PT Equityworld | Emas Antam Mager Nggak Gerak, Cek Rincian Harga Terbarunya

PT Equityworld | Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) masih stagnan. Pada perdagangan hari ini, harga emas tidak bergerak di harga Rp942.000 per gram. Demikian halnya dengan buyback atau harga yang didapat jika pemegang emas ingin menjual emas batangannya juga bertahan di harga Rp822.000 per gram.

IHSG Fluktuaktif Jelang Libur Kemerdekaan, Investor Asing Lepas Saham ADRO hingga BNBA | PT Equityworld

Mengutip dari laman logammulia.com, cetakan emas terkecil yakni 0,5 gram, berada di level Rp521.000. Sedangkan, untuk satuan 5 gram, dihargai Rp4.485.000, dan 10 gram Rp8.915.000. Lebih lanjut, untuk harga emas 50 gram dijual sebesar Rp44.245.000. Sementara untuk ukuran emas yang terbesar, yakni 500 gram dan 1.000 gram masing-masing dibanderol sebesar Rp441.320.000 dan Rp882.600.000.

Sekedar informasi, harga emas Antam tersebut berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Adapun sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017 pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45%, sertakan nomor NPWP setiap kali transaksi.

Berikut rincian harga pecahan emas batangan Antam:
Emas 0,5 gram: Rp521.000
Emas 1 gram: Rp942.000
Emas 5 gram: Rp4.485.000
Emas 10 gram: Rp8.915.000
Emas 25 gram: Rp22.162.000
Emas 50 gram: Rp44.245.000
Emas 100 gram: Rp88.412.000
Emas 250 gram: Rp220.765.000
Emas 500 gram: Rp441.320.000
Emas 1.000 gram: Rp882.600.000

Equityworld Futures | Bursa Saham Asia Bervariasi, Indeks Kospi Memimpin Pelemahan

Equityworld Futures | Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan Jumat pagi (13/8/2021). Bursa saham Korea Selatan memimpin kerugian di antara bursa saham Asia dengan saham Samsung merosot setelah pewaris perusahaan dibebaskan dari penjara.

Pada perdagangan Jumat pagi, saham Samsung Electronics melemah 3,25 persen, saham Samsung C&T turun 1,48 persen. Saham Samsung Life Insurance tergelincir hampir 1 persen dan Samsung SDS susut 1,4 persen.

Setelah Melesat 1,2%, Harga Emas Antam Hari Ini Kalem Dulu | Equityworld Futures

Bursa saham Korea Selatan tergelincir setelah Vice Chairman Samsung Electronics Jay Y.Lee dibebaskan dari penjara pada Jumat, 13 Agustus 2021. Pemerintah Korea Selatan mengumumkan awal pekan ini, Jay Lee memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat. Demikian dilansir dari CNBC, Jumat, pekan ini.

Indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 1,61 persen. Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,17 persen. Sementara itu, indeks Topix menguat 0,1 persen.

Di Australia, indeks ASX 200 menguat tipis 0,49 persen seiring investor mencermati situasi kasus COVID-19. Hal ini seiring Canberra memasuki lockdown selama sepekan mulai Kamis ini setelah ditemukan kasus COVID-19.

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,43 persen. Di wall street, indeks Dow Jones naik 14,88 poin ke posisi 35.499,85. Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 0,3 persen menjadi 4.460,83. Indeks Nasdaq bertambah 0,35 persen menjadi 14.816,26.

Indeks Dolar AS

Indeks dolar Amerika Serikat berada di kisaran 92,99. Angka ini di bawah awal pekan sekitar 92,9. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 110,39 per dolar AS.

Harga minyak turun pada jam perdagangan di Asia. Harga minyak Brent berjangka turun 0,53 persen menjadi USD 70,94 per barel. Harga minyak berjangka Amerika Serikat susut 0,56 persen menjadi USD 68,7 per barel.

