PT Equityworld | Wall Street Beragam, Investor Cermati Perkembangan Invasi Rusia ke Ukraina

PT Equityworld | Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street bervariasi pada perdagangan Senin, 28 Februari 2022. Wall street beragam ini seiring investor memantau perkembangan invasi Rusia ke Ukraina termasuk serangkaian sanksi baru dari Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones melemah 166,15 poin atau sekitar 0,49 persen. Namun, ditutup ke posisi terendah di 33.892,50. Indeks S&P 500 tergelincir 0,24 persen ke posisi 4.373,94. Sedangkan indeks Nasdaq naik 0,41 persen menjadi 13.751,40.

Tekanan AS ke Rusia, Wall Street Terkoreksi | PT Equityworld

Perdagangan Senin, 28 Februari 2022 menutup pergerakan yang bergejolak dengan indeks rata-rata utama kompak membukukan tekanan bulanan. Sesi perdagangan yang bergejolak itu seiring konflik antara Rusia dan Ukraina.

Pasukan Ukraina telah menguasai kota-kota penting termasuk ibu kota Kiev. Pejabat dari dua negara mengadakan putaran negosiasi di dekat perbatasan Belarusia pada Senin pekan ini.

“Perang pada dasarnya adalah lingkungan berisiko untuk aset berisiko karena investor global beralih ke obligasi negara dan safe havens lainnya hingga kenormalan baru ditetapkan,” ujar Strategist Raymond James Tavis McCourt dilansir dari CNBC, Selasa (1/3/2022).

Ia menambahkan, segala sesuatu tentang ini belum pernah terjadi sebelumnya. “Jadi tentang satu-satunya hal rasional untuk dikatakan tentang gejolak saham untuk terus menanti resolusi,” kata dia.

Gerak Saham

Saham defensif antara lain Lockheed Martin dan Northrop Grumman masing-masing naik 6,7 persen dan 7,9 persen. Saham keamanan siber juga memimpin dengan Crowdstrike melonjak 7,4 persen. Di sisi lain, saham bank berada di bawah tekanan dengan saham JP Morgan melemah 4,2 persen dan Citigroup susut 4,4 persen.

Imbal hasil obligasi pemerintah turun tajam dengan imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun 1,83 persen. Imbal hasil itu susut 15 basis poin. Imbal hasil bergerak berlawanan dengan harga dan lebih rendah di tengah tingginya permintaan untuk obligasi safe-haven.

Imbal hasil obligasi yang lebih rendah mungkin membantu kinerja Nasdaq yang padat teknologi. Hal ini seiring saham yang berorientasi pada pertumbuhan cenderung berkinerja lebih baik ketika suku bunga rendah. Saham Tesla naik 7,5 persen.

Gejolak juga terjadi di pasar uang.Bank sentral Rusia menaikkan suku bunga menjadi 20 persen dari 9,5 persen. Hal ini sebagai reaksi terhadap pergerakan mata uang yang melihat Rubel jatuh hampir 22 persen terhadap dolar AS. Rubel mencapai rekor terendah terhadap dolar AS pada Senin pagi, 28 Februari 2022.

Equityworld Futures | Emas Fluktuatif di Atas US$ 1.900, Safe Haven Jadi Pilihan

Equityworld Futures | Harga emas berfluktuasi di atas level psikologis US$ 1.900, bahkan sempat menyentuh level tertinggi US$ 1.975 per ounce. Investor mencari aset aman (safe haven) menyusul operasi militer Rusia di Ukraina.

Pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange naik US$ 15,9 atau 0,83% menjadi ditutup pada US$ 1.926,30 per ounce, setelah sempat melonjak ke level tertinggi Januari 2021 di level US$ 1.976,20 per ounce.

Rekomendasi Harian Indeks Nikkei 25 Februari 2022 | Equityworld Futures

Biden memukul Rusia dengan gelombang sanksi pada hari Kamis (24/2) setelah Moskow menginvasi Ukraina, tindakan yang menghambat kemampuan Rusia untuk melakukan bisnis dalam mata uang utama bersama dengan sanksi terhadap bank dan perusahaan milik negara.

