Equityworld Futures | Investor Menanti Data Tenaga Kerja AS, Wall Street Bervariasi

Equityworld Futures | Investor Menanti Data Tenaga Kerja AS, Wall Street Bervariasi

Equityworld Futures | PADA penutupan perdagangan Rabu (30/6/2021), ndeks utama Wall Street bervariasi. Perekonomian yang positif di kuartal II tahun ini membuat investor tetap pede. Namun mengkhawatirkan laporan ketenagakerjaan yang nantinya bisa terlalu kuat dan akan mempengaruhi kebijakan moneter Federal Reserve.

Berdasarkan laporan Reuters, Kamis (1/7), Dow Jones Industrial Average naik 210,22 poin atau 0,61 persen menjadi 34.502,51, indeks S&P 500 naik 5,7 poin atau 0,13 persen menjadi 4.297,5, sementara Nasdaq Composite turun 24,38 poin atau 0,17 persen menjadi 14.503,95.

Ketiga indeks membukukan kenaikan selama lima kuartalan berturut-turut. Pada kuartal II ini, S&P naik 8,2 persen, Nasdaq naik 9,5 persen, dan Dow naik 4,6 persen. S&P 500 mencatat kinerja paruh pertama terbaik kedua sejak 1998, naik 14,5 persen.

Bursa Saham Asia Semringah, China Bakal Rilis Data Aktivitas Manufaktur | Equityworld Futures

Sektor swasta diperkirakan bertambah 692.000 pekerjaan baru selama Juni 2021, melampaui proyeksi sebelumnya. Angka tersebut juga lebih tinggi 92.000 dari perkiraan gaji swasta yang diprediksi oleh para ekonom. Adapun data resmi jumlah tenaga kerja baru akan dirilis Departemen Tenaga Kerja pada Jumat ini.

Boeing Co naik 1,6 persen, setelah Kementerian Pertahanan Jerman mengumumkan akan membeli lima pesawat kontrol maritim P-8A, menyusul United Airlines yang mengumumkan pesanan terbesarnya untuk pesawat baru.

Walmart melonjak 2,7 persen, setelah mengumumkan bahwa mereka akan mulai menjual analog insulin. Sementara Micron Technology naik 2,5 persen menjelang rilis pendapatan kuartalannya.

Volume di bursa AS adalah 10,85 miliar saham, masih di bawah rata-rata 11,05 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

Equityworld Futures | Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 932.000 per Gram

Equityworld Futures | Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 932.000 per Gram

Equityworld Futures | Harga emas Antam pada Selasa (29/6/2021) untuk ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 932.000.

Harga emas Antam hari ini terpantau turun Rp 1.000 dibandingkan dengan harga jual Hari Senin (28/6/2021) kemarin.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 827.000 per gram.

Harga emas hari ini di Pegadaian, Rabu 30 Juni 2021 | Equityworld Futures

‎Harga buyback tersebut juga turun Rp 1.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga jual emas batangan pada hari ini.

emas 0,5 gram Rp 516.000.
emas 2 gram Rp 1.804.000.
emas 3 gram Rp 2.681.000.
emas 5 gram Rp 4.435.000.
emas 10 gram Rp 8.815.000.
emas 25 gram Rp 21.912.000.
emas 50 gram Rp 43.745.000.
emas 100 gram Rp 87.412.000.
emas 250 gram Rp 218.265.000.
emas 500 gram Rp 436.320.000.
emas 1.000 gram Rp 872.600.000.

Equityworld Futures | Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 933.000 per Gram

Equityworld Futures | Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 933.000 per Gram

Equityworld Futures| Harga emas Antam pada Senin (29/6/2021) untuk ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 933.000.

Harga emas Antam hari ini terpantau turun Rp 1.000 dibandingkan dengan harga jual Hari Sabtu (26/6/2021) kemarin.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 828.000 per gram.