Equityworld Futures | Gimana Nih? Harga Emas Diramal Bakal Terus Merosot

Equityworld Futures | Pekan ini harga emas tercatat mulai mengalami perbaikan. Namun analis masih pesimis dengan prospek harga ke depan.

Dikutip dari CNBC, Kamis (12/8/2021), hari Minggu kemarin harga emas turun ke level terendah dalam 4 bulan terakhir ke level US$ 1.677,9. Padahal Kamis pekan sebelumnya sebelumnya harga emas berada di kisaran US$ 1.740 per troy ounce.

Pada awal tahun harga emas masih berada di level US$ 1.900 an.

Data Inflasi AS Landai, Harga Emas Melonjak Tinggi | Equityworld Futures

Analis Komoditas Commonwealth Bank of Australia Vivek Dhar mengungkapkan penurunan harga emas ini terjadi karena respon laporan ketenagakerjaan AS yang semakin baik.

Harga emas dan dolar AS ini saling terkait. Jika dolar AS menguat terhadap mata uang lain, maka harga emas akan turun.

“Aksi jual yang terjadi pada Senin kemungkinan dipicu oleh pasar Asia yang membeli dolar AS dan menjual emas sebagai respon laporan ketenagakerjaan periode Juli,” kata dia dikutip dari CNBC, Kamis (12/8/2021).

Pada Jumat lalu, Biro Statistik Tenaga Kerja AS menyebutkan nonfarm payrolls mengalami peningkatan menjadi 943.000 pada Juli. Angka ini lebih tinggi dibanding perkiraan yang hanya 845.000 pekerjaan baru.

“Logam mulia ini akan sulit bullish,” ujarnya. Apalagi kebijakan moneter AS yang lebih hawkish.

Sebelumnya Federal Reserve memperkirakan akan menghentikan pelonggaran moneter dan memperlambat stimulus ketika ekonomi pulih dari pandemi. Bank sentral AS mempertahankan suku bunga di level yang mendekati nol.

Namun pejabat Fed memberikan sinyal jika kenaikan suku bunga bisa saja terjadi apalagi dengan angka inflasi yang mulai meningkat.

Head of Investment UBS Global Wealth Management Dominic Schnider mengungkapkan jika harga emas diprediksi hanya berada di level US$ 1.700 pada kuartal I 2021. Bahkan harga emas bisa turun ke level US$ 1.600 atau lebih rendah.

Equityworld Futures | Bursa Wall Street Awal Pekan Masih Mixed, Rekor Dow Jones dan S&P500 Terkoreksi

Equityworld Futures | Perdagangan saham awal pekan di bursa Wall Street – Amerika Serikat hanya menghasilkan gain moderat dari indeks utama yang tertekan akhir pekan lalu. Pada penutupan perdagangan yang berakhir Selasa dinihari WIB (10/8/2021) terpantau rekor 2 indeks utama sebelumnya terkoreksi oleh profit taking.

Biden Peringatkan Ancaman Ekonomi Akibat Meningkatnya Kasus Covid-19 | Equityworld Futures

Indeks Nasdaq naik tipis 24,42 poin atau 0,2 persen menjadi 14.860,18, tetapi indeks S&P 500 tergelincir 4,17 poin atau 0,1 persen menjadi 4.432,35 dan indeks Dow Jones turun 106,66 poin atau 0,3 persen menjadi 35.101,85. Tekanan profit taking pada Dow Jones dan S&P500 adalah kekhawatiran penyebaran cepat varian delta Covid-19 seluruh dunia.

Perdagangan saham Wall Street masih menunjukkan kinerja beragam setelah data pekerjaan AS Jumat lalu yang lebih baik dari perkiraan. Laporan NonFarm Payroll (NFP) tersebut menambah optimisme ekonomi tetapi juga meningkatkan kekhawatiran tentang prospek kebijakan moneter The Fed selanjutnya.

Secara sektoral, sebagian besar mengakhiri sesi hanya menunjukkan pergerakan moderat sehingga berkontribusi pada kinerja yang lesu di bursa secara keseluruhan. Untuk pelemahan saham dipimpin oleh saham emas dengan NYSE Arca Gold Bugs Index anjlok 2,6 persen.