Dalam sanksi terbaru terhadap Moskow, Presiden Joe Biden membatasi akses internasional untuk lima bank besar Rusia, termasuk VTB, membekukan aset Rusia di Amerika, dan membatasi kemampuan Rusia untuk mengimpor teknologi utama untuk peningkatan militer dan industri.

“Jika sanksi saat ini adalah batas respons, dampak ekonomi terbatas. Jadi, kami melihat short-covering di saham,” kata Tai Wong, pedagang logam independen di New York.

Akan tetapi, dalam perdagangan setelah jam kerja, emas berjangka tertekan, meluncur lebih dari US$ 18 atau hampir 1% menjadi sekitar US$ 1.892 per ounce.

Emas berjangka merosot karena imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun naik dari level terendah 1,846% ke level tertinggi 1,975% dengan investor menemukan kembali sentimen risiko mereka.

“Aksi jual emas sore dipercepat setelah Presiden Biden meluncurkan sanksi putaran berikutnya, yang menurut banyak orang tidak cukup memukul,” kata Edward Moya, analis pasar senior di Oanda.

“Namun, invasi Rusia ke Ukraina adalah gamechanger dan permintaan safe-haven akan tetap tinggi dan harga emas kemungkinan akan mendapat dukungan kuat dalam jangka pendek.”

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Kamis (24/2) bahwa klaim pengangguran awal AS turun 17.000 menjadi 232.000 dalam pekan yang berakhir 19 Februari, agak membatasi pertumbuhan emas.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan Maret naik 13,4 sen atau 0,55% menjadi ditutup pada US$ 24,687 per ounce. Platinum untuk pengiriman pada bulan April turun US$ 29,6 atau 2,71% menjadi ditutup pada US$ 1,062,10 per ounce.

Equityworld Futures | Kamis Pagi, Mayoritas Saham Asia Pasifik Dibuka Koreksi

Equityworld Futures | Mayoritas saham Asia-Pasifik terkoreksi pada pembukaan perdagangan Kamis pagi (27/2/2022). Investor terus mengamati situasi yang meningkat antara Rusia dan Ukraina.

S&P/ASX 200 Australia turun 2,19%.

Harga Emas Masih Kinclong Usai Cetak Rekor Tertinggi dalam 9 Bulan | Equityworld Futures

Nikkei 225 di Jepang turun 0,72%, sedangkan Topix turun 0,46%.

Di Korea Selatan, Kospi turun 1,34%. Bank of Korea akan mengadakan pertemuan pada hari Kamis.

Di sisi pendapatan, Alibaba akan melaporkan pendapatan kuartal ketiganya di akhir Asia.

Kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan di Rusia dan Ukraina tetap menjadi fokus. Ukraina pada hari Rabu mengumumkan bahwa mereka bermaksud untuk memberlakukan keadaan darurat selama 30 hari dengan kemungkinan perpanjangan. Langkah tersebut harus terlebih dahulu disetujui oleh parlemen.

Negara itu juga memperingatkan warganya untuk meninggalkan Rusia dan menghindari bepergian ke sana.

Krisis memasuki fase baru minggu ini ketika Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow akan secara resmi mengakui kemerdekaan dua daerah yang memisahkan diri pro-Moskow di Ukraina timur.

Pada hari Rabu, media yang dikendalikan pemerintah Rusia melaporkan bahwa Moskow telah mulai mengevakuasi orang-orang dari kedutaan besarnya di Kyiv, ibukota Ukraina.

Semalam di Wall Street, tiga indeks utama terus jatuh. S&P 500 turun 1,8% dan terkoreksi lebih dalam, sementara Dow Jones Industrial Average turun 1,38% menjadi 33.131,76. Nasdaq Composite yang berfokus pada teknologi kehilangan 2,6% menjadi 13.037.49.

