Equityworld Futures | Wall Street Sambut Positif Komitmen The Federal Reserve Mempertahankan Kebijakan

Equityworld Futures | Wall Street Sambut Positif Komitmen The Federal Reserve Mempertahankan Kebijakan

Equityworld Futures | Indeks S&P 500 ditutup menguat pada perdagangan Wall Street, Rabu (14/7/2021), menyusul pernyataan Ketua the Federal Reserve Jerome Powell yang memastikan bank sentral akan mempertahankan kebijakan moneter longgarnya.

Dow Jones Industrial Average naik 0,13% ke 34.933,23. S&P 500 naik 0,12% ke 4.374,3. Nasdaq turun 0,22% ke 14.644,95.

Di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS, Powell mengatakan bahwa bank sentral mampu mempertahankan kebijakan moneter longgar sebelum mulai melakukan tapering (mengurangi) stimulus, meskipun inflasi saat ini naik pesat. Powell memlihat bahwa inflasi akan menurun ke depan.

IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham Pagi Ini | Equityworld Futures

“Pada pertemuan Juni, Komite membahas perkembangan pemulihan ekonomi sejak kami mulai melakukan pembelian aset Desember lalu. Pencapaian kemajuan yang substansial masih jauh, tetapi para peserta pertemuan berharap pemulihan ekonomi akan berlanjut,” kata Powell.

Powell juga dijadwalkan memberikan testimoni kepada Komite Perbankan, Perumahan, dan Perkotaan Senat hari ini.

Yield Treasury 10 tahun AS melemah menyusul pernyataan Powell. Yield turun di tengah meningkatnya inflasi harga produsen pada bulan Juni. Inflasi konsumen AS Juni tercatat paling tinggi sejak 2008.

Saham Apple naik 2,4% setelah perusahaan itu dilaporkan meminta para supplier untuk meningkatkan produksi iPhone generasi terbaru sebesar 20%. JPMorgan juga memasukkan saham Apple ke daftar fokusnya dan menaikkan target harga.

Equityworld Futures | Bursa Saham Asia Beragam Setelah Inflasi AS Menguat

Equityworld Futures | Bursa Saham Asia Beragam Setelah Inflasi AS Menguat

Equityworld Futures | Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan saham Rabu pagi (14/7/2021) seiring inflasi Amerika Serikat (AS) pada Juni lebih tinggi dari yang diharapkan.

Di Jepang, indeks saham Nikkei 225 melemah 0,41 persen. Indeks Topix tergelincir 0,21 persen. Indeks Korea Selatan merosot 0,51 persen. Indeks Australia ASX 200 menanjak 0,1 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25 persen.

Sementara itu, ekonomi Singapura tercatat tumbuh 14,3 persen pada kuartal II 2021. Angka ini di atas perkiraan ekonom sekitar 14,2 persen secara year on year (YoY), berdasarkan jajak pendapat Reuters. Dilansir dari CNBC, Rabu (14/7/2021).

Wajah bursa Asia beragam setelah laporan inflasi AS, Rabu (14/7) pagi | Equityworld Futures

Namun, ekonomi mengalami kontraksi dua persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Di wall street, indeks Dow Jones melemah 107,39 poin ke posisi 34.888,79. Indeks S&P 500 merosot 0,35 persen ke posisi 4.369,21. Indeks Nasdaq susut 0,38 persen ke posisi 14.677,65.

Wall street melemah setelah Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, inflasi melonjak pada Juni berada dalam laju tercepat dalam hampir 13 tahun. Harga konsumen naik 5,4 persen pada Juni 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kenaikan bulanan terbesar sejak Agustus 2008.

Indeks dolar AS berada di posisi 92,80 setelah berada di posisi 92,4. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran USD 110,62 per dolar AS. Harga minyak melemah pada jam perdagangan di Asia. Harga minyak Brent berjangka turun 0,34 persen ke posisi USD 76,23 per barel. Harga minyak berjangka Amerika Serikat susut 0,36 persen ke posisi USD 74,98.

