Equityworld Futures | Wall Street Anjlok Serentak, Saham Teknologi Ditinggalkan

Equityworld Futures | Wall Street Anjlok Serentak, Saham Teknologi Ditinggalkan

Equityworld Futures | Indeks-indeks saham Wall Street ditutup anjlok serentak pada Selasa (3/2/2026), seiring aksi rotasi investor keluar dari saham teknologi menuju sektor-sektor yang dinilai lebih diuntungkan oleh perbaikan ekonomi.

Equityworld Futures | Akhirnya Harga Emas Terbang Lagi Usai Hancur Lebur, Tembus US$4.900

Dikutip dari CNBC internasional, indeks S&P 500 turun 0,84% dan berakhir di level 6.917,81. Dow Jones Industrial Average melemah 166,67 poin (0,34%) ke posisi 49.240,99. Padahal, indeks beranggotakan 30 saham tersebut sempat menguat hingga 0,5% dan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) intraday di level 49.653,13.

Sementara itu, Nasdaq Composite yang sarat saham teknologi mencatat penurunan paling dalam, yakni 1,43% ke level 23.255,19.

Tekanan terutama datang dari saham-saham teknologi. Mayoritas saham kelompok ‘Magnificent Seven’ yang telah merilis laporan keuangan bergerak di zona merah. Saham Microsoft dan Meta Platforms masing-masing turun lebih dari 2%, sedangkan Apple melemah tipis.

Nvidia juga tertekan, dengan penurunan hampir 3% yang memperpanjang koreksi saham unggulan sektor kecerdasan buatan (AI) tersebut sepanjang tahun ini.

Tekanan di sektor perangkat lunak bahkan lebih terasa. Saham ServiceNow dan Salesforce masing-masing anjlok mendekati 7%, melanjutkan tren pelemahan saham software sejak awal 2026.

CEO Ritholtz Wealth Management Josh Brown menilai, koreksi ini merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun.

“Kita biasanya melihat satu atau dua fase seperti ini setiap tahun. Penyebabnya bisa berbeda-beda, tetapi dampaknya sama, transaksi yang paling populer pada fase kenaikan sebelumnya tiba-tiba dihantam keras,” ujar Brown.

Saham Palantir sempat melonjak hampir 7% setelah perusahaan teknologi pertahanan itu membukukan kinerja keuangan kuartal IV yang kuat dan memberikan panduan positif. Bahkan, pada perdagangan pra-pasar Selasa, saham Palantir sempat melesat hingga 11%.

Namun, Brown menegaskan bahwa pergerakan pasar saat ini mencerminkan berkurangnya selera risiko terhadap aset-aset berbasis teknologi. “Ini menunjukkan bahwa risk appetite sedang keluar dari apa pun yang berhubungan dengan teknologi,” katanya.

Ilustrasi Transaksi

Legalitas Bisnis

Hubungi Kami

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started