuk memiliki anak lebih dari satu diindikasikan sebagai penyebabnya.

Kelahiran di rumah sakit bersalin di 20 kota di China menurun sebanyak 24 persen selama 10 bulan pada tahun 2020.

PT Equityworld | Wall Street mencetak rekor penutupan tertinggi

PT Equityworld | Wall Street mencetak rekor penutupan tertinggi

PT Equityworld | Wall Street mencapai penutupan tertinggi sepanjang masa pada hari Senin (8/2) karena optimisme investor dipicu oleh prospek pemulihan ekonomi yang lebih cepat. Pemulihan didorong oleh peningkatan stimulus dan peluncuran vaksin yang dipercepat.

Dow Jones Industrial Average naik 237,52 poin atau 0,76% menjadi 31.385,76. Indeks S&P 500 naik 28,76 poin atau 0,74% menjadi 3.915,59. Nasdaq Composite bertambah 131,35 poin atau 0,95% menjadi 13.987,64.

Ketiga indeks utama Wall Street menguat. S&P 500 dan Dow Jones membukukan kenaikan keenam berturut-turut. Ini adalah reli terpanjang sejak Agustus. Perusahaan-perusahaan kecil, yang akan mendapatkan keuntungan terbesar dari rebound ekonomi, mengungguli emiten-emiten yang lebih besar.

“Investor mulai melihat pembukaan ekonomi dan vaksin mulai bekerja,” kata Paul Nolte, manajer portofolio di Kingsview Asset Management di Chicago kepada Reuters.

Selasa Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Bervariasi | PT Equityworld

Namun, reli yang panjang menimbulkan beberapa perhatian. “Saham dinilai terlalu tinggi hampir sepanjang tahun lalu dan hal-hal yang kami lihat sekarang, dengan GameStop dan Bitcoin, itu adalah tanda spekulasi, bukan investasi,” tambah Nolte.

Harga minyak naik ke level tertinggi dalam lebih dari setahun karena pemotongan pasokan dan harapan untuk permintaan yang didorong oleh stimulus. Kenaikan harga minyak ini mengangkat saham energi melonjak 4,2%.

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen mengatakan jika Kongres menyetujui paket bantuan fiskal presiden US$ 1,9 triliun, AS dapat kembali bekerja penuh tahun depan.

Paket itu hampir disahkan pada hari Jumat ketika anggota parlemen menyetujui garis besar anggaran yang akan memungkinkan Demokrat untuk mengeluarkannya melalui Kongres tanpa dukungan dari Partai Republik.

Sementara itu, setidaknya 32.780.860 dosis vaksin telah diberikan di AS sejauh ini. Rata-rata infeksi baru cenderung lebih rendah.

Sepuluh dari 11 sektor utama di S&P 500 mengakhiri sesi di wilayah positif, dengan saham energi menikmati persentase kenaikan terbesar. Utilitas adalah satu-satunya yang merugi.

Musim pelaporan kuartal keempat telah melewati setengah jalan. Sebanyak 294 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan kinerja. Menurut data Refinitiv, dari jumlah tersebut, 83% emiten melampaui perkiraan konsensus.

Analis melihat total pendapatan S&P kuartal keempat kenaikan laba 2,4% secara tahunan. Angka ini berbalik dari prediksi penurunan 10,3% pada awal tahun, menurut Refinitiv.

Walt Disney Co, Cisco Systems Inc dan General Motors Co naik antara 1,8% dan 4,9% menjelang laporan pendapatan mereka minggu ini.

Bitcoin menyentuh rekor tertinggi setelah Tesla Inc mengumumkan telah menginvestasikan sekitar US$ 1,5 miliar dalam cryptocurrency dan akan mulai menerima pembayaran dalam Bitcoin untuk mobil dan produk lainnya.

“Saya melihatnya, hampir sebagai momen penting … dalam hal Bitcoin dari perspektif transaksi,” kata Daniel Ives, direktur pelaksana di Wedbush Securities di Westfield, New Jersey.

Saham Tesla naik 1,3%, sementara penambang cryptocurrency Riot Blockchain dan Marathon Patent Group masing-masing melonjak 40,2% dan 42,4%.