Equityworld Futures | Kekhawatiran pasar mereda, bursa saham Asia menikmati reli

Equityworld Futures | Kekhawatiran pasar mereda, bursa saham Asia menikmati reli

Equityworld Futures | Bursa saham Asia menikmati reli pada hari Senin ini usai mengikuti rekor tertinggi di Wall Street dan pelonggaran kebijakan di China yang telah membantu menenangkan beberapa kekhawatiran pasar baru-baru ini.

China merilis angka pertumbuhan ekonomi, perdagangan, penjualan ritel, dan output industri di tengah kekhawatiran akibat pelonggaran kebijakan yang tiba-tiba pekan lalu.

“Ekspektasi seputar prospek China telah memburuk selama sebulan terakhir sebagai akibat dari beberapa data parsial yang mengecewakan yang dibuat jauh lebih buruk oleh optimisme dari pertumbuhan puncak dari pemulihan pandemi,” kata analis Westpac dalam sebuah catatan.

Bursa Saham Asia Semringah, Investor Menanti Data Perdagangan China | Equityworld Futures

“Namun, pertumbuhan tahunan diperkirakan masih di atas 8,0% dan, hingga paruh kedua 2022, denyut pertumbuhan kuartalan akan kembali ke tren yang seharusnya,” lanjut dia.

Pada hari Senin, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,9%, setelah turun 2,3% pada minggu lalu.

Nikkei Jepang melambung 2,3%, dan menjauh dari rekor terburuk dalam dua bulan yang disentuh pada hari Jumat lalu. Sementara bursa saham Korea Selatan naik 0,9%.

Equityworld Futures | Minat Arisan Emas di Pegadaian? Simak Cara dan Syaratnya

Equityworld Futures | Minat Arisan Emas di Pegadaian? Simak Cara dan Syaratnya

Equityworld Futures | Selain menabung emas dan membeli dengan sistem cicilan, Anda bisa memiliki emas batangan dengan cara arisan, lo. Betul, Anda bisa menikmati layanan pembelian emas dengan cara arisan emas ini di PT Pegadaian. Caranya pun mudah. Anda cukup datang ke kantor Pegadaian. Isi formulir dan sertakan data identitas seluruh peserta arisan. Satu kartu identitas hanya untuk satu nama. Jumlah peserta per kelompok arisan emas minimal 6 orang dan maksimal 12 orang. Ukuran emas yang dipilih bisa 1 gram, 5 gram, 10 gram, atau 25 gram. Dalam setiap kelompok harus ditentukan ketua arisan. Sebab, si ketua ini yang nantinya akan mengumpulkan iuran peserta arisan emas dan bertransaksi ke Pegadaian setiap bulan.

Setelah kelompok terbentuk dan didaftarkan, setiap bulan, ketua arisan harus menyampaikan nama pemenang ke pihak Pegadaian. Plus, membayar keseluruhan uang iuran peserta arisan emas. Pembayaran itu disertakan nama pemenang arisan emas. Sebab, pihak Pegadaian akan membuatkan nota penyerahan emas batangan berdasarkan nama pemenang.

Wall Street Bangkit! Dow Jones, S&P 500, Nasdaq Naik 1% | Equityworld Futures

“Sebelum datang untuk setor dan ambil emasnya, sebaiknya hubungi petugas Pegadaian di tempat Anda mendaftar arisan emas tersebut, ya. Supaya bisa kami siapkan terlebih dahulu,” ujar Intan, seorang pegawai Pegadaian di Kabupaten Bogor.
Untuk ikut arisan emas Pegadaian dikenakan biaya administrasi Rp 50.000 plus materai Rp 10.000 untuk setiap kelompok. Artinya, jika peserta arisan emas ada 10 orang, biaya administrasi dan materai yang ditanggung adalah Rp 6.000 per orang.