Mata Uang dan Minyak

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 96,190. Yen Jepang diperdagangkan pada 114,91 per dolar, sedangkan dolar Australia berada di $0,7216 setelah jatuh dari $0,7233.

Harga minyak naik pada hari Rabu setelah membalikkan kerugian sebelumnya. Minyak mentah berjangka AS naik 1,36% menjadi diperdagangkan pada $93,35 per barel di awal Asia pada hari Kamis.

Equityworld Futures | Biden Sanksi Rusia, Wall Street Merana! Awas IHSG Nyusul

Equityworld Futures | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,6% ke 6.861,994 pada perdagangan Selasa kemarin. Tetapi pelemahan tersebut sudah terpangkas dari sebelumnya sekitar 1%.

Investor asing masih belum berhenti memborong saham di dalam negeri. Kemarin aksi beli bersih (net buy) investor asing tercatat sebesar Rp 727 miliar, sehingga dalam dua hari perdagangan di pekan ini net buy lebih dari Rp 1,4 triliun. Dalam dua pekan sebelumnya, net buy tercatat sekitar Rp 10 triliun.

Wall Street Tumbang, 3 Saham Utama Tak Berdaya | Equityworld Futures

Meski aksi borong terus terjadi tetapi sentimen yang memburuk akibat eskalasi tensi geopolitik di Barat membuat IHSG kesulitan untuk menguat, apalagi melihat posisinya yang mencapai rekor tertinggi di awal pekan ini.

Tekanan pada hari ini, Rabu (23/2), masih akan besar sebab Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Binden, kemarin memberikan sanksi ke Rusia.

Hal ini dilakukan setelah Rusia mengirim pasukannya ke wilayah Donestk dan Luhansk yang sebelumnya diakui kemerderdekaannya dari Ukraina oleh Presiden Valdimir Putin.

“Ini adalah wal dari invasi Rusia ke Ukraina, Putin mengindikasikan hal tersebut dan meminta izin Duma (parlemen) untuk melakukannya. Jadi saya mulai memberikan sanksi,” kata Biden sebagaimana diwartakan CNBC International.

Biden memberikan sanski ke bank VEB dan bank militer Rusia (PSB). Institusi finansial di AS tidak diizinkan untuk memproses transaksi ke dua bank tersebut.

Sanksi begitu juga diberlakukan ke obligasi yang membuat Rusia tidak bisa lagi menjualnya ke Negara Barat. Beberapa individu Rusia juga diberikan sanksi oleh Biden.

Eskalasi tensi tersebut membuat bursa saham AS (Wall Street) rontok pada perdagangan Selasa waktu setempat. Indeks Dow Jones merosot 1,4%, disusul Nasdaq minus 1,2% dan S&P 500 turun 1%.

Jebloknya kiblat bursa saham dunia tersebut tentunya mengirim sentimen negatif ke pasar Asia hari ini termasuk ke IHSG.

Secara teknikal, indikator Stochastic pada grafik harian dan 1 jam yang berada di wilayah jenuh beli (overbought), membuat IHSG terkoreksi kemarin.

Stochastic merupakan leading indicator, atau indikator yang mengawali pergerakan harga. Ketika Stochastic mencapai wilayah overbought (di atas 80) atau oversold (di bawah 20), maka harga suatu instrumen berpeluang berbalik arah.

Kini Stochastic 1 jam sudah berada di dekat oversold sementara grafik harian masih di overbought. Sehingga, IHSG masih berisiko melanjutkan koreksi.

Support 6.840, jika dilewati IHSG berisiko turun menuju 6.810 hingga 6.800, sebelum menuju 6.770.

Sebaliknya selama bertahan di atas 6.840, IHSG berpeluang bangkit ke ke 6.900 lagi, sebelum menuju target pola Rectangle di 6.950.

IHSG di awal pekan ini hampir mencapai target penguatan pola Rectangle yang dibentuk sejak Oktober lalu.

