Equity World | Harga Emas Hari Ini 7 September, Macet di Rp1,02 Juta

Equity World | Harga Emas Hari Ini 7 September, Macet di Rp1,02 Juta

Equity World | Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di level Rp1,02 juta per gram pada Senin (7/9) atau stagnan dari Minggu (6/9). Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) tetap di Rp920 ribu per gram pada hari ini seperti akhir pekan lalu.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp540 ribu, 2 gram Rp1,98 juta, 3 gram Rp2,94 juta, 5 gram Rp4,88 juta, 10 gram Rp9,69 juta, 25 gram Rp24,11 juta, dan 50 gram Rp48,14 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp96,21 juta, 250 gram Rp240,26 juta, 500 gram Rp480,32 juta, dan 1 kilogram Rp960,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.944,4 per troy ons atau naik 0,52 persen. Begitu juga dengan harga emas di perdagangan spot tumbuh 0,25 persen ke US$1.938,72 per troy ons pada pagi ini.

Begini Proyeksi Pergerakan Harga Emas Pekan Depan | Equity World

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan harga emas internasional akan melanjutkan penguatan pada hari ini. Sebab, masih ada indikasi belum pulihnya ekonomi global dari kebijakan pelonggaran moneter bank sentral AS, The Federal Reserve

Selain itu, sentimen teranyar datang dari hubungan AS-China yang kembali memanas. Hal ini didorong oleh rencana Negeri Paman Sam untuk memasukkan perusahaan semi konduktor terbesar di China, SMIC ke dalam daftar hitam (blacklist).

“Ini bisa menjadi pendorong kenaikan harga emas hari ini,” ucap Ariston kepada CNNIndonesia.com, Senin (7/9).

Namun, ia memperkirakan potensi kenaikan harga emas bisa tertahan bila muncul sinyal pemulihan ekonomi dari data-data ekonomi yang akan dirilis pada pekan ini. Mulai dari rilis data neraca perdagangan dari China hingga data produksi industri Jerman.

PT Equityworld | Jumat Pagi, Saham Asia Pasifik Ikutan Rontok

PT Equityworld | Jumat Pagi, Saham Asia Pasifik Ikutan Rontok

PT Equityworld | Saham-saham di Asia Pasifik pada pembukaan perdagangan Jumat pagi (4/9/2020) ikutan rontok menyusul penurunan tajam saham di bursa Wall Street, semalam. Saham Korea Selatan memimpin kerugian di wilayah tersebut, dengan Kospi turun 2,25% di awal perdagangan.

Di Jepang, Nikkei 225 turun 1,46% sedangkan indeks Topix turun 1,15%. Di Australia, S & P / ASX 200 turun 1,03%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan turun 0,53%. Pasar Asia Pasifik merespons aksi jual masif saham-saham teknologi AS yang membuat ketiga indeks utama Wall Streer anjlok. Dow Jones Industrial Average jatuh 807,77 poin, atau 2,8% menjadi 28.292,73 – penurunan satu hari terbesar sejak 11 Juni. Sementara itu, S&P 500 turun 3,5% menjadi 3.455,06, dan Nasdaq Composite turun 5% menjadi ditutup pada 11.458,10.

Harga Emas Hari Ini 4 September 2020 di Pegadaian, Mumpung Murah Waktunya | PT Equityworld

Investor mencermati data penjualan ritel Australia untuk Juli yang akan keluar sekitar pukul 9:30 HK / SIN pada hari Jumat. Itu mengikuti angka produk domestik bruto kuartal Juni yang dirilis awal pekan ini yang menunjukkan negara itu secara resmi memasuki resesi. Menjelang rilis data tersebut, dolar Australia diperdagangkan pada $ 0,7258 setelah kemarin jatuh dari atas $ 0,732.