Nah berikut ini contoh hitungan arisan emas Pegadaian. Misalnya, untuk arisan emas batangan Pegadaian seberat 1 gram, Sabtu (3/7) ini harganya Rp 976.000. Lalu, jumlah peserta arisan ada 10 orang. Maka, jangka waktu arisannya 10 bulan. Uang muka yang disetorkan per anggota sebesar 15 persem dari harga emasnya yakni Rp 146.400. Sementara besaran iurannya Rp 91.600 per orang per bulan.

Equityworld Futures | Emiten Pemilik Tambang Nikel Blok Syarini hingga Raisa Jadi Pendatang Baru di BEI

Equityworld Futures | Emiten Pemilik Tambang Nikel Blok Syarini hingga Raisa Jadi Pendatang Baru di BEI

Equityworld Futures | Pasar modal Indonesia kembali kedatangan emiten baru pada perdagangan saham Jumat (9/7/2021). PT PAM Mineral Tbk, perusahaan tambang mineral nikel akan catatkan saham perdana di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham NICL.

PT PAM Mineral Tbk mencatatkan saham perdana sebagai perusahaan tercatat ke-26 di BEI pada 2021. Jumlah saham yang dicatatkan 9.662.500.000. Saham itu terdiri dari penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak 2 miliar dengan nilai nominal Rp 20. Sedangkan saham lama sebanyak 7.662.500.000 saham. Demikian mengutip laman BEI, Jumat pekan ini.

Harga penawaran saham Rp 100. Jumlah dana IPO yang didapatkan dari IPO Rp 200 miliar. Dana hasil IPO antara lain sekitar Rp 72 miliar untuk pengembangan usaha dengan 30 persen untuk program eksplorasi lanjutan berupa pengeboran spasil detail terkait penambahan cadangan bijih nikel perseroan pada area blok kerja dengan nama BCL, Raisa, Kartini, Tiara dan Syahrini dengan total luas sekitar 51 hektar.

Pasar Dicekam Kekhawatiran Pandemi, Wall Street Dibuka Merah | Equityworld Futures

Kemudian 70 persen akan digunakan untuk entitas anak, IBM, untuk program eksplorasi lanjutan pengeboran spasi detail terkait penambangan cadangan bijih nikel IBM di Kolaka, Cendana, Longori, Silae, Komia, Kuma, Kondole dengan total luas sekitar 183 hektar. Sedangkan sisanya untuk modal kerja antara lain 72 persen untuk operasional perseroan dan 28 persen untuk entitas anak.

Selain itu, perseroan akan menawarkan waran sebanyak 2,6 miliar waran seri I yang menyertai penerbitan saham baru adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan pembelian saham biasa atas nama.

Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan Penawaran Umum yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek pada tanggal penjatahan.

Setiap pemegang 10 saham baru Perseroan berhak memperoleh 13 waran dengan setiap satu waran memberikan hak kepada pemegang untuk membeli satu saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portapel. Waran yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama dua tahun. Adapun harga pelaksanaan waran Rp 300.

Perseroan telah menunjuk penjamin pelaksana emisi efek PT Danatama Makmur Sekuritas. Selain itu, penjamin emisi efek antara lain PT Artha Sekuritas Indonesia, PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Waterfront Sekuritas Indonesia, PT Panca Global Sekuritas, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT Nilai Inti Sekuritas.

yworld Futures | Wall Street Dibuka Menguat, Dow Berayun Tinggalkan Zona Merah

Equityworld Futures | Wall Street Dibuka Menguat, Dow Berayun Tinggalkan Zona Merah

Equityworld Futures | Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan perdagangan Rabu (7/7/2021), setelah indeks S&P 500 berakhir di zona hijau dalam 7 hari beruntun-terpanjang sejak Agustus tahun lalu.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 6,3 poin (-0,02%) pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB) dan selang 15 menit berbalik naik 62,75 poin (+0,18%) ke 34.640,12. Nasdaq tumbuh 66,6 poin (+0,45%) ke 14.730,23 dan S&P 500 bertambah 11,1 poin (+0,26%) ke 4.354,67.