Awal Pekan, Bursa Saham Asia Beragam | Equityworld Futures

‎Harga buyback tersebut juga turun Rp 1.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Sabtu kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga jual emas batangan pada hari ini.

emas 0,5 gram Rp 516.500.
emas 2 gram Rp 1.806.000.
emas 3 gram Rp 2.684.000.
emas 5 gram Rp 4.440.000.
emas 10 gram Rp 8.825.000.
emas 25 gram Rp 21.937.000.
emas 50 gram Rp 43.795.000.
emas 100 gram Rp 87.512.000.
emas 250 gram Rp 218.515.000.
emas 500 gram Rp 436.820.000.
emas 1.000 gram Rp 873.600.000.

Equityworld Futures | Covid-19 Mengganas, Segini Harga Emas 24 Karat Per 28 Juni 2021

Equityworld Futures | Covid-19 Mengganas, Segini Harga Emas 24 Karat Per 28 Juni 2021

Equityworld Futures | Pandemi Covid-19 di Indonesia kian mengganas. Penambahan kasus harian kembali memecahkan rekor di angka Rp21.000 lebih kasus baru pada Minggu, 27 Juni 2021. Ketika Covid-19 terus meningkat, harga emas hari ini dibanderol mulai dari harga Rp500 ribuan.

Melansir dari laman resmi Pegadaian, harga emas Antam dibanderol sebesar Rp975.000 per gram pada Senin, 28 Juni 2021. Logam mulia Antam dapat dibeli mulai dari ukuran 0,5 gram dengan harga Rp541.000. Kemudian, harga emas Antam seberat 2 gram kini mencapai Rp1.888.000.

Harga Emas 24 Karat di Pegadaian, Senin 28 Juni 2021, Mari Dicek Bun! | Equityworld Futures

Sementara itu, harga emas UBS dijual mulai dari Rp500.000 untuk ukuran 0,5 gram. Harga emas UBS mencapai Rp935.000 per gram dan Rp1.856.000 untuk ukuran 2 gram.

Berikut ini adalah daftar harga lengkap emas Antam dan emas UBS di Pegadaian hari ini, Senin, 28 Juni 2021.

PT Equity World | Wall Street Dibuka Meriah, Dow Sentuh Level Tertinggi Baru

PT Equity World | Wall Street Dibuka Meriah, Dow Sentuh Level Tertinggi Baru

PT Equity World | Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (24/6/2021), berpeluang membawa indeks bursa acuan Negara Adidaya tersebut mencetak rekor tertinggi baru di penutupan dini hari nanti.

Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 176,5 poin (+0,4%) pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB) dan selang 30 menit bertambah menjadi 246,4 poin (+0,73%) ke 34.120,65. Itu merupakan level tertinggi baru menggeser posisi 14 Juni lalu. S&P 500 tumbuh 21,8 poin (+0,5%) ke 4.263,65 dan Nasdaq naik 103,8 poin (+0,73%) ke 14.375,52.

Sektor yang menjadi pengangkat bursa AS di pembukaan adalah komunikasi, konsumer, layanan kesehatan, dan teknologi. Saham Tesla naik lebih dari 2%, sementara GM dan Caterpillar menguat masing-masing sebesar 1%.

Sepanjang pekan lalu, indeks S&P 500 drop 1,9% sementara Dow Jones ambles 3,5% setelah bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) mengindikasikan kenaikan suku bung acuan paling cepat bisa dilakukan pada 2023 dan inflasi tahun ini bakal lebih tinggi, mencapai 3% lebih.

Namun terbaru, bos bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) Jerome Powell di depan Kongres menyatakan bahwa tekanan inflasi di Negara Adidaya tersebut bersifat temporer, sehingga pemodal kembali optimistis.

Bursa Saham Asia Bervariasi Setelah Indeks S&P 500 Tergelincir | PT Equity World

Investor pun beralih memantau data klaim tunjangan pengangguran pekan lalu yang dilaporkan mencapai 411.000, atau lebih tinggi dari proyeksi analis dalam polling Dow Jones yang memperkirakan angka 380.000. Namun realisasi data itu membaik dari klaim pekan sebelumnya yang mencapai 412.000.