Batas atas pola ini berada di kisaran 6.735, dan batas bawah pola Rectangle berada di kisaran 6.510, artinya ada jarak sekitar 215 poin dari level tersebut ke batas atas.
Selama bertahan di atasnya, target penguatan IHSG sebesar 215 poin ke 6.950.

IHSG juga berada di atas rerata pergerakan 50 hari (moving average 50/MA 50), MA 100 dan MA 200 pada grafik harian.

Selama mampu bertahan di atas tiga MA tersebut, berlanjutnya penguatan IHSG ke depannya masih terbuka lebar.

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Jatuh dari Level Tertingginya karena Biden-Putin

Equityworld Futures | Harga emas dunia melemah setelah mencapai level tertinggi lebih dari delapan bulan pada perdagangan hari Senin, karena rencana Presiden AS dan Rusia untuk menggelar pertemuan tentang krisis Ukraina.

Sementara prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve juga semakin menekan harga emas.

Bursa Asia Melemah, Nikkei, Kospi dan Hang Seng Anjlok Lebih Dari 1% Pagi Ini (22/2) | Equityworld Futures

Mengutip CNBC, Selasa (22/2/2022) harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD1.891,85 per ounce mundur dari puncak sesi USD1.908,02, level tertinggi sejak 3 Juni.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat melemah 0,4 persen menjadi USD1.892,50. Tak ada setelmen pada sesi Senin, karena pasar keuangan Amerika ditutup untuk hari libur Presidents Day.

Presiden AS Joe Biden pada prinsipnya menyetujui pertemuan menteri luar negeri kedua negara itu pekan depan dan jika invasi tidak terjadi, kata sumber Gedung Putih.

“Investor global sangat prihatin dengan potensi (konflik) antara Rusia dan Ukraina, dan Presiden AS berulang kali mengatakan bahwa invasi mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang,” kata Margaret Yang, analis DailyFX.

“Di sisi lain, investor juga mencemaskan kenaikan suku bunga The Fed pada Maret, sehingga kemungkinan akan menekan harga emas.” Tambahnya.

Investor khawatir atas prospek pengetatan The Fed yang agresif karena inflasi melambung. Setidaknya enam pejabat The Fed akan berbicara pekan ini dan investor akan tertarik untuk mengetahui pandangan mereka tentang kemungkinan kenaikan 50 basis poin pada pertemuan Maret.

Sementara itu harga logam lainnya perak di pasar spot turun 0,8 persen menjadi USD23,78 per ounce, platinum naik 0,4 persen menjadi USD1.071,62 per ounce.
Logam auto-catalyst paladium anjlok 1,2 persen menjadi USD2.318,85 per ounce.

Equityworld Futures | Rekomendasi Harian Indeks Hang Seng 21 Februari 2022

Equityworld Futures | Indeks Hang Seng perdagangan akhir pekan lalu ditutup turun 465,06 poin atau 1,88% ke 24.327,71. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 1,9% menjadi 8.618,48. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2022 bergerak negatif dengan turun 392 poin atau 1,59% menjadi 24323.

Indeks Hang Seng tertekan oleh saham teknologi, setelah Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional mengatakan akan memandu platform pengiriman makanan online untuk menurunkan biaya operasional untuk bisnis katering dengan mengurangi biaya layanan, atau komisi. Regulator perbankan dan asuransi China juga memperingatkan agar tidak menggunakan metaverse sebagai alat untuk penggalangan dana ilegal, di tengah minat yang meluas di sektor swasta negara itu.

Nggak Ada Obat, Harga Emas Terus Melesat! | Equityworld Futures

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah untuk sesi ketiga berturut-turut dan sekaligus mencatat penurunan minggu kedua berturut-turut karena meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina dan kekhawatiran tentang langkah Fed selanjutnya.

Untuk harga minyak mentah berjangka WTI anjlok 0,3% karena meningkatnya kekerasan di Donetsk meningkatkan kekhawatiran atas gangguan pasokan dari kemungkinan perang Rusia-Ukraina, mengimbangi prospek minyak Iran kembali ke pasar global.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi dapat turun ke posisi 24070, jika tembus meluncur ke posisi S2 hingga S3. Namun jika kemudian terkoreksi akan naik ke posisi 24496 dan jika tembus akan ke lanjut ke R1 hingga R2.