Kemudian disusul oleh saham jasa minyak akibat anjloknya harga minyak WTI yang mengakibatkan penurunan 1,9 persen oleh Philadelphia Oil Service Index. Saham maskapai penerbangan, produsen minyak dan tembakau juga terlihat melemah hari ini, sementaraitu beberapa kekuatan terlihat di antara saham pialang dan baja.

Equityworld Futures | IHSG Anjlok 1,4 Persen pada Sesi Kedua Perdagangan, Ini Kata Analis

Equityworld Futures | Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melanjutkan koreksi pada sesi dua perdagangan saham Senin (9/8/2021). IHSG bahkan turun hingga 1 persen dan investor asing jual saham.

Mengutip data RTI, Senin, 9 Agustus 2021 pukul 14.29 WIB, IHSG turun 1,29 persen ke posisi 6.125,50. Indeks saham LQ45 melemah 1,72 persen ke posisi 829. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan. IHSG makin turun dalam sekitar 1,4 persen ke posisi 6.116 pada pukul 14.44 WIB.

Mulai Dijual Asing, Saham Bukalapak Perlahan Keluar dari ARA! | Equityworld Futures

Sebanyak 359 saham melemah sehingga menekan IHSG. 152 saham menguat dan 140 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.727.740 kali dengan volume perdagangan 26,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,9 triliun. Investor asing lepas saham Rp 697,24 miliar di pasar regular.

Sebagian besar sektor saham tertekan. Sektor saham IDXbasic melemah 2,4 persen dan catat penurunan terbesar. Diikuti sektor saham IDXinfra melemah 2,06 persen dan IDXfinance susut 1,77 persen. Sementara itu, IDXtransportasi melonjak 2,45 persen, IDXtechno naik 1,7 persen dan IDXsiklikal mendaki 0,64 persen.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, memang ada kecenderungan IHSG terkoreksi terlebih dahulu. Ditambah ada gap pada beberapa hari lalu pada IHSG.

Equityworld Futures | Turun Terus! Terus Turun, Begini Nasib Emas Antam Pekan Ini

Equityworld Futures | Harga emas dunia belum sekalipun mencatat kenaikan di pekan ini, berbanding terbalik dengan prediksi para analis sebelumnya. Alhasil, harga emas Antam di dalam negeri juga turun terus.

Pada perdagangan Jumat (6/8/2021), harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk ini turun Rp 2.000/gram. Emas dengan berat 1 gram dijual Rp 939.000/batang, secara persentase turun 0,21%, berdasarkan data dari logammulia.com, situs resmi PT Antam.

IHSG diprediksi menguat dibayangi aksi ambil untung | Equityworld Futures

PT Antam menjual emas batangan mulai satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram. Tetapi harga jualnya belum termasuk pajak 0,9% bagi pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45% dengan NPWP.

Berat Harga Dasar Harga NPWP (+Pajak 0.45%) Harga Non NPWP (+Pajak 0.90%)
0.5 gr 519,500 521,500 523,500
1 gr 939,00 943,000 947,000
2 gr 1,818,000 1,826,000 1,834,000
3 gr 2,702,000 2,714,000 2,726,000
5 gr 4,470,000 4,490,000 4,510,000
10 gr 8,885,000 8,924,000 8,964,000
25 gr 22,087,000 22,186,000 22,285,000
50 gr 44,095,000 44,293,000 44,491,000
100 gr 88,112,000 88,508,000 88,905,000
250 gr 220,015,000 221,005,000 221,995,000
500 gr 439,820,000 441,799,000 443,778,000
1000 gr 879,600,000 883,558,000 887,516,000

Harga emas dunia pada perdagangan kemarin kembali turun 0,41% ke 1.804/troy ons yang menyeret turun emas Antam hari ini. Padahal baik para analis dan pelaku pasar melihat harga emas dunia berpeluang melesat di pekan ini, terlihat dari survei mingguan yang dilakukan Kitco.