“Laporan tenaga kerja menjadi pembuktian lain bahwa ekonomi kembali hidup, meski mungkin dengan gaya yang lebih menantang dibandingkan dengan yang diantisipasi pada titik sekarang,” tutur Mike Loewengart, Direktur Pelaksana Investasi E-Trade, dikutip CNBC International.

Pelaku pasar juga memantau negosiasi paket infrastruktur bernilai US$ 1 triliun di mana para senator bipartisan-sebutan untuk politisi yang duduk semeja meski beda partai-membuat kemajuan atas proposal tersebut akan menemui Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih pada Kamis waktu setempat.

Saham perbankan menguat jelang uji tekanan (stress test) oleh The Fed terhadap sektor keuangan tersebut malam nanti, yang hasilnya akan menunjukkan sejauh mana perbankan AS bertahan di tengah beberapa skenario tekanan ekonomi akibat pandemi.

Sejauh ini, bank dipaksa menghentikan aksi pembagian dividen dan aksi beli kembali saham mereka di pasar (buyback) agar modalnya terkumpul untuk menghadapi risiko pandemi. Pasar berekspektasi kebijakan tersebut bakal diperlonggar sehingga saham Goldman Sachs naik 1%.

Dari sisi korporasi, pelaku pasar bakal mencermati Nike dan FedEx yang dijadwalkan merilis kinerja keuangan per kuartal I-2021.

PT Equity World | Kamis, 24 Juni 2021: Harga Emas Hari Ini Melempem, Dah Kehabisan Bensin!

<a href="http://&lt;!– wp:paragraph –> <p>PT Equity World |<a href="http://equity-jakarta.com">http://equity-jakarta.com</a&gt; Kamis, 24 Juni 2021: Harga Emas Hari Ini Melempem, Dah Kehabisan Bensin!</p> PT Equity World | Harga emas hari ini terpangkas setelah dua hari ke belakang mengalami kenaikan, khususnya emas Antam di Pegadaian. Merujuk ke laman resmi Pegadaian, harga emas Antam turun tipis Rp2.000 dari Rp973.000 per gram menjadi Rp971.000 per gram pada Kamis, 24 Juni 2021.

Lonjakan harga tersebut membuat logam mulia Antam seberat 0,5 gram ikut terpangkas menjadi Rp539.000. Kemudian, membeli emas Antam cetakan 2 gram dan 3 kini juga menjadi lebih murah, masing-masing menjadi Rp1.879.000 dan Rp4.619.000.

Lain emas Antam lain pula emas UBS. Sejak awal pekan, harga emas UBS selalu stagnan. Emas UBS dibanderol seharga Rp933.000 per gram. Kemudian, harga emas UBS berukuran 0,5 gram dan 2 gram per hari ini masing-masing dihargai sebesar Rp499.000 dan Rp1.852.000.

quity World | Bursa Saham Asia Beragam, Investor Cermati Saham Teknologi

PT Equity World | Bursa Saham Asia Beragam, Investor Cermati Saham Teknologi

PT Equity World | Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan saham Rabu pagi, (23/6/2021). Hal ini dipengaruhi indeks Nasdaq yang berisi saham teknologi catat rekor tertinggi di wall street.

Indeks Jepang Nikkei 225 naik 0,36 persen pada awal sesi perdagangan saham. Indeks Topix menguat. Berdasarkan catatan dari pertemuan bank sentral Jepang pada April 2021 menunjukkan anggota setuju mengenai stimulus untuk mendorong ekonomi maju. Hasil dari stimulus yang diberikan mendorong pemulihan ekonomi Jepang dan negara lainnya lebih cepat.

Indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,27 persen. Indeks Australia melemah 0,16 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang menguat 0,13 persen. Demikian dilansir dari CNBC, Rabu (23/6/2021).

Saham teknologi di Asia Pasifik menguat pada perdagangan Rabu pagi. Di Jepang, saham Softbank Group naik 0,14 persen. Sementara itu, saham Naver menguat 6,14 persen.

