Equityworld Futures | Awali Bulan Baru, Bursa Saham Wall Street Menghijau

Equityworld Futures | Awali Bulan Baru, Bursa Saham Wall Street Menghijau

Equityworld Futures | Bursa saham Amerika di Kota New York, Wall Street, memulai perdagangan di bulan baru dengan kenaikan yang moderat pada Senin (2/6). Di sisi lain investor menyatakan optimisme, tetapi juga kehati-hatian atas kebangkitan ekonomi.

Indeks rata-rata saham industri Dow Jones naik 91 poin. Indeks saham S&P 500 dan NASDAQ juga naik kurang dari 1 persen, tetapi penutupan pada Senin (2/6) pada 9552 adalah level tertinggi untuk NASDAQ sejak Februari. S&P juga ditutup pada level tertinggi sejak Maret.

Saham terkait usaha perjalanan menguat pada Senin (2/6), dan harga saham untuk perjalanan kapal pesiar, hotel, dan maskapai penerbangan besar semua naik. Namun analis memperingatkan investor agar berhati-hati dan mendiversifikasi saham mereka. Para analis mengatakan masih harus dilihat apa dampak hubungan Amerika-China dan kerusuhan saat ini di banyak kota Amerika terhadap pasar.

Market Saham Asia Bergerak Hati-hati Mencetak Gain Seiring Kekhawatiran Rally di China Lambat | Equityworld Futures

Analis juga meminta investor agar mempertimbangkan kemungkinan gelombang kedua Covid-19 akhir tahun ini.

Saham Eropa bervariasi pada Senin (2/6). Indeks utama di London dan Paris naik 1 persen, tetapi di Frankfurt turun hampir 2 persen.

Indeks saham Asia juga naik hari Senin dengan indeks utama di Hong Kong, Shanghai, Tokyo, dan Seoul semuanya naik.

Equityworld Futures | Bursa saham di Asia Tenggara ambles setelah ketegangan AS dan China meningkat

Equityworld Futures | Bursa saham di Asia Tenggara ambles setelah ketegangan AS dan China meningkat

Equityworld Futures | Pasar saham Asia Tenggara turun tajam di awal pekan ini karena sentimen risiko berubah masam setelah pejabat Amerika Serikat (AS) mencoba menyalahkan China atas penyebaran pandemi virus corona.

Hal ini memicu kekhawatiran akan munculnya ketegangan baru antara dua negara adikuasa ini.

Mengutip Reuters, pada Minggu (3/5), Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyebut telah menemukan sejumlah bukti bahwa virus corona berasal dari laboratorium China. Terlebih, jumlah korban yang diderita AS hampir dua kali lipat dari China dan memunculkan kerusakan ekonomi.

Tuduhan ini kembali muncul setelah sebelumnya Donald Trump mengancam akan melakukan pembalasan terhadap China sebagai hukuman untuk penyebaran pandemi virus corona. Sekali lagi, ini memicu kekhawatiran adanya perang tarif yang mengguncang pasar global

“Awal perang dagang sekali lagi menjulang di cakrawala karena AS telah menempatkan China di garis bidik dengan menuduh lab Wuhan sebagai pusat dari Covid-19,” kata Stephen Innes, kepala strategi pasar di AxiCorp, mengatakan dalam sebuah catatan.

New Normal Membawa Harapan, Bursa Saham Asia Hijau Semua! | Equityworld Futures

Di Asia Tenggara, saham Filipina merosot tajam 3,5% dalam penurunan intraday terbesar mereka sejak 16 April, setelah hasil survei menunjukkan aktivitas manufaktur pada bulan April merosot.

Saham pengembang properti SM Investments Corp anjlok 5,8%, sementara saham perusahaan makanan dan minuman Universal Robina Corp turun 3,5%.

Bursa saham Singapura juga jatuh 3,3%, ini menjadi penurunan intraday tertajam sejak 30 Maret. Di mana, saham konglomerat industri Sembcorp Industri turun hampir 5%, sedangkan Singapore Telecommunications meluncur lebih dari 4%.

