Equityworld Futures | Harga Minyak Dunia Naik 1% Kamis (26/3) Pagi: Brent ke US$103,35 & WTI ke US$91,40

Equityworld Futures | Harga Minyak Dunia Naik 1% Kamis (26/3) Pagi: Brent ke US$103,35 & WTI ke US$91,40

Equityworld Futures | Harga minyak naik pada Kamis (26/3/2026), memulihkan sebagian kerugian sehari sebelumnya, saat investor meninjau kembali prospek meredanya konflik di Timur Tengah setelah Iran mengatakan masih meninjau proposal gencatan senjata dari AS yang telah mengganggu aliran energi global.

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Melonjak Didorong Penurunan Harga Minyak 26 Maret 2026

Melansir Reuters, minyak mentah Brent naik US$1,13 atau 1,1% menjadi US$103,35 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik US$1,08 atau 1,2% menjadi US$91,40 per barel. Kedua patokan ini sebelumnya anjlok lebih dari 2% pada Rabu (25/3/2026).

Meski sedang meninjau proposal, Menteri Luar Negeri Iran menegaskan bahwa negara tersebut tidak berniat mengadakan perundingan untuk mengakhiri konflik yang semakin meluas di Timur Tengah.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, Presiden Donald Trump akan menekan Iran lebih keras jika Teheran gagal menerima kenyataan bahwa negara tersebut “telah dikalahkan secara militer.”

“Optimisme terkait gencatan senjata memudar,” kata Tsuyoshi Ueno, ekonom senior di NLI Research Institute.

Ia menambahkan bahwa standar yang ditetapkan Washington tampak tinggi, membuat harga minyak rentan terhadap volatilitas lebih lanjut tergantung pada negosiasi dan tindakan militer kedua belah pihak.

Proposal 15 poin Trump, yang disampaikan melalui Pakistan, mencakup penghapusan stok uranium tinggi Iran, penghentian pengayaan uranium, pengurangan program rudal balistik, dan penghentian pendanaan untuk sekutu regional, menurut tiga sumber kabinet Israel yang mengetahui rencana tersebut.

Konflik ini hampir menghentikan seluruh pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur yang biasanya menyalurkan sekitar seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam cair dunia.

Badan Energi Internasional (IEA) menyebutnya sebagai gangguan pasokan minyak terbesar sepanjang sejarah.

India membeli kargo gas petroleum cair (LPG) pertama dari Iran dalam beberapa tahun setelah AS sementara mencabut sanksi terhadap minyak dan bahan bakar olahan Teheran, menurut sumber.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi meminta kepala IEA Fatih Birol untuk pelepasan stok minyak tambahan secara terkoordinasi, sebagai upaya Tokyo menghadapi potensi konflik Timur Tengah yang berkepanjangan.

Produksi minyak Irak menurun, dengan tangki penyimpanan mencapai kapasitas kritis, kata tiga pejabat energi Irak pada Rabu.

Menambah kekhawatiran pasokan, setidaknya 40% kapasitas ekspor minyak Rusia terhenti akibat serangan drone Ukraina, serangan yang diperdebatkan pada pipa utama, dan penyitaan kapal tanker, menurut perhitungan Reuters berdasarkan data pasar.

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started