Investor juga akan mencermati data Departemen Tenaga Kerja AS yang akan dirilis Jumat malam. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan ekonomi AS telah menambahkan lebih dari 1 juta pekerjaan bulan lalu. Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, terakhir di 92,839 menyusul pemantulannya minggu ini dari level di bawah 92.

PT Equityworld | Mengekor Wall Street, Bursa Saham Asia Dibuka Menguat

PT Equityworld | Mengekor Wall Street, Bursa Saham Asia Dibuka Menguat

PT Equityworld | Saham di Asia Pasifik naik pada perdagangan Rabu pagi karena saham di Wall Street mencatat rekor baru semalam.

Dikutip dari CNBC, Rabu (2/9/2020), di Jepang, Nikkei 225 naik 0,41 persen pada awal perdagangan sementara indeks Topix bertambah 0,18 persen. Kospi Korea Selatan naik 0,38 persen.

Sementara itu, S & P / ASX 200 Australia menguat 0,51 persen.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan sekitar 0,1 persen lebih tinggi.

Di depan data ekonomi, angka produk domestik bruto kuartal kedua Australia akan keluar sekitar pukul 9:30 pagi HK / SIN pada hari Rabu.

“Q2 adalah yang sulit bagi banyak negara dan Australia tidak terkecuali. Ekonomi diperkirakan akan jatuh ke dalam resesi,” Kathy Lien, direktur pelaksana strategi valuta asing di BK Asset Management, menulis dalam sebuah catatan tertanggal 1 September.

Wall Street Dibuka Variatif di Tengah Reli Saham Teknologi | PT Equityworld

Semalam di Amerika Serikat, indeks saham S&P 500 naik 0,8 persen menjadi ditutup pada 3.526,65 sementara Nasdaq Composite naik 1,4 persen untuk mengakhiri hari perdagangannya di 11.939,67. Baik S&P 500 dan Nasdaq mencapai level tertinggi sepanjang masa. Dow Jones Industrial Average juga melonjak 215,61 poin atau 0,8 persen menjadi ditutup pada 28.645,66.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 92,216 setelah mengikuti pemantulan sebelumnya dari level di bawah 92,0.

Yen Jepang diperdagangkan pada 105,91 per dolar, setelah melihat level sekitar 105,5 melawan greenback di awal minggu. Dolar Australia berada di USD 0,7379, lebih tinggi dari level di bawah USD 0,721 yang terlihat minggu lalu.

Harga minyak lebih tinggi pada pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent naik 0,59 persen menjadi USD 45,85 per barel. Minyak mentah berjangka AS juga naik 0,75 persen menjadi USD 43,08 per barel.

PT Equityworld | Saham Asia Bergerak Beragam

PT Equityworld | Saham Asia Bergerak Beragam

PT Equityworld | Bursa saham di Asia bergerak campuran pada pembukaan perdagangan Selasa pekan ini. Investor tengah menunggu rilis survei aktivitas manufaktur di China.

Mengutip CNBC, Selasa (1/9/2020), indeks Nikkei 225 Jepang merosot 0,15 persen. Sedangkan indeks Topix Jepang juga turun 0,29 persen.

Di korea Selatan, indeks Kospi naik 0,73 persen. Sedangkan A&P/ASX 200 Australia tergelincir 0,65 persen.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang yang menjadi patokan bursa saham Asia dibuka menguat tipis.

Harga Emas Naik 3,7 dolar AS karena Nilai Dolar AS Jatuh | PT Equityworld

Di sisi data ekonomi, the Caixin/Markit manufacturing Purchasing Managers’ index (PMI) untuk Agustus akan keluar sekitar pukul 9.45 waktu Singapura. Pada Senin kemarin, PMI manufaktur resmi China untuk Agustus berada di 51,0.

Angka PMI di atas 50 menandakan ekspansi, sedangkan yang di bawah angka tersebut menunjukkan kontraksi. Angka PMI berurutan dan menunjukkan ekspansi atau kontraksi pada bulan tersebut.