Harga minyak WTI menguat 1,97% ke US$ 57,97 per barel dan harga minyak brent melesat 2,24% ke US$ 60,67 per barel. Harga emas spot menguat 0,92% ke US$ 1.830,81 per ons troi.

PT Equityworld | Melesat Nyaris 5% Sepekan, IHSG Siap Ngegas! Pegangan……

PT Equityworld | Melesat Nyaris 5% Sepekan, IHSG Siap Ngegas! Pegangan……

PT Equityworld | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melesat nyaris 5% sepanjang pekan lalu ke 6.151,729. Dalam 5 hari perdagangan, IHSG mampu menguat sebanyak 4 kali.

Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 417 miliar di pasar reguler. Tetapi jika ditambah dengan pasar nego dan non tunai total investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar 927 miliar.

Serangkaian data ekonomi dari dalam negeri pada pekan lalu mampu memberikan sentimen positif ke pasar saham.

IHS Markit melaporkan aktivitas manufaktur yang dicerminkan oleh Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia periode Januari 2021 sebesar 52,2. Naik dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 51,3.

PMI menggunakan angka 50 sebagai titik mula. Kalau sudah di atas 50, maka artinya dunia usaha sedang memasuki masa ekspansi.

Yang bagus dari ekspansi tersebut adalah terjadi saat berlangsung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal tersebut dikhawatirkan akan memperlambat pemulihan ekonomi Indonesia, sebab kegiatan masyarakat banyak yang dibatasi. Tetapi nyatanya sektor manufaktur Indonesia justru semakin berekspansi.

Kemudian Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun lalu

Bursa Asia Bervariasi, Investor Cermati Saham Alibaba hingga Tencent | PT Equityworld

Rilis tersebut sedikit lebih baik dari konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 di -2,1%.

Kemudian Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa bulan Januari 2021 mencatat rekor tertinggi sepanjang masa US$ 138 miliar. Kenaikan cadangan devisa tersebut berarti BI punya lebih banyak amunisi untuk menstabilkan rupiah kala mengalami gejolak.

Stabilitas rupiah tersebut akan membuat investor asing lebih nyaman berinvestasi di Indonesia, sebab risiko kerugian kurs akan menurun.

Sementara itu dari eksternal sepanjang pekan lalu sentimen pelaku pasar juga mulai pulih. Pada hari Jumat bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) berhasil menguat, indeks S&P 500 bahkan kembali mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.

Rekor tersebut tentunya bisa menginspirasi bursa saham Asia termasuk IHSG pada perdagangan hari ini, Senin (8/2/2021).

Secara teknikal, IHSG pada perdagangn Kamis pekan (4/2/2021) membentuk Doji, secara psikologis pola ini mengindikasikan pasar masih kebingungan menentukan kemana arah IHSG. Artinya peluang IHSG ambrol atau melesat sama besarnya. Meski sehari setelahnya IHSG mampu membukukan penguatan, tetapi tekanan masih tetap ada.

Kabar baiknya, IHSG mampu bertahan di atas 6.000 dan rerata pergerakan 50 hari (moving average/MA50).

IHSG sebelumnya menembus ke bawah MA 50 setelah mengalami kemerosotan 7 hari beruntun pasca membentuk pola 3 gagak hitam (three black crow). Pola tersebut merupakan sinyal pembalikan arah, dari sebelumnya dalam tren menanjak berubah menjadi turun, atau “malapetaka” bagi IHSG.

Pola three black crow terdiri dari 3 candle stick yang menurun, dengan posisi penutupan candle terakhir selalu lebih rendah dari candle sebelumnya.

PT Equityworld | Wall Street naik, investor fokus ke stimulus AS dan laporan pendapatan perusahaan

PT Equityworld | Wall Street naik, investor fokus ke stimulus AS dan laporan pendapatan perusahaan

PT Equityworld | Wall Street menghijau pada perdagangan Kamis (4/2). Investor mencerna laporan pendapatan perusahaan dan tanda-tanda kemajuan paket bantuan pandemi setelah data ekonomi baru Amerika Serikat (AS) menunjukkan pasar tenaga kerja stabil.