Mayoritas saham teknologi menguat dipimpin Amazon yang naik lebih dari 1% di pembukaan, diikuti saham Alphabet (induk usaha Google) dan Apple. Sebaliknya, saham siklikal yang diuntungkan oleh pembukaan ekonomi berbalik melemah di antaranya Caterpillar.

Saham sektor minyak dan gas juga menguat, di antaranya Occidental Petroleum dan APA Corp yang juga melompat lebih dari 1%, setelah harga kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 2%.

Sebaliknya, saham perbankan seperti Goldman Sachs dan JPMorgan Chase melanjutkan koreksi mereka setelah imbal hasil (yield) obligasi jangka panjang anjlok, menjadi 1,306%, sehingga menekan prospek profitabilitas industri keuangan.

Rabu Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Bervariasi, Nikkei Turun Lebih 1% | Equityworld Futures

Membalik banyak prediksi, imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) tenor 10 tahun-yang menjadi acuan harga di pasar-anjlok 1,35% pada hari ini. Hanya yield obligasi jangka pendek, di antaranya tenor 1 dan 2 tahun, yang flat cenderung menguat.

Imbal hasil obligasi bergerak berlawanan dari harga, sehingga koreksi yield menandakan bahwa investor memborong surat berharga tersebut. Aksi beli itu telah terjadi pada Selasa, ditandai dengan anjloknya imbal hasil obligasi tenor 10 tahun sebesar 7,2 basis poin (bp) menjadi 1,36%.

Pada penutupan perdagangan kemarin, indeks Dow Jones anjlok 208,98 poin (-0,6%) dan S&P 500 melemah 0,2%, setelah menyentuh rekor tertinggi baru. Sebaliknya, indeks Nasdaq menguat nyaris 0,2% dan mencetak rekor tertinggi baru.

Investor sedang mengkhawatirkan risiko berbaliknya arah bursa di tengah ketakpastian terkait pandemi, kekhawatiran lonjakan inflasi, dan pengurangan pembelian surat berharga oleh bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) atau kebijakan tapering.

Mereka akan memantau arah kebijakan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang bakal terbaca dari rilis risalah rapat (Fed Minutes) bulan lalu. Bank sentral terkuat di dunia ini diprediksi masih akan mempertahankan kebijakan moneter longgar (dovish).

Di sisi lain, kebijakan pengurangan pembelian (tapering off) obligasi di pasar sekunder, dari posisi sekarang sebsar US$ 120 miliar per bulan, diprediksi bakal dimulai dalam waktu dekat dan diikuti kenaikan suku bunga acuan secepatnya pada 2022.

Pasar juga akan memantau rilis data pengajuan kredit perumahan rakyat (KPR) mingguan dan data tenaga kerja.

Equityworld Futures | Mayoritas Bursa Asia Ditutup Positif, Hang Seng-Shanghai Loyo

Equityworld Futures | Mayoritas Bursa Asia Ditutup Positif, Hang Seng-Shanghai Loyo

Equityworld Futures | Mayoritas bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Selasa (6/7/2021), di tengah gagalnya kesepakatan di rapat Organisasi Negara Pengekspor Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC).

Tercatat indeks Nikkei Jepang ditutup bertambah 0,16% ke level 28.643,21, Straits Times Singapura melesat 1,74% ke 3.190,59, KOSPI Korea Selatan terapresiasi 0,36% ke 3.305,21, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tumbuh 0,69% ke level 6.047,11.

Sementara untuk indeks Hang Seng Hong Kong dan Shanghai Composite China ditutup melemah pada hari ini. Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,25% ke level 28.072,86 dan Shanghai berakhir turun 0,11% ke 3.530,26.

Pasar saham di Hong Kong dan China ditutup lebih rendah karena investor di kedua negara tersebut tetap waspada terhadap penilaian yang tinggi dari sektor-sektor tertentu.

Bursa Saham Asia Menguat Jelang Pertemuan Bank Sentral Australia | Equityworld Futures

Analis dari Fortune Securities, Yan Kaiwen mengatakan beberapa investor mulai beralih ke sektor yang lebih murah dengan pertumbuhan yang stabil. Investor mulai menghindari sektor saham healthcare di China.

