Equity World | Dibuka Melemah, IHSG Melaju di Zona Hijau
Equity World | Ditutup melemah sebesar 5 poin (0,08%) ke level 7.012, IHSG dibuka melemah 15,67 poin (0,22%) di posisi 6.996,39 pada perdagangan sesi I, Rabu (30/11/2022). Kemudian, IHSG melaju di zona hijau. Sehingga IHSG hari ini bergerak pada rentang 6.994-7.021.
Equity World | Isu Resesi Kembali Muncul, Bursa Asia Dibuka ‘Kebakaran’
Tercatat sebanyak 676,52 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 544,58 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 34.201 kali transaksi. Sebanyak 190 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 110 saham terkoreksi, dan 231 saham stagnan.
Wall Street beragam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan S&P 500 turun terseret kerugian Apple dan Amazon menjelang pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell yang dapat memberikan petunjuk tentang besarnya kenaikan suku bunga di waktu mendatang.
Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 3,07 poin (0,01%) menjadi menetap di 33.852,53 poin. Indeks S&P 500 tergelincir 6,31 poin (0,16%), menjadi berakhir di 3.957,63 poin. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 65,72 poin (0,59%) menjadi ditutup di 10.983,78 poin.
Investor juga fokus pada protes baru-baru ini terhadap pembatasan Covid-19 di Tiongkok, termasuk di pabrik iPhone terbesar di dunia. Saham Apple turun 2,1 %, melemah untuk sesi keempat berturut-turut.
Saham Asia-Pasifik jatuh pada Rabu (30/11/2022) menjelang rilis data aktivitas pabrik Tiongkok November, di mana analis memperkirakan akan melihat kontraksi untuk kedua kalinya berturut-turut.
Di Australia, S&P/ASX 200 adalah 0,37% lebih rendah. Nikkei 225 di Jepang turun 0,52% dan Topix tergelincir 0,42%. Kospi Korea Selatan turun 0,35%. Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang turun 0,14%.
Prediksi Analis
Reliance Sekuritas mengatakan, pasar akan menanti rilis inflasi Indonesia. Untuk itu, IHSG diperkirakan mixed cenderung melemah pada perdagangan Rabu (30/11/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.990 – 7.050. Pantau jajaran saham potensi naik hari ini, salah satunya BBRI.
Reliance Sekuritas mengatakan, pasar akan menanti rilis inflasi Indonesia dimana konsesnsus memperkirakan akan ada punurunan menjadi 5,5% YoY. Sedangkan dari eksternal, sentimen negatif datang dari Tiongkok sebagai salah satu negara tujuan ekspor terbesar Indonesia.
“Tiongkok kembali menerapkan lockdown akibat kenaikan kasus Covid-19,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Rabu (30/11/2022).
Secara teknikal, Reliance Sekuritas menambahkan, IHSG membentuk candle spinning diikuti dengan volume jual yang masih tinggi. Indicator MACD dan stochastic telah membentuk deathcross. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu BBRI, PTRO, MPPA, ADRO, BBNI, HRUM, SMRA,” tambah Reliance Sekuritas.