Equity World | Harga Emas Hari Ini dari 0,5 Gram Hingga 1 Kg, Cetak Rekor 2022

Equity World | Harga Emas Hari Ini dari 0,5 Gram Hingga 1 Kg, Cetak Rekor 2022

Equity World | Harga emas hari ini kembali mengalami kenaikan yang sangat drastis, membuatnya menyentuh harga tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Harga emas keluaran Antam hari ini meroket hingga Rp 14.000 per gram menjadi Rp 967.000 per gram.

Mengutip dari laman Logammulia, saat ini satuan harga emas terkecil, yakni ukuran 0,5 gram naik Rp 7.000 jadi Rp 533.500, dari yang sebelumnya seharga Rp 526.000.

Harga emas 10 gram dijual sebesar Rp 9.165.000. Sementara untuk ukuran emas yang terbesar, yakni 1.000 gram (1 kg) dibandrol dengan harga sebesar Rp 907.600.000.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, pergerakan harga emas Antam terpantau bergerak di rentang Rp 943.000-967.000. Sementara dalam sebulan terakhir pergerakannya ada di rentang Rp 938.000-967.000/gram.

Wall Street Tertekan Potensi Kenaikan Suku Bunga dan Konflik Ukraina | Equity World

Jika dibandingkan harga 6 bulan terakhir, harga emas tertinggi ada di level Rp 967.000 yang terjadi pada hari ini Jumat (18/2). Sedangkan yang terendah ada di level Rp 912.000 per gram.

Demikian dikutip detikcom dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Jumat (18/2/2022).

Harga emas hari ini untuk buyback juga sama, yakni kembali mengalami kenaikan yang sangat drastis. Harga buyback emas Antam hari ini meroket jadi Rp 872.000 per gram setelah mengalami kenaikan harga sebesar Rp 15.000. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45%, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.
Rincian Harga Emas Hari Ini

Dikutip dari situs Logam Mulia pada (18/2/2022), berikut merupakan daftar rincian harga dasar emas per 18 Februari 2022:

Emas batangan 0,5 gram Rp 533.500

Emas batangan 1 gram Rp 967.000

Emas batangan 2 gram Rp 1.874.000

Emas batangan 3 gram Rp 2.786.000

Emas batangan 5 gram Rp 4.610.000

Emas batangan 10 gram Rp 9.165.000

Emas batangan 25 gram Rp 22.787.000

Emas batangan 50 gram Rp 45.495.000

Emas batangan 100 gram Rp 90.912.000

Emas batangan 250 gram Rp 227.015.000

Emas batangan 500 gram Rp 453.820.000

Emas batangan 1000 gram Rp 907.600.000

Data di atas adalah rincian harga emas hari ini per 18 Februari 2022 keluaran dari Antam

Equity World | Bursa Saham Asia-Pasifik Jatuh Menyusul Volatilitas di Wall Street

Equity World | Bursa Saham Asia-Pasifik Jatuh Menyusul Volatilitas di Wall Street

Equity World | Bursa saham Asia-Pasifik jatuh pada hari Selasa setelah sesi bergejolak semalam di Wall Street.

Indeks Nikkei 225 Jepang kehilangan sekitar 1% pada awal perdagangan dan Topix turun 1,24%. Di Korea Selatan, Kospi juga turun sekitar 1%. Di Australia, ASX 200 jatuh 1,8%.

Data ekonomi yang diharapkan Selasa termasuk PDB kuartal keempat Korea Selatan serta data inflasi di Australia. Di sisi pendapatan, Hyundai Motors dijadwalkan untuk melaporkan hasil kuartal keempat.

Asal tahu, pasar Amerika Serikat (AS) bergejolak pada hari Senin. Saham dilanda aksi jual pada awal sesi tetapi melakukan comeback dramatis karena investor masuk untuk membeli saham teknologi yang terpukul.