Sementara itu, Reserve Bank of Australia juga akan mengumumkan keputusan suku bunganya sekitar pukul 12.30 malam waktu Singapura.

PT Equityworld | EUR/USD Pangkas Kenaikan Bahkan Ketika Saham Asia Sentuh Tertinggi 29-Bulan

PT Equityworld | EUR/USD Pangkas Kenaikan Bahkan Ketika Saham Asia Sentuh Tertinggi 29-Bulan

PT Equityworld | EUR/USD sekarang diperdagangkan di dekat 1,1910, setelah mencapai tertinggi 1,1930 selama jam perdagangan Asia.

Pasangan ini telah mundur dari 1,1930 meskipun ada aksi risk-on di pasar saham Asia. Menurut Reuters, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan pada level tertinggi sejak Maret 2018. Saham Jepang juga naik 1%.

Sentimen risiko tampaknya telah didukung oleh angka IMP Manufaktur dan Non-Manufaktur Tiongkok yang lebih baik dari perkiraan untuk bulan Agustus dan keputusan Federal Reserve baru-baru ini untuk mengadopsi pendekatan yang lebih santai untuk mengendalikan inflasi. Meski begitu, safe-haven Dolar menunjukkan beberapa ketahanan.

Senin Pagi, Saham Asia Menguat Tunggu Data Ekonomi Tiongkok | PT Equityworld

Salah satu alasan yang mungkin untuk kurangnya pergerakan meyakinkan yang lebih tinggi di EUR/USD adalah posisi bullish yang ekstrim di pasar. Spekulan meningkatkan taruhan bullish mereka pada mata uang umum dengan 14.809 kontrak ke level tertinggi baru sepanjang masa di 211.752 kontrak dalam pekan yang berakhir 25 Agustus, data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan.

Rekor posisi bullish membuat pasangan mata uang ini rentan terhadap pullback tiba-tiba. Namun, tekanan beli yang lebih substansial mungkin muncul, mengangkat pasangan mata uang ini tertinggi baru-baru ini di atas 1,1960 jika indeks harga konsumen Jerman awal untuk bulan Agustus, yang akan dirilis pada pukul 12:00 GMT (19:00 WIB) pada hari ini, mengalahkan perkiraan.

PT Equityworld | The Fed Kenalkan Kebijakan Baru, Bursa Saham Asia Bergerak Campuran

PT Equityworld | The Fed Kenalkan Kebijakan Baru, Bursa Saham Asia Bergerak Campuran

PT Equityworld | Bursa saham di kawasan Asia Pasifik bergerak bervariasi pada pembukaan perdagangan Jumat pagi ini. Gerak bursa Asia ini bereaksi terhadap perkembangan kebijakan Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed).

Mengutip CNBC, Jumat (28/8/2020), indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,27 persen di awal perdagangan. Sementara indeks Topix Jepang juga menguat 0,71 persen.

Sedangkan untuk indeks Kospi Korea Selatan naik 0,41 persen dan buesa saham di Australia turun dengan S&P/ASX 200 merosot 0,54 persen.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang yang menjadi patokan bursa saham Asia diperdagangkan sedikit berubah.

Harga Emas Spot Melemah ke Level US$1.942,34 Per Ons Troi | PT Equityworld

Gubernur the Fed Jerome Powell mengumumkan pada Kamis mengenai perubahan kebijakan moneter berupa penargetan inflasi rata-rata. Dalam kebijakan ini the Fed akan membiarkan inflasi berjalan secara moderat di atas sasaran 2 persen.

The Fed juga akan menyesuaikan pandangan tentang lapangan kerja. Bank Sentral AS akan cenderung tidak menaikkan suku bunga saat tingkat pengangguran turun, selama inflasi tidak naik juga.

“Semua ini menambah pandangan bahwa suku bunga the Fed tidak akan berubah setidaknya sampai Fed dapat melihat inflasi di level 2 persen,” jelas kepala analis valuta asing di National Australia Bank, Ray Attrill.