Pada pekan lalu, survei terhadap 14 analis di Wall Street menunjukkan sebanyak 11 orang atau 79% memberikan proyeksi bullish (tren naik), sisanya netral, tidak ada satu pun yang memberikan proyeksi bearish (tren turun).

Sementara survei yang dilakukan terhadap investor dan pelaku pasar lainnya atau yang dikenal dengan Main Street, dengan 862 partisipan menunjukkan 70% memberikan proyeksi bullish, 18% bearish, dan sisanya netral.

Tanda-tanda emas dunia akan melesat sebenarnya muncul pada Rabu lalu. Emas sempat melesat lebih dari 1%, tetapi akhirnya berbalik arah. Sebabnya, wakil ketua bank sentral AS (The Fed) Richard Clarida yang mengindikasikan tapering bisa dilakukan tahun ini, dan suku bunga naik di awal 2023.

Tapering merupakan musuh utama emas, pernah terjadi di tahun 2013, logam mulia akhirnya masuk tren menurun hingga 2015.

Data tenaga kerja AS yang akan dirilis malam ini bisa membuat emas berbalik arah kembali naik, atau malah jeblok lebih dalam, dan emas Antam akan mengikuti pada perdagangan Sabtu besok.

Data tenaga kerja AS merupakan salah satu acuan The Fed dalam melakukan tapering. Hasil polling yang dilakukan Reuters menunjukkan tingkat pengangguran AS di bulan Juni turun menjadi 5,7% dari bulan sebelumnya 5,9%. Sementara perekrutan tenaga kerja di luar sektor pertanian (non-farm payrolls/NFP) sebanyak 880.000 orang, lebih tinggi dari bulan Mei 850.000 orang.

Namun, data tenaga kerja versi Automatic Data Processing Inc. (ADP) yang dirilis Rabu lalu mengecewakan. ADP kemarin melaporkan sepanjang bulan Juli perekonomian AS mampu menyerap 330.000 tenaga kerja, turun lebih dari setengah dari bulan sebelumnya 680.000 tenaga kerja, serta jauh di bawah prediksi kenaikan menjadi 695.000 tenaga kerja.

Data ADP kerap dijadikan acuan rilis data tenaga kerja versi pemerintah, jika mengecewakan juga maka harga emas dunia berpeluang balik menguat. Tetapi jika data itu bagus, maka emas terancam turun lebih dalam.

Equityworld Futures | Bursa Saham Asia Beragam Imbas Wall Street yang Melemah

Equityworld Futures |Bursa saham Asia Pasifik menguat tipis pada perdagangan Kamis pagi (5/8/2021) seiring tekanan terhadap bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street. Hal itu yang membuat indeks Dow Jones turun lebih dari 300 poin.

Di bursa saham Asia, indeks Nikkei 225 naik 0,15 persen pada awal perdagangan. Indeks Topix mendatar. Indeks Korea Selatan Kospi menguat tipis 0,1 persen.

Segini Harga Emas Antam Dijual pada 5 Agustus 2021 | Equityworld Futures

Di Australia, indeks saham ASX200 sedikit berubah. Australia akan merilis data perdagangan Juni pada Kamis pagi. Demikian dilansir dari CNBC, Kamis pekan ini.

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang cenderung mendatar. Di bursa saham AS, indeks Dow Jones melemah 323,73 poin ke posisi 34.792,67. Indeks S&P 500 merosot 0,46 persen ke posisi 4.402. Indeks Nasdaq naik 0,13 persen menjadi 14.780.

Pergerakan wall street terjadi setelah data pekerjaan dari ADP di bawah harapan. Survei penggajian swasta menunjukkan kenaikan 330.000 pekerjaan pada Juli 2021. Angka ini di bawah perkiraan konsensus 653.000.

Rilis nonfarm payroll Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat yang lebih dicermati investor akan keluar pada Jumat pekan ini.