Bursa saham Malaysia juga melorot 2,3%, yang terburuk dalam enam minggu. Saham pemberat datang setelah saham konglomerat telekomunikasi Grup Axiata jatuh 4,8%, sementara Digi.com kehilangan lebih dari 3%.

Sementara itu, pasar saham Thailand ditutup untuk libur nasional.

Equityworld Futures | IHSG Dibuka Turun Tipis Iringi Penyusutan Bursa Asia

Equityworld Futures | IHSG Dibuka Turun Tipis Iringi Penyusutan Bursa Asia

Equityworld Futures | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (29/5/2020) dibuka tergelincir ke zona merah, meski tidak terlalu besar. Penurunan tipis bursa saham Tanah Air ke level4.711,93 usai kehilangan -4,26 poin atau -0,09% mengiringi penyusutan bursa utama Asia lainnya saat investor bereaksi terhadap RUU keamanan China untuk Hong Kong.

Sebelumnya bursa saham Tanah Air pada perdagangan kemarin, meroket 1,61% atau 74,63 poin hingga menyentuh level 4.716,19. Tren positif IHSG di zona hijau saat bursa utama Asia lainnya mixed.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp184 miliar dengan volume mencapai 128 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp35,91 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp64,17 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp100,08 miliar. Tercatat sebesar 88 saham menguat, 64 saham melemah dan 158 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp350 menjadi Rp47.500, PT. Panin Sekuritas Tbk. (PANS) bertambah Rp45 ke posisi Rp550 dan PT Astra International Tbk (ASII) meningkat Rp30 menjadi Rp4.380.

Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun Rp75 menjadi Rp5.125, PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) menyusut Rp-45 ke posisi Rp840 serta PT. Nusantara Properti Internasional Tbk. (NATO) berkurang Rp-30 menjadi Rp515.

Di sisi lain, pasar saham Asia Pasifik sebagian besar lebih rendah dalam perdagangan Jumat pagi saat investor mengawasi reaksi pasar terhadap hukum keamanan nasional China yang kontroversial untuk Hong Kong yang disetujui pada hari Kamis, kemarin.

Pasar Saham Asia: Penawaran Jual Ringan, ASX 200 Turun 0,75% Menjelang Berita Tiongkok | Equityworld Futures

Bursa saham daratan China dibuka variatif dimana Komposit Shanghai 0,19% lebih rendah sementara komponen Shenzhen merangkak 0,175% lebih tinggi. Indeks Hang Seng, Hong Kong juga merosot 0,81% ketika saham HSBC anjlok 2,03%.

Selanjutnya indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,45% dalam perdagangan pagi akhir pekan seiring dengan saham FANUC jatuh 2,91%. Indeks Topix juga lebih rendah 0,43%.

Tren pelemahan juga terlihat pada indeks Kospi, Korea Selatan jatuh 0,43% katika saham dari chipmaker SK Hynix turun lebih dari 2%. Bursa patokan Australia S&P/ASX 200 di Australia naik 1,32%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan 0,54% lebih rendah.

Equityworld Futures | Khawatir Pasokan Berlebih, Harga Minyak Kembali Ambyar

Equityworld Futures | Khawatir Pasokan Berlebih, Harga Minyak Kembali Ambyar

Equityworld Futures | Harga minyak turun dua hari beruntun setelah laporan menunjukkan lonjakan stok minyak mentah AS, sehingga meningkatkan kekhawatiran baru atas kelebihan pasokan.

Sementara itu, keraguan juga merayap di pasar atas komitmen Rusia untuk mempertahankan pembatasan produksi.

Pada perdagangan Kamis (28/5/2020) pukul 06.06 WIB, harga minyak WTI kontrak Juli 2020 terkoreksi 4,48 persen atau 1,47 poin menjadi US$31,34 per barel.

Adapun, harga minyak Brent kontrak Juli 2020 turun 3,95 persen atau 1,43 poin menuju US$34,74 per barel.

Dikutip dari Bloomberg, American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa persediaan minyak AS naik 8,73 juta barel pekan lalu. Jika dikonfirmasi oleh data pemerintah pada hari Kamis itu akan membalikkan dua minggu penurunan sebelumnya.