Melansir Reuters pukul 9:50 pagi waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 159,70 poin atau 0,52% pada 30.883,30, indeks S&P 500 naik 15,86 poin atau 0,41% pada 3.846,03, dan Nasdaq Composite naik 63,17 poin atau 0,46 % pada 13.673,72.

Laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan 779.000 orang AS mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran pekan lalu, lebih rendah dari 812.000 pada pekan sebelumnya. Otoritas setempat mulai melonggarkan pembatasan terkait pandemi pada bisnis.

Sebuah laporan pada hari Rabu menunjukkan penggajian swasta AS rebound lebih dari yang diharapkan pada bulan Januari. Laporan ketenagakerjaan bulanan pemerintah yang diawasi ketat dan komprehensif akan dirilis pada hari Jumat.

“Anda melihat sedikit ketenangan atau konsolidasi setelah kenaikan besar beberapa hari lalu,” kata Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Manajemen Kekayaan Dakota di New York.

“Pasar mencerna berita pendapatan dan yang lebih penting fokusnya adalah pada jenis perjanjian apa yang bisa keluar dari Washington terkait dengan stimulus.”

Wall Street Meroket, Bursa Saham Asia Semringah Sambut Akhir Pekan | PT Equityworld

Ketiga indeks acuan Wall Street telah bangkit kembali dengan tajam pekan ini karena investor memantau pembicaraan dari stimulus fiskal dan karena kegilaan pembelian baru-baru ini yang didorong oleh media sosial tampaknya terhenti menyusul serangan volatilitas pasar minggu lalu.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Jared Bernstein mengatakan kepada Washington Post bahwa Presiden Joe Biden terbuka untuk mempersempit ambang batas bagi orang AS yang memenuhi syarat untuk menerima cek US$ 1.400 sebagai bagian dari undang-undang bantuan virus Corona.

Sementara itu, perusahaan-perusahaan AS berada di jalur yang tepat untuk membukukan pertumbuhan pendapatan untuk kuartal keempat tahun 2020, data dari Refinitiv menunjukkan pada hari Rabu, yang akan bertentangan dengan ekspektasi laba turun 10% karena pandemi.

Lonjakan belanja online yang didorong pandemi selama musim liburan mengerek kinerja perusahaan e-niaga eBay Inc dan platform pembayaran PayPal Holdings Inc. Saham EBay melonjak 8,6%, sementara PayPal naik 8,4%.

Saham Qualcomm Inc turun 8,5% setelah pembuat chip itu mengatakan kendala pasokan semikonduktor yang telah mengguncang industri berkontribusi pada penjualan kuartal pertama yang sedikit meleset dari ekspektasi Wall Street.

PT Equityworld | Bursa Asia Turun, Saham Hyundai dan Kia Naik Menyusul Potensi Kesepakatan Apple

PT Equityworld | Bursa Asia Turun, Saham Hyundai dan Kia Naik Menyusul Potensi Kesepakatan Apple

PT Equityworld | Bursa Asia Pasifik merosot pada perdagangan Kamis pagi (4/1/2021) menyusul naiknya indeks S&P 500 di Amerika Serikat semalam.

Di Jepang, Nikkei 225 merosot 0,64%, sedangkan indeks Topix melemah 0,18%. Kospi Korea Selatan turun 1,13%.

Bursa saham S&P/ASX 200 ke wilayah merah turun 0,72%. Ekspor barang dan jasa Australia pada Desember naik 3% (mounth to month/mom) dalam basis yang disesuaikan secara musiman. Demikian Biro Statistik Australiia mengumumkan Kamis.

Indeks MSCI saham Asia-Pasifik diperdagangkan 0,22% lebih rendah.

Apple mendekati kesepakatan dengan Hyundai-Kia. Dampaknya, saham produsen mobil Korea Selatan Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing naik 1,63% dan 1,02%, pada perdagangan pagi. Itu terjadi setelah sumber mengatakan kepada CNBC bahwa Apple dalam waktu dekat menyelesaikan kesepakatan dengan Hyundai-Kia untuk memproduksi kendaraan listrik otonom bermerek Apple di pabrik perakitan Kia di West Point, Georgia.

Saham Kia pada Rabu (3/1/2021) melonjak menyusul laporan media lokal bahwa produsen mobil itu akan menandatangani kesepakatan 4 triliun won (US$ 3,59 miliar) dengan Apple untuk membangun kendaraan listrik, menurut Reuters.