Harga Emas Antam Hari ini 23 Juni, Turun ke Rp930 Ribu | PT Equity World

Kenaikan saham tersebut setelah indeks Nasdaq sentuh posisi tertinggi intraday baru dengan naik 0,79 persen ke posisi 14.253,37. Indeks S&P 500 menguat 0,51 persen menjadi 4.246,44. Indeks Dow Jones menanjak 68,61 poin ke posisi 33.945,58.

Indeks dolar AS berada di kisaran 91,73 setelah sempat sentuh posisi 91,8. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 110,70 per dolar AS. Harga minyak menguat pada jam perdagangan di Asia. Harga minyak berjangka Brent naik USD 74,86 per barel. Harga minyak berjangka Amerika Serikat mendaki 0,12 persen ke posisi USD 72,94 per barel.

Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan Selasa, 22 Juni 2021 waktu setempat. Indeks S&P 500 berada di bawah rekor penutupan baru, dan indeks Nasdaq naik ke level tertinggi sepanjang masa seiring bitcoin kembali ke posisi intraday.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones naik 68,61 poin ke posisi 33.945,58. Indeks S&P 500 menguat 0,5 persen ke posisi 4.246,44. Indeks Nasdaq bertambah 0,8 persen ke posisi rekor intraday baru di posisi 14.253,27.

Bitcoin bergerak fluktuaktif dan menembus di bawah posisi USD 30.000 dan kemudian menghijau. Pada satu titik, mata uang kripto terbesar tersebut menghapus semua keuntungan 2021. Di sisi lain, saham Tesla naik hampir 0,5 persen dari titik terendahnya.

Saham teknologi memimpin reli pasar seiring saham Netflix naik 2,3 persen. Saham Amazon, Apple dan Microsoft menguat satu persen. Saham Facebook melonjak dua persen. Saham Alphabet naik setelah Komisi Eropa membuka penyelidikan ke unit periklanan Google.

Pada Senin, 21 Juni 2021, indeks Dow Jones naik 580 poin ke posisi terbaiknya sejak 5 Maret seiring saham yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi kembali menguat. Saham tersebut sempat terpukul karena proyeksi terbaru the Federal Reserve tentang inflasi dan kenaikan suku bunga.

“Ini adalah waktu yang genting, saham telah melewati periode relatif lama tanpa aksi jual besar-besaran, dan ada kepekaan yang meningkat terhadap setiap ucapan dari the Fed saat mencoba untuk bertransisi ke awal normalisasi,” ujar Invesco Chief Global Market Strategist, Kristina Hooper dalam catatannya, Rabu (23/6/2021).

Ketua the Fed Jerome Powell bersaksi di depan Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Selasa waktu setempat tentang tanggapan bank sentral terhadap pandemi COVID-19. Pernyataannya mendukung gagasan the Fed siap segera mulai membahas penghapusan beberapa langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelum yang diberlakukan selama pandemi COVID-19.

Indeks mencapai level tertinggi saat Powell menjawab pertanyaan dari anggota DPR. Powell optimistis dengan pemulihan ekonomi dan mempertahankan kekuatan inflasi bersifat sementara. Mungkin ada beberapa pembelian dari para pelaku pasar yang khawatir kalau Powell akan sedikit lebih hawkish atau agresif pada kenaikan suku bunga dari pada bank sentral pada pekan lalu.

“Sejak terakhir kali kami bertemu, ekonomi telah menunjukkan perbaikan berkelanjutan. Vaksinasi yang meluas telah bergabung dengan tindakan kebijakan moneter dan fiskal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam memberikan dukungan kuat untuk pemulihan,” ujar dia.

Ia menambahkan, indikator kegiatan ekonomi dan lapangan kerja terus menguat dan produk domestik bruto (PDB) riil pada 2021 tampaknya berada di jalur untuk mencatat tingkat kenaikan tercepat dalam beberapa dekade.

“Inflasi telah meningkat terutama dalam beberapa bulan terakhir,” ujar dia.

Namun, ia mencatat sebagian besar dari efek sementara dan inflasi akan kembali ke dua persen dalam jangka panjang.