Berdasarkan laporan API, penambahan pasokan mingguan menjadi sebuah indikasi bahwa pemangkasan pasokan yang tercatat tidak menguras surplus pasokan dengan cukup cepat. Pasokan bensin juga membengkak sebesar 1,12 juta barel, menurut laporan itu.

Laporan API pun menunjukkan pasokan di pusat penyimpanan utama Cushing, Oklahoma, turun 3,37 juta barel, yang akan menjadi penurunan mingguan ketiga berturut-turut.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Arab Saudi Mohammed bin Salman pada hari Rabu menegaskan kembali kerja sama mereka dalam kesepakatan pasokan OPEC + menjelang pertemuan 9-10 Juni 2020.

Namun, sebelumnya Rusia mengatakan bahwa mereka ingin mengurangi pembatasan segera setelah perjanjian saat ini berakhir pada Juli, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

IHSG Lanjutkan “Rebound”, Cermati AKRA, IMJS, MCAS, MEDC, UNVR, WIKA, WTON, dan LPCK | Equityworld Futures

Komitmen OPEC + untuk mengurangi produksi hampir 10 juta barel per hari mulai Mei telah membantu menaikkan harga minyak sekitar 70 persen bulan ini.

“Namun, pemulihan pasar masih rapuh, dengan harga yang lebih tinggi kemungkinan akan mendorong produsen untuk memutar kembali keran produksi saat pandemi masih meredam sisi permintaan,” papar analisis Bloomberg, Kamis (28/5/2020).

Pasar fisik telah pulih dalam beberapa hari terakhir karena perekonomian dibuka kembali. Kilang-kilang India, Cina, dan Korea Selatan membeli kargo yang tertekan sebagai tanda permintaan kembali.

Di AS, pakar penyakit menular top Anthony Fauci mengatakan bahwa ada kemungkinan bahwa vaksin corona virus akan tersedia pada akhir tahun 2020 dan kemampuan pengujian AS meningkat. Pernyataan itu memberi optimisme bahwa negara itu dapat kembali bekerja lebih cepat dari yang diperkirakan.

Equityworld Futures | Harga Emas Antam Turun ke Rp909 Ribu per Gram

Equityworld Futures | Harga Emas Antam Turun ke Rp909 Ribu per Gram

Equityworld Futures | Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp909 ribu per gram pada Rabu (27/5) atau turun Rp8.000 dari Rp917 ribu per gram pada Selasa (26/5). Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) yang terkoreksi Rp8.000 per gram dari Rp816 ribu menjadi Rp808 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp488 ribu, 2 gram Rp1,75 juta, 3 gram Rp2,61 juta, 5 gram Rp4,32 juta, 10 gram Rp8,58 juta, 25 gram Rp21,33 juta, dan 50 gram Rp42,59 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp85,11 juta, 250 gram Rp212,51 juta, 500 gram Rp424,82 juta, dan 1 kilogram Rp849,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.727,7 per troy ons atau turun 0,03 persen. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot menguat 0,22 persen ke US$1.714,33 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas berpotensi bangkit (rebound) di tengah ketegangan Amerika Serikat (AS) dan China. Menurutnya, harga emas akan bergerak dalam kisaran US$1.690 per troy ons hingga US$1.735 per troy ons.

Info Harga Emas Hari Ini, 27 Mei 2020 | Equityworld Futures

“Harga emas kemarin mendapatkan tekanan turun ke bawah tapi mungkin bisa kembali naik karena ketegangan hubungan AS dan China,” kata Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Seperti diketahui, ketegangan dua negara itu bermula saat China berencana untuk memberlakukan Undang-undang Keamanan di Hong Kong. Namun, rencana itu mendapatkan kecaman dari AS.

Sebelumnya, hubungan dua negara memburuk akibat virus corona di mana Presiden AS Donald Trump menilai China gagal mengendalikan virus corona sehingga menjadi pandemi di hampir seluruh negara di dunia.