Equityworld Futures | Harga Emas Lanjut Naik, Investor Tunggu Data Ekonomi AS

Equityworld Futures | Harga emas lanjut naik pada Rabu (04/08) petang. Saat menerima dorongan dari dolar AS yang melemah, logam kuning bergerak dalam kisaran yang sempit karena investor masih menunggu pengumuman data pekerjaan AS terbaru.

Harga emas berjangka naik 0,09% di $1.815,65 per troy ons pukul 13.12 WIB. Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik terhadap emas, turun 0,06% di 92,035 dan mendekati posisi terendah baru-baru ini.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) turun Rp5.000 dari Rp948.000 pada Selasa menjadi Rp943.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.23 WIB.

“Emas, seperti pasar mata uang, tampaknya berada dalam mode tunggu dan lihat… aksi harga emas tetap konsolidasi tetapi secara struktural positif dan saya percaya itu menunjukkan kenaikan lebih lanjut ke depan. Rata-rata pergerakan 100 dan 200 hari yang konvergen menunjukkan penembusan akan datang dan saya yakin data AS hari Jumat akan menjadi katalis,” Analis Pasar Senior OANDA untuk Asia Pasifik Jeffrey Halley menyatakan kepada Reuters.

Turun Rp4.000 Per Gram, Ini Daftar Harga Emas Antam | Equityworld Futures

Di sisi data, investor menunggu perubahan ketenagakerjaan nonpertanian ADP untuk bulan Juli, di samping Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Komposit Markit (PMI), { {ecl-1062||PMI layanan}} dan PMI non manufaktur dari Institute of Supply Management (ISM), pada sesi hari ini.

Data tersebut muncul menjelang laporan pekerjaan AS terbaru, yang akan dirilis pada hari Jumat.

Dengan Ketua Fed Jerome Powell menegaskan bahwa kenaikan suku bunga masih “jauh” saat The Fed merilis keputusan kebijakannya selama seminggu terakhir, pejabat Fed lainnya juga mendukung statemen itu.

Pasar tenaga kerja akan membutuhkan waktu untuk pulih dari dampak COVID-19 dan lebih banyak yang harus dilakukan agar ekonomi dapat sepenuhnya kembali ke jalurnya, Gubernur Federal Reserve AS Michelle Bowman mengatakan pada hari Selasa. Pandangan Bowman juga digaungkan oleh Presiden Fed San Francisco Mary Daly.

Bank of England (BOE) dan Reserve Bank of India akan memberikan keputusan kebijakan masing-masing pada hari Kamis dan Jumat.

Di Asia, Indeks manajer pembelian jasa Caixin (PMI), yang dirilis sebelumnya, mencapai angka 54,9 pada bulan Juli. Angka tersebut lebih tinggi dari 50,3 dari bulan sebelumnya.

Kepemilikan SPDR Gold Trust (P:GLD) turun 0,2% menjadi 1.027,97 ton pada hari Selasa.

Di logam mulia lainnya, perak naik 0,56% di 25,725 dan platinum naik tipis 0,02% ke 1.045,00. Palladium naik tipis 0,21% ke 2.649,00 setelah mencapai titik tertinggi satu minggu di $2,707,28 selama sesi sebelumnya.

Equityworld Futures | Wall Street loyo, S&P 500 dan Dow Jones koreksi di tengah lonjakan virus corona

Equityworld Futures | Wall Street loyo, S&P 500 dan Dow Jones koreksi di tengah lonjakan virus corona

Equityworld Futures | Wall Street tampil loyo di awal pekan ini. Dua dari tiga indeks utama ditutup melemah karena kekhawatiran tentang varian Delta dan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang melambat membayangi optimisme seputar lebih banyak stimulus fiskal serta laporan kinerja kuartal kedua yang kuat.

Senin (2/8), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 97,31 poin atau 0,28% menjadi 34.838,16, indeks S&P 500 koreksi 8,1 poin atau 0,18% ke level 4.387,16. Hanya indeks Nasdaq Composite yang naik tipis 8,39 poin atau 0,06% ke posisi 14.681,07.

Dalam perdagangan tersebut, hanya empat dari 11 sektor di indeks S&P yang diperdagangkan lebih tinggi, di antaranya sektor utilitas dan real estat. Sektor tersebut umumnya dianggap sebagai taruhan yang aman pada saat terjadi ketidakpastian.

Imbal Hasil Treasury AS Turun, Wall Street Melemah | Equityworld Futures

Sementara itu, salah satu pejabat Federal Reserve Christopher Waller mengatakan dalam wawancaranya dengan CNBC di akhir sesi bahwa The Fed dapat mulai mengurangi dukungannya terhadap ekonomi pada bulan Oktober. Tetapi dengan syarat, jika dua laporan tenaga kerja bulanan berikutnya, masing-masing menunjukkan pekerjaan meningkat sebesar 800.000 hingga 1 juta.

Dia juga menyarankan bank sentral dapat mengumumkan hal tersebut pada bulan September, untuk mulai mengurangi pembelian obligasi bulanan. Ini akhirnya dapat mengangkat imbal hasil obligasi namun bukan berita terbaik untuk pasar saham.

Data pada hari sebelumnya menunjukkan, bahwa meskipun manufaktur AS tumbuh pada bulan Juli, lajunya melambat untuk bulan kedua berturut-turut. Hal itu terlihat dari pengeluaran diputar kembali ke layanan dari barang, dan kekurangan bahan baku tetap ada.

Data yang lebih lemah dari perkiraan juga mengirim imbal hasil obligasi AS ke level terendah sejak 20 Juli. Ini turut menjatuhkan sektor saham blue-chip Dow Jones dari rekor tertinggi intra-day yang sempat terjadi di awal perdagangan.

“Masalah untuk pasar adalah munculnya ketakutan terkait pertumbuhan ekonomi”, kata Rob Haworth, Senior Investment Strategist di US Bank.

Dia melanjutkan, hal tersebut terkait kebijakan yang lebih ketat di China dengan infeksi yang meningkat di 14 provinsi sekarang. “Belum lagi ada pertanyaan tentang seberapa jauh AS harus pergi dengan mandat menggunakan masker lagi.”

Pada perdagangan kali ini, saham Square Inc, perusahaan pembayaran yang dimiliki salah satu pendiri Twitter Inc, Jack Dorsey, melonjak usai mengatakan akan membeli perusahaan asal Australia yang menjadi pelopor pembayaran pay later, Afterpay Ltd, sebesar US$ 29 miliar.

Dengan data aktivitas manufaktur yang lebih lemah dari yang diharapkan, fokus investor sekarang beralih ke data sektor jasa yang dirilis pada hari Rabu (4/8) dan laporan tenaga kerja bulanan dari Departemen Tenaga Kerja yang dirilis Jumat (6/8).

Setelah laporan triwulanan beragam dari raksasa teknologi minggu lalu, semua mata akan tertuju pada pendapatan dari perusahaan termasuk Eli Lilly and Co, CVS Health Corp dan General Motors Co.

Equityworld Futures | MAKI Berharap DPR Bentuk Pansus Usut Kasus Impor Emas

Equityworld Futures | Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman mendesak aparat penegak hukum agar serius membongkar dugaan skandal penyelundupan impor emas batangan yang dilakukan PT Aneka Tambang (Antam).

Pasalnya dugaan penyelundupan emas dari Singapura ke Indonesia yang terjadi di Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta itu bernilai fantastis yakni sebesar Rp 47,1 triliun.

Menurut Boyamin, keseriusan Kejagung dalam mengusut skandal sangat penting.

Sebab sangat mungkin banyak aktor di balik skandal besar tersebut.

“Ini skandal besar, Kejaksaan Agung harus serius mengusut masalah ini,” kata Boyamin kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/8/2021).

IHSG menguat 0,44% ke 6.096 pada Senin (2/8) | Equityworld Futures

Bahkan, menurut Boyamin, seharusnya tidak hanya Kejaksaan Agung yang turun tangan membongkar skandal ini, tetapi juga bisa penegak hukum yang lain.

Ini mengingat banyaknya pelanggaran hukum di balik kasus ini.

“Saya kira penegak hukum lain perlu juga terlibat. Kepolisian misalnya mengusut soal pemalsuan dan penipuannya dalam hal ini kasus mengubah kode. Itu kan bisa terjadi penipuan. KPK bisa turun dalam kasus suap atau korupsinya,” jelasnya.

Oleh karenanya, MAKI juga setuju dengan rencana DPR terkait pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Skandal Impor Emas PT Antam ini.

Dengan Pansus, kata dia, akan dapat dibongkar dan diketahui aktor utamanya.

“DPR menurut saya membuat Pansus seperti Century untuk meneliti sebenarnya pemainnya ini siapa, yang mendapatkan keuntungan paling besar di belakang perusahaan (Antam) ini siapa. Siapa saja yang terlibat, DPR bisa menggali,” tegasnya.

Kasus terungkap saat Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan menyebutkan ada dugaan kasus penggelapan uang bermodus impor emas melalui Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno Hatta, Tangerang.

Hal itu diungkapkannya saat rapat bersama Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin pada Senin (14/6/2021) lalu.

Arteria bahkan meminta Kejaksaan Agung memeriksa petinggi Antam, lantaran menduga ada keterlibatan perusahaan ini terkait penggelapan dana dari impor emas.

a menyebut ada indikasi manipulasi produk emas dengan mengubah kode HS untuk impor tersebut.

Sehingga yang seharusnya dikenakan bea masuk hingga 5 persen tapi menjadi 0 persen ketika tiba di Indonesia.

Tanggapan Antam

Sebelumnya, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam menanggapi tudingan keterlibatan dalam dugaan kasus penggelapan uang bermodus impor emas senilai Rp 47,1 triliun.

Selain Antam, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai juga disebut terlibat.

SVP Corporate Secretary Antam Yulan Kustiyan mengatakan, sebagai perusahaan pelat merah, Antam telah memenuhi seluruh ketentuan dalam impor emas sesuai dengan praktik tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

“Antam senantiasa berkomitmen mematuhi peraturan yang berlaku dalam setiap lini bisnis Perusahaan, termasuk dalam kegiatan impor emas yang dilakukan perusahaan melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia,” ujar Yulan kepada Kompas.com, Selasa (22/6/2021).

Ia menjelaskan, Antam memang melakukan impor emas yakni gold casting bar atau emas hasil tuangan dengan berat 1 kilogram untuk bahan baku produk logam mulia.

Produk tersebut masuk dalam kategori pos tarif (HS Code) 7108.12.10 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 6/PMK.010/2017.

Menurut Yulan, perseroan telah memenuhi ketentuan dalam impor produk emas tersebut, termasuk dalam hal kewajiban tarif bea masuk.

“Perusahaan secara transparan telah melaksanakan seluruh kewajiban sebagai importir, termasuk aspek perpajakan, dan senantiasa bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk mendukung penerapan tata kelola impor sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.

Yulan menjelaskan, emas casting bar yang di impor Antam masuk ke golongan emas non-monetary. Emas ini dalam bentuk bongkah, ingot atau batang tuangan.

Emas tersebut tidak diperjual belikan secara langsung, tapi digunakan sebagai bahan baku yang kemudian di lebur dan di olah kembali menjadi produk hilir emas (minting bar) dengan teknologi certy eye.

Nanti akan menjadi pecahan emas 0,5-100 gram, serta varian lain seperti gift series, emas seri batik dan lain sebagainya yang dibuat di pabrik pengolahan dan pemurnian UBPP Logam Mulia.

“Impor emas casting bar (ingot dalam pecahan 1 kilogram) diperuntukan sebagai bahan baku pembuatan produk emas minted bar yang kemudian dijual kepada pelanggan,” jelas Yunan.

Design a site like this with WordPress.com
Get started