GameStop Menguat Lagi, Wall Street Dibuka Variatif | PT Equityworld

Semalam di Amerika Serikat, indeks S&P naik 0,1% menjadi 3.830,17, didukung saham layanan, energi, dan komunikasi. Dow Jones Industrial Average naik 36,12 poin, atau 0,1%, menjadi 30.723,60. Nasdaq Composite merosot kurang 0,1% menjadi 13.610,54 di tengah penurunan saham Amazon.

Mata Uang
Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya berada di 91,098 setelah naik dari level di bawah 90,8 awal pekan ini.

Yen Jepang diperdagangkan pada 105,02 per dolar. Dolar Australia berpindah tangan pada US$ 0,7629, daru US$ 0,768 yang terlihat minggu lalu.

PT Equityworld | Wall Street: Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq Melesat Berkat Optimisme Stimulus

PT Equityworld | Wall Street: Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq Melesat Berkat Optimisme Stimulus

PT Equityworld | Indeks saham di Wall Street ditutup menguat tajam untuk hari kedua berturut-turut pada Selasa (2/1). Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq melesat ditopang optimisme atas kemajuan paket bantuan pandemi Covid-19 Amerika Serikat.

Wall Street Dibuka Hijau Sambut Bangkitnya Optimisme Investor | PT Equityworld

Dow Jones Industrial Average naik 475,57 poin atau 1,57% menjadi 30.687,48, S&P 500 naik 52,45 poin atau 1,39%, menjadi 3.826,31, dan Nasdaq Composite bertambah 209,38 poin atau 1,56%, menjadi 13.612,78.

PT Equityworld | Wall Street bergerak tipis menunggu kebijakan awal Biden

PT Equityworld | Wall Street bergerak tipis menunggu kebijakan awal Biden

PT Equityworld | Wall Street bergerak menguat terbatas di awal perdagangan Kamis (21/1). Pukul 22.10WIB, Dow Jones Industrial Average menguat tipis 0,01% ke 31.189.

Indeks S&P 500 menguat 0,10% ke 3.855. Sedangkan Nasdaq Composite menguat 0,47% ke 13.520.

Investor menunggu peluncuran lebih banyak bantuan corona di Amerika Serikat (AS) setelah pergantian pemerintahan. Selain itu, investor juga berharap percepatan vaksin corona sehingga pemulihan ekonomi akan membaik.

Di sisi lain, angka klaim pengangguran awal yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS mencapai 900.000 pada akhir pekan hingga 16 Januari. Angka tersebut hanya turun tipis ketimbang 926.000 di pekan sebelumnya.

Sambut Akhir Pekan, Bursa Saham Asia Melemah | PT Equityworld

Meski turun tipis, penurunan lebih besar daripada prediksi ekonom pada polling Reuters yang meramalkan angka klaim pengangguran 910.000.

Sepanjang Desember lalu, ada penurunan jumlah pekerjaan hingga 140.000. Ini adalah penurunan pekerjaan pertama sejak April. Penurunan jumlah pekerjaan ini terjadi di tengah upaya kebijakan tinggal di rumah untuk menghambat penyebaran virus corona di AS.

Data ekonomi lain adalah penjualan ritel yang turun dalam tiga bulan beruntun hingga Desember.

PT Equityworld | Jelang Pelantikan Joe Biden, Bursa Saham Asia Pesta Pora!

PT Equityworld | Jelang Pelantikan Joe Biden, Bursa Saham Asia Pesta Pora!

PT Equityworld | Bursa saham Asia mayoritas ditutup menguat pada Rabu (20/1/21), jelang pelantikan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Joe Biden pada Rabu (20/1/21) waktu setempat atau Kamis (21/1/21) tengah malam waktu Indonesia.

Hanya indeks Nikkei Jepang yang berakhir di zona merah pada hari ini, yakni melemah 0,38%.

