Equityworld Futures | Pagi Ini Harga Emas Terendah dalam 3 Pekan, Mau Jual atau Beli?
Equityworld Futures | Harga emas dunia melemah pada perdagangan pagi ini. Investor sepertinya masih terus memantau perkembangan di Timur Tengah.
Equityworld Futures | Prediksi Harga Emas Dunia Pekan Ini saat Geopolitik Global Masih Membayangi
Pada Senin (27/4/2026) pukul 06:23 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 4.683/troy ons. Turun 0,56% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu dan menjadi yang terendah sejak 6 April atau sekira tiga minggu terakhir.
Ketidakpastian akan damai di Timur Tengah menjadi beban bagi gerak harga emas. Bloomberg News mengabarkan, Presiden Amerika Serikat (AS) membatalkan kunjungan utusan khusus dari Washington ke Pakistan akhir pekan lalu.
Sementara Iran berkeras untuk tidak berdialog jika mereka terus dalam ancaman.
Perkembangan ini membuat situasi masih mencekam. Selat Hormuz, jalur vital untuk pengiriman berbagai komoditas penting, praktis belum bisa dilalui.
Alhasil, harga minyak dunia kembali melonjak. Pada pukul 06:32 WIB, harga minyak jenis brent naik 2,05% ke US$ 107,5/barel, tertinggi sejak 7 April.
Apabila perang di Iran masih terus berlanjut dan Selat Hormuz tetap tidak bisa dilalui, maka dunia terancam mengalami lonjakan harga energi. Alhasil, bank sentral di berbagai negara bakal kesulitan untuk melonggarkan kebijakan moneter melalui penurunan suku bunga acuan.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan kurang menguntungkan saat suku bunga belum turun.
“Saat ini harga emas sedang di area antah-berantah. Kepercayaan begitu tipis, investasi besar enggan masuk, dan ‘rugi’ adalah kata yang paling jujur saat ini,” tegas Nicky Shiels, Head of Research and Metals Strategy di MKS PAMP SA, seperti diberitakan Bloomberg News.
Analisis Teknikal
Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati pelaku pasar?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas tersangkut di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 45. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.
Akan tetapi, indikator Stochastic RSI 14 hari sudah menyentuh nol. Paling kecil, sangat jenuh jual (oversold).
Untuk perdagangan hari ini, harga emas sejatinya berpotensi naik jika hanya melihat dari kacamata teknikal. Cermati pivot point di US$ 4.702/troy ons.
Dari situ, harga sang logam mulia berpeluang menguji US$ 4.707/troy ons yang menjadi Moving Average (MA) 5. Target berikutnya ada di MA-10 yaitu US$ 4.752/troy ons.
Adapun target paling optimistis atau resisten terjauh ada di US$ 4.834/troy ons.
Namun kalau harga emas terus turun, maka US$ 4.670/troy ons rasanya bisa menjadi target support terdekat. Penembusan di titik ini berisiko memangkas harga ke US$ 4.664-4.620/troy ons.
Target paling pesimistis atau support terjauh adalah US$ 4.581/troy ons.
Profil Perusahaan
Ilustrasi Transaksi
Legalitas Bisnis
Hubungi Kami