PT Equity World | Bursa Saham Asia Menguat Tersengat Wall Street

PT Equity World | Bursa Saham Asia Menguat Tersengat Wall Street

PT Equity World | Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan Selasa pagi (22/6/2021) mengikuti bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street yang melonjak.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 1,82 persen pada awal sesi perdagangan. Lonjakan indeks Nikkei setelah alami koreksi lebih dari tiga persen pada perdagangan saham Senin, 21 Juni 2021. Indeks Topix menguat 1,76 persen.

Indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,72 persen. Indeks saham Australia mendaki 0,32 persen. Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,18 persen. Demikian dilansir dari CNBC, Selasa (22/6/2021).

Di wall street, indeks Dow Jones menguat 586,89 poin ke posisi 33.876,97. Indeks S&P 500 naik 1,4 persen menjadi 4.224,79. Sementara itu, indeks Nasdaq bertambah 0,79 persen menjadi 14.141,48.

Harga emas hari ini di Pegadaian, Selasa 22 Juni 2021 | PT Equity World

Indeks dolar AS berada di posisi 91,89. Angka ini lebih rendah setelah sentuh posisi 92. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 110,37 per dolar AS.

Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan Senin, 21 Juni 2021.

Pasar memulihkan kondisi dari kerugian tajam yang disebabkan perubahan kebijakan bank sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed).

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones melonjak 586,89 poin atau hampir 1,8 persen menjadi 33.876,97, dan mencatat hari terbaiknya sejak 5 Maret. Indeks S&P 500 menguat 1,4 persen menjadi 4.224,79. Indeks Nasdaq bertambah 0,8 persen menjadi 14.141,48. Hal ini seiring sejumlah nama perusahaan teknologi ermasuk Amazon, Tesla, Nvidia dan Tentflix mencatat kerugian.

Saham komoditas yang terpukul keras pekan lalu kembali memimpin pasar seiring sektor energi S&P 500 menguat. Devon Energy naik hampir 7 persen. Sementara Occidental Petroleum menguat 5,4 persen.

Pembukaan kembali ekonomi ekonomi mendorong saham Norwegian Cruise Line dan Boeing yang naik lebih dari tiga persen. Sektor saham bank termasuk JPMorgan, Bank of America, dan Goldman Sachs juga menguat. Indeks kapitalisasi kecil Russell 2000 melonjak lebih dari dua persen.

Wall street melemah pada pekan lalu seiring investor mencerna proyeksi ekonomi baru the Fed dan khawatir kenaikan suku bunga datang lebih cepat dari yang diharapkan. Pada Rabu pekan lalu, bank sentral AS menaikkan harapan inflasi dan memperkirakan kenaikan suku bunga pada 2023.

“The Fed terinspirasi aksi jual sepertinya sudah berlebihan. Pergeseran hawkish the Fed yang tiba-tiba pekan lalu, dengan dua kenaikan suku bunga sekarang diharapkan pada 2023 membuat pasar lengah,” ujar Senior Financial Market Analyst City Index Fiona Cincotta, dilansir dari CNBC, Selasa, 22 Juni 2021.

Presiden the Fed St Louis Jim Bullard menuturkan, kalau wajar bagi bank sentral untuk sedikit lebih hawkish dan melihat suku bunga lebih tinggi setelah 2022.

Indeks Dow Jones turun 3,5 persen pada pekan lalu. Sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 1,9 persen dan 0,2 persen pada pekan ini.

“Langkah kejutan the Fed menuju tapering yang membawa pasar lebih rendah pekan lalu hanyalah momen pengakuan untuk tren pengetatan yang dimulai beberapa bulan lalu,” ujar Chief US Equity Strategist Mike Wilson.

Ia menambahkan, ketika dikombinasikan dengan tingkat perubahan puncak dalam revisi ekonomi dan pendapatan sehingga itu membuat musim panas lebih sulit.

Di sisi lain wall street tangguh dalam menghadapi penurunan di bursa saham Asia dan bitcoin. Indeks Jepang Nikkei melemah 4 persen dengan produsne mobil Nissan dan Honda memimpin penurunan.