Sedangkan sisanya ditutup di zona hijau pada hari ini. Indeks Hang Seng Hong Kong ditutup melesat 1,08%, Shanghai Composite China menguat 0,47%, Straits Times Index (STI) Singapura terapresiasi 0,1%, dan KOSPI Korea Selatan terdongkrak 0,71%.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini berhasil ditutup meroket 1,71% di level 6.429,76. Hal ini dikarenakan dari ramainya transaksi di bursa dengan nilai transaksi mencapai Rp 25,1 triliun pada hari ini.

Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 757,4 miliar di pasar regular.

Di Asia, bank sentral China (People Bank of China/PBoC) memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga pinjamannya. Suku bunga pinjaman 1 tahun tetap di angka 3,85%. Sedangkan suku bunga pinjaman 5 tahun tetap berada di 4,65%.

Kamis Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Melonjak | PT Equityworld

Hal ini sesuai dengan konsensus Reuters yang memperkirakan tidak ada perubahan baik pada suku bunga pinjaman satu tahun (LPR) atau LPR lima tahun, yang terakhir masing-masing berada di 3,85% dan 4,65%.

Sementara itu, investor di seluruh dunia, termasuk di Asia tengah menantikan pelantikan Presiden terpilih AS Joe Biden hari ini.

Pidato pertamanya akan memfokuskan pada pentingnya menyatukan kembali bangsa yang terpecah pascakerusuhan Gedung Capitol awal bulan ini.

Pada pekan lalu,

Stimulus tersebut membuat sentimen pelaku pasar membaik, dan kembali mendongkrak kinerja bursa saham. Selain itu, harapan vaksinasi akan dipercepat juga membuat sentimen pelaku pasar membaik.

Dr. Rochelle Walensky, Kepala Pusat Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention) yang dipilih Biden, mengatakan bahwa pemerintah memiliki vaksin yang cukup untuk mencapai target vaksinasi 100 juta orang dalam 100 hari.

PT Equityworld | Janet Yellen janjikan stimulus besar di AS, bursa saham Asia sentuh rekor tertinggi

PT Equityworld | Janet Yellen janjikan stimulus besar di AS, bursa saham Asia sentuh rekor tertinggi

PT Equityworld | Bursa saham Asia naik ke rekor tertinggi pada hari Rabu karena calon Menteri Keuangan AS Janet Yellen menganjurkan paket bantuan fiskal yang besar dan kuat untuk membantu negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu keluar dari kemerosotan yang dipicu pandemi.

Pada sidang konfirmasi pada hari Selasa waktu setempat, Yellen mengatakan manfaat paket stimulus besar lebih besar daripada biaya beban hutang yang lebih tinggi.

Presiden terpilih AS Joe Biden, yang akan dilantik pada Rabu ini, pada pekan lalu mengajukan proposal paket stimulus senilai US$ 1,9 triliun untuk meningkatkan ekonomi dan mempercepat distribusi vaksin.

“Akan ada belanja fiskal besar-besaran. The Fed berusaha mencapai inflasi dua persen dan lapangan kerja penuh, yang masih terlihat jauh, sehingga akan mempertahankan suku bunga rendah untuk beberapa waktu dan sentimen pasar akan tetap kuat,” kata Yoshinori Shigemi, ahli strategi makro di Fidelity International.

Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik 0,95% alias mencapai level tertinggi yang pernah ada.

Biden Dilantik Hari Ini, Harga Emas Antam Jadi Rp954.000/gram | PT Equityworld

Bursa saham Hang Seng di Hong Kong naik 1,0% mendekati level tertinggi yang pernah terjadi pada 2019, sementara pasar saham Australia naik 0,6% untuk mencapai level tertinggi sepanjang masa. Namun indeks Nikkei tergelincir 0,45% karena aksi ambil untung.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump, dalam pidato perpisahan yang dirilis pada hari Selasa, memuji warisannya sendiri dan mendoakan keberuntungan bagi pemerintahan baru meskipun ia menghindari menyebut nama Biden.

Biden akan menjabat pada Rabu ini di bawah langkah-langkah keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah serangan pada 6 Januari lalu di Gedung Capitol.

“Transisi kemungkinan akan lancar dan tidak merepotkan, jadi itulah alasan lain untuk mendukung pasar secara keseluruhan,” kata Yasutada Suzuki, kepala investasi pasar berkembang di Sumitomo Mitsui Bank.

Design a site like this with WordPress.com
Get started