Equityworld Futures | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan harga minyak dunia yang bergejolak akibat konflik geopolitik belum akan turun. Ia memperkirakan perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel akan berlangsung lama.
Equityworld Futures | Berdasarkan pandangannya itu, ia memutuskan untuk menggelontorkan insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) roda dua maupun empat.
Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Naik Tipis di Tengah Kemunduran Hubungan AS-Iran
Purbaya sempat melakukan kunjungan kerja ke AS padal April 2026. Dalam kunjungan itu, Purbaya mengaku mempelajari desain yang dibuat AS untuk Iran. Desain itu, cerita Purbaya, dibuat untuk kekalahan Iran dan sudah pasti akan ditolak negeri Persia tersebut.
“Jadi kelihatannya perangnya masih panjang. Artinya, konsumsi BBM kita juga masih akan tinggi dan dengan harga yang lebih tinggi,” kata Purbaya di kantornya, Selasa (12/5). Dengan kondisi harga minyak dunia yang bertahan di level tinggi, Purbaya memutuskan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak dengan cara mengalihkannya pada kendaraan listrik.
“Itu akan mengurangi impor kita dengan signifikan kan,” katanya. Di samping itu, Purbaya menyebut produksi listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tidak dipakai seluruhnya tetap harus dibayar, atau take or pay.
“Itu mungkin kapasitas (listrik) yang baru terpakai sekitar 70%, masih ada 30% listrik yang kita bayar tapi enggak dipakai. Itu kalau saya enggak salah ingat ya,” kata Purbaya.
Pada awalnya, Purbaya berasumsi perang antara Iran dengan AS dan Israel tidak akan berlangsung lama. Namun, prediksi berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan. AS dan Iran tetap berkukuh pada pendapatnya dan menolak proposal perdamaian yang diajukan masing-masing pihak.
“Tapi yang jelas ada listrik yang terpakai yang kita bayar, saya mau pakai itu supaya subsidinya di PLN mengecil, BBM juga mengecil, itu utamanya. Tadinya saya pikir perangnya sebentar saja selesai, ternyata kayaknya masih lama kalau begini,” kata Purbaya.
Profil Perusahaan
Ilustrasi Transaksi
Legalitas Bisnis
Hubungi Kami