Dow menguat setelah turun 1.115 poin pada satu titik, ditutup naik 99,13 poin, atau 0,3%, pada 34.364,50, naik untuk hari pertama dalam tujuh.

Kamis Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Bervariasi | Equity World

S&P 500 ditutup di zona hijau setelah sempat mencapai wilayah koreksi di awal sesi, jatuh lebih dari 10% dari rekor penutupan 3 Januari.

Indeks Nasdaq Composite berbalik positif setelah turun sebanyak 4,9% pada awal sesi, naik 0,6% di 13.855,13.

“Penjualan saham baru-baru ini mencerminkan kekhawatiran tentang pengetatan The Fed pada saat momentum ekonomi melambat. Namun setelah delapan hari berturut-turut penjualan dan penurunan 10% tahun ini, valuasi yang lebih menarik terutama di saham teknologi memikat para pemburu barang murah,” tulis Kathy Lien dari 60 Second Investor dalam catatan hari Selasa.

Sementara itu, harga minyak juga turun sekitar 2% semalam karena ekspektasi pengetatan Fed. Komite Pasar Terbuka Federal akan bertemu pada hari Selasa dan Rabu untuk memutuskan langkah selanjutnya untuk kebijakan moneter AS.

Ketegangan geopolitik juga menjadi fokus, dengan kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina yang meningkat, karena penumpukan militer di perbatasan tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda dan pembicaraan krisis tetap menemui jalan buntu.

PT Equity World | Rusia Tarik Mundur Pasukan, Wall Street Meroket

PT Equity World | Wall Street naik tajam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena tanda-tanda ketegangan yang mereda di sepanjang perbatasan Rusia-Ukraina memicu sesi pengambilan risiko dan menghentikan penurunan beruntun tiga hari, terutama didukung oleh kekuatan keseluruhan dalam ekuitas teknologi.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 422,67 poin atau 1,22%, menjadi menetap di 34.988,84 poin. Indeks S&P 500 bertambah 69,40 poin atau 1,58%, menjadi berakhir di 4.471,07 poin. Indeks Komposit Nasdaq melambung 348,84 poin atau 2,53%, menjadi ditutup di 14.139,76 poin.

Harga Emas Hari Ini, Rabu 16 Februari 2022, Sentimen Konflik Rusia Mereda | PT Equity World

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor teknologi dan konsumen nonprimer masing-masing terangkat 2,73% dan 2,08%, melampaui sektor lainnya. Sektor energi dan utilitas masing-masing turun 1,39% dan 0,55%, hanya dua kelompok yang melemah.

Ketiga indeks utama mencatat kenaikan yang solid pada Selasa (15/2), dengan saham-saham teknologi terkemuka di pasar dan yang terkait dengan teknologi memberikan dorongan terbesar dan menempatkan Nasdaq di depan dengan lonjakan 2,5%,

Indeks Philadelphia SE Semiconductor melonjak 5,5% dalam persentase kenaikan satu hari terbesar sejak Maret 2021.

Panas geopolitik berubah sedikit setelah Rusia mengatakan telah menarik beberapa pasukannya di dekat perbatasan Ukraina, mendorong sentimen ekuitas bullish dan menyebabkan harga minyak mentah merosot di tengah meredanya kekhawatiran pasokan.

Pengumuman itu menerima tanggapan yang hati-hati, dan Amerika Serikat serta NATO mengatakan mereka belum melihat bukti penarikan.

Saham secara singkat memangkas kenaikan di akhir sesi, ketika Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa sementara upaya-upaya diplomatik sedang berlangsung.

“Reli yang bagus hari ini, terima kasih kepada (Presiden Rusia Vladimir) Putin,” kata David Carter, direktur pelaksana di Wealthspire Advisors di New York.