Sementara itu, bitcoin tergelincir lebih dari tujuh persen menjadi USD 32.500 seiring China melanjutkan tindakan keras terhadap penambangan uang kripto.

Kurva imbal hasil surat berharga AS mendatar pada pekan lalu sehingga menekan sektor bank. Hal itu juga mengirimkan sinyal potensi perlambatan ekonomi. Imbal hasil surat berharga AS dua tahun naik sehingga mencerminkan harapan kenaikan suku bunga the Fed.

Sementara itu, imbal hasil jangka panjang bertenor 10 tahun melemah seiring optimisme yang berkurang terhadap pertumbuhan ekonomi.

PT Equity World | Awal Perdagangan, IHSG Anjlok Tinggalkan Zona 6.000

PT Equity World | Awal Perdagangan, IHSG Anjlok Tinggalkan Zona 6.000

PT Equity World | Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (21/6/2020) dibuka melemah di tengah negatifnya bursa saham AS.

Berdasarkan data bursa hingga pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan turun 87,3 poin (1,46%) menjadi 5.918.

Adapun kumpulan saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 turun menjadi ke 386,4. Indeks LQ45 ambles jadi 846,4 dan Indeks syariah yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) turun menjadi 535,6.

Kebakaran! IHSG Anjlok 2% Lebih pada Pembukaan Sesi Pertama! | PT Equity World

Sementara bursa AS Wall Street jatuh pada perdagangan Jumat (18/6/2021), dengan Dow Jones Industrial Average membukukan kerugian mingguan terburuk sejak Oktober. Indeks Dow Jones turun 533,37 poin, atau 1,6%, menjadi 33.290,08. S&P 500 jatuh 1,3% menjadi 4.166,45.

Adapun indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (18/6/2021) ditutup melemah 61,32 poin atau 1,01% ke level 6.007,1. Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 16,99 triliun. Investor asing mencatat transaksi jual bersih di semua pasar sebesar Rp 193,77 miliar.

Equity World | Bursa Asia beragam pagi ini, menanti rilis kebijakan moneter BoJ

Equity World | Bursa Asia beragam pagi ini, menanti rilis kebijakan moneter BoJ

Equity World | Bursa saham Asia-Pasifik beragam pada perdagangan Jumat (18/6) pagi menyusul penurunan indeks Dow Jones Industrial Average di Wall Street.

Melansir CNBC, indeks Nikkei 225 naik 0,14% dan indeks Topix tergelincir 0,55%. Kospi Korea Selatan diperdagangkan sedikit lebih tinggi.

S&P/ASX 200 di Australia naik 0,17%. Saham perusahaan tambang Australia terkoreksi menyusul jatuhnya harga komoditas. Saham Rio Tinto turun 1,48%, Fortescue Metals Group turun 1,28%, dan BHP turun 2,47%.

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan sedikit lebih rendah.

Bank of Japan (BoJ) dijadwalkan akan merilis pernyataannya tentang kebijakan moneter pada hari Jumat ini, termasuk keputusan suku bunganya.

Wall Street ditutup bervariasi, Indeks Dow Jones merosot 210,22 poin | Equity World

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average turun 210,22 poin menjadi 33.823,45, S&P 500 tergelincir sedikit ke 4.221,86, dan Nasdaq Composite naik 0,87% menjadi 14.161,35.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 91,868 menyusul kenaikan baru-baru ini dari bawah 91.

Yen Jepang diperdagangkan pada 110,26 per dolar, lebih kuat dari level di atas 110,5 terhadap greenback yang terlihat kemarin. Dolar Australia berada di US$0,7548 karena berjuang untuk pulih setelah turun dari atas US$0,768 awal pekan ini.

Harga minyak lebih rendah di pagi hari pada jam perdagangan Asia, dengan harga minyak mentah Brent turun 0,1% menjadi US$73,01 per barel. Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,15% menjadi US$70,93 per barel.

Design a site like this with WordPress.com
Get started