Equityworld Futures | Saham Asia Dibuka Menguat

Equityworld Futures | Saham Asia Dibuka Menguat

Equityworld Futures | Saham-saham di Asia Pasifik diperdagangkan lebih tinggi pada Selasa pagi (26/5/2020). Investor berharap temuan vaksin dari sejumlah perusahaan bioteknologi dapat memerangi virus corona (Covid-19) sehingga pembukaan ekonomi dapat berjalan efektif. Perusahaan bioteknologi Amerika Novavax, Senin mengatakan, pihaknya memulai uji coba vaksin pada manusia. Diharapkan, uji coba vaksin dalam meningkatkan antibodi akan positif pada Juli.

Pekan lalu, perusahaan biotek Moderna melaporkan perkembangan positif pada percobaan vaksinnya di mana semua 45 peserta telah menunjukkan peningkatan antibodi terhadap Covid-19. Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,98% karena saham indeks Fast Retailing melonjak sekitar 2%. Indeks Topix juga naik 0,8%.

Kenaikan saham di Jepang didorong oleh pernyataan Perdana Menteri Shinzo Abe yang mengumumkan keadaan darurat akan dicabut dalam lima dari 47 prefektur negara itu, menurut stasiun televisi NHK. Jepang juga mempertimbangkan stimulus baru senilai 100 triliun yen ($ 930 miliar). Indeks Kospi Korea Selatan juga naik 0,42% karena saham LG Chem melonjak sekitar 5%. Sementara itu, saham di Australia naik lebih tinggi, dengan S & P / ASX 200 naik 0,25%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,11% lebih tinggi. Analis mengingatkan perlunya kehati-hatian, mengingat ketidakpastian di tengah pandemi yang belum berakhir.

Lockdown Dilonggarkan, Mayoritas Bursa Saham Asia Menghijau | Equityworld Futures

“Kami seharusnya tidak terlalu menekankan data karena kami memiliki begitu banyak distorsi dari data virus corona,” kata Jens Peter Sorensen, kepala strategi di Danske Bank di Kopenhagen, merujuk pada kesulitan dalam mengevaluasi dampak pandemi pada indikator ekonomi. Di pasar uang, indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya berada di level 99,757, menurun dari level di atas 100 pekan lalu.

PT Equity World | Bursa Hong Kong Babak Belur, Asia Merah Khawatir Perang

PT Equity World | Bursa Hong Kong Babak Belur, Asia Merah Khawatir Perang

PT Equity World | Bursa saham di kawasan Asia pada perdagangan Jumat (22/5/2020) terpantau ambruk. Semua bursa besar di kawasan Benua Kuning ini babak belur, dimana bursa saham Hong Kong paling parah.

Penurunan terbesar di bursa saham kawasan Asia terjadi di Hong Kong, indeks Hang Seng ambruk sebesar 3.66%. Kenaikan ini merespons kabar bahwa Beijing siap mencanangkan undang-undang baru terkait keamanan Hong Kong. Aturan ini dikhawatirkan akan menimbulkan gelombang protes baru dari para demonstran di Hong Kong.

Peraturan baru ini memudahkan Beijing untuk menindak para demonstran yang melakukan protes atas kekuasan Partai Komunis China atau pemimimpinya Xi Jin Ping. Peraturan ini dibuat setelah terjadinya demonstrasi yang berlarut-larut sejak Juni tahun lalu.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS akan bereaksi sangat keras apabila China tetap ngotot dengan peraturan ini. Hal ini memicu konflik perang dagang ke tensi yang semakin parah.

Bursa Saham Asia Berpotensi Melemah Gara-Gara Ketegangan China-AS | PT Equity World

Di bursa Saham China Daratan, Shanghai Stock Exchange (SSE) mengalami depresiasi sebesar 1,15%, penurunan ini juga dampak dari premier China Li Ke Qiang mengumkan bahwa China tidak akan menentukan target Produk Domestik bruto (GDP) tahun ini dikarenakan berbagai ketidakpastian ekonomi yang dikarenakan pandemi Covid-19.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 mengalami kenaikan sebesar 0.44%. Kenaikan ini merespons rilis Japan Statistics Bureau terjadi penurunan harga barang-barang konsumsi (deflasi) sebesar 0,2% dibandingkan dengan April 2019. Angka ini lebih tinggi dari konsensus yang dihimpun Reuters yaitu deflasi 0,1%.