“Pasar telah bergerak berdasarkan Putin atau (Ketua Federal Reserve Jerome) Powell,” tambah Carter. “Putin dan niatnya dengan Ukraina dan Powell dan niatnya mengenai suku bunga,” lanjutnya.

Indeks volatilitas pasar CBOE mundur dari level tertinggi tiga minggu.

Di sisi ekonomi, sebuah laporan dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan harga produsen melonjak pada Januari di dua kali tingkat yang diperkirakan, memperkuat ekspektasi ekonom bahwa Federal Reserve akan menghadapi inflasi yang gigih dengan secara agresif menaikkan suku bunga utama.

“Data inflasi menunjukkan harga naik, tetapi pasar sudah tahu ini,” kata Carter.

Pasar sekarang telah memperkirakan lebih baik daripada peluang bahwa bank sentral akan menaikkan target suku bunga dana Fed sebesar 50 basis poin pada pertemuan kebijakan moneter Maret.

“Pasar sekarang memperkirakan untuk Fed yang lebih agresif, dan di luar geopolitik ada pengurangan ketidakpastian,” kata Ross Mayfield, analis strategi investasi di Baird di Louisville, Kentucky. “Tapi pasar tidak pernah pasti sehingga Anda selalu berurusan dengan probabilitas.”

Musim pelaporan keuangan kuartal keempat memasuki periode terakhirnya, dengan 370 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan. Dari jumlah tersebut, 78,1 persen telah mengalahkan perkiraan analis, menurut data awal Refinitiv.

“Sangat menyenangkan memiliki kekuatan laba yang mendasari masalah makro ini,” tambah Mayfield.

Lonjakan indeks Philadelphia SE Semiconductor mengikuti pengumuman Intel Corp tentang kesepakatan senilai 5,4 miliar dolar AS untuk membeli pembuat chip Israel Tower Semiconductor.

Restaurant Brands International terangkat 3,6 persen, setelah operator makanan cepat saji itu mengalahkan perkiraan laba dan pendapatan kuartalannya.

Hotelier Marriott International juga mengalahkan ekspektasi Wall Street karena meningkatnya tingkat hunian, membuat sahamnya melonjak 5,8%.

Perusahaan terkait perjalanan lainnya melonjak, dengan indeks maskapai S&P 1500 dan indeks hotel/restoran/rekreasi masing-masing terangkat 5,9% dan 2,4%.

PT Equity World | Rekomendasi Harian Indeks Hang Seng 15 Februari 2022

PT Equity World | Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup turun 1,4 persen atau 350 poin menjadi 24.556. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 1,9% menjadi 8.618,48. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2022 bergerak negatif dengan turun 423 poin atau 1,70% ke posisi 24437.

Indeks Hang Seng tertekan di tengah peringatan bahwa Rusia dapat menyerang Ukraina kapan saja dan karena data inflasi AS yang sangat tinggi memicu kekhawatiran Federal Reserve yang lebih hawkish. Bank Rakyat China dalam laporan implementasi kuartal keempat menyebutkan akan memenuhi tuntutan pembiayaan yang wajar dari ekonomi riil tanpa menggunakan stimulus seperti banjir.

Wall Street Anjlok Tersengat Memanasnya Ketegangan Rusia-Ukraina | PT Equity World

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street semalam ditutup memperpanjang pelemahan 2 sesi sebelumnya dengan semua indeks masih di zona merah efek konflik Rusia dan Ukraina serta pernyataan pejabat Fed terkait kebijakan ketatnya.

Untuk harga minyak mentah berjangka WTI mendekati $94 per barel setelah mencapai hampir $95 di awal sesi, didukung oleh gangguan pasokan AS memperingatkan bahwa Kremlin sedang merencanakan invasi yang akan segera terjadi ke Ukraina, yang akan menyebabkan sanksi keras dijatuhkan pada ekspor energi Rusia.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi dapat turun ke posisi 24325, jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2. Namun jika kemudian terkoreksi akan naik ke posisi 24676 dan jika tembus akan ke lanjut ke R1 hingga R2.

Design a site like this with WordPress.com
Get started