“Tingkat pertumbuhan saham emiten healthcare tidak dapat mendukung penilaian tinggi mereka saat ini,” kata Yan, dikutip dari Reuters.

Sementara itu, regulator antimonopoli China akan secara resmi memblokir rencana Tencent Holdings Ltd. untuk menggabungkan dua situs streaming videogame teratas di negara itu, yakni Huya dan DouYu.

Namun sebagian besar, pelaku pasar saham Asia masih optimis pada hari ini, di tengah kenaikan harga minyak mentah acuan dunia, setelah gagalnya kesepakatan di OPEC dan sekutunya (OPEC+).

Rapat OPEC yang juga dihadiri sekutunya yakni Rusia dkk. gagal mencapai kesepakatan mengenai penghentian pemangkasan produksi meski ada indikasi pemulihan ekonomi di berbagai negara maju.

Harga kontrak minyak mentah jenis Brent yang menjadi acuan dunia menguat ke kisaran US$ 77,5 per barel di Europe, sementara kontrak serupa untuk harga minyak acuan di AS yakni West Texas Intermediate (WTI) melesat ke kisaran US$ 76,6/barel.

Sementara itu, kontrak berjangka (futures) indeks saham Amerika Serikat (AS) bergerak mendatar, setelah pada perdagangan Senin (5/7/2021) kemarin libur memperingati Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli.

Equityworld Futures | Saham-saham yang banyak diminati asing saat IHSG terkoreksi

Equityworld Futures | Saham-saham yang banyak diminati asing saat IHSG terkoreksi

Equityworld Futures | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan pekan pertama Juli 2021. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, Senin (5/7), IHSG turun 17,39 poin atau 0,29% ke level 6.005,60 pada akhir perdagangan.

Sepanjang perdagangan IHSG lebih banyak bergerak di zona merah dengan level terendah 5.985,35 dan level tertinggi 6.036,97.

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 16,49 miliar dengan nilai transaksi Rp 9,97 triliun. Ada 314 saham yang turun, 190 saham yang naik dan 141 saham lainnya yang nilainya tidak berubah.

IHSG lebih banyak tertekan penurunan IDX Sektor barang konsumen primer 2,16%, disusul IDX sektor energi 0,98, IDX Sektor barang baku 0,91 dan IDX sektor perindustrian 0,85%. Investor asing mencatat net sell sebesar Rp 326,30 miliar di seluruh pasar.

IHSG Berpeluang Koreksi, Simak Saham Pilihan Ini | Equityworld Futures

Kendati demikian, asing juga memburu saham-saham ini di tengah penurunan IHSG.

Asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 45,5 miliar. Saham TBIG pun melesat 8,28% ke Rp 3.400 per saham. Total volume perdagangan saham TBIG mencapai 116,3 juta dengan nilai transaksi Rp 388,6 miliar.

Saham PT Astra International Tbk (ASII) juga banyak diburu asing Rp 35,7 miliar saat saham ini terkoreksi 1,20% ke Rp 4.940 pada penutupan perdagangan. Total volume perdagangan saham ASII mencapai 27,55 juta dengan nilai transaksi Rp 137,0 miliar.

Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga dikoleksi asing sebesar Rp 25,1 miliar saat saham ini ditutup melemah 1,90% ke Rp 6.450 per saham. Total volume perdagangan saham INDF mencapai 10,61 juta dengan nilai transaksi Rp 68,7 miliar.

Equityworld Futures | IHSG Diperkirakan Bergerak Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Equityworld Futures | IHSG Diperkirakan Bergerak Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Equityworld Futures | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak di dalam rentang konsolidasinya pada perdagangan hari ini.

Pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu, IHSG berada di level 6.023,008, naik 17,05 poin atau 0,28 persen menjadi 6.023,01. Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 6.014,87-6.043,43.
Pada Jumat lalu, IHSG naik 0,01 persen dari 6.022,399 pada pekan sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di tengah pemberlakuan PPKM Darurat.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, perkembangan pergerakan IHSG masih belum menunjukkan akan menggeser rentang konsolidasinya ke arah yang lebih baik. IHSG hari ini diproyeksi bergerak dalam kisaran 5.913-6.123.

Ada PPKM Darurat, IHSG Diprediksi Tetap Menghijau Hari Ini | Equityworld Futures

“Hingga saat ini pergerakan IHSG masih terlihat bergerak dalam rentang yang cukup terbatas mengingat masih minimnya sentimen yang dapat mem-booster kenaikan IHSG,” jelas William dalam proyeksinya, Senin (5/7).
Namun, ia mengatakan momentum dari pergerakan yang fluktuatif di dalam pergerakan IHSG dapat dimanfaatkan bagi investor jangka pendek, menengah maupun panjang.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
-PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
-PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
-PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
-PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
-PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
-PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
-PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

Equityworld Futures | Melonjak Dua Kali Lipat, Nilai Perdagangan BEI Capai Rp13 Triliun per Hari

Equityworld Futures | Melonjak Dua Kali Lipat, Nilai Perdagangan BEI Capai Rp13 Triliun per Hari

Equityworld Futures | Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi menyebut sejak 2011 hingga 2021 pasar modal masih menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Meskipun sempat mengalami koreksi akibat pandemi Covid-19 yang menerpa Indonesia pada 2020 silam.

“Pada 2020 sempat ada koreksi yang dimana paling rendah pada 24 Maret 2020 mencapai dibawah Rp4.000. Namun, 31 Desember sudah hampir mencapai Rp6.000 kembali. Itu artinya sudah kembali bullish hampir seperti sebelum pandemi,” ujarnya dalam webinar ‘Exploring The Next Market Mover MNC Sekuritas’ secara daring, Kamis (1/7/2021).

Jika ditarik dari 2011 hingga 2020, kata Inarno, pertumbuhannya masih cukup bagus. Artinya masih bisa menjadi alternatif sumber pendanaan serta wadah investasi yang cukup baik bagi investor.

Ia mengatakan tahun 2021 ini penuh tantangan dengan harapan pemulihan ekonomi. Hal ini tercermin dari tingginya aktifitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam tiga bulan terakhir.

IHSG Bakal Konsolidasi, Cek Saham Pilihan Ini | Equityworld Futures

“Kami mencatat nilai perdagangan sudah mencapai lebih dari Rp 13 triliun per hari atau melonjak dua kali lipat dalam lima tahun terakhir,”papar dia.

Kemudian, terdapat juga lonjakan frekuensi mencapai rata-rata sekitar 1,3 juta transaksi per hari yang dimana ini merupakan yang tertinggi di kawasan Asia dalam tiga tahun terakhir. Hal ini dikuti pula dengan lonjakan volume perdagangan yang mencapai lebih dari Rp18 miliar saham per hari.

Inarno menuturkan lompatan transaksi ini merupakan hal yang luar biasa. Sebab tak lepas dari dukungan dan peran serta dari seluruh stakeholder termasuk MNC Sekuritas yang selalu aktif dalam pemberian sosialisasi dan edukasi.

Disisi lain, BEI bersama dengan Self Regulatory Organization (SRO) terus memberikan perhatian yang besar terhadap kelangsungan infrastruktur perdagangan.

“Kita harus yakin bahwa infrastruktur kita siap menghadapi lonjakan tersebut,”ucapnya.

Sementara itu, terkait beredar kabar Unicorn akan listing di BEI, dibenarkan oleh Inarno. Ia menyatakan bahwa saat ini BEI tengah melakukan diskusi intens dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan stakeholder untuk merumuskan regulasi-regulasi yang memungkinkan dilakukannya IPO.

“Mudah-mudahan tahun ini Unicorn ada dua atau tiga yang masuk di dalam listing BEI,” tutupnya. (TIA)

Design a site like this with WordPress.com
Get started