Penurunan ini yang pertama kali terjadi dalam 3 tahun terakhir. Penurunan ini menunjukan daya beli masyarakat yang turun setelah dihajar pandemi Corona.

Di negara lain di Asia seperti di Korea Selatan indeks Kospi mengalami apresiasi 0,79% dan indeks STI Singapuraturun1,82%. Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) libur menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah

PT Equity World | Meski Wall Street Lesu, Bursa Saham Asia Tetap Melaju

PT Equity World | Meski Wall Street Lesu, Bursa Saham Asia Tetap Melaju

PT Equity World | Bursa saham Asia bergerak cenderung menguat pada perdagangan pagi ini. Padahal sebelumnya bursa saham New York melemah lumayan dalam.

Dini hari tadi waktu Indonesia, Wall Street ditutup di zona merah. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) anjlok -1,59%, S&P 500 rontok -1,05%, dan Nasdaq Composite terkoreksi -0,54%.

Investor di New York kecewa mendengar kabar bahwa hasil eksperimen vaksin virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) oleh Moderna Inc dinilai tidak memadai. Mengutip STAT News, hasil uji coba yang menggembirakan itu belum bisa menjadi acuan karena:

  1. Data yang tidak lengkap dari seluruh peserta uji coba, hanya delapan yang diumumkan. Sementara hasil uji terhadap 45 partisipan lainnya tidak dirilis.
  2. Informasi yang tidak lengkap seputar umur dari delapan peserta uji coba yang dinilai berhasil.
  3. Belum adanya komentar dari US National Institute for Allergy and Infectious Diseases.
  4. Hasil uji coba yang diumumkan baru berdasarkan respons awal terhadap vaksin, belum jelas seberapa lama imunitas bisa bertahan.

Namun investor di Asia tidak terlalu khawatir dengan kabar tersebut. Pasar masih hanyut dalam euforia pelonggaran pembatasan sosial (social distancing) di sejumlah negara karena meredanya wabah virus corona.

Misalnya di Jepang. Pekan ini pemerintah Jepang akan memutuskan apakah akan mencabut status darurat nasional di sejumlah daerah penting seperti Tokyo dan Osaka.

[POPULER MONEY] Harga Emas Melorot | Sanksi untuk Batik Air | PT Equity World

Kementerian Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Kesejahteraan Rakyat Jepang mencatat jumlah pasien positif corona per 19 Mei 2020 adalah 16.365 orang. Naik dibandingkan posisi hari sebelumnya yaitu 16.035 orang.

Walau masih ada penambahan, tetapi laju persentasenya relatif rendah yaitu 0,37%. Sejak 6 Mei 2020, pertumbuhan kasus corona di Jepang sudah stabil di bawah 1% per hari.

Oleh karena itu, ada kemungkinan pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe akan melonggarkan social distancing. Dengan demikian, masyarakat bisa kembali beraktivitas dan roda ekonomi berputar lagi meski belum bisa terlalu kencang.

Harapan ini membuat investor masih berkenan masuk ke bursa saham Asia. Namun dengan isu pandemi virus corona yang selalu naik-turun, sepertinya fluktuasi masih akan terjadi.

PT Equity World | Ikuti Bursa Asia, IHSG Dibuka Menghijau ke 4.547

PT Equity World | Ikuti Bursa Asia, IHSG Dibuka Menghijau ke 4.547

PT Equity World | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan, Selasa (19/5/2020), pagi. Pada pembukaan perdagangan, indeks melaju ke 4.547,18.

Pada pukul 09.09 WIB, indeks naik 81,11 poin atau 1,79 persen menjadi 4.592,17. Dari 346 saham yang diperdagangkan, 198 di antaranya menguat, 56 melemah dan 92 stagnan.

Frekuensi perdagangan tercatat 60.281 kali dengan nilai transaksi Rp772,65 miliar dan 597,70 juta lembar saham diperjualbelikan. 10 indeks sektoral penggerak IHSG seluruhnya positif dengan keuangan memimpin penguatan atau naik 3,11 persen.

Sektor-sektor lainnya juga tercatat naik lebih dari 1 persen. Investor asing mewarnai perdagangan pagi dengan aksi jual bersih (net sell) Rp50,07 miliar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp850 atau 6,01 persen ke Rp15.000, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik Rp210 atau 5,65 persen ke Rp3.930, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp160 atau 4,80 persen ke Rp3.490 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp160 atau 7,37 persen ke Rp2.330.

IHSG Sesi I Ditutup, Asing Jual Bersih Rp 2,04 Triliun | PT Equity World

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun Rp30 atau 2,15 persen ke Rp1.365, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) turun Rp8 atau 1,84 persen ke Rp426, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) turun R2 atau 1,01 persen ke Rp197 dan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) turun R7 atau 4,24 persen ke Rp158.

Bursa saham Asia sementara itu melonjak pada perdagangan Selasa pagi seiring sentimen positif dari Moderna yang mengembangkan vaksin potensial untuk virus corona. Indeks Hang Seng Hong Kong memimpin kenaikan di antara pasar utama di kawasan ini, melonjak 2,38 persen.

Pasar Saham China Daratan juga menguat dengan komposit Shanghai naik 0,72 persen sementara komposit Shenzhen melonjak 0,838 persen. Di Jepang, Nikkei 225 naik 1,68 persen, sementara indeks Topix juga menguat 1,56 persen.

Selanjutnya, Kospi Korea Selatan juga naik 1,72 persen, sementara di Australia, S & P/ASX 200 naik 1,92 persen. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia kecuali Jepang diperdagangkan 1,59 persen lebih tinggi.

PT Equity World | Bursa Saham di Asia Bergerak Variatif Dibayangi Pemulihan Ekonomi AS

PT Equity World | Bursa Saham di Asia Bergerak Variatif Dibayangi Pemulihan Ekonomi AS

PT Equity World | Saham-saham di Asia sedikit bergerak dalam perdagangan Senin pagi karena Kepala Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) A. Jerome Powell mengatakan ekonomi di Amerika Serikat kemungkinan membutuhkan vaksin virus corona untuk pulih sepenuhnya.

Dikutip CNBC, Senin (18/5/2020), Nikkei 225 Jepang naik 0,13 persen pada awal perdagangan. Sementara indeks Topix naik 0,18 persen.

Untuk Kospi Korea Selatan, di sisi lain, turun secara fraksional. Sementara itu di Australia, S&P/ASX 200 melonjak 1,1 persen. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan naik 0,08 persen.

“Dengan asumsi tidak ada gelombang kedua dari virus corona, saya pikir Anda akan melihat perekonomian pulih dengan mantap sepanjang paruh kedua tahun ini,” kata Kepala Bank Sentral.

“Agar ekonomi pulih sepenuhnya … itu mungkin harus menunggu kedatangan vaksin,” tambah dia.

IHSG Awal Pekan Naik Seiring Menguatnya Bursa Asia | PT Equity World

Di sisi data ekonomi, ekonomi Jepang menyusut pada tingkat tahunan 3,4 persen pada Januari-Maret, Reuters melaporkan pada Senin mengutip data pemerintah. Itu menandai kuartal kedua berturut-turut dari kontraksi, memenuhi definisi teknis resesi, menurut Reuters.

Sementara itu, data harga perumahan China untuk bulan April juga ditetapkan akan keluar sekitar jam 9:30 pagi HK/SIN.

Harga minyak melonjak pada pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan minyak mentah berjangka internasional Brent naik 2,77 persen menjadi USD 33,40 per barel. Minyak mentah berjangka AS juga menambahkan 3,3 persen menjadi USD 30,40 per barel.

Indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya, terakhir di 100,378 setelah melihat tertinggi di sekitar 100,5 minggu lalu.

Yen Jepang diperdagangkan pada 107,22 per dolar setelah menguat dari level di atas 107,6 yang terlihat awal pekan lalu. Dolar Australia berpindah tangan pada AUD 0,6426 setelah penurunan dari level di atas AUD 0,65 pada minggu sebelumnya.

Design a site like this with WordPress.com
Get started