“Suku bunga hampir tidak bergerak pada ujung kurva imbal hasil yang lebih pendek, pasar uang tidak memperkirakan kenaikan suku bunga sampai sekitar empat tahun dari sekarang.” tambah dia.

PT Equityworld | Wow! Ada Transaksi Jumbo, Asing Borong Saham Produsen Emas RI

PT Equityworld | Wow! Ada Transaksi Jumbo, Asing Borong Saham Produsen Emas RI

PT Equityworld | Di tengah penurunan harga emas pada perdagangan hari ini, ternyata asing diam-diam masuk ke saham pertambangan emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Teercatat harga emas di pasar spot hari ini melemah 0,57% ke level US$ 1.941.20/troy ons masih belum mampu kembali ke level psikologisnya US$ 2.000/troy ons sejak anjlok 10 Agustus silam.

Akan tetapi hal ini tidak menyurutkan niat investor asing untuk membeli saham MDKA, tercatat transaksi di pasar negosiasi hari ini terjadi dengan frekuensi sebanyak 11 kali pada sekitar pukul 9:10 WIB hingga 9:20 WIB dengan total nilai transaksi sebesar Rp 1,17 triliun dan volume transaksi sebesar 7.25 juta lot.

Tercatat investor asing menggunakan broker PT Citigroup Sekuritas Indonesia (CG) untuk memborong saham MDKA sebanyak 5,7 juta lot dengan broker PT Indopremier Sekuritas (PD) sebagai penjual. Semua transaksi dilakukan di satu harga yakni Rp 1.620/unit senilai Rp 926 miliar.

Sedangkan penjualan dilakukan asing menggunakan broker yang sama yakni CG akan tetapi total lot yang dijual investor asing hanyalah 309 ribu lot senilai Rp 50 miliar kepada broker PD di harga yang sama yakni Rp 1.620/unit

Punya Simpanan Emas? Ini Prediksi Analis ke Depan | PT Equityworld

Sehingga tercatat investor asing membukukan beli bersih di saham MDKA sebesar Rp 876 miliar di pasar negosiasi pada perdagangan hari ini (27/8/20).

Harga saham MDKA sendiri hari ini pada pukul 14:20 WIB tercatat diperdagangkan turun 2,23% ke level Rp 1.750/unit

Sebagai informasi, pasar negosiasi di BEI adalah satu dari tiga jenis transaksi di bursa saham. Jenis transaksi lain yaitu transaksi di pasar reguler atau pasar biasa, dan pasar tunai.

Transaksi di pasar reguler merupakan transaksi yang dilakukan menggunakan mekanisme tawar menawar berkelanjutan dan menjadi fasilitas bertransaksi dengan harga normal dan jumlah transaksi minimal 1 lot (100 saham).

Sebaliknya, transaksi besar yang dilakukan di pasar negosiasi biasanya melibatkan pemilik atau pemegang saham besar yang tidak ingin merusak harga di pasar reguler. Harga dan jumlah transaksi bisa ditentukan oleh kedua belah pihak tanpa perlu mengikuti harga pasar.

Sementara itu, pasar tunai adalah pasar di mana perdagangan efek di bursa dilaksanakan berdasarkan proses tawar-menawar secara lelang yang berkesinambungan (continuous auction market) oleh perusahaan efek anggota bursa (AB) melalui sistem JATS dan penyelesaiannya dilakukan pada hari bursa yang sama alias hari itu juga (T+0).

PT Equityworld | Bursa Sore: IHSG Fluktuatif Saat Market Regional Rehat Jelang Simposium Jackson Hole

PT Equityworld | Bursa Sore: IHSG Fluktuatif Saat Market Regional Rehat Jelang Simposium Jackson Hole

PT Equityworld | Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) naik tipis pada akhir perdagangan hari Rabu (26/8). IHSG naik 0,03 persen (1 poin) ke posisi 5.340 setelah fluktuatif sepanjang sesi.
Indeks LQ45 -0,17% ke 849.
Indeks IDX30 -0,09% ke 465.
Indeks IDX80 -0,05% ke 120.
Jakarta Islamic Indes (JII) -0,04% ke 567.
Indeks Kompas100 -0,13% ke 1.082.
Indeks Sri Kehati -0,09% ke 343.
Indeks SM Infra18 -0,33% ke 263.
Saham Teraktif: BRIS
, FREN
, BBKP
, BBRI
, AGRO
, KBAG
-W, TOWR
.
Saham Top Gainers LQ45: BTPS
, EXCL
, BMRI
, SMGR
, TLKM
, JPFA
, ITMG
.
Saham Top Losers LQ45: ACES
, BBTN
, BBCA
, JSMR
, INKP
, ERAA
, HMSP

UPDATE Harga Emas di Padang 26 Agustus 2020, Hari Ini Emas Antam Turun Jadi Rp 1.069.000 | PT Equityworld

.
Nilai transaksi Rp9,80 triliun. Volume perdagangan sebanyak 169,30 juta lot saham. Investor asing net sell Rp521,30 miliar.
Nilai tukar rupiah menguat 0,19 persen ke level Rp14.677 terhadap USD (04.00 PM).
Bursa Asia
Market saham Asia rehat sejenak pada akhir perdagangan hari Rabu (26/8). Para investor menunggu kabar aksi the Fed selanjutnya untuk mendukung pemulihan ekonomi USA.
Chairman the Fed Jerome Powell dijadwalkan menyampaikan pidato secara virtual pada simposium Jackson Hole pada Kamis waktu seetmpat. Para investor berpikir Powell akan berpidato tentang kebijakan yang lebih akomodatif terhadap inflasi yang mana akan membuka pintu kebijakan moneter lebih longgar untuk jangka panjang.
“Jackson Hole jadi salah satu perhatian besar,” kata Jeremy Gatto, Analis pada Unigestion. “Investor mengharapkan kejelasan lebih lanjut tentang apa yang sedang dilihat the Fed. Kami mungkin akan melihat kebijakan akomodatif level tinggi untuk beberapa waktu mendatang,” tambahnya.
Pelemahan ini terkait sekumpulan data ekonomi yang variatif telah membuat investor lebih berhati-hati terhadap pemulihan global.
Sehari sebelumnya, para investor telah dihibur oleh sinyal kemajuan dalam negosiasi perdagangan USA dan China. Tapi saat periode rilis kinerja emiten berakhir dan investor beralih fokus ke data ekonomi, prospeknya berubah menjadi lebih suram.
Kepercayaan konsumen di USA turun ke level terendah lebih dari 6 tahun. Data tersebut membayangi penjualan rumah baru yang menguat secara signifikan.
“Jika Anda melihat angka makro, banyak perbaikan di triwulan ke-2 yang tampaknya melambat dalam momentum,” ujar Tai Hui, Analis pada JP Mortan Asset Management Asia yang berbasis di Hong Kong seperti dikutip reuters.
“Bank sentral dan pemerintah tidak benar-benar mengumumkan sesuatu yang baru sehingga market bergerak sideways di titik ini,” tambahnya.
Market saham China ke zona pelemahan saat sesi akhir. Indeks Shanghai Composite drop 1,3 persen ke level 3.329. Indeks Shenzhen Component melorot 1,763 persen ke level 13.428. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong juga ke zona negatif di sesi final. Hang Seng melorot 0,21 persen.
Sementara itu di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 melandai dan berakhir di posisi 23.290 saat final perdagangan. Indeks Topix juga flat di posisi 1.624. Adapun Indeks Kospi (Korsel) naik 0,11 persen ke posisi 2.369.
Indeks S&P/ASX200 di market saham Australia bergerak negatif, turun 0,73 persen di level 6.116. Patokan indeks market regional, MSCI Asia Pacific Index drop 0,1 persen.
Indeks dolar AS melemah tipis ke level 93,142 dari sesi sebelumnya pada posisi 93,2.
Kurs yen ke posisi 106,35 terhadap USD atau naik dibanding sesi awal di level 106,55.
Nilai tukar dolar Australia terapresiasi tipis ke level $0,7192 dari posisi awal di $0,716.

PT Equityworld | Optimisme Pengobatan Covid-19 Tekan Harga Emas

PT Equityworld | Optimisme Pengobatan Covid-19 Tekan Harga Emas

PT Equityworld | Harga emas melemah pada akhir perdagangan Senin (24/8/2020), menyusul optimisme regulator kesehatan Amerika Serikat (AS) terhadap pengobatan Covid-19 sehingga mengangkat saham di Wall Street ke rekor tertinggi.

Kontrak emas paling aktif pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun US$ 7,8 atau 0,4 persen menjadi US$ 1.939,2 per ounce.

“Emas baru saja konsolidasi dengan indeks saham pada rekor tertinggi. Ini (emas) benar-benar membutuhkan katalis yang lebih besar, membutuhkan stimulus fiskal tambahan, perlu peningkatan inflasi, untuk benar-benar bergerak,” kata Kepala strategi pasar Blue Line Futures Phillip Streible, di Chicago.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor tertinggi setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS menyetujui penggunaan plasma darah pada pasien Covid-19. Selian itu, pemerintah Trump juga dapat mempercepat kandidat vaksin Astrazeneca.

Emas Antam Melemah ke Rp 1,021 juta Per Gram | PT Equityworld

Sementara pembicaraan antara Partai Demokrat dan Republik tentang Undang-Undang Bantuan Virus Corona tetap macet.

Bank sentral di seluruh dunia telah meluncurkan langkah stimulus besar-besaran untuk meringankan kerusakan ekonomi akibat Covid-19. Hal itu juga mendorong kemungkinan peningkatan inflasi.

Para investor sedang menunggu pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell di simposium tahunan bank di Jackson Hole, Wyoming, pada Kamis (27/8/2020). Investor memantau seberapa agresif the Fed menangani pemulihan jangka panjang dari pandemi.

Logam mulia lainnya, perak pengiriman September turun 12,5 sen atau 0,47 persen menjadi US$ 26,607 per ounce. Platinum pengiriman Oktober turun US$ 1,6 atau 0,17 persen menjadi US$ 924,5 per ounce.

PT Equityworld | Harga Emas Hari Ini 24 Agustus, Turun ke Rp1,02 Juta per Gram

PT Equityworld | Harga Emas Hari Ini 24 Agustus, Turun ke Rp1,02 Juta per Gram

PT Equityworld | Harga jual emas PT Antam (Persero) Tbk atau berada di posisi Rp1,02 juta per gram pada Senin(24/8). Harga emas tercatat turun Rp4.000 dari Rp1,01 juta per gram dari posisi sebelumnya.

Sementara, harga pembelian kembali (buyback) turun Rp6.000 per gram menjadi Rp919 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp541 ribu, 2 gram Rp1,98 juta, 3 gram Rp2,95 juta, 5 gram Rp4,89 juta, 10 gram Rp9,72 juta, 25 gram Rp24,18 juta, dan 50 gram Rp48,29 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp96,51 juta, 250 gram Rp241,01 juta, 500 gram Rp481,82 juta, dan 1 kilogram Rp963,6 juta.

Rekomendasi Harga Emas 24 – 28 Agustus 2020: Volatilitas Tinggi Dengan Kecenderungan Naik | PT Equityworld

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX, harga emas berada di posisi US$1.940,2 per troy ons atau turun 0,35 persen. Begitu juga dengan harga emas di perdagangan spot melemah 0,32 persen ke US$1.934,2 per troy ons pada pagi ini.

Design a site like this with WordPress.com
Get started