Equity World | Harga Emas Naik Tipis Saat Kekhawatiran Covid-19 Imbangi Penguatan Dolar

Equity World | Harga Emas Naik Tipis Saat Kekhawatiran Covid-19 Imbangi Penguatan Dolar

Equity World | Harga emas berjangka naik tipis pada akhir perdagangan Senin (26/10/2020), saat investor khawatir lonjakan kasus Covid-19 dan persaingan Pemilihan Presiden AS bulan depan menghadapi penguatan dolar.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, naik tipis US$ 0,5 atau 0,03% menjadi US$ 1.905,70 per ounce.

Lonjakan infeksi membebani sentimen investor karena kasus menyentuh rekor baru di Amerika Serikat. Sementara Italia dan Spanyol memberlakukan pembatasan baru.

Pada Minggu (25/10/2020), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi mengatakan pemerintahan Presiden Donald Trump sedang meninjau rencana terbaru untuk lebih banyak bantuan Covid-19. Dia mengharapkan tanggapan pada Senin (26/10/2020) waktu setempat.

Adu Sentimen Kasus Covid-19 dan Apresiasi Dolar, Harga Emas Naik Tipis | Equity World

Emas cenderung mendapat keuntungan dari langkah-langkah stimulus yang luas dari bank-bank sentral karena dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Namun keuntungan safe-haven dolar AS membatasi daya tarik emas, ketika indeks dolar naik 0,3 persen terhadap para pesaingnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Logam mulia lainnya, perak pengiriman Desember turun 25,5 sen atau 1,03% menjadi US$ 24,42 per ounce. Platinum pengiriman Januari turun US$ 29,3 atau 3,23 persen menjadi US$ 877,4 per ounce.

Adu Sentimen Kasus Covid-19 dan Apresiasi Dolar, Harga Emas Naik Tipis

https://equityworldssc.wixsite.com/equityworld/single-post/2020/10/27/Equity-World-Adu-Sentimen-Kasus-Covid-19-dan-Apresiasi-Dolar-Harga-Emas-Naik-Tipis

Equity World | Bursa Pagi: Asia Dibuka Menguat, IHSG Berpeluang Lanjutkan Kenaikan

Equity World | Bursa Pagi: Asia Dibuka Menguat, IHSG Berpeluang Lanjutkan Kenaikan

Equity World | Awali pekan terakhir Oktober, Senin (26/10), bursa saham Asia dibuka mixed , cenderung menguat, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap lonjakan kasus Covid-19 di Eropa dan AS. Indeks MSCI Asia ex-Jepang menguat 0,14%. Bursa saham Hongkong hari ini libur.
Membuka perdagangan saham pekan ini, indeks ASX 200 bergerak naik 0,33% diwarnai penurunan harga minyak pada pembukaan pasar Asia. Indeks berlanjut meningkat 0,40% (24,50 poin) ke level 6.191,50 pada pukul 8:00 WIB.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka sedikit di bawah garis datar, harga saham-saham perusahaan Samsung Group bergejolak setelah meninggalnya bos Samsung Electronic, Lee Kun-hee. Indeks berbalik menguat 0,16% ke posisi 2.364,65.

Senin Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Fluktuatif | Equity World

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bertambah 0,13% (29,47 poin) menjadi 23.546,06, setelah dibuka menguat 0,11%, namun Topix tergelincir 0,12%
Indeks Shanghai Composite, China dibuka anjlok, mencapai 1,31%, ke level 3.234,90 pada pukul 8:45 WIB.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pembukaan bursa saham Asia yang cenderung menguat,setelah berhasil mengakhiri sesi perdagangan pekan lalu dengan mencatatkan kenaikan 0,40% ke posisi 5.112. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melaju 1,07% ke level USD18,90.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan mengonfirmasi pola rebound jangka pendek. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya sinyal positif yang mendekati area jenuh jual. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya sinyal positif yang mendekati area jenuh jual.
Tim Riset IndoPremier berpendapat, mulai dilaporkannya kinerja kuangan emiten kuartal III yang sejauh ini cukup bagus, dan optimisme akan segera disetujuinya stimulus fiskal AS diprediksi akan menjadi sentimen positif. Sementara itu terkoreksinya sebagian besar harga komoditas berpeluang menjadi sentimen negatif di pasar.

PT Equityworld | Jelang Debat Trump-Biden, Bursa Saham Asia Pesta Pora!

PT Equityworld | Jelang Debat Trump-Biden, Bursa Saham Asia Pesta Pora!

PT Equityworld | Bursa saham Asia mayoritas dibuka menguat pada perdagangan Jumat (23/10/2020), mengikuti bursa Amerika Serikat (AS), Wall Street yang ditutup menguat pada Kamis kemarin (Jumat pagi waktu Indonesia) jelang debat tahapan terakhir dari dua calon presiden AS.

Tercatat indeks Nikkei di Jepang dibuka menguat 0,36%, Hang Seng di Hong Kong melemah tipis 0,05%, Shanghai China terdepresiasi 0,13%, STI Singapura naik 0,27% dan KOSPI Korea Selatan terapresiasi 0,42%.

Beralih ke barat, bursa saham AS, Wall Street ditutup menguat pada Kamis (21/10/2020) jelang debat calon presiden AS yang terakhir.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) melesat 0,55% atau 154,09 poin ke level 28.364,91, kemudian S&P 500 yang menguat 0,54% atau 18,24 poin ke 3.453,58, dan Nasdaq Composite naik 0,19% atau 21,32 poin ke 11.506,01.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan bahwa kemajuan dalam kesepakatan dengan pemerintahan Trump untuk undang-undang stimulus fiskal akan segera di sahkan,

IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat | PT Equityworld

Namun, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan “perbedaan kebijakan yang signifikan” tetap ada, yang tidak mungkin diselesaikan sebelum pemilihan presiden (pilpres) 3 November mendatang.

“Rumor stimulus ini terus berputar-putar,” kata Mike Zigmont, kepala perdagangan di Harvest Volatility Management. “Tapi saya berpikir pasar semakin terbiasa dengan rumor ini dan setiap rumor baru yang datang memiliki dampak yang cenderung kecil.”

Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin telah menegosiasikan stimulus fiskal sekitar US$ 2 triliun, nilai stimulus ini yang ditentang oleh Senat Republik.

Selain itu, data klaim pengangguran AS pada minggu lalu turun menjadi 787.000. Jumlah ini lebih rendah dari ekspektasi pasar yang sebesar 860.000.

Investor sedang memantau debat terakhir calon presiden AS antara sang petahana, Donald Trump (partai Republik) dengan penantangnya, Joe Biden (partai Demokrat) yang akan dilaksanakan pada Kamis malam waktu AS (21:00 EDT) atau pagi hari ini waktu Indonesia (08:00 WIB).

PT Equityworld | Optimisme dari Stimulus AS Dorong Bursa Asia ke Zona Hijau

PT Equityworld | Optimisme dari Stimulus AS Dorong Bursa Asia ke Zona Hijau

PT Equityworld | Mayoritas pasar saham Asia ditutup menguat ditengah optimisme terhadap pembahasan paket stimulus di Amerika Serikat.

Dilansir dari Bloomberg pada Rabu (21/10/2020), indeks S&P/ASX 200 Australia ditutup di zona merah dengan kenaikan 0,1 persen. Tren positif juga terjadi pada indeks Topix Jepang dan Hang Seng Hong Kong yang masing-masing menghijau 0,74 persen dan 0,9 persen.

Sementara itu. indeks Kospi Korea Selatan terpantau menguat 0,5 persen setelah dibuka di zona merah. Di sisi lain, indeks Shanghai Composite terkoreksi 0,1 persen

Reli pasar Asia dibangun di atas harapan stimulus membuat investor mempertimbangkan tenggat waktu Pelosi untuk mencapai kesepakatan hari ini. Mereka berspekulasi bahwa pilpres mendatang memberikan banyak rintangan yang harus diatasi.

Namun dengan pembuat kebijakan Federal Reserve yang mendesak lebih banyak dukungan fiskal untuk melengkapi stimulus moneter, banyak pelaku pasar mungkin menghiraukan tenggat waktu tersebut.

Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, 22 Oktober 2020 | PT Equityworld

“Pasar keuangan terus meperhitungkan faktor stimulus AS yang akan terjadi sebelum pemilu presiden di AS seiring dengan kenaikan tingkat imbal hasil obligasi,” ujar Jeffrey Halley, Senior Market Analyst, Asia Pacific di Oanda

Sementara itu, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde mengatakan lonjakan kasus positif virus corona di wilayah Eropa menimbulkan risik bagi outlook pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Adapun, para pemimpin negara di Benua Biru tengah meningkatkan upaya pembatasan pergerakan, salah satunya dengan kembali menerapkan lockdown dan jam malam. Jerman dan Belanda mencatatkan angka infeksi harian tertinggi pada hari ini.

PT Equityworld | Rabu Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka di Zona Hijau

PT Equityworld | Rabu Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka di Zona Hijau

PT Equityworld | Saham di Asia-Pasifik pada perdagangan Rabu pagi (21/10/2020) dibuka di zona hijau, rata-rata mencatatkan kenaikan. Investor terus mencermati perkembangan stimulus virus corona AS.

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,36% di awal perdagangan sementara indeks Topix naik 0,94%. Kospi Korea Selatan naik 0,35%. Sementara itu, saham di Australia naik tipis, dengan S & P / ASX 200 naik 0,19%.

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,11% lebih tinggi. Investor Hong Kong mencermati saham Cathay Pacific setelah perusahaan pada hari Rabu mengumumkan bahwa sekitar 5.900 karyawan akan diberhentikan sebagai bagian dari rencana restrukturisasi. Anak perusahaan maskapai Cathay Dragon juga akan berhenti beroperasi mulai hari ini. Fokus investor pada hari Rabu adalah negosiasi stimulus di Amerika Serikat. Pemerintahan Trump dan Demokrat membuat kemajuan dalam negosiasi pada hari Selasa tetapi perbedaan besar tetap ada, menurut kepala staf Gedung Putih Mark Meadows.

Bursa Saham Asia Dibuka Menguat Menanti Kepastian Stimulus AS | PT Equityworld

“Bahkan jika kesepakatan tidak disetujui sebelum November, ada harapan besar akan ada paket setelah pemilu,” tulis Tapas Strickland, direktur ekonomi di National Australia Bank, dalam sebuah catatan. Terkait vaksin virus corona, CEO Moderna Stephane Bancel optimistis hasil sementara dari uji coba vaksin Covid-19 perusahaan selesai November, menurut The Wall Street Journal. Bancel juga mengatakan kepada Journal bahwa Food and Drug Administration AS dapat mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat sebelum akhir tahun. Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average ditutup 113,37 poin lebih tinggi, atau 0,4%, menjadi 28.308,79. Sementara itu, S&P 500 naik 0,5% menjadi 3.443,12, dan Nasdaq Composite naik tipis 0,3% ditutup pada 11.516,49.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya, terakhir di 93,05 menyusul penurunannya awal pekan ini dari level di atas 93,6. Harga minyak pada pagi hari jam perdagangan Asia terkoreksi, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun 0,58% menjadi $ 42,91 per barel. Minyak mentah berjangka AS merosot 0,72% menjadi $ 41,40 per barel.

PT Equityworld | Selasa Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Beragam

PT Equityworld | Selasa Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Beragam

PT Equityworld | Saham di Asia-Pasifik pada perdagangan Selasa pagi (20/10/2020) dibuka beragam dengan mayoritas saham Asia terkoreksi. Investor menunggu penetapan suku bunga pinjaman acuan Tiongkok pada Oktober dan mencermati kemajuan pembahasan paket stimulus AS. Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,16% karena saham konglomerat Softbank Group turun lebih dari 1%. Indeks Topix juga turun 0,2%. Kospi Korea Selatan sedikit lebih rendah, dan kemudian berhasil naik di atas garis datar. Sementara itu, saham di Australia naik tipis, dengan S & P / ASX 200 naik tipis.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan lebih rendah. Suku bunga pinjaman utama (LPR) satu tahun dan lima tahun terbaru Tiongkok akan keluar sekitar pukul 9:30 pagi HK / SIN, Selasa. Mayoritas pedagang dan analis dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan tidak ada perubahan baik dalam LPR satu tahun atau suku bunga lima tahun. Saat ini, LPR satu tahun berada di 3,85% sedangkan untuk lima tahunan di 4,65%. Semalam di Amerika Serikat, saham di Wall Street turun. Dow Jones Industrial Average ditutup 410,89 poin lebih rendah, atau 1,4%, pada 28.195,42. S&P 500 turun 1,6% menjadi 3.426,92, sementara Nasdaq Composite anjlok 1,7% menjadi 11.478,88.

Harga Emas Hari Ini 20 Oktober, ‘Mogok’ Lagi di Rp1,008 Juta | PT Equityworld

Investor mengamati negosiasi stimulus virus corona, dengan Ketua DPR Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan berbicara lagi pada hari Selasa. Pasar berharap kesepakatan tercapai mengingat waktu hampir habis sebelum pemilu 2020. Juru bicara Pelosi, Drew Hammill mengatakan, Pelosi dan Mnuchin berupaya mempersempit perbedaan agar paket stimulus bisa disepakati sebelum pemilihan 3 November. Negosiasi stimulus telah menggantung selama berbulan-bulan karena perbedaan antara Partai Demokrat dan Republik. DPR yang dikuasai Demokrat telah meloloskan paket stimulus $2,2 triliun.

Tetapi Gedung Putih menawarnya $1,8 triliun dan terakhir dinaikkan menjadi $ 1,9 triliun. Di pasar uang, indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 93,429 setelah penurunan sebelumnya dari level di atas 93,6. Yen Jepang diperdagangkan pada 105,50 per dolar setelah berayun di atas level 105,4 terhadap greenback kemarin. Dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,7053 setelah tergelincir dari level di atas $ 0,71 kemarin.

Equityworld Futures | Bursa Saham Asia Melemah karena Kekhawatiran Peningkatan Covid-19

Equityworld Futures | Bursa Saham Asia Melemah karena Kekhawatiran Peningkatan Covid-19

Equityworld Futures | Bursa saham Asia melemah pada awal perdagangan Jumat, dengan sentimen yang mendorong adalah kekhawatiran akan peningkatan kembali penderita Covid-19. Sementara itu dolar AS menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Mengutip CNBC, Jumat (16/10/2020), Indeks Nikkei 225 Jepang melemah di awal perdagangan. Sedangkan untuk indeks Topix juga turun 0,4%.

Di bursa saham Korea Selatan, indeks Kospi mendatar. Sedangkan di Australia, S&P/ASX 200 juga tak banyak berubah.

Emas Dunia Terus Meredup, Ini Sebabnya | Equityworld Futures

Rio Tinto, penambang bijih besi terbesar di dunia, membukukan penurunan 5 persen dalam pengiriman kuartal III, dan memperingatkan bahwa tingkat pemulihan ekonomi bisa lebih lambat di sebagian besar negara.

“Data terbaru menunjukkan tingkat pemulihan ekonomi melambat di sebagian besar negara, dengan permintaan yang berkurang, dan munculnya lockdown baru,” tulis Rio Tinto dalam tinjauan operasi kuartal III yang dirilis pada Jumat pagi.

Di tempat lain di sisi pendapatan, pembuat chip Taiwan Semiconductor Manufacturing pada hari Kamis melaporkan lonjakan laba bersih kuartalan 35,9 persen, dengan permintaan didorong oleh produk yang membutuhkan chip kelas atas, dan menjelang penjualan iPhone baru. Sahamnya pun melonjak.

Equityworld Futures | Kamis Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Beragam

Equityworld Futures | Kamis Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Beragam

Equityworld Futures | Saham Asia Pasifik pada perdagangan Kamis pagi (15/10/2020) dibuka beragam dengan mayoritas terkoreksi tipis . Investor masih mencermati perkembangan paket stimulus AS dan meningkatnya infeksi virus corona (Covid-19) di beberapa bagian Eropa yang mendorong investor memilih safe haven seperti emas.

Indeks Nikkei 225 di Jepang pada awal perdagangan turun 0,28% Kospi di Korea Selatan turun sedikit di bawah garis datar 0,24% Sementara itu, saham di Australia menguat pada awal perdagangan, dengan indeks ASX 200 naik 0,63%.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang tergelincir 0,1%. Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average .DJI turun 0,58%, S&P 500 .SPX kehilangan 0,66% dan Nasdaq Composite .IXIC turun 0,8%. Emas naik 1% pada hari Rabu, rebound dari penurunan tajam di sesi sebelumnya, didorong oleh pelemahan dolar AS dan ketidakpastian ekonomi. Spot emas XAU = ditambahkan 0,5% menjadi $ 1.900,89 per ounce.

Harga Emas Bikin Jantungan, Sudah Drop di Bawah US$ 1.900/Oz | Equityworld Futures

Pasar juga mencermati ketegangan antara Beijing dan Washington menyusul Departemen Luar Negeri AS telah mengajukan proposal kepada pemerintahan Trump untuk menambahkan Grup Ant China IPO-ANTG.HK ke daftar hitam perdagangan Investor juga menunggu raksasa e-commerce Alibaba yang akan go public di bursa Hong KOng. Selain itu, pasar juga melacak pembicaraan Brexit, karena tenggat waktu pakta tentang hubungan Uni Eropa dengan Inggris semakin dekat.

Pertemuan para pemimpin UE pada hari Kamis dan Jumat akan memberi tahu negosiator Brexit mereka Michel Barnier untuk meningkatkan pembicaraan guna mendapatkan kesepakatan pada 1 Januari 2021. Indeks dolar AS = USD, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,15%. Di pasar komoditas, minyak mentah Brent LCOc1 naik 92 sen, atau 2,2% menjadi $ 43,37 per barel, sementara US West Texas Intermediate CLc1 naik 87 sen, atau 2,2%, menjadi $ 41,0.

Equityworld Futures | Pasar Saham Asia: Penawaran Jual Ringan Di Tengah Kekhawatiran Virus dan Kebuntuan Stimulus

Equityworld Futures | Pasar Saham Asia: Penawaran Jual Ringan Di Tengah Kekhawatiran Virus dan Kebuntuan Stimulus

Equityworld Futures | Ekuitas Asia sebagian besar tetap dalam penawaran jual menjelang sesi Eropa hari ini karena pasar global menunggu petunjuk lebih lanjut dari kebuntuan stimulus fiskal AS dan penghentian uji coba vaksin virus Corona (COVID-19). Yang juga menyelidiki para pedagang adalah kurangnya data/peristiwa utama serta komentar yang agak optimis dari Presiden Tiongkok Xi Jinping. Akibatnya, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik, kecuali Jepang, turun 0,20% sedangkan Nikkei 225 Jepang dan ASX 200 Australia mencari arah yang jelas dengan penurunan kecil.

Ekuitas Tiongkok gagal mendukung kesiapan Xi membelanjakan lebih banyak untuk pembangunan kereta api dan mendukung kerja sama belt and road. Tampaknya komentar yang mendorong kaum muda ke daratan menyoroti ketakutan akan ketegangan lebih lanjut dengan negara-negara Barat yang mendukung kemerdekaan Hong Kong dan Taiwan.

Komposit BEI Indonesia dan NZX 50 Selandia Baru melawan tren di tengah pemulihan kasus virus di dalam negeri serta harapan masing-masing hasil pemilu yang positif. Meskipun demikian, BSE Sensex India dan KOSPI Korea Selatan tetap tertinggal karena lingkungan risiko yang lebih luas tetap diperdagangkan secara negatif.

Efek Ramalan IMF soal Ekonomi Global, Bursa Asia Merah! | Equityworld Futures

Sebaliknya, saham berjangka dari AS dan Eropa berpisah dari kinerja suram hari sebelumnya di atas petunjuk bahwa Uni Eropa (UE) menahan tarif perdagangan dengan harapan kemenangan Biden dalam pemilihan presiden Amerika. Lebih lanjut, komentar awal dari Presiden dan Chief Executive Officer Federal Reserve Bank San Francisco Mary C. Daly juga menjadi alasan optimisme hati-hati pasar.

Berbicara tentang data, Keyakinan Konsumen Westpac Australia untuk bulan Oktober tumbuh melewati perkiraan -9,9% menjadi 11,9% sedangkan Produksi Industri Jepang untuk bulan Agustus menyusut lebih dari -13,3% yang diharapkan menjadi -13,8%.

Selanjutnya, pedagang Asia mungkin memiliki sedikit ruang untuk setiap pergerakan dan begitu pula bursa di Amerika dan Brussel karena kalender ekonomi tidak membawa data/peristiwa utama kecuali untuk beberapa pidato dari pembuat kebijakan BoE, ECB dan Fed.

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Equityworld Futures | Harga emas hari ini (13/10) di Butik Emas Antam turun Rp 2.000 per gram

Equityworld Futures | Harga emas hari ini (13/10) di Butik Emas Antam turun Rp 2.000 per gram

Equityworld Futures | Harga emas hari ini di Butik Emas Logam Mulia Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 2.000 per gram pada Selasa (13/10).

Berikut tabel harga emas hari ini dalam pecahan lainnya, belum termasuk pajak.

Mengutip situs Logam Mulia, harga emas hari ini Selasa (13/10) di Butik Emas Antam berada di Rp 1.015.000. Harga emas hari ini turun Rp 2.000 per gram dari harga Senin (12/10) di Rp 1.017.000.

Adapun harga pembelian kembali atau buyback emas Antam menjadi Rp 909.000.

Harga Emas Antam Turun Lagi, Dibandrol Rp 1.015.000 per Gram | Equityworld Futures

Jika ditinjau dari 7 hari lalu (06 Oktober 2020), harga emas Antam ini turun Rp -2.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 1.017.000.

Di Butik Emas Logam Mulia – Pulo Gadung, Jakarta, harga emas hari ini ukuran 0,5 gram adalah Rp 537.500. Adapun harga emas hari ini ukuran 2 gram dan 5 gram, masing-masing Rp 1.970.000 dan Rp 4.855.000.

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram).

Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.

Design a site like this with WordPress